Terpaksa Menjadi Purel

Terpaksa Menjadi Purel
Kebingungan


__ADS_3

Jihan, I know it should have been 5 years ago. Exactly that night I did not force you to serve me, so you had to become pregnant and give birth to my two hearts. It must not be easy for you to live the role of a pregnant woman without a man beside her. I can feel the suffering you went through during those 5 years. Now, allow me to atone for all the sins I ha.ve ever done to you.


"Jihan, aku tahu seharusnya 5 tahun yang lalu. Tepatnya malam itu Aku tidak memaksa kamu untuk melayaniku, sehingga kamu harus hamil dan melahirkan dua hatiku. Pasti tidak mudah bagi kamu menjalani peran sebagai seorang wanita hamil tanpa adanya pria di sampingnya. Aku bisa merasakan penderitaan yang kamu alami selama 5 tahun itu. Sekarang, izinkan aku untuk menebus semua dosa yang pernah aku lakukan kepada kamu."


Deg !!


Tiba-tiba Jihan kembali mengingat kejadian 5 tahun lalu.


(Forget it Sir, I will not demand anything from you and your family. Let me live my life as before.)


"Lupakan saja Tuan, Saya tidak akan menuntut apapun dari anda dan keluarga. Biarkan saya menjalani kehidupan saya seperti sebelumnya."


(I will not stop until you give me a chance to fix things and make up for the mistakes I have made)


"Aku tidak akan berhenti sampai kamu memberikan aku kesempatan untuk memperbaiki keadaan dan menebus kesalahan yang sudah aku perbuat."


Jihan melihat ke arah Louhan, seolah-olah ingin meminta bantuan kepada Louhan untuk membujuk Argan agar membiarkannya pergi.


(Signore, dovrebbe rispettare la decisione della signorina Jihan. Dopo tutto, quell'incidente è stato molto tempo fa. Sembra che anche la signorina Jihan sia a suo agio con la sua vita.)


"Tuan, sebaiknya Anda menghargai keputusan dari nona Jihan. Bagaimanapun juga, kejadian itu sudah sangat lama sekali. Sepertinya nona Jihan juga sudah nyaman dengan kehidupannya," ucap Louhan pada Argan.


(Se è così, qualcuno continuerà a fare pressioni sulla signorina Jihan. Potrebbe essere che la signorina Jihan scompaia davvero e non la ritroveremo mai più. Faresti meglio a dare alla signorina Jihan il tempo di pensare.)


"Jika seperti ini, ada yang terus menekan Nona Jihan. Bisa jadi, Nona Jihan justru akan pergi menghilang dan tidak akan pernah kita temukan lagi. Lebih baik anda memberikan waktu kepada Nona Jihan untuk berpikir," ucap Louhan lagi setelah dia mengetahui bahwa tuan nya masih terdiam.


Argan akhirnya membiarkan Jihan untuk pergi, Argan berjanji pada dirinya sendiri bahwa dia akan mendapatkan hati Jihan. Sehingga dengan sukarela Jihan akan menerima keputusannya yang ingin membangun bahtera rumah tangga bersama dengannya.

__ADS_1


Tiga hari berlalu...


Jihan memilih untuk berada di dalam rumah dan tidak pernah lagi keluar setelah pertemuannya dengan Argan. Orang yang merupakan ayah kandung dari Alika.


Rayhan dan Abas juga belum memberikan kabar selama beberapa hari terakhir ini kepada Jihan. Itu membuat Jihan berpikir apakah dia hanya akan menjadi simpanannya saja.


"Jihan, kamu kenapa?" tanya Ibu saat melihat Jihan terdiam.


"Tidak ada."


"Ibu tahu kamu sedang di lema yang sangat besar. Jihan, Tuan Rayhan sudah sangat berjasa pada kita. Karena dia juga Ibu bisa sembuh. Jangan lupakan bahwa kamu memiliki hutang budi pada mereka."


"Ibu berbicara seperti itu, apa karena memang merasa memiliki hutang budi? atau takut kehilangan kemewahan yang sedang kita jalani?" tanya Jihan.


"Dua, dua nya."


"Apa maksud kamu dengan mengatakan seperti itu?" tanya Ibu.


"Aku hanya merasa bahwa ibu sudah terbiasa dengan kemewahan yang diberikan oleh Tuan Rayhan, sehingga Ibu tidak ingin kita kehilangan semuanya jika aku memilih untuk memberikan kesempatan kepada orang yang merupakan ayah dari Alika."


"Ibu tidak menginginkannya hanya karena Ibu membutuhkannya, tetapi karena seseorang memilikinya dan kamu juga menginginkannya."


"Ibu..."


"Jihan, Kamu mungkin sudah melakukan hubungan yang terlalu jauh dengan Tuan Rayhan, apa kamu akan membiarkan tubuh mu di gunakan begitu saja tanpa ada ikatan pernikahan seperti yang sebelumnya terjadi padamu sehingga kamu sekarang memiliki Alika?"


Perkataan Ibu benar-benar seperti boomerang bagi Jihan. Jihan memilih untuk berpura-pura mengantuk dan pergi ke kamar meninggalkan ibunya.

__ADS_1


Apa yang harus aku lakukan? di sisi lain ada Tuan Rayhan yang sudah sangat berjasa terhadap kehidupan ku dan juga ibuku. Di sisi lain, ada orang yang menyebabkan semua kehidupan buruk ini terjadi padaku, yang berjanji akan memperbaiki semuanya. Aku harus apa?


Jihan tidak tahu jika di malam yang sama dan di dua tempat yang berbeda. Dua keluarga sedang marah karena penyataan dari anak laki-lakinya yang mengatakan bahwa mereka ingin menikahi Jihan.


Rayhan dengan keberanian mengatakan kepada semua keluarga besar, bahwa dia sudah meletakkan jejak kepemilikan saham bocil pada seorang wanita yang mampu memikat hatinya. Rayhan mengatakan siapa Jihan kepada para keluarga besarnya, karena memang dalam silsilah keluarga Rayhan ada istilah jangan ada dusta diantara kita.


Sementara itu, Argan dengan berani menentang perjodohan dan mengatakan bahwa dia akan menikahi wanita yang sudah mengandung dan melahirkan anaknya lima tahun lalu.


Mama Argan benar-benar di buat malu oleh sikap Argan yang secara terang-terangan menolak perjodohan.


Argan dan Rayhan sama sama memilih untuk pergi meninggalkan keluarga saat semuanya menentang keputusan yang dibuat.


Louhan dan Abas yang mengetahui bahwa perang dunia akan segera pecah, memilih jalan pintas untuk mengembalikan Jihan.


Louhan tentu saja sedikit kesulitan mencari di mana Jihan tinggal selama berada di negara itu. Sementara Abas yang memang sudah mengetahui di mana Jihan tinggal, segera memerintahkan kepada orang-orangnya agar membuat skenario yang membuat Jihan pergi meninggalkan rumah yang sekarang ditempati sebelum Rayhan kembali.


Jihan dan keluarga tentu saja terkejut karena tiba-tiba ada beberapa orang yang mengaku pengawal dari Rayhan, dan mengatakan bahwa mereka diperintahkan untuk membawa Jihan dan keluarga ke suatu tempat yang lebih nyaman.


Jihan mencoba untuk menghubungi Rayhan, karena sejatinya Jihan tidak mudah percaya kepada orang asing terutama saat Rayhan pernah mengatakan bahwa jika bukan dirinya sendiri yang menghubungi Jihan, Jangan pernah percaya jika ada seseorang yang mengatasnamakan dirinya.


Rayhan, kamu dimana?


...----------------...


...----------------...


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2