
Rayhan dan Abas harus pergi mengunjungi kakek dan nenek tertua dalam sebuah kunjungan keluarga.
Abas berhasil mengelabui Rayhan, sehingga Rayhan tidak membawa Jihan ikut serta.
Abas mengatakan jika Jihan terkena penyakit cacar air.
Jihan sendiri merasa bahwa Abas mencoba untuk mengingatkan tentang siapa dirinya yang sebenarnya.
Jihan diam diam sudah mendapatkan pekerjaan menjadi penyanyi di kafe malam dengan bayaran yang lumayan.
Jihan akan berusaha mengumpulkan uang untuk membayar tagihan yang sudah Rayhan keluarkan untuk biaya hidup mereka dan operasi sang Ibu.
Walaupun sebenarnya Jihan mulai merasa getaran cinta dalam hatinya untuk Rayhan, tapi Abas selalu mengingatkan bahwa mereka tidak akan pernah bisa bersama.
Bukan Rayhan namanya jika tidak berhasil membuat Jihan merasa sangat bahagia.
Rayhan selalu menemukan lirik indah untuk menyakinkan Jihan, bahwa dia sangat menginginkan Jihan.
Mungkin aku bukanlah cinta yang paling sempurna
hanya sebatas hati yang ingin mencurah rasa padamu
karena mencintaimu adalah keindahan dilangit hatimu
dan dicintaimu adalah kesempurnaan kebahagiaan hatiku
Aku mencintaimu
seperti bunga mencintai keharumannya
seperti hujan mencintai tetasan airnya
seperti bulan mencintai langit malamnya
seperti matahari yang mencintai cahayanya
jantung ini takan pernah berdetak selamanya
tapi jika Tuhan mengizinkan
selama jantungku berdetak
ijinkan mencintaimu dalam ketulusan
Aku mencintaimu
bukan karena aku ingin memiliki apa yang ada didirimu
hanya ingin melihatmu tersenyum
melukis rasa bahagia disetiap titian hidupmu
Aku mencintaimu
bukan karena aku kagum pada dirimu
hanya ingin membuatmu sempurna
meski aku tak bernah bisa sempurna
Aku mencintaimu
bukan kemarin atau saat ini
tapi percayalah,
kemarin, kini dan nanti
adalah saat - saat dimana aku kan terus mencintaimu
"Rayhan, terkadang aku merasa bahwa aku bukanlah wanita yang pantas untuk kamu. Aku seorang purel."
"Purel atau bukan, kamu tetap membuat aku jatuh cinta. Ijinkan aku untuk menjadi pangeran di hati mu."
Jihan tersentuh, Rayhan mengajak Jihan untuk berdansa di iringi alunan musik yang mendukung suasana romantis di antara mereka.
Haruskah aku nyanyikan cintaku
Agar kau dengar suara hatiku
__ADS_1
Haruskah aku lukis rasa sayangku
Agar dapat kau lihat ketulusanku
haruskah kutulis semua kerinduanku
Agar kau sedikit saja mngerti Betapa aku menanti cintamu
selembar doa ku layangkan padamu
mengharap kau tetap disampingku
menemani lingkar hidupku
Meski aku tahu
Aku terasa tak mampu memilikimu
Hanya lewat guratan kata
Kuhaturkan segenap rasa
Yang kupendam dalam puncak asmara
Takan hilang dalam hitungan masa
Jika tuhan mngijinkan
Ijinkan aku menyangimu dalam derai tawa
Dalam tangis air mata
ataupun
Dalam cinta yang terpendam rahasia
puisi cinta pendek paling romantis terbaru untuk kekasih maupun pacar
Letih hati ku merintih menahan perih
sekeras usahaku setia padamu
sebanyak bukti cintaku untukmu
kau anggap hanya keterpaksaan
haruskah nyawa yang aku korbankan
agar kau percaya
haruskah hidupku ku gadaikan
agar kau tak lagi ragu
haruskah ku buang harga diriku
agar kau tak lagi gelisah
semoga, cinta ini akan terus bertahan
meski tak pernah kau yakinkan
semoga cinta ini akan tetap setia
meski hati ini hampir putus asa
Ini sudah hari ketiga sejak kepergian Rayhan, Jihan yang sedang tidak ada pekerjaan memilih untuk menghabiskan waktu sendiri. Alika selalu saja bermain dengan sang Ibu dan juga bi Santi. Membuat Jihan merasakan kerinduan yang amat dalam.
...Cinta…....
... Siapa dia? Hadirnya penuh tanya...
... Membawa sesuatu yang baru dalam hidupku...
... Sebuah rasa yang tak bisa ku jelaskan padamu...
... Cinta…...
... Manakala hati merasakan sebuah sentuhan itu...
__ADS_1
... Tersenyum ku dalam sebuah renungan...
... Dapat ku dengar suara hati kecilku...
... Bernyanyi menyenandungkan irama degup jantungku...
... Menari ku dalam hamparan impian...
... Cinta…...
... Ketika mata ini mampu menatapnya lebih tajam...
... Ketika bibir ini mampu berucap kasih untuknya...
... Ketika telinga ini mampu mendengarkan suara indahnya...
... Ketika kaki ini mampu melangkah lebih kokoh untuknya...
... Cinta…...
... Ketahuilah..hatiku berteriak ku cinta padanya...
... Cinta…...
... Ketahuilah..dia adalah kamu. Kamu yang ku cinta...
... Kamu yang memberikan warna-warna baru dalam hidupku...
... Menyinari hari-hariku bersamamu...
... Kau jantung hatiku...
... Kau pengobar semangat dalam setiap langkah hidupku...
... Kau keindahan penyejuk mataku...
... Percayakan hatimu untukku.....
... Kan ku jaga, bahagiakan slalu...
... Karna kaulah cintaku...
...----------------...
Sabtu malam, Jihan mendapatkan panggilan kerja di salah satu cafe untuk mengisi kekosongan bintang tamu yang berhalangan hadir. Setelah selesai membawakan beberapa buah lagu, Jihan terkejut karena saat dirinya akan segera pulang ke rumah agar ibunya tidak curiga tentang pekerjaannya. Jihan bertemu Argan.
(Jihan, please allow me to do a DNA test on Alika. I promise. If it turns out that Alika is not proven to be my flesh and blood, I will stop bothering you and will never appear before you again.)
"Jihan, aku mohon izinkan aku untuk melakukan tes DNA terhadap Alika. Aku berjanji Jika ternyata Alika tidak terbukti sebagai darah dagingku, aku akan berhenti mengganggu kamu dan tidak akan pernah lagi menampakkan diri di hadapan kamu."
Jihan terdiam, dia tidak tahu harus berbuat apa. Jujur saja, Jihan juga ingin melakukan tes DNA itu agar pria yang selalu mengganggunya ini berhenti mengikuti dirinya sepanjang waktu.
Namun di sisi lain Jihan juga takut jika ternyata pria yang selalu mengganggunya ini adalah Ayah biologis dari Alika Dan kemudian berniat untuk mengambilnya.
(Mr Argan. Why do you insist on doing a DNA test on Alika. Why don't you try to forget everything and just pretend that the woman who accidentally accepted your way was not me.)
"Tuan Argan. Kenapa Anda bersikeras ingin melakukan tes DNA terhadap Alika. Kenapa anda tidak mencoba untuk melupakan semuanya dan anggap saja bahwa wanita yang dulu tidak sengaja menerima cara milik Anda bukanlah saya," ucap Jihan.
(No, I have to make sure whether the first woman who is forced to receive my fluids is pregnant or not. Jihan, did you know that for the past 5 years I haven't been able to live in peace because I left my fluids on the body of a woman who even left in the morning when I opened my eyes. If you didn't leave right away, I would definitely be responsible for you and would never let you go before confirming whether you were pregnant or not.)
"Tidak, aku harus memastikan apakah wanita dulu yang terpaksa harus menerima cairan milikku hamil atau tidak. Jihan, tahukah kamu bahwa selama 5 tahun terakhir ini aku tidak bisa hidup dengan tenang karena aku meninggalkan cairan milikku pada tubuh seorang wanita yang bahkan langsung pergi di pagi hari saat aku membuka mata."
"Jika saja dulu kamu tidak langsung pergi, aku pasti akan bertanggung jawab terhadap kamu dan tidak akan pernah membiarkanmu pergi sebelum memastikan bahwa kamu hamil atau tidak."
(So I beg Jihan. let me do DNA test on Alika.)
"Jadi aku mohon Jihan. biarkan aku melakukan tes DNA terhadap Alika," pinta Argan.
(All right, as long as you promise after the results come out and it turns out that Alika isn't your daughter. You will stop bothering me.)
"Baiklah, asal kamu berjanji setelah hasilnya keluar dan ternyata Alika bukanlah Putri kamu. Kamu akan berhenti mengganggu aku."
"I promise."
...----------------...
...----------------...
...----------------...
__ADS_1
...----------------...