Terperangkap Antara Cinta Dan Dendam

Terperangkap Antara Cinta Dan Dendam
TACDD# 26


__ADS_3

Sekitar lima belas menit Daniel berada di dalam kamar mandi dan akhirnya Daniel keluar dengan sudah menggunakan pakaiannya lengkap dan tatapannya tertuju kepada seorang gadis yang baru beberapa jam tadi menjadi istrinya yang sedang duduk di tepi ranjang namun sepertinya gadis itu tidak menyadari keberadaan Daniel yang berada dibelakangnya.


Daniel berjalan mendekati istrinya yang entah kenapa Daniel ingin berdekatan dengan gadis cantik yang sudah menjadi istri sahnya. Daniel berjalan perlahan lahan hingga membuat Clarissa refleks berdiri dan menghadap ke arah Daniel saat merasa ada seseorang yang mendekatinya yang ternyata adalah suaminya.


Clarissa kembali menundukkan kepalanya karena gugup karena dia baru pertama kali ini berdekatan dengan seorang pria setelah seseorang yang dekat dengannya. Clarissa memang tidak pernah berduaan seperti ini sebelumnya namun sekarang dia benar benar sedang berdua dengan seorang pria tampan yang tak lain adalah suaminya.


" Kenapa menunduk? " tanya Daniel yang sudah berdiri tepat di depan sang istri bahkan sangat dekat yang hanya berjarak beberapa senti saja.

__ADS_1


" Gak kok! " kata Clarissa yang otomatis langsung menatap Daniel setelah Daniel menanyakan hal itu.


Daniel menyunggingkan senyumannya mendengar jawaban yang tidak dia inginkan dari sang istri. Daniel berjalan perlahan lahan mendekati Clarissa yang secara refleks membuat Clarissa memundurkan langkahnya. Daniel terus berjalan hingga sekarang Clarissa sudah terpojok di dinding, Clarissa yang akan keluar karena pojokan itu dengan cepat dihalang oleh Daniel dengan mengunci tubuh Clarissa di dinding dengan kedua tangannya.


Clarissa semakin di buat gugup dengan perlakuan Daniel karena walaupun mereka sudah menjadi suami istri tapi tetap saja Clarissa belum siap jika Daniel meminta haknya. Clarissa bisa terlihat dengan jelas wajah tampan milik suaminya yang sekarang berjarak hanya sekitar dua senti meter darinya.


" Kenapa harus gugup, kita sudah menikah. Jadi aku sebagai suami mu bebas melakukan apapun denganmu istriku " bisik Daniel lagi namun Clarissa hanya bisa memejamkan matanya karena detakan jantungnya kini semakin cepat berdetak.

__ADS_1


" Tapi aku belum siap " itulah satu kata yang keluar dari mulut Clarissa sembari menundukkan kepalanya.


Daniel tersenyum sembari menarik tubuh Clarissa dan membawanya kedalam pelukannya dengan satu tangan membelai lembut rambut indah Clarissa yang terurai.


" Clarissa... Kita sudah menikah sekarang dan ini menjadi tugas aku yang akan terus bertanggung jawab kepada istriku. Aku akan selalu menjaga dirimu istriku dan satu lagi aku akan mencintaimu, ingatlah itu aku akan berusaha untuk bisa mencintaimu karena sekarang kamu adalah istriku maka selamanya akan tetap menjadi istriku " kata Daniel yang begitu lembut entah apa yang membuatnya selembut itu pada Clarissa tapi Daniel merasa dia bahagia bila berdekatan dengan istrinya.


Daniel begitu berpikir sangat dewasa walaupun memang itulah prinsip hidupnya yang hanya akan menikah satu kali seumur hidup. Dan untuk sekarang Daniel akan terus berusaha mencintai Clarissa yang memang menjadi istrinya begitu juga dengan Clarissa yang tiba tiba meneteskan air mata terharunya mendengar ucapan Daniel.

__ADS_1


" Kamu nangis, kenapa, apa ada perkataan ku yang membuatmu menangis? " tanya Daniel sembari mengusap air mata dipipi Clarissa yang semakin membuat Clarissa terharu dan tanpa sengaja dia memeluk tubuh Daniel.


__ADS_2