Terpaksa Menjadi Purel

Terpaksa Menjadi Purel
Untuk Ibu


__ADS_3

To the mothers who aren't sleeping


That are having trouble feeding


Too afraid to say they're not okay


No, not at all


To the mothers who feel empty


That aren't sure they're even ready


To be alone and responsible


For somebody so small


To the mothers who are lost


Pulled underneath the waves


Who need to cry for help


But are drowning in their shame


To the mothers who are falling


And don't even make a sound


Who don't know that they're broken


Until they hit the ground


This one's for you


I've been there too


I've been there too


To the mother that's at home


Scrolling through her phone


Watching everybody else


Make family look easy


To the mom with a career


Who can't off a whole year


So she has to pay somebody else


To take care of her baby


To the mothers who are lost


Pulled underneath the waves


Who need to cry for help


But are drowning in their shame


To the mothers who are falling


And don't even make a sound


Who don't know that they're broken


Until they hit the ground


This one's for you


I've been there too


And one day you'll discover


Going from a woman to a mother


It might break you but it might save you


To the mother in the mirror


Who wishes she was thinner


'Cause now her body isn't


Somebody that she knows


And to the mothers just like me


Who fell apart so suddenly


I hope you realize

__ADS_1


You're not alone


This one's for you


This one's for you


'Cause I've been there too


I've been there too


(I love you mom)


"Jihan, Ibu tidak bisa bahasa Inggris, apa kamu tidak bisa menyanyikan lagu Indonesia saja?" ucap Ibu.


Jihan tersenyum kemudian kembali menyanyikan lirik yang baru saja dia ucapkan, kali ini dengan bahasa yang di mengerti oleh Ibu nya.


Untuk para ibu yang belum tidur


Yang mengalami kesulitan makan


Terlalu takut untuk mengatakan mereka tidak baik-baik saja


Tidak, tidak sama sekali


Kepada ibu-ibu yang merasa hampa


Itu tidak yakin mereka bahkan siap


Untuk menyendiri dan bertanggung jawab


Untuk seseorang yang sangat kecil


Untuk para ibu yang tersesat


Ditarik di bawah ombak


Siapa yang perlu menangis minta tolong


Tapi tenggelam dalam rasa malu mereka


Untuk para ibu yang sedang jatuh


Dan bahkan tidak bersuara


Siapa yang tidak tahu bahwa mereka rusak


Sampai mereka menyentuh tanah


Yang ini untukmu


Saya juga pernah ke sana


Saya juga pernah ke sana


Menggulir melalui teleponnya


Menonton orang lain


Membuat keluarga terlihat mudah


Untuk ibu dengan karir


Siapa yang tidak bisa libur sepanjang tahun?


Jadi dia harus membayar orang lain


Untuk merawat bayinya


Untuk para ibu yang tersesat


Ditarik di bawah ombak


Siapa yang perlu menangis minta tolong


Tapi tenggelam dalam rasa malu mereka


Untuk para ibu yang sedang jatuh


Dan bahkan tidak bersuara


Siapa yang tidak tahu bahwa mereka rusak


Sampai mereka menyentuh tanah


Yang ini untukmu


Saya juga pernah ke sana


Dan suatu hari Anda akan menemukan


Dari seorang wanita menjadi seorang ibu


Itu mungkin menghancurkanmu tapi mungkin menyelamatkanmu

__ADS_1


Untuk ibu di cermin


Siapa yang berharap dia lebih kurus


Karena sekarang tubuhnya tidak


Seseorang yang dia kenal


Dan untuk para ibu seperti saya


Siapa yang hancur begitu tiba-tiba


aku harap kamu sadar


Kamu tidak sendiri


Yang ini untukmu


Yang ini untukmu


Karena aku juga pernah ke sana


Saya juga pernah ke sana


(Aku cinta kamu ibu)


"Kata kata nya sangat indah.." puji ibu.


"Ya, sebenarnya ini dikhususkan pada saat hari ibu. Namun, karena Mak phi-khun sakit, jadi dia baru bisa menulis ini sekarang. Ini bukan hanya ditujukan kepada Ibu Jihan saja, tetapi kepada seluruh isi yang ada di dunia."


Ibu Jihan tersenyum dan mencium kening Jihan.


"Terima kasih karena kamu sudah berjuang keras untuk memperjuangkan kesehatan ibu."


Deg !!


Jihan tersenyum, semoga saja setelah ini sang Ibu tidak akan pernah menanyakan pekerjaan apa yang sebenarnya dilakukan oleh Jihan.


Semoga saja setelah ini ibu tidak akan curiga Jika ternyata adiknya masih ada bersama dengan Jihan.


Dulu, Jihan tidak mengatakan kepada sang Ibu bahwa dirinya hamil. Jihan menyembunyikan kehamilannya karena memang Ibunya sudah harus menjalani peralatan dirinya sakit sejak Jihan tahu jika dirinya hamil.


Alika berumur satu tahun saat sang Ibu dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang, Jihan mengatakan Alika adalah anak dari sahabatnya yang dititipkan olehnya.


Jihan tahu tidak seharusnya dia berbohong, Jihan hanya belum siap untuk mengatakan yang sebenarnya kepada sang ibu.


Hingga tak lama kemudian, Alika dan bik Santi datang.


"Dia?" tanya ibu yang fokus kepada Alika.


"Dia Alika, bu."


Jihan tidak dapat terpotong lagi, Dia kemudian menceritakan yang sebenarnya terjadi kepadanya dan tentang siapa Alika sebenarnya.


Sambil menangis dan bersimpuh di hadapan ibu, Jihan menceritakan semuanya. Terkecuali pekerjaan nya tentu saja.


"Ya sudah, bagaimanapun yang terjadi padamu adalah sebuah kecelakaan. Ibu merasa bangga karena kamu tidak menggugurkan bayi yang tidak berdosa itu dan justru merawatnya hingga sekarang dia menjadi gadis yang sangat cantik. Semoga setelah ini kamu bisa menemukan kebahagiaan."


Tak lama berselang Rayhan datang dan langsung menghampiri ibu Jihan.


"Halo Ibu calon mertua, apa ibu calon mertua baik baik saja?"


Jihan melongo sementara Ibu langsung mengkerutkan dahinya.


"Apa kamu pria yang sudah memperkosaa anak saya beberapa tahun lalu?"


"Tidak, tapi saya baru memeperkosaa nya beberapa hari yang lalu."


Dieng !!


Ibu langsung menatap ke arah Jihan dan bik Santi secara bergantian.


Ya Tuhan, mulut laki-laki ini kenapa tidak bisa dikondisikan. Jika saja bukan dia yang sudah mencarikan jantung Ibu aku, mungkin aku sudah menendangnya keluar dari planet bumi sekarang juga.


...----------------...


Di sisi lain, Argan mulai menemukan fakta bahwa Jihan yang tidak sengaja bertabrakan dengannya di mall adalah Jihan yang sama. Jihan yang beberapa waktu lalu harus membantunya terlepas dari efek obat perangsang yang sudah diubun ubun.


Come può il capo essere sicuro che Jihan sia lo stesso Jihan?" chiese Louhan


"Dari mana bos yakin jika Jihan itu adalah Jihan yang sama?" tanya Louhan


Ho visto lo stesso segno sul retro del collo. Ora ti chiedo di informarti su Jihan, se ha un figlio di 5 anni e non ha marito. Puoi stare certo che questo è il Jihan che stavo cercando.


"Aku melihat tanda yang sama yang ada di leher bagian belakang. Sekarang aku minta kamu untuk mencari tahu tentang Jihan itu, jika dia memiliki seorang anak yang berusia 5 tahun dan tidak memiliki suami. Bisa di pastikan bahwa itu adalah Jihan yang selama ini aku cari."


Tidak membutuhkan waktu lama bagi Louhan untuk menemukan semua informasi mengenai Jihan.


Louhan terkejut saat mendapati bahwa Jihan yang curigai sang bos adalah Jihan yang selama ini di cari.


...----------------...


...----------------...

__ADS_1


...----------------...


...----------------...


__ADS_2