
di luar kamar haiden terlihat seorang wanita yang mencoba untuk menstabilkan napasnya dan berniat untuk mengetuk pintu kamar haiden
wanita itu tak lain dan tak bukan adalah Kiara Oktavia yang ingin menemui haiden
Tok! Tok! Tok!
suara ketukan pintu
"Tuan…haiden…apakah aku boleh masuk?" ucap Kiara dari luar kamar haiden
haiden yang mendengar suara panggilan dari Kiara langsung bangun dari tidurnya dan langsung membukakan pintu untuk Kiara
Kiara yang melihat kamar haiden yang berantakan serta haiden yang pakaiannya berantakan bingung
"itu…mengenai tawaran kemarin…aku setuju." ucap Kiara yang malu malu pada haiden
"nah! kalau begitu nanti malam kita keluar dan membeli perlengkapan kuliahmu dulu, aku akan pergi mendaftarkanmu, karena kebetulan tahun ajaran baru akan dimulai." ucap haiden pada Kiara
Kiara dengan polos mengangguk anggukkan kepalanya secara perlahan
"ka-kalau begitu aku kembali ke kamarku dulu ya." ucap Kiara pada haiden
haiden menganggukkan kepalanya seraya membukakan pintu untuk Kiara
Kiara keluar dari kamar haiden dan pergi ke kamarnya sendiri
sedangkan haiden yang kini tinggal sendiri di dalam kamarnya langsung melompat bahagia karena Kiara menerima tawaran untuk pertama kalinya
"hahaha! Kiara menerima tawaranku! aku akan bersiap dan pergi mendaftarkannya segera, aku tidak akan mengecewakan Kiara lagi." ucap haiden yang kegirangan
setelah bersiap siap haiden ke kamar kiara dan pamit pada Kiara dan segera pergi dan mendaftarkan Kiara di Universitas Sanjaya abadi yang merupakan universitas nomor satu di dunia
sesampainya haiden di Universitas Sanjaya abadi, dia langsung masuk dan mendaftarkan Kiara
kemudian setelah melakukan pendaftaran haiden keluar dari Universitas Sanjaya abadi dan bergerak ke perusahaannya dengan rasa senang yang menyelimuti dirinya
sesampainya di perusahaan haiden tak henti hentinya tersenyum sendiri
semua karyawannya melihatnya dengan tatapan bingung dan penasaran
"siapa yang membuat Presdir begitu senang hari ini?" ucap salah satu karyawan
__ADS_1
"entahlah, tapi siapapun orang yang membuat Presdir senang aku ucapkan Terima aksih." ucap karyawan lainnya
haiden kini terlihat memasuki lift dan naik ke kantornya
sesampainya di kantor haiden langsung duduk dan mengerjakan tugasnya dengan penuh semangat
tok! tok! tok!
suara ketukan pintu
"Presdir, lima menit lagi rapat dimulai." ucap seorang karyawan laki laki dari luar kantor haiden
"ekhm…baiklah, kau pergilah, aku akan menyusul sebentar lagi." ucap haiden yang memperbaiki dirinya sebentar kemudian keluar dari kantor
di tempat rapat terlihat banyak pemegang saham yang sedang menunggu kedatangan haiden
kriek…
suara pintu dibuka
"maaf membuat kalian menunggu lama, silahkan mulai rapatnya." ucap haiden sambil tersenyum senyum
rapat akhirnya dimulai dan berakhir mulus dengan haiden yang masih tersnyum senyum sendiri
saat makan siang juga terlihat haiden yang makan di kantin perusahaan
semua karyawan yang melihat haiden tersenyum senyum sendiri bingung
Sore hari telah tiba dan haiden pulang lebih awal untuk menemani Kiara pergi berbelanja berbagai macam keperluan kuliah Kiara
sedangkan kini terlihat Kiara yang sedang bersiap siap menunggu kedatangan haiden di ruang keluarga
tak berselang lama haiden datang dan membawa Kiara ke mall dan berbelanja berbagai macam keperluan
disana mereka bersenang senang bersama sambil mencari keperluan mereka masing masing
tak hanya itu Kiara juga membeli beberapa baju untuk dipakai kuliah
dan tanpa melihat sebuah kemeja yang bagus dan kelihatan cocok dengan haiden jadi Kiara memanggil haiden untuk mencoba kemeja itu
"itu…haiden! kemari sebentar." ucap Kiara yang sedikit berteriak pada haiden
__ADS_1
haiden yang mendengar panggilan dari Kiara segera berbalik dan mendekati Kiara
"ada apa? apa kau butuh bantuan?" ucap haiden pada Kiara
Kiara tak berkata apa apa dan langsung mengambil kemeja tersebut dan menempelkannya pada haiden dan melihat apakah cocok dan pas
"hm…bagus…haiden, coba pakai ini." ucap Kiara seraya memberikan haiden kemeja tersebut
haiden dengan patuh ken ruang ganti dan mengganti pakaiannya dengan kemeja yang Kiara suruh pakai
setelahnya Haiden luar dan memperlihatkannya pada Kiara
Kiara memperhatikannya dari atas sampai bawah terlihat bagus dan tanpa sengaja melihat leher baju kemejanya bagian sebelah belum dilipat
akhirnya Kiara mendekati haiden dan menjinjit kemudian melipat leher baju haiden dengan benar
haiden yang diperlakukan seperti itu oleh Kiara merasakan detak jantungnya yang berdebar debat dengan sangat cepat
begitupun dengan Kiara yang kini detak jantungnya tak bisa dikendalikan dan berdetak cepat
dag! dig! dug!
suara detak jantung
"itu…sudah selesai, sepertinya cocok denganmu…permisi aku mau beli baju ini juga." ucap Kiara pada penjual baju tersebut seraya memberikan uang tunai
haiden yang baru pertama kali dibelikan baju oleh seseorang merasa senang dan terlebih lagi yang membelikannya adalah Kiara
"kau…membelikannya untukku?" ucap Haiden pada Kiara
"iya, kau bisa memakainya ketika kita ingin keluar seperti ini ataupun pergi jalan jalan Malam bersama, ayo kita pulang." ucap Kiara pada haiden
haiden merasa senang dengan apa yang dikatakan Kiara dan mengikuti Kiara
"hm…apa kau mau jalan jalan sebelum pulang?" ucap Kiara pada haiden
"jalan jalan? boleh, kita taruh dulu belanjaan kita di mobil dan pergi jalan jalan." ucap haiden dengan santai pada Kiara
'akh! Kiara mengajakku jalan jalan!'gumam haiden dalam hatinya dengan rasa gembira dan senang yang dia sembunyikan dalam hatinya
see you
__ADS_1