
Prang!!!
"dasar anak kurang hajar! beraninya kau kabur dari tempat Tuan Dong! apa kau tahu hah! jika bukan Tuan dong yang menolong keluarga kita, maka kita tidak akan seperti sekarang ini!" bentak seseorang
"…"
seorang wanita muda terlihat berlutut di hadapan seorang pria tua dengan dahi yang sedang berdarah
"cepat kembali ke sana dan minta maaf pada Tuan dong!" bentak pria Tua itu pada wanita muda itu
"untuk apa aku meminta maaf pada tua Bangka itu? dia sangat keterlaluan dan aku memukulnya, apa itu salah?" ucap wanita muda itu
"dasar sialan!" bentak pria itu pada wanita muda itu Seraya menampar wanita muda itu dengan keras
plak!!!
"jika kau berani sini pukul aku, pukul aku sampai mati, aku tidak takut." ucap wanita muda itu dengan wajah datar
"kau-kau…hng! pergi ke kamarmu sekarang juga dan jangan keluar jika tidak ada perintah dariku." ucap pria tua itu pada wanita muda itu
wanita muda itu menatap lesu sang pria tua kemudian perlahan berdiri dan naik ke kamarnya
wanita muda itu bernama Kiara Octavia
Kiara Octavia adalah anak angkat dari seorang CEO dari sebuah perusahaan kecil
Kiara Octavia merupakan mahasiswi dari sebuah universitas tinggi dan meruapakan mahasiswi terpintar dan tercantik di Universitas tersebut
sedari kecil Kiara Octavia selalu dilatih untuk menggoda pria pria kaya raya untuk menghasilkan uang tambahan oleh ibu tirinya
hal itulah yang membuat Kiara Octavia memiliki uang untuk masuk ke Universitas tinggi
karena kecantikan Kiara Octavia banyak wanita yang iri padanya dan bahkan membuat rencana jahat untuk mencelakai Kiara Octavia
hal tersebut malah sebaliknya pada laki laki, setiap laki laki yang melihat kecantikan Kiara Octavia akan langsung tergila gila pada Kiara Octavia
banyak laki laki yang melamar Kiara Octavia akan tetapi Kiara Octavia menolaknya karena takut oleh sang Ibu tiri
Kiara Octavia sudah melewati banyak siksaan dan penderitaan semenjak dia masuk ke keluarga Oktavia
sedari kecil Kiara Octavia terus terusan dipukuli dan disiksa habis habisan jika melakukan kesalahan apapun
sejak saat itu Kiara Octavia menuruti semua kemauan keluarga Oktavia terhadap dirinya
__ADS_1
dan karena itu jugalah yang membuat Kiara Octavia bisa bertahan hingga dewasa sekarang
🍂🍂🍂
kini terlihat Kiara Octavia yang sedang Tidur dengan luka luka yang baru saja dia hasilkan
tok…tok…tok…
suara ketukan Pintu
"Nona muda…silahkan nona membersihkan diri nona dan turun kebawah, ini perintah dari Tuan besar." ucap seorang pelayan dari luar kamar Kiara Octavia
Kiara Octavia yang mendengar ucapan pelayan tersebut segera bangun dan membersihkan dirinya kemudian memakai pakaian sederhana lalu turun ke bawah
di sana terlihat Pria tua yang pernah memukuli Kiara sedang duduk dan berbincang dengan seseorang yang sangat asing bagi Kiara
"Tuan besar, nona muda sudah datang." bisik pelayan yang ada di samping pria tua itu
"Tuan brethren Oktavia, bagaimana? apakah kau sudah menemukan solusi agar kau bisa membayar hutangmu padaku dengan cepat?" ucap seseorang itu dengan tegas pada brethren Oktavia
"ah-hahahaha…tentu saja saya punya solusinya Tuan Haiden." Ucap brethren Oktavia pada Haiden Algerian
"oh…benarkah?" ucap Haiden Algerian sambil mantap sejenak Kiara Octavia yang sedang menuruni tangga
"Tuan Haiden, perkenalkan dia adalah putri angkat saya namanya Kiara Octavia, saya harap Tuan Haiden bisa melunasi hutang saya pada anda dan sebagai gantinya saya menyerahkan putri angkat saya pada anda." ucap brethren Oktavia pada Haiden Algerian
"hm…Putri angkatmu lumayan juga, baiklah kita sepakat, hutangmu lunas sekarang dan sekarang aku akan mengambil putrimu itu." ucap Haiden Algerian sambil melihat Kiara Octavia
Kiara yang mendengar sang ayah ingin menjualnya terkejut dan segera merasa senang dalam hatinya karena akan terbebas dari penyiksaan setelah sekian lamanya
Haiden Algerian yang melihat sekilas ekspresi Kiara yang seperti merasa senang tersenyum menyeringai
"oke, besok aku akan menyuruh seseorang untuk menjemput putrimu, sampai jumpa besok nona Kiara Octavia." ucap Haiden Algerian kemudian pergi dari sana
"apakah ayah menjualku pada orang asing itu?" ucap Kiara pada brethren Oktavia
"memangnya kenapa? mulai besok kau berhenti kuliah dan mulai melayani Tuan Haiden." ucap brethren Oktavia pada Kiara kemudian naik ke atas
"hahaha! akhirnya si ****** itu tersingkirkan!" ucap kakak angkat Kiara Octavia dari jauh
Kiara tidak merasa sedih karena dijual melainkan merasa senang karena tak lama lagi dia akan bebas seperti burung yang terbang bebas di udara
keesokan paginya Kiara mengemasi barang barangnya dan segera membawa kopernya turun ke bawah dan menariknya ke depan pintu
__ADS_1
Kiara menunggu mobil menjemput yang Haiden Algerian katakan padanya
tak lama kemudian mobil yang menjemput Kiara datang dan terlihat sangat mencolok
dengan perasaan ringan Kiara memasukkan kopernya dan langsung naik ke dalam mobil dan menutuo pintu mobilnya
setelahnya mobil yang dinaiki Kiara mulai berjalan dan melakukan kencang ke tempat tujuan
beberapa saat kemudian Kiara sampai di sebuah rumah mewah yang sangat megah
Kiara perlahan turun dari mobil dan membawa barangnya masuk ke dalam rumah mewah tersebut
di dalam rumah mewah tersebut terdapat banyak pelayan yang berjejeran dan menyambut kedatangan Kiara
dan salah satunya mengambil koper Kiara dan menaruhnya kemudian mengajak Kiara berkeliling di rumah mewah tersebut
selama perjalanan berkeliling Kiara hanya terdiam dan tak berbicara sedikitpun
"jadi apa tugasku sekarang?" ucap Kiara pada kepala pelayan yang membawanya berkeliling
"tugas Nyonya adalah melayani Tuan besar, mengurus pekerjaan rumah bersama kami, dan hl hal lainnya seperti menuruti apa kemauan Tuan besar dan mengikuti perintahnya." ucap kepala pelayan tersebut ada Kiara
Kiara hanya meng oh kan saja perkataan dari sang kepala pelayan sambil melihat sekelilingnya
"lalu…apakah aku bisa keluar kapanpun?" ucap Kiara pada Kepala pelayan itu
"nyonya bisa keluar kapanpun itu tergantung dari izin yang diberikan oleh Tuan besar." ucap kepala pelayan itu pada Kiara
Kiara mengangguk anggukkan kepalanya dan mengerti tugasnya di Rumah tersebut
setelah mendengarkan penjelasan yang cukup panjang Kiara diantar ke kamarnya
sesampainya di kamar Kiara langsung membaringkan tubuhnya diatas kasur dan menatap langit langit kamarnya dengan sendu
"apakah aku akan menjalani kehidupan yang sama seperti dulu?" ucap Kiara pada dirinya sendiri
"hm…daripada mengurusi itu lebih baik aku mandi cantik, hahahahahaha." ucap Kiara yang kembali bahagia
di lain sisi terlihat Haiden yang sedang memantau Kiara lewat SCTV di dalam ruangannya
"hng! dasar wanita bodoh." ucap Haiden sambil tersenyum menyeringai
sedangkan kini Kiara terlihat sedang mandi dengan senangnya dan ditemani dengan lilin wewangian yang harum
__ADS_1
see you