Terperangkap Antara Cinta Dan Dendam

Terperangkap Antara Cinta Dan Dendam
TACDD# 25


__ADS_3

Semuanya berjalan begitu lancar tanpa ada hambatan atau halangan satupun yang menghalanginya acara megah pesta pernikahan seorang Daniel pengusaha muda yang kaya raya dengan seorang Clarissa yang hanya berasal dari kelurahan biasa saja. Semua orang yang hadir bahkan banyak yang menggosipkan Clarissa yang bisa menikah dengan Daniel, namun Clarissa tidak memperdulikan mereka semua.


Seluruh keluarga maupun kedua pengantin baru itu sama sama kelelahan dengan acara yang menguras habis tenaga mereka. Namun semuanya bernapas lega saat acara yang membuat mereka lelah sekaligus bahagia akhirnya selesai. Mereka semua masih berkumpul di ruang tengah kecuali dengan Clarissa yang sudah lebih dulu masuk ke dalam kamar milik Daniel yang sudah menjadi suaminya.


Clarissa yang sudah masuk ke dalam kamar pribadi milik Daniel memperhatikan setiap jengkal setiap sudut ruangan luas yang bernuansa hitam abu abu yang cocok untuk seorang pria. Clarissa mengedarkan semua pandangannya melihat ruangan itu setelah sebelumnya mengganti gaun pengantinnya dengan baju tidur.


" Bagus sekali kamar ini " kata Clarissa pada dirinya sendiri yang terus melihat kamar itu.

__ADS_1


Clarissa pun berjalan ke sebuah pintu yang mengantar langsung ke sebuah balkon luas kamar itu. Di balkon tersebut sudah lengkap dengan sebuah meja dan dua kursi yang mengelilingi meja tersebut. Clarissa tersenyum bahagia sembari mendudukkan tubuhnya tepat di salah satu balkon tersebut sembari menikmati keindahan malam apalagi dengan hembusan angin yang masuk kedalam kulit dia.


" Sungguh hari yang melelahkan! " kata Clarissa yang memejamkan kedua matanya namun dia membuka lagi matanya saat menerima panggilan masuk dari handphone miliknya yang berada di atas meja samping ranjang.


Clarissa berjalan ke arah ranjang dan menerima panggilan masuk itu setelah melihat siapa yang menelpon dirinya. Dengan senyum kebahagiaan Clarissa mengangkat telponnya dan mulai berbicara dengan orang di sebrang sana.


" Aku baik baik saja! " kata Clarissa setelah mendengar perkataan dari sebrang sana.

__ADS_1


Clarissa dibuat gugup dengan kedatangan Daniel yang kini sudah berada di depannya, karena masih gugup Clarissa memilih untuk menundukkan kepalanya karena tidak berani menatap pria tampan di depannya yang sudah berstatus menjadi suaminya.


" Ada yang bisa aku bantu? " tanya Clarissa gugup namun masih menundukkan kepalanya.


" Kalau bicara tatap lawan bicaranya! " kata Daniel hingga membuat Clarissa dengan cepat menatap wajah tampan Daniel.


Daniel menyunggingkan senyuman saat Clarissa menatap dirinya namun Clarissa malah semakin dibuat gugup oleh Daniel. Clarissa sudah dewasa dan dia mengerti apa yang dimaksud dengan malam ini yang adalah malam pertama mereka, tapi Clarissa masih belum siap untuk melakukan yang memang harus dilakukan olehnya sebagai seorang istri.

__ADS_1


" Tolong siapkan air untuk aku mandi, dan satu lagi tolong siapkan baju tidur untukku " kata Daniel tersenyum pada Clarissa.


" Baik " jawab Clarissa gugup namun sesaat dia dibuat kagum dan terpana dengan Daniel saat tersenyum padanya yang membuat Daniel semakin tampan dan sekarang Daniel sudah menjadi suaminya walaupun belum ada rasa cinta diantara keduanya.


__ADS_2