Terjerat Penjara Cinta Sang Mafia

Terjerat Penjara Cinta Sang Mafia
EP 12 hari full senyum haiden


__ADS_3

di luar kamar haiden terlihat seorang wanita yang mencoba untuk menstabilkan napasnya dan berniat untuk mengetuk pintu kamar haiden


wanita itu tak lain dan tak bukan adalah Kiara Oktavia yang ingin menemui haiden


Tok! Tok! Tok!


suara ketukan pintu


"Tuan…haiden…apakah aku boleh masuk?" ucap Kiara dari luar kamar haiden


haiden yang mendengar suara panggilan dari Kiara langsung bangun dari tidurnya dan langsung membukakan pintu untuk Kiara


Kiara yang melihat kamar haiden yang berantakan serta haiden yang pakaiannya berantakan bingung


"itu…mengenai tawaran kemarin…aku setuju." ucap Kiara yang malu malu pada haiden


"nah! kalau begitu nanti malam kita keluar dan membeli perlengkapan kuliahmu dulu, aku akan pergi mendaftarkanmu, karena kebetulan tahun ajaran baru akan dimulai." ucap haiden pada Kiara


Kiara dengan polos mengangguk anggukkan kepalanya secara perlahan


"ka-kalau begitu aku kembali ke kamarku dulu ya." ucap Kiara pada haiden


haiden menganggukkan kepalanya seraya membukakan pintu untuk Kiara


Kiara keluar dari kamar haiden dan pergi ke kamarnya sendiri


sedangkan haiden yang kini tinggal sendiri di dalam kamarnya langsung melompat bahagia karena Kiara menerima tawaran untuk pertama kalinya


"hahaha! Kiara menerima tawaranku! aku akan bersiap dan pergi mendaftarkannya segera, aku tidak akan mengecewakan Kiara lagi." ucap haiden yang kegirangan


setelah bersiap siap haiden ke kamar kiara dan pamit pada Kiara dan segera pergi dan mendaftarkan Kiara di Universitas Sanjaya abadi yang merupakan universitas nomor satu di dunia


sesampainya haiden di Universitas Sanjaya abadi, dia langsung masuk dan mendaftarkan Kiara


kemudian setelah melakukan pendaftaran haiden keluar dari Universitas Sanjaya abadi dan bergerak ke perusahaannya dengan rasa senang yang menyelimuti dirinya


sesampainya di perusahaan haiden tak henti hentinya tersenyum sendiri


semua karyawannya melihatnya dengan tatapan bingung dan penasaran


"siapa yang membuat Presdir begitu senang hari ini?" ucap salah satu karyawan

__ADS_1


"entahlah, tapi siapapun orang yang membuat Presdir senang aku ucapkan Terima aksih." ucap karyawan lainnya


haiden kini terlihat memasuki lift dan naik ke kantornya


sesampainya di kantor haiden langsung duduk dan mengerjakan tugasnya dengan penuh semangat


tok! tok! tok!


suara ketukan pintu


"Presdir, lima menit lagi rapat dimulai." ucap seorang karyawan laki laki dari luar kantor haiden


"ekhm…baiklah, kau pergilah, aku akan menyusul sebentar lagi." ucap haiden yang memperbaiki dirinya sebentar kemudian keluar dari kantor


di tempat rapat terlihat banyak pemegang saham yang sedang menunggu kedatangan haiden


kriek…


suara pintu dibuka


"maaf membuat kalian menunggu lama, silahkan mulai rapatnya." ucap haiden sambil tersenyum senyum


rapat akhirnya dimulai dan berakhir mulus dengan haiden yang masih tersnyum senyum sendiri


saat makan siang juga terlihat haiden yang makan di kantin perusahaan


semua karyawan yang melihat haiden tersenyum senyum sendiri bingung


Sore hari telah tiba dan haiden pulang lebih awal untuk menemani Kiara pergi berbelanja berbagai macam keperluan kuliah Kiara


sedangkan kini terlihat Kiara yang sedang bersiap siap menunggu kedatangan haiden di ruang keluarga


tak berselang lama haiden datang dan membawa Kiara ke mall dan berbelanja berbagai macam keperluan


disana mereka bersenang senang bersama sambil mencari keperluan mereka masing masing


tak hanya itu Kiara juga membeli beberapa baju untuk dipakai kuliah


dan tanpa melihat sebuah kemeja yang bagus dan kelihatan cocok dengan haiden jadi Kiara memanggil haiden untuk mencoba kemeja itu


"itu…haiden! kemari sebentar." ucap Kiara yang sedikit berteriak pada haiden

__ADS_1


haiden yang mendengar panggilan dari Kiara segera berbalik dan mendekati Kiara


"ada apa? apa kau butuh bantuan?" ucap haiden pada Kiara


Kiara tak berkata apa apa dan langsung mengambil kemeja tersebut dan menempelkannya pada haiden dan melihat apakah cocok dan pas


"hm…bagus…haiden, coba pakai ini." ucap Kiara seraya memberikan haiden kemeja tersebut


haiden dengan patuh ken ruang ganti dan mengganti pakaiannya dengan kemeja yang Kiara suruh pakai


setelahnya Haiden luar dan memperlihatkannya pada Kiara


Kiara memperhatikannya dari atas sampai bawah terlihat bagus dan tanpa sengaja melihat leher baju kemejanya bagian sebelah belum dilipat


akhirnya Kiara mendekati haiden dan menjinjit kemudian melipat leher baju haiden dengan benar


haiden yang diperlakukan seperti itu oleh Kiara merasakan detak jantungnya yang berdebar debat dengan sangat cepat


begitupun dengan Kiara yang kini detak jantungnya tak bisa dikendalikan dan berdetak cepat


dag! dig! dug!


suara detak jantung


"itu…sudah selesai, sepertinya cocok denganmu…permisi aku mau beli baju ini juga." ucap Kiara pada penjual baju tersebut seraya memberikan uang tunai


haiden yang baru pertama kali dibelikan baju oleh seseorang merasa senang dan terlebih lagi yang membelikannya adalah Kiara


"kau…membelikannya untukku?" ucap Haiden pada Kiara


"iya, kau bisa memakainya ketika kita ingin keluar seperti ini ataupun pergi jalan jalan Malam bersama, ayo kita pulang." ucap Kiara pada haiden


haiden merasa senang dengan apa yang dikatakan Kiara dan mengikuti Kiara


"hm…apa kau mau jalan jalan sebelum pulang?" ucap Kiara pada haiden


"jalan jalan? boleh, kita taruh dulu belanjaan kita di mobil dan pergi jalan jalan." ucap haiden dengan santai pada Kiara


'akh! Kiara mengajakku jalan jalan!'gumam haiden dalam hatinya dengan rasa gembira dan senang yang dia sembunyikan dalam hatinya


see you

__ADS_1


__ADS_2