
..anan sudah ada di rumah.
Saat ini dia sedang berada di kamarnya sambil mengangkat panggilan video dari Kevin. Yang mengingatkanya soal cheackup pita suaranya.
"waalaikumsallam.
iya anan dha sampai rumah.
iya kak anan gak lupa kok" jawab anan sambil merebahkan tubuhnya di tempat tidur
" iya nanti anan minum obatnya" jawab anan lagi sambil tersenyum.
" besok anan di rumah mbantuiin ibu buat kue pesenan Tante Clara buat arisan di rumahnya besok siang"
" anan sini nak bantuiin ibu sebentar!" seru ibunya dari arah dapur
" kak anan dipanggil ibu. Nanti lagi Yach telvonya?" ucap anan tersenyum
Tut...Tut..Tut..
...sedangkan di rumah Kevin tersenyum menghubungi anan melalui sambungan video...
"assalamualaikum.
hallo anan kamu sudah ada di rumah?
Jangan lupa hari Rabu kamu waktu ya cheackup pita suaramu" ucap Kevin mengingatkan anan
"jangan lupa minum obatnya teratur?" tutur Kevin sambil melotot
" kakak besok anter kamu berangkat kerja Yach?" Kevin menawarkan diri sekaligus ingin dekat dengan anan
" och gitu Yach?
Yaudah iya gak apa apa lain kali aja.
yaudah kakak tutup telvonya." ucap Kevin sambil tersenyum karna melihat wajah anan yang tanpa riasan dan itu berhasil membuat Kevin senyum senyum sendiri.
"Vin.. why are you smiling alone?(Vin kamu kenapa senyum senyum sendiri?)" tanya Laura memasuki kamar Kevin yang terbuka
" oh yeah god mom!(oh yah tuhan mama!)" pekik Kevin kaget melihat bundanya memasuki kamarnya
__ADS_1
" ada apa...
Sampai kaget gitu mama masuk kamar kamu...." tanya Laura menghampiri kevin
" gak ada apa apa ma.
Oh Yach ayah udah pulang dari tugas?" tanya Kevin mengalihkan pembicaraan dengan mamanya
" besok ayahmu pulang.
Jawab dulu pertanyaan mama tadi.. Kamu kenapa tadi senyum senyum sendiri? Sampai kapan kamu tertutup gini... Mama tau ada sesuatu yang sedang kamu sembunyikan dari mama!" ucap Laura memandang anaknya
" no mom.this is normal(tidak ma.ini hal biasa)" ucap Kevin mengalihkan pandanganya dari mamanya
" sampai kapan tertutup dari mama?" jawab Laura tersenyum
" Kevin menyukai seorang perempuaan ma. Namanya Anandita" jawab Kevin melihat mamanya
" eemmm Anandita?
Wasn't that your patient at that time? (bukankah itu pasien mu waktu itu kan?)" ingat Laura
" iya ma. Dia orang yang membuat Kevin jatuh cinta" ucap Kevin melihat mamanya dengan tersenyum
Kapan kapan kamu kenalin ke mama yach?" ucap Laura antusias ingin mengenal Anandita
" iya ma..
Tapi Kevin gak tau...." ucap Kevin
" gak tau apa?" tanya Laura binggung
" dia hanya mengganggap Kevin sebatas kakaknya saja" jawab Kevin menunduk
" Kevin? Tetap semangat kamu laki laki.
Dulu ayahmu juga tidak gampang mendapatkan mama. Karna dulu almarhum opa dan Oma mu tidak menyukai ayahmu. Karna mereka melihat ayahmu seorang tentara. opa dan oma tidak mau jika mama akan menderita karna akan sering ayahmu tinggal saat bertugas. Tapi mama meyakinkan orang tua mama dan ayahmu juga tidak pernah menyerah untuk mengambil hati opa dan Oma mu" tutur Laura menjelaskan masa lalunya dulu bersama sang suami
" iya ma Kevin akan berusaha mengambil hati Anandita!" seru Kevin berdiri
" itu baru anak mama.
__ADS_1
Yaudah cepetan turun.. Kita makan malam dulu" ucap Laura tersenyum dan meninggalkan Kevin dengan semangat nya
" oke ma. thank you" seru kevin bersemangat
...sedangkan anan sedang membantu ibunya mempersiapkan bahan kue untuk esok hari.
" anan apa semua bahan untuk kue yang ibu minta sudah kamu catat semua?" tanya Bu darsih membersihkan loyang dan cetakan kue untuk esok hari
" sudah semua Bu" jawab anan tersenyum sambil duduk di kursi.
"yaudah bagus.
Besok tinggal kita buat kue nya" ucap Bu darsih yang sudah selesai membersihkan alat alat untuk kue
" yaudah ayo kita tidur? Dha malam" Bu darsih menghampiri anan dan tersenyum
" iya Bu ayo kita istirahat.
lagian anan juga sudah ngantuk" jawab anan berdiri
...sedangkan di kediaman Adijaya Clara sedang berada di kamarnya bersama sang suami.
" sayang...
Apa besok kamu jadi pesen kue Bu darsih?" tegur Abraham kepada sang istri yang sedang membersihkan mukanya di depan meja rias
" jadi donk sayang..
lagian aku suka kue buatan Bu darsih dan Anandita" Clara menyahut sambil tangannya terus membersihkan mukanya
" yaudah kalau emang sudah pesen.
lagian jarang jarang arisan pake jajan pasar gitu" jawab Abraham
" iya kamu bener sayang" ucap sang istri yang sudah membersihkan mukanya dan menghampiri sang suami.
" yaudah ayo kita tidur sudah malam" ucap Clara yang menaiki tempat tidur
" eeiitsss jangan dulu!?" ucap Abraham menarik Clara kedalam pelukannya
" heehh
__ADS_1
Tapi sa...." sebelum Clara melanjutkan omonganya Abraham terlebih dahulu me*c*um sang istri dan membawanya ke dalam pelukannya.
(adagen dewasanya di skip dulu Yach😁 takut gak lulus seleksi soallnya🙏)