
Daniel baru saja sampai di rumah miliknya dengan wajah yang terlihat begitu bahagia karena semenjak dari tadi dia terus tersenyum. Daniel begitu senang pulang ke rumah, entah apa yang sedang dirasakan olehnya tapi yang pasti dia begitu merindukan wanita yang baru beberapa hari menjadi istrinya.
Daniel langsung masuk ke dalam rumah yang pastinya dengan perasaan senang karena bisa bertemu dengan istri yang dirindukan olehnya padahal mereka berpisah baru beberapa jam yang lalu tapi sekarang Daniel malah merindukan wanita yang sedang meracuni pikirannya sekarang.
Daniel mengerutkan keningnya saat tidak melihat wanita yang sedang meracuni pikirannya karena, karena Clarissa Daniel rela pulang lebih cepat dari kantor hanya ingin menemui Clarissa. Daniel mencoba mencari dan memanggil namanya namun tidak ada yang menjawab dirinya.
" Clarissa? " panggil Daniel yang sama sekali tidak melihat keberadaan istrinya di rumah miliknya dia hanya melihat beberapa orang pekerja yang ada disana.
__ADS_1
Daniel terus mencari istrinya di setiap penjuru rumah besar itu namun masih tetap tidak menunjukkan keberadaan istrinya. Daniel yang tidak melihat keberadaan istrinya dalam rumah menjadi khawatir dan panik sehingga dia berteriak teriak sehingga semua yang ada dalam rumah itu keluar dan bertemu tuan mereka yang terlihat seperti sedang marah.
" Dimana istriku? " teriak Daniel dengan wajah yang sudah memerah menahan amarahnya entah kenapa dia bisa semarah seperti ini.
Semua pekerja rumah besar itu menunduk ketakutan karena mereka semua memang tidak melihat keberadaan nyonya mereka semenjak dari tadi karena mereka disibukkan dengan pekerja mereka sehingga semuanya tidak melihat nyonya atau lebih tepatnya istri dari tuan muda rumah itu.
" Ada apa ini kenapa kamu memarahi mereka Daniel? " tanya Hani yang baru saja masuk ke dalam rumah bersama suaminya namun mereka sudah mendengar teriakkan Daniel pada pekerja rumah mereka.
__ADS_1
Daniel membuang napasnya kasar karena kalau sudah ada kedua orangtuanya dia lebih memilih diam. Daniel berjalan cepat keluar sembari melepaskan jasnya karena dia merasa sangat panas karena suasana hatinya sedang tidak bersahabat karena Clarissa yang tiba tiba menghilang.
" Assalamualaikum " kata seseorang dari arah luar berjalan masuk dengan kedua tangannya sudah penuh dengan barang belanjaan dan dia tidak sengaja menabrak Daniel yang juga sedang berjalan keluar.
Seseorang itu yang tak lain adalah Clarissa hampir terjatuh karena tidak sengaja menabrak tubuh Daniel yang jauh lebih besar daripada dirinya namun beruntung karena Daniel langsung menangkap tubuhnya yang hampir terjatuh ke lantai bersamaan barang barang belanjaan yang sudah lebih dulu berada dilantai berserakan.
" Maaf " kata Clarissa yang langsung memperbaiki posisi mereka sembari menundukkan kepalanya merasa bersalah.
__ADS_1
" Kamu darimana saja? " tanya Daniel menatap istrinya.
" Seperti kecurigaan ku, ternyata pulang lebih awal, beruntungnya aku membeli bahan dapur ini. Tapi apa dia curiga denganku? " batin Clarissa yang merutuki kebodohan dirinya yang tidak bisa pulang sebelum Daniel pulang karena keadaan jalan yang dia lewati begitu macet sehingga dia sedikit telat pulang kerumah