Terjerat Penjara Cinta Sang Mafia

Terjerat Penjara Cinta Sang Mafia
CHAPTER 13 Kiara dan haiden mulai dekat


__ADS_3

di pinggir jalan terlihat seorang pria dan wanita yang sangat serasi sedang jalan jalan bersama dan menikmati malam yang indah


"hm…apa kau kedinginan? apa butuh sesuatu untuk menghangatkanmu? seperti… jasku…atau apa?"ucap pria itu pada wanitanya


"tidak perlu tuan…Haiden, aku tidak keinginan kok." ucap wanita itu pada pria itu


yap, benar, wanita dan pria yang berjalan jalan di pinggir jalan tak lain dan tak bukan adalah Kiara dan haiden


"hm…gimana kalau kita beli kopi hangat? kenetula di depan sana ada penjual kopi hangat." ucap haiden pada Kiara


"boleh juga…aku yang akan membayarnya." ucap Kiara pada haiden


"tidak perlu, biar aku yang bayar." ucap haiden pada Kiara


Kiara yang melihat sikap haiden yang berubah ubah tidak mengerti dan terus mengikuti alur waktu sampai di mana dia akan bertahan dengan seorang pria kasar sepertinya


"hm…apakah perasaanku saja atau haiden benar benar berubah hari ini yah?" ucap Kiara sambil berjalan di belakang haiden


haiden yang melihat langkah Kiara yang perlahan bingung dan akhirnya berhenti dan menunggu Kiara


"Kiara…apa yang kau pikirkan?" ucap haiden pada Kiara


Kiara yang mendengar suara haiden terkejut dan menabrak haiden


"ekh…aduh." pekik Kiara yang menabrak bidang dada haiden


"apa kau tidak apa apa Kiara?" ucap haiden pada Kiara yang tertabrak

__ADS_1


"tidak apa apa, kita pergi beli kopi hangat." ucap Kiara pada haiden


disana terlihat Kiara dan haiden yang sedang membeli kopi hangat dan meminumnya


"sepertinya udh malam…kita kembali sekarang." ucap haiden pada Kiara


"hm…okey." ucap Kiara kemudian pergi bersama dengan haiden menuju ke mobil mereka


di sana Kiara langsung masuk dan menunggu haiden masuk mobil dan menjalankan mobilnya


tak berselang lama mereka berdua sampai di depan pintu vila haiden


Kiara yang sudah merasa dingin langsung masuk dan meninggalkan haiden sendiri dengan beberapa belanjaan


haiden yang ditinggalkan begitu saja terdiam dan terpaku melihat Kiara yang meninggalkan dirinya


setelahnya haiden mengambil semua belanjaan dari Kiara masuk ke dalam vila dan pengurus rumah yang melihatnya merasa canggung


"ambil beberapa dan bantu aku letakkan di kamar Kiara." ucap haiden pada pengurus rumahnya


"baiklah Tuan…sebaiknya anda pergi menemani nona Kiara, saat ini dia sedang memanaskan diri di depan api unggun yang ada di bawah." ucap pengurus rumah pada haiden


haiden mengangguk anggukkan kepalanya dan turun ke lantai bawah dan melihat Kiara yang memanaskan dirinya di depan api


haiden yang melihat hal tersebut kambali naik ke kamarnya dan mengambil selimut untuk Kiara setelahnya turun kembali


"tidak baik berpakaian tipis di malam yang dingin begini." ucap haiden pada Kiara sambil menyelimuti Kiara

__ADS_1


Kiara yang diselimuti terkejut dan berbalik menatap haiden


"uh…Terima kasih." ucap Kiara sambil berdiri dan sedikit menjauh dari haiden


"hm…sebagai seorang suami sudah seharusnya aku membantumu, dan ingat besok kau akan mulai kuliah kau harus bangun pagi pagi dan mempersiapkan semuanya." ucap haiden pada Kiara


Kiara mengangguk anggukkan kepalanya dan pergi ke ruang makan


"apa kau…akan menemaniku ke sana?" ucap Kiara sambil mengambil sebuah makanan ringan dan memakannya


"tentu saja, kalau tidak mungkin beberapa murid sombong akan menggertakmu dan membulymu." ucap haiden pada Kiara


Kiara yang mendengar perkataan haiden sedikit tersentuh dan perlahan tersenyum kecil


"hm…baiklah, tapi kau jangan berlebihan." ucap Kiara kemudian naik ke kamarnya


haiden yang melihat Kiara mulai dekat dengan dirinya meras sedikit senang


"apakah Kiara sudah mulai menerimaku di dalam hatinya…?" ucap haiden


"mungkin saja, yang penting tuan harus bersikap baik pada nona Kiara dan pelajari yang lainnya di buku ini."ucap pengurus rumah tersebut pada haiden


haiden mengangguk anggukkan kepalanya dan menyusul Kiara naik ke lantai atas


dan mereka berhasil akhirnya tertidur di ruangan yang berbeda


see you

__ADS_1


__ADS_2