Terperangkap Antara Cinta Dan Dendam

Terperangkap Antara Cinta Dan Dendam
TACDD# 20


__ADS_3

Daniel melihat kalau mereka semua mulai berjalan memasuki gedung di belakang mereka namun masih tetap menggunakan masker di wajah mereka sehingga membuat Daniel tidak mengenal mereka semua. Rasa penasaran Daniel terus berlanjut hingga membuat dirinya turun dari dalam mobil dan berjalan mendekati gedung itu yang terlihat biasa biasa saja dari luar namun siapa sangka ternyata di dalam sangat mewah dengan berbagai barang mahal di dalam sana yang bisa dipastikan pemilik gedung megah itu adalah orang yang sangat kaya raya.


Daniel mencari cara agar bisa melihat kondisi di dalam karena rasa penasarannya. Akhirnya Daniel menemukan sebuah jendela yang tembus langsung dengan keadaan di dalam sana yang mana di dalam seperti sedang melakukan sebuah perencanaan namun sayangnya Daniel tidak bisa mendengar apapun yang mereka bicarakan.


" Sial aku tidak bisa mendengar perkataan mereka. Tapi siapa mereka semua yang pemimpinnya seorang wanita? " gumam Daniel yang tanpa sengaja mengambil handphone miliknya yang terjatuh ke tanah saat dia mengambilnya dari saku celananya.


Daniel berjongkok ke tanah karena ingin mengambil handphone miliknya yang tadi terjatuh. Daniel kembali berdiri namun alangkah terkejutnya Daniel saat melihat seorang wanita yang menjadi sasaran penasaran dirinya sedang berdiri tepat di hadapannya.

__ADS_1


Daniel hanya bisa melihat kedua mata wanita itu yang menurutnya sangat indah namun tidak dengan wajahnya yang masih tertutup oleh masker hingga Daniel tidak bisa mengenali wanita di depannya.


" Indah " batin Daniel yang sesaat terpana dengan mata indah milik wanita itu.


" Siapa kau? " tanya Daniel dingin yang sangat penasaran dengan seorang wanita di depannya.


Tatapan wanita itu sangat tajam kepada Daniel yabg seperti tatapan membenci kepada Daniel bahkan Daniel bisa melihat dan merasakan tatapan kebencian kepada dirinya. Wanita misterius itu secepat kilat mengambil sebuah pistol dan langsung menodongkannya tepat di depan wajah Daniel hingga membuat Daniel sesaat terkejut dengan wanita yang tiba tiba menodongkan senjata api kepadanya, namun Daniel hanya bersikap biasa saja tanpa merasa takut sedikitpun.

__ADS_1


Daniel mengerutkan keningnya saat mendengar ucapan wanita itu yang tiba tiba menyebutnya dirinya dengan sebutan aneh itu. Mendengar teriakan wanita itu semua orang di dalam keluar dan mereka semua juga sudah menodongkan pistol ke arah Daniel. Daniel kembali hanya bersikap biasa saja tapi pikirannya masih memikirkan ucapan wanita tadi.


" Mungkin anda salah orang " kata Daniel santai sembari menodongkan sebuah senjata juga ke wanita itu.


Semua bawahan wanita itu sudah bersiap untuk menembak Daniel namun di cegah oleh wanita itu yang mengangkat tangannya untuk menghentikan anak buahnya. Wanita itu menurunkan kembali pistol miliknya dan dimasukkan juga ke dalam jaketnya.


Daniel juga menurunkan pistolnya saat melihat wanita itu menurunkan senjatanya namun ada sedikit rasa heran dan aneh dengan wanita itu menurut Daniel.

__ADS_1


" Kita pergi! " kata wanita itu singkat dan semua orang langsung masuk ke dalam mobil mereka dan wanita itu masuk ke sebuah mobil dan bisa terlihat oleh Daniel ada seorang wanita juga di dalam mobil itu.


" Aneh! " kata Daniel saat melihat semua mobil mulai berjalan hingga sekarang hanya tinggal dirinya saja di tempat itu. Sesaat Daniel memandang lagi gedung besar itu sebelum pergi juga dari sana


__ADS_2