Terpaksa Menjadi Purel

Terpaksa Menjadi Purel
Maaf, aku mencintaimu.


__ADS_3

Oh, oh, oh


Oh, oh, oh


Oh, oh, oh, oh


Oh, oh, oh, oh


Sial kenapa dia menyanyi sambil mendesah?


Oh, oh, oh


Oh, oh, oh


Oh, oh, oh, oh


Oh, oh, oh, oh


Kami berdua masih muda ketika saya pertama kali melihat Anda


We were both young when I first saw you


Aku memejamkan mata dan kilas balik dimulai


I close my eyes and the flashback starts


Aku berdiri di sana


I'm standin' there


Di balkon di udara musim panas


On a balcony in summer air


Lihat lampunya, lihat pestanya, gaun pestanya


See the lights, see the party, the ball gowns


Sampai jumpa melewati kerumunan


See you make your way through the crowd


Dan katakan, "Halo"


And say, "Hello"


Sedikit yang saya tahu


Little did I know


Bahwa Anda adalah Romeo, Anda melempar kerikil


That you were Romeo, you were throwin' pebbles


Dan ayahku berkata, "Jauhi Juliet"


And my daddy said, "Stay away from Juliet"


Dan aku menangis di tangga


And I was cryin' on the staircase


Mohon Anda, "Tolong jangan pergi," dan saya berkata


Beggin' you, "Please don't go, " and I said


Romeo, bawa aku ke suatu tempat kita bisa sendirian


Romeo, take me somewhere we can be alone


Aku akan menunggu, semua yang tersisa untuk dilakukan adalah lari


I'll be waiting, all there's left to do is run


Anda akan menjadi pangeran dan saya akan menjadi putri


You'll be the prince and I'll be the princess


Ini kisah cinta, sayang, katakan saja, "Ya"


It's a love story, baby, just say, "Yes"


Jadi saya menyelinap ke taman untuk melihat Anda

__ADS_1


So I sneak out to the garden to see you


Kami diam, karena kami akan mati jika mereka tahu


We keep quiet, 'cause we're dead if they knew


Jadi tutup matamu


So close your eyes


Kabur dari kota ini sebentar, oh oh


Escape this town for a little while, oh oh


Karena kamu adalah Romeo, aku adalah surat merah


'Cause you were Romeo, I was a scarlet letter


Dan ayahku berkata, "Jauhi Juliet"


And my daddy said, "Stay away from Juliet"


Tapi kamu adalah segalanya bagiku


But you were everything to me


Aku memohon padamu, "Tolong jangan pergi," dan aku berkata


I was beggin' you, "Please don't go, " and I said


Romeo, bawa aku ke suatu tempat kita bisa sendirian


Romeo, take me somewhere we can be alone


Aku akan menunggu, semua yang tersisa untuk dilakukan adalah lari


I'll be waiting, all there's left to do is run


Anda akan menjadi pangeran dan saya akan menjadi putri


You'll be the prince and I'll be the princess


Ini kisah cinta, sayang, katakan saja, "Ya"


It's a love story, baby, just say, "Yes"


Romeo, save me, they're tryna tell me how to feel


Cinta ini sulit tapi nyata


This love is difficult, but it's real


Jangan takut, kita akan keluar dari kekacauan ini


Don't be afraid, we'll make it out of this mess


Ini kisah cinta, sayang, katakan saja, "Ya"


It's a love story, baby, just say, "Yes"


Aduh


Oh, oh


Aku lelah menunggu


I got tired of waiting


Bertanya-tanya apakah Anda pernah datang


Wonderin' if you were ever comin' around


Iman saya pada Anda memudar


My faith in you was fading


Saat aku bertemu denganmu di pinggiran kota, dan aku berkata


When I met you on the outskirts of town, and I said


Romeo, selamatkan aku, aku merasa sangat kesepian


Romeo, save me, I've been feeling so alone

__ADS_1


Aku terus menunggumu, tapi kamu tidak pernah datang


I keep waiting for you, but you never come


Apakah ini di kepalaku?


Is this in my head?


Saya tidak tahu harus berpikir apa


I don't know what to think


Dia berlutut ke tanah dan mengeluarkan sebuah cincin


He knelt to the ground and pulled out a ring


Dan berkata, "Menikahlah denganku, Juliet"


And said, "Marry me, Juliet


Anda tidak akan pernah sendirian


You'll never have to be alone


Aku mencintaimu dan hanya itu yang aku tahu


I love you and that's all I really know


Aku sudah bicara dengan ayahmu, pilih gaun putih


I talked to your dad, go pick out a white dress


Ini kisah cinta, sayang, katakan saja, "Ya"


It's a love story, baby, just say, "Yes"


Rayhan gemetar, Dia terlihat menahan sesuatu saat melihat Jihan bernyanyi sambil mendesah.


Ya, sebenarnya Jihan bernyanyi seperti penyanyi pada umumnya. Entah kenapa, Rayhan mendengar bahwa setiap kali Jihan mengucapkan kata oh, yes. Itu terdengar seperti *******.


Rayhan tidak bisa menahan diri lagi. Dia segera bangkit dari tempat duduknya dan langsung memeluk serta mencivm Jihan.


Brak !!


Pyar !!


Semua piring yang sudah tertata cantik di meja yang akan mereka gunakan untuk menikmati hidangan spesial, jatuh tidak beraturan karena Rayhan langsung menidurkan Jihan di sana.


Pelayan yang buru-buru datang karena mengira ada sesuatu yang terjadi, langsung menundukkan kepala dan memilih untuk menutup pintu dan mengisyaratkan kepada semua mafioso agar menutup mata dan telinga.


"Ada apa?" tanya seorang mavioso dan beberapa pelayan yang terkejut karena pelayan tadi yang mencoba untuk mencari tahu apa yang terjadi, mengatakan kepada semuanya agar menutup mata dan telinga.


"Akan ada suara yang lebih merdu dari yang baru saja dinyanyikan oleh wanita cantik itu."


"Apa?"


"Sudah, aku yakin kalian tidak ingin mendengarnya."


Para pelayan dan beberapa mafioso lainnya tentu saja garuk-garuk kepala karena dia tidak mengerti maksud dari perkataan pelayan yang sudah lari terbirit-birit.


"Ada apa?"


"Aku tidak tahu."


Mereka kemudian sepakat untuk mengintip di balik pintu yang ada di sana. Mereka tahu jika hal itu tidak diperbolehkan dan hukumannya bisa sangat berat jika mereka ketahuan mengintip aktivitas yang dilakukan oleh tuannya.


Akan tetapi, rasa penasaran yang tinggi akan suara mengerikan yang segera muncul membuat mereka terpaksa melakukan.


Melihat Rayhan mulai meninggalkan pakaiannya membuat beberapa pelayan dan mafioso itu segera lari terbirit-birit.


"Sektor satu.. sektor satu... matikan lampu utama di balkon atas."


Jihan benar benar terkejut dengan serangan tiba-tiba dari Rayhan. Namun, jujur saja itu membuat nya bergairah.


"Jihat, maaf aku harus melakukan ini.."


"Maaf, aku mencintaimu.."


Jihan yang heran dengan apa yang dikatakan Rayhan, hendak bertanya namun Rayhan terlebih dahulu menusuk dirinya.


Ah..


...----------------...

__ADS_1


...----------------...


...----------------...


__ADS_2