
To the mothers who aren't sleeping
That are having trouble feeding
Too afraid to say they're not okay
No, not at all
To the mothers who feel empty
That aren't sure they're even ready
To be alone and responsible
For somebody so small
To the mothers who are lost
Pulled underneath the waves
Who need to cry for help
But are drowning in their shame
To the mothers who are falling
And don't even make a sound
Who don't know that they're broken
Until they hit the ground
This one's for you
I've been there too
I've been there too
To the mother that's at home
Scrolling through her phone
Watching everybody else
Make family look easy
To the mom with a career
Who can't off a whole year
So she has to pay somebody else
To take care of her baby
To the mothers who are lost
Pulled underneath the waves
Who need to cry for help
But are drowning in their shame
To the mothers who are falling
And don't even make a sound
Who don't know that they're broken
Until they hit the ground
This one's for you
I've been there too
And one day you'll discover
Going from a woman to a mother
It might break you but it might save you
To the mother in the mirror
Who wishes she was thinner
'Cause now her body isn't
Somebody that she knows
And to the mothers just like me
Who fell apart so suddenly
I hope you realize
__ADS_1
You're not alone
This one's for you
This one's for you
'Cause I've been there too
I've been there too
(I love you mom)
"Jihan, Ibu tidak bisa bahasa Inggris, apa kamu tidak bisa menyanyikan lagu Indonesia saja?" ucap Ibu.
Jihan tersenyum kemudian kembali menyanyikan lirik yang baru saja dia ucapkan, kali ini dengan bahasa yang di mengerti oleh Ibu nya.
Untuk para ibu yang belum tidur
Yang mengalami kesulitan makan
Terlalu takut untuk mengatakan mereka tidak baik-baik saja
Tidak, tidak sama sekali
Kepada ibu-ibu yang merasa hampa
Itu tidak yakin mereka bahkan siap
Untuk menyendiri dan bertanggung jawab
Untuk seseorang yang sangat kecil
Untuk para ibu yang tersesat
Ditarik di bawah ombak
Siapa yang perlu menangis minta tolong
Tapi tenggelam dalam rasa malu mereka
Untuk para ibu yang sedang jatuh
Dan bahkan tidak bersuara
Siapa yang tidak tahu bahwa mereka rusak
Sampai mereka menyentuh tanah
Yang ini untukmu
Saya juga pernah ke sana
Saya juga pernah ke sana
Menggulir melalui teleponnya
Menonton orang lain
Membuat keluarga terlihat mudah
Untuk ibu dengan karir
Siapa yang tidak bisa libur sepanjang tahun?
Jadi dia harus membayar orang lain
Untuk merawat bayinya
Untuk para ibu yang tersesat
Ditarik di bawah ombak
Siapa yang perlu menangis minta tolong
Tapi tenggelam dalam rasa malu mereka
Untuk para ibu yang sedang jatuh
Dan bahkan tidak bersuara
Siapa yang tidak tahu bahwa mereka rusak
Sampai mereka menyentuh tanah
Yang ini untukmu
Saya juga pernah ke sana
Dan suatu hari Anda akan menemukan
Dari seorang wanita menjadi seorang ibu
Itu mungkin menghancurkanmu tapi mungkin menyelamatkanmu
__ADS_1
Untuk ibu di cermin
Siapa yang berharap dia lebih kurus
Karena sekarang tubuhnya tidak
Seseorang yang dia kenal
Dan untuk para ibu seperti saya
Siapa yang hancur begitu tiba-tiba
aku harap kamu sadar
Kamu tidak sendiri
Yang ini untukmu
Yang ini untukmu
Karena aku juga pernah ke sana
Saya juga pernah ke sana
(Aku cinta kamu ibu)
"Kata kata nya sangat indah.." puji ibu.
"Ya, sebenarnya ini dikhususkan pada saat hari ibu. Namun, karena Mak phi-khun sakit, jadi dia baru bisa menulis ini sekarang. Ini bukan hanya ditujukan kepada Ibu Jihan saja, tetapi kepada seluruh isi yang ada di dunia."
Ibu Jihan tersenyum dan mencium kening Jihan.
"Terima kasih karena kamu sudah berjuang keras untuk memperjuangkan kesehatan ibu."
Deg !!
Jihan tersenyum, semoga saja setelah ini sang Ibu tidak akan pernah menanyakan pekerjaan apa yang sebenarnya dilakukan oleh Jihan.
Semoga saja setelah ini ibu tidak akan curiga Jika ternyata adiknya masih ada bersama dengan Jihan.
Dulu, Jihan tidak mengatakan kepada sang Ibu bahwa dirinya hamil. Jihan menyembunyikan kehamilannya karena memang Ibunya sudah harus menjalani peralatan dirinya sakit sejak Jihan tahu jika dirinya hamil.
Alika berumur satu tahun saat sang Ibu dinyatakan sehat dan diperbolehkan pulang, Jihan mengatakan Alika adalah anak dari sahabatnya yang dititipkan olehnya.
Jihan tahu tidak seharusnya dia berbohong, Jihan hanya belum siap untuk mengatakan yang sebenarnya kepada sang ibu.
Hingga tak lama kemudian, Alika dan bik Santi datang.
"Dia?" tanya ibu yang fokus kepada Alika.
"Dia Alika, bu."
Jihan tidak dapat terpotong lagi, Dia kemudian menceritakan yang sebenarnya terjadi kepadanya dan tentang siapa Alika sebenarnya.
Sambil menangis dan bersimpuh di hadapan ibu, Jihan menceritakan semuanya. Terkecuali pekerjaan nya tentu saja.
"Ya sudah, bagaimanapun yang terjadi padamu adalah sebuah kecelakaan. Ibu merasa bangga karena kamu tidak menggugurkan bayi yang tidak berdosa itu dan justru merawatnya hingga sekarang dia menjadi gadis yang sangat cantik. Semoga setelah ini kamu bisa menemukan kebahagiaan."
Tak lama berselang Rayhan datang dan langsung menghampiri ibu Jihan.
"Halo Ibu calon mertua, apa ibu calon mertua baik baik saja?"
Jihan melongo sementara Ibu langsung mengkerutkan dahinya.
"Apa kamu pria yang sudah memperkosaa anak saya beberapa tahun lalu?"
"Tidak, tapi saya baru memeperkosaa nya beberapa hari yang lalu."
Dieng !!
Ibu langsung menatap ke arah Jihan dan bik Santi secara bergantian.
Ya Tuhan, mulut laki-laki ini kenapa tidak bisa dikondisikan. Jika saja bukan dia yang sudah mencarikan jantung Ibu aku, mungkin aku sudah menendangnya keluar dari planet bumi sekarang juga.
...----------------...
Di sisi lain, Argan mulai menemukan fakta bahwa Jihan yang tidak sengaja bertabrakan dengannya di mall adalah Jihan yang sama. Jihan yang beberapa waktu lalu harus membantunya terlepas dari efek obat perangsang yang sudah diubun ubun.
Come può il capo essere sicuro che Jihan sia lo stesso Jihan?" chiese Louhan
"Dari mana bos yakin jika Jihan itu adalah Jihan yang sama?" tanya Louhan
Ho visto lo stesso segno sul retro del collo. Ora ti chiedo di informarti su Jihan, se ha un figlio di 5 anni e non ha marito. Puoi stare certo che questo è il Jihan che stavo cercando.
"Aku melihat tanda yang sama yang ada di leher bagian belakang. Sekarang aku minta kamu untuk mencari tahu tentang Jihan itu, jika dia memiliki seorang anak yang berusia 5 tahun dan tidak memiliki suami. Bisa di pastikan bahwa itu adalah Jihan yang selama ini aku cari."
Tidak membutuhkan waktu lama bagi Louhan untuk menemukan semua informasi mengenai Jihan.
Louhan terkejut saat mendapati bahwa Jihan yang curigai sang bos adalah Jihan yang selama ini di cari.
...----------------...
...----------------...
__ADS_1
...----------------...
...----------------...