Terjerat Penjara Cinta Sang Mafia

Terjerat Penjara Cinta Sang Mafia
EP 7 Kai Albert


__ADS_3

"Dasar penggoda tidak tahu diri! beraninya kau menggoda presdirku! teman teman, tahan dia! aku akan memberikannya sedikit pelajaran yang akan dia ingat seumur hidupnya." ucap kesya pada Kiara


Kiara yang melihat kelakuan kesya yang keterlaluan pada dirinya seketika amarahnya memuncak dan membuat matanya berubah memerah seperti darah


kesya yang tidak menyadari perubahan warna mata Kiara terus maju dan menampar Kiara


Kiara yang mendapatkan tamparan tersebut langsung muak dan menghajar Kedua teman kesya yang menahan dirinya sampai babak belur


setelahnya lanjut ke kesya yang tadi menamparnya


"sekarang giliranmu…kesya Argantara." ucap Kiara dengan emosi yang kini memuncak


"dasar ****** tidak tahu diri, mundur kau atau kau…ka-kau…" ucap kesya yang kini merinding ketakutan dan gemetaran di hadapan Kiara


"atau apa hah? kau mau melaporkan aku ke presdir tercintamu itu? kalau begitu sana pergi laporkan aku cepat." ucap Kiara pada kesya dengan tatapan membunuhnya


'apa apaan ini? kenapa ****** ini memiliki aura yang mirip presdir, aku bahkan tidak bisa melawannya.'Gumam kesya dalam hatinya yang ketakutan


di waktu yang bersamaan haiden sampai di kantornya dan melihat Kiara juga kesya yang seperti sedang berdebat


"kalian…apa yang terjadi pada kalian berdua? kalian berkelahi?"ucap haiden yang Melihat keduanya berantakan


"hiks…presdir, akhirnya anda datang juga…hiks…nona ini melihatku tadi dekat dengan presdir dan ingin memberiku pelajaran…hiks…kedua temanku bahkan dilukai olehnya."ucap kesya dengan lemah lembut pada haiden


sedangkan haiden yang melihat sikap kesya yang penuh tipu daya bagaikan -ini muntah darah dibuatnya


"Kiara…kenapa kau tidak menghajarnya sampai babak belur? orang seperti dirinya harusnya di hajar sampai berbekas di tubuhnya." ucap haiden pada Kiara


kesya yang mendengar perkataan haiden yang memihak pada Kiara terkejut dan menganga tak percaya


"hng! lain kali jika dia berani memanggilku ****** lagi maka jangan marah kalau aku memecatnya." ucap Kiara pada haiden yang kesal


"apa? dia memanggilmu ******?" ucap haiden yang mengerutkan keningnya seraya menatap kesya


"apa kau tahu apa akibatnya jika kau berani mengatai istri bossmu? Pengawal! tangkap dia dan usir dari perusahaanku sekarang juga!" bentak haiden


beberapa detik kemudian dua pengawal muncul dan menyeret kesya keluar dari perusahaan


Kiara yang melihat haiden mengusir kesya hanya karena menghina dirinya terkejut dan menganga tak percaya

__ADS_1


sedangkan kedua teman kesya diturunkan menjadi petugas bersih bersih perusahaan


"apa lihat lihat? apa wajahku tampan dan kau terpesona dengan ketampananku?" ucap haiden dengan menggoda di hadapan Kiara


"iuhhh…siapa juga yang terpesona dengan wajah jelekmu itu? idih, narsis banget lu." ketus Kiara seraya berjalan ke meja kerjanya dan lanjut bekerja


haiden yang dicuekin oleh Kiara kesal dan ikut bekerja dan mengurusj kesibukan mereka berdua masing masing


tak berselang lama jam pulang kerja tiba dan terlihat Kiara yang sedang mengemasi barang barangnya dan mengambil tasnya dan langsung pulang


haiden yang melibatkan kepergian Kiara langsung memberikan barangnya dan menyusul Kiara yang telah pergi dengan cukup jauh


sedangkan Kiara yang kini terlihat sudah ada di luar perusahaan dan tanpa sengaja menabrak seseorang


brak!


"ouch!" pekik Kiara yang menabrak seseorang


Kiara mundur beberapa langkah dan melihat seseorang yang dia tabrak dan terlihat wajah seseorang itu cukup tampan


"maafkan saya tuan! saya tidak sengaja!" ucap Kiara seraya membungkuk memohon maaf pada seseorang itu


"hm…begini saja, sebagai permintaan maaf dariku, aku mentraktirmu makan malam di restoran kecil yang ada di sana." ucap Kiara pada seseorang itu


seseorang itu menarap arah yang Kiara tunjukkan padanya dan mengangguk anggukkan kepalanya dan menyetujui perkataan dari Kiara


mereka berdua akhirnya pergi ke restoran kecil tersebut dan menikmati makanan yang tersedia di sana


Kiara sungguh menikmati makanannya bersama dengan seseorang itu


"oh iya, perkenalkan namaku Kiara, siapa namamu?" tanya Kiara pada seseorang itu


"namaku Kai Albert senang bertemu denganmu Kiara." ucap Kai pada Kiara dengan senyuman


keduanya lanjut makan setelah perkenalan dan disaat yang bersamaan terlihat Haiden yang sedang mencari Kiara di depan restoran tempat Kiara makan


Kiara yang melihat haiden langsung memanggil haiden untuk masuk dan makan bersama


"haiden! ayo masuk sini, kita makan bareng, aku yang traktir." ucap Kiara pada haiden yang sedang mencari Kiara diluar restoran

__ADS_1


haiden yang dipanggil dari dalam restoran menoleh ke belakang dan melihat Kiara yang sedang makan berdua dengannya Kai


hal tersebut berhasil mengambil perhatian dari Kiara dan langsung masuk ke dalam restoran dan menuju ke meja Kiara


"Kiara! apa yang kau lakukan disini? cepat pulang denganku dan jangan dekat dekat dengan laki laki lain."ucap haiden pada Kiara dengan aura membunuh di sekitarnya


Kiara yang merasakan aura membunuh dari haiden language berdiri dan memenangkan haiden yang sedang kesal


"ck! tenanglah, aku memanggilmj kemari agar kita makan bersama dan aku yang traktir." ucap Kiara pada haiden


haiden dengan kesal duduk disamping Kiara dengan wajah kesal yang tampak jelas di wajahnya


sedangkan Kai yang meliputi haiden kesal terkekeh kecil dan berniat ingin mempermainkan haiden sedikit


"Kiara…ada yang ingin aku sampaikan padamu." ucap kai pada Kiara yang sedang asik makan


"apa itu? katakan Saja sekarang." ucap Kiara yang masih sibuk makan


"itu…aku…jatuh cinta pada pandangan pertama padamu…apakah kau mau menerima cintaku?"ucap Kai pada Kiara


sedangkan haiden yang melihat Kiara dilamar di hadapannya sendiri menjadi sangat kesal dan menggebrak meja


brak!


"jika kau berani menggoda istriku maka jangan harap perusahaanmu memiliki akhrinya yang cerah." ucap haiden dengan ancaman pada Kai


sedangkan Kiara yang melihat haiden sudah sangat kesal langsung berhenti makan dan menenangkan haiden


"sudah sudah, ayo kita pulang, Kai untuk makanannya tolong bayarkan untukku ya, lain kali jika aku bertemu denganmu aku akan membayarnya." ucap kaira pada Kai kemudian menang haiden pergi dari sana


sedangkan haiden yang mendengar panggilan Kiara terhadap Kai begitu akrab


sedangkan panggilan untuknya terdengar sangat asing


"Kiara! beraninya kau memanggil nama laki laki lain di hadapanku dengan begitu akrab." ucap haiden para Kiara dengan kesal


"Haih…kau ini semakin hari semakin mirip anak anak saja, sana masuk mobil dan setir mobilnya." ucap Kiara pada haiden


haiden dengan patuh langsung melaksanakan perintah dari Kiara dan membawa Kiara pulang ke rumah

__ADS_1


see you


__ADS_2