
"aku sudah makan, aku pergi dulu." ucap Kiara pada haiden dengan singkat kemudian pergi ke kamarnya lagi dan mengurung dirinya
haiden yang melihat perlakuan Kiara yang semakin berubah padanya menjadi semakin cemas dan akhirnya pergi ke perusahaan sendirian
sedangkan para pelayan yang melihat kejadian tersebut seolah olah tidak melihat apa apa
sedangkan haiden hampir tertabrak karena terus memikirkan masalahnya dengan Kiara
sesampainya di perusahaan haiden bahkan tidak menjawab pertanyaan dari karyawannya satupun dan terus berjalan ke lift dan naik ke kantornya
sesampainya di dalam kantor haiden langsung berjalan bolak balik memikirkan masalah tentang perilaku Kiara padanya
"apa yang harus aku lakukan, aku hampir saja mengambil kesuciannya secara paksa, dia pasti sangat membenciku sekarang." ucap haiden pada dirinya sendiri
"sebaiknya aku memanggil arga lagi kesini, semua solusi yang dia katakan padaku semuanya tidak berhasil sama sekali dan tidak sesuai ekspektasi."ucap haiden pada dirinya sendiri kemudian menelepon arga
arga yang mendapatkan panggilan dari haiden tak mengangkat teleponnya Dan langsung bergerak ke perusahaan haiden
disana terlihat haiden yang telah berjalan bolak balik dan menunggu kedatangan arga
kriek…
suara pintu dibuka
"ada apa kau menghubungiku? apa ada masalah dengan perusahaanmu lagi?"ucap arga pada haiden
"huh! kau memberiku solusi yang buntu! semua solusi yang kau katakan sudah aku lakukan dan hasilnya Kiara semakin menjauhiku dan bahkan tidak ingin berbicara ataupun menatapku."ucap haiden pada arga
"eh? solusiku buntu? apa apaan itu? coba ceritakan dengan jelas masalahmu." ucap arga pada haiden
haiden langsung menjelaskan dengan rinci masalahnya dengan Kiara semalam hingga selesai dengan kelelahan
sekali lagi arga tertawa terbahak bahak mendengar penjelasan dari haiden
"berhenti tertawa dan bantu aku cari solusinya." ucap haiden pada arga
"baiklah baiklah…karena solusi yang aku katakan padamu tidak mempan maka silahkan cari di internet caranya."ucap arga pada haiden
"aku telah kehabisan solusi untukmu jadi cari saja di internet." ucap arga lagi pada haiden
haiden menganggap perkataan dari arga sedikit masuk akak menurutnya
__ADS_1
"baiklah…aku akan coba cari di internet nanti, kau pulanglah." ucap haiden pada arga
arga mengangguk anggukkan kepalanya kemudian berdiri dari sofa dan pergi dari sana
haiden akhirnya memanggil asistennya yang lain ke kantornya dan menyuruhnya mencari apa yang dia cari
setelahnya haiden mengumpulkannya dan membacanya masing masing dan berniat mencobanya
sepulang dari perusahaan haiden langsung pulang dan mengunjungi Kiara di dalam kamarnya
tak lupa juga haiden mampir dan membelikan coklat untuk Kiara sebagai permintaan maaf darinya
"Kiara, apa kau di dalam?" ucap haiden sambil mengetuk pintu kamarnya
"ada apa kau memanggilku?" ucap Kiara pada haiden
"em…aku punya sesuatu untukmu." ucap haiden Kiara yang ada di luar pintu kamar Kiara
"ayo keluar dan lihatlah." ucap haiden pada Kiara lagi
Kiara dengan terpaksa keluar dan melihat apa yang haiden berikan padanya
"apa yang ingin kau tunjukkan padaku? cepat tunjukkan." ucap Kiara pada haiden dengan sedikit dingin
"maafkan aku atas kejadian semalam, aku tidak bisa mengendalikan diriku." ucap haiden pada Kiara
"hm…tidak apa apa…anggap saja semuanya berlalu, dan ngomong ngomong tentang coklat ini Terima kasih aku akan mengambilnya dan memakannya sendiri." ucap Kiara kemudian mengambilnya dan mengurung diri di dalam kamarnya sambil memakan coklat pembelian dari haiden
"kalau begitu jika kau lapar maka turunlah makan bersamaku nanti." ucap haiden pada Kiara
Kiara tak menanggapi perkataan haiden dan berdiri membuka pintunya
"baiklah…tunggu aku." ucap Kiara kemudian menutup pintunya dan mengganti pakaiannya
setelahnya membuka pintunya lagi kemudian keluar dan turun bersama haiden ke bawah dan makan
haiden yang melihat ekspresi datar dari Kiara merasa canggung
"itu…kau mau makan apa?" ucap haiden pada Kiara
Kiara yang mendengar pertanyaan dari haiden mendongakkan kepalanya
__ADS_1
"kenapa sih? kau selalu mengubah sikapmu padaku setiap saat? kadang terus menyakitku dan memarahiku, kadang begitu lembut padaku dan kadang kadang mengurungku dan melakukan hal seperti itu padaku." ucap Kiara sambil menuruni tangga
"aku sungguh tak mengerti dengan pemikiranmu ini, aku yang aneh atau kau yang aneh." ucap Kiara lagi pada haiden
"aku…" ucap haiden yang tak bisa membalas perkataan dari Kiara
Kiara duduk dan menunggu makanannya datang tanpa melirik ataupun mengajak haiden berbicara
haiden merasakan perasaan yang tidak Terima Kiara dan mencoba untuk mendekatinya lagi
Kiara aku minta maaf…ini aku buatkan secangkir teh untukmu, minumlah selagi hangat."ucsp haiden seraya memberikan Kiara teh
Kiara menerima teh tersebut akan tetapi karena tangannya licin membuat cangkir teh tersebut jatuh
Kiara terkejut dan langsung berjongkok dan mengambil semua serpihan cangkir teh tersebut
dan tanpa sengaja jari Kiara tergores dan berdarah
haiden yang melihat darah terkejut dan langsung mengambil jari Kiara yang tergores dan menjilatnya
Kiara terkejut dengan apa yang dilakukan haiden padanya kali ini
kemudian haiden berhenti menjilat jari Kiara dan beralih ke leher Kiara dan langsung saja menggigit leher Kiara
Kiara sungguh terkejut dengan yang dilakukan haiden padanya
"Ka-kau…kau vampir?" ucap Kiara pada haiden dengan rasa sesak
seketika saja haiden terkejut dan berenti menghisap darah Kiara
"aku…menghisap darahmu?" ucap haiden pada Kiara dengan rasa takut
"sebenarnya kau itu apa?" ucap Kiara pada haiden sambil memegang bekas gigit yang ditinggalkan haiden
"ini…aku sebenarnya menderita penyakit yang semacam vampir…dan setiap tanggal lima belas penyakitku akan kambuh dan akan merasa haus dan ingin menghisap darah bagaikan vampir." ucap haiden pada Kiara
"oh…tapi kau jangan begitu kelewatan, aku sudah muak dengan semua sikap aneh dan kelakuanmu itu, jadi jika kau ingin menghisap darahku lagi maka hisaplah aku tidak peduli lagi." ucap Kiara dengan tatapan putus asanya pada haiden
haiden yang melihat tatapan itu terkejut dan langsung memeluk Kiara dengan erat
"maafkan aku, aku tidak akan mengulangi semuanya lain kali." ucap haiden pada Kiara
__ADS_1
Kiara tak bergeming sedikitpun dan langsung melepaskan pelukan haiden
see you