
didalam ruang mandi terlihat Kiara yang sedang mandi air mawar dan ditemani oleh lilin wewangian
"ah…aku merasa sangat nyaman ini pertama kalinya aku mandi air mawar." ucap Kiara pada dirinya sendiri
[air mawar itu bisa dipakai mandi atau apa? aq juga gk tau 🤔]
setelah mandi Kiara segera menuju ke ruang ganti dan menggunakan pakaian sederhana ala ala seorang wanita desa
"sekarang aku lapar, lebih baik pergi makan dulu lalu mengerjakan pekerjaan rumah bersama dengan Para pelayan lainnya." ucap Kiara kemudian berlari lari kecil dan keluar dari kamarnya
sedangkan Haiden Algerian yang memantau Kiara dari SCTV terlihat bosan dengan sikap Kiara
"apa apaan wanita itu? bukannya sedih karena dijual oleh ayahnya malah terlihat sangat bahagia dijual oleh ayahnya, Sangat membosankan." ucap Haiden Algerian
"apakah kau sudah menjelaskan apa saja tugasnya di rumah ini?" ucap Haiden pada pelayan yang ada di sampingnya
"sudah Tuan, tapi melihat ekspresi nyonya…sepertinya tidak sedih atau menolak tugasnya dan juga nyonya menanyakan apakah dia bisa keluar dari rumah kapanpun." ucap kepala pelayan yang ada disamping Haiden
"ternyata begitu…sepertinya aku mendapatkan hadiah yang sangat langka." ucap Haiden seraya menyeringai
Haiden berdiri dan pergi dari sana menuju ke ruang makan
di sana terlihat Kiara yang telah duduk menunggu makanannya
disaat bersamaan juga Haiden datang dan langsung duduk menghadap ke arah Kiara
Kiara yang melihat Haiden duduk menghadap ke arah dirinya bersiap seperti biasa
tak berselang lama berbagai macam makanan disajikan diatas meja makan
terlihat Haiden yang sudah memulai makanannya dan Kiara juga yang telah mengambil sepotong besar paha ayam ke piringnya
"tunggu! siapa yang menyuruhmu makan? sana pergi kerja, setelah kerja baru makan." ucap Haiden pada Kiara dengan tatapan tajam
Kiara yang melihat tetapan tajam tersebut terkejut dan seketika takut, akhrinya Kiara menaruh potongan besar paha ayam tersebut
"kau-kau! bisakah kau membiarkan aku makan sebentar saja? aku janji akan mngerjakan semua tugasku setelah selesai makan." ucap Kiara pada Haiden seraya memohon
"tidak bisa, pergi kerja sekarang atau kau akan menyesal." ucap Haiden pada Kiara
Kiara dengan terpaksa pergi dari ruang makan dengan kesal dan langsung memakai celemek dan mulai bekerja
"Hei…bisakah kau menceritakan siapa Haiden itu?" ucap Kiara pada seorang pelayan kecil yang ada di sampingnya
__ADS_1
pelayan kecil tersebut mengangguk anggukkan kepalanya
"Haiden Algerian adalah seorang CEO dari perusahaan terbesar dan terkaya di dunia
Haiden Algerian menjadi CEO perusahaan tersebut sejak dia berumur tujuh belas tahun
sejak saat itu perusahaan tersebut berkembang pesat dibawah pimpinan dari Haiden Algerian
tapi dibalik statusnya yang seorang CEO terdapat status lain yaitu seorang ketua Mafia no. 1 di dunia
Haiden Algerian kabarnya telah menjadi ketua Mafia sejak berumur enam belas tahun
haiden Algerian juga sejak saat itu menjadi kejam dan suka membunuh seseorang yang sangat dia benci
tidak ada yang tahu seberapa banyak harta haiden Algerian dan seberapa kejam dirinya
oleh karena itu jangan pernah menentang perintah haiden Algerian atau kau akan bernasib sial." ucap pelayan kecil itu pada Kiara
Kiara mengangguk anggukkan kepalanya dan mengerti dengan apa yang pelayan kecil tersebut jelaskan
"tapi…aku baru saja menentang perintahnya tapi dia tidak melakukan apapun padaku kok." ucO Kiara dengan bingung pada pelayan kecil tersebut
"hah? dia tidak menyakitimu? itu tidak mungkin, mungkin saja ada udang dibalik batu, kau akan tahu setelah semaunya terjadi." ucap pelayan kecil tersebut pada Kiara
Kiara bukannya mengerti malah semakin bingung dibuat oleh pelayan kecil tersebut
beberapa jam berlaku dan terlihat Kiara yang sedang mencuci piring kemudian mengepel lantai lalu membersihkan debu dan hal hal lainnya
sungguh hari pertama yang sangat menyiksa tapi demi kelangsungan hidup Kiara rela melakukannya
"akhirnya selesai juga, aku bisa makan sekarang kan." ucao Kiara kemudian ke ruang dapur dan mengambil sepiring makanan dan memakannya dengan lahap
"hari ini sungguh melelahkan, besok aku akan pergi mencari pekerjaan dan menghasilkan uang sendiri." ucap Kiara pada dirinya sendiri
setelah makan Kiara mencuci piringnya dan berjalan menaiki tangga dan menuju ke kamar haiden
tok…tok…tok…
suara ketukan pintu
"apakah Tuan ada di dalam?" ucap Kiara dengan suara pelan
"masuk saja, pintu tidak dikunci." ucap Haiden yang ada di dalam kamar
__ADS_1
Kiara langsung saja membuka pintu kamar tersebut dan berjalan mendekati Haiden
"itu…bisakah aku keluar besok? aku ingin mencari pekerjaan." ucap Kiara dengan sedikit takut pada Haiden
"keluar? mencari pekerjaan? hm…" Ucap Haiden sambil memikirkan ucapan Kiara tadi
"kau boleh keluar, tapi kau akan bekerja di perusahaanku." ucap Haiden pada Kiara
Kiara terkejut dan menatap penasaran Haiden
"apa kau yakin akan mempekerjakan aku di perusahaanmu?" ucap Kiara pada Haiden
"jangan terlalu berharap, aku mempekerjakanmu diperusahaanku karena aku bisa memantaumu lebih detail lagi, juga jika kau bekerja di perusahaan lain mungkin saja kau akan berdekatan dengan laki laki lain." ucap Haiden pada Kiara
Kiara yang mendengar perkataan dari Haiden terkejut dan langsung pergi
"terserah padamu." ucap Kiara kemudian keluar dari kamar haiden dan langsung pergi ke kamarnya
"hm? apa aku membuat kesalahan?" ucao haiden yang bingung dengan sikap Kiara yang tiba tiba berubah
"sebenarnya kenapa aku selalu merasa ingin wanita itu tinggal di sampingKu? padahal aku baru bertemu dengannya beberapa kali." ucap haiden pada dirinya sendiri
disisi lain terlihat Kiara yang sedang mempersiapkan barangnya untuk dipakai bekerja di perusahaan haiden
setelahnya Kiara turun dan duduk santai sambil minum teh hangat dan menonton TV
haiden yang melihat Kiara bersantai santai menjadi kesal dan segera turun ke bawah
"Kiara Octavia! siapa yang menyuruhmu bersantai santai hah? cepat pergi beli perlengkapan dapur dan bahan untuk memasak." bentak haiden pada Kiara
"eh? bukannya aku sudah melakukan semuanya? aku sudah membersihkan rumahmu, sudah mencuci piring kotor dan lainnya, kenapa sekarang kau menyuruhku lagi?" ucap Kiara pada Haiden
"hah? apa yang kau katakan tadi? kau mau aku bertindak kasar padamu? cepat pergi beli, ini uangnya." ucap haiden pada Kiara dengan tegas
kiara melihat uang tersebut dan segera mengambilnya dan pergi membeli apa yang haiden katakan
sedangkan haiden kini merasa menyesal menerima tawaran dari brethren Oktavia
"seharusnya aku tidak menerima wanita itu dirumahku." ucap haiden kemudian naik ke lantai atas kemudian mengerjakan pekerjaannya
sedangkan kini terlihat Kiara yang telah sampai di pasar dan sedang berbelanja keperluan dapur
setelah membeli semuanya Kiara pulang ke rumah dengan menaiki mobil taksi
__ADS_1
sungguh hari yang sangat melelahkan bagi Kiara
see you