
via yang melihat elvano keluar kamar menunjukan senyum liciknya.. dia menunggu sampai elvano benar benar tidak kelihatan lagi.. saat keaadaan aman dia segera menuju ke kamar gea
"ini kesempatanku menyingkirkan mu " umpat via sambil berjalan santai kearah kamar gea agar tidak terlalu mencurigakan..tapi saat via sampai didepan kamar kedua pengawal menghadangnya
"Maaf nonna tuan menyuruh kami untuk tidak memperbolehkan siapapun masuk "
"kalian lupa saya adalah sahabat tuan kalian dan saya sudah mendapatkan izin untuk masuk"
kedua pengawal tidak bisa mencegah via karena mereka tahu via adalah orang yang paling dekat dengan elvano.. akhirnya via bisa masuk dengan senyum kemenangannya..
Prokkk prokkk
"Tuan putri ternyata masih tidur.. enak sekali bukan dulu kau seorang ****** sekarang bisa menjadi nonna muda De piero " ucap via dengan sinis ..
gea tersenyum tipis dan pelan pelan bangun dan duduk di sudut ranjang
__ADS_1
"apa yang membuat anda kesini nonna via yang terhormat.. apa anda ingin menjenguk saya.. kurasa tidak perlu" balas via dengan senyumannya membuat via semakin kesal
"ck. jangan harap aku peduli padamu.. aku kesini hanya ingin menyuruhmu pergi dari hidup elvano mengerti " bentak via dengan mencengkram kuat tangan gea
"apa anda sadar nonna kenapa saya harus meninggal kan suami saya.. apa jangan jangan anda mencintai suami saya"
via mengankat tangan nya ingin menampar gea tapi gea langsung menepis tangan via membuag via terkejut karena gea tak seperti dugaannya yang akan diam dan menangis saat ditampar olehnya
"apa kau tidak takut dia mafia gea dia bisa saja membunuh mu sewaktu waktu dan iya yang kau katakan benar aku sangat mencintai nya tapi dia tidak pernah menganggapku lebih dari adik nya "ucap via mencoba mencuci otak gea
"tapi aku tak pernah diperlakukan kasar oleh nya dia selalu hangat padaku..anda masih muda anda cantik lebih baik anda mencari laki laki yang bisa mencintai anda" balas gea dengan tenang dan santai
"pencitraan atau bukan kurasa itu bukan urusan anda nonna .. lebih baik anda sekarang pergi karena saya ingin istrirahat "
jawaban gea membuat gea semakin kesal karena tak sedikit pun gea terpancing olehnya.. akhirnya via menarik gea dan mencekiknya
__ADS_1
"dengarkan aku baik baik gea.. aku tidak ingin mendengar penolakan apapun dari mu.. ini baru awal gea.. awal dari peringatanku jika kau masih bertahan aku akan menyingkirkan mu seperti halnya aku menyingkirkan masalalu nya " via mencengkaram leher gea dengan kuat
gea tersenyum seolah tidak takut jika nyawanya bisa melayang saat itu juga
"kenapa kau tersenyum " tanya via
gea tidak bisa menjawab dan hanya mengarahkan matanya kesudut sudut kamar.. via melihat kesudut kamar ternyata banyak cctv disana.. akhirnya via melepaskan gea
" kau tau via tindak mu tadi sangat konyol.. harusnya kau lebih berhati hati saat akan bertindak.. apa yang akan dilakukan elvano saat melihat cctv itu" umpat via begitu cemas
"kenapa via sekarang anda takut ketahuan.. saya bisa saja membalas perbuatanmu bahkan lebih dari yang kau lakukan pada ku.. tapi aku tahu bagaimana cara bertindak yang benar via "
"aku akan membuat perhitungan denganmu.. lihat saja nanti"ancam via kepada gea
"aku menunggu nya via.. agar aku juga bisa membalas mu " balas gea dengan tenang
__ADS_1
"Andai dikamar ink tidak ada cctv pasti sudah ku hajar wanita ular itu.. hufft sabar gea sabarr kau harus terlihat seperti wanita biasa gea sabar " batin gea sambil mengatur nafas nya
via meninggal kan gea dengan kesal yang bertumpuk tumpuk