Terperangkap Antara Cinta Dan Dendam

Terperangkap Antara Cinta Dan Dendam
TACDD# 30


__ADS_3

Seorang wanita cantik dengan baju berwarna pink muda yang panjang sampai atas lutut dan dengan rambut yang terurai indah sepanjang bawah bahunya yang begitu terlihat sangat indah untuk dirinya yang begitu cantik. Wanita tersebut seperti sedang menunggu seseorang di sebuah cafe kecil namun terlihat elegan terbukti dari banyaknya pengunjung yang datang ke sana.


Wanita yang menunggu seseorang itu lebih memilih memainkan handphone miliknya untuk mengusir kebosanan karena menunggu. Memang menunggu adalah suatu hal yang membuat siapa saja yang mengalaminya pasti akan kesal dan menunggu adalah hal yang paling membosankan. Tiba tiba wajah wanita itu berubah menjadi sendu tatkala saat melihat sebuah foto di handphone miliknya yang membuat dirinya senang sekaligus sedih setiap kali melihat foto itu.


Melihat sambil mengusap foto itu bisa membuat sang wanita terlihat sedikit lebih baik yang terus berusaha tidak menjadi lemah karena tujuan hidupnya sekarang harus menjadi wanita yang kuat agar semua yang menjadi tujuannya sekarang bisa tercapai dan semua itu tidak akan pernah terjadi jika dirinya lemah.


" Ibu Ayah, aku sangat merindukan kalian " lirih wanita sembari menghapus air mata yang akhirnya lolos dari mata indahnya.


Dengan melihat foto kedua orangtuanya membuat dirinya kuat apalagi saat mengingat tujuan dirinya saat ini semakin membuat dia menjadi wanita kuat. Meskipun kedua orang yang paling di cintainya sudah tiada, tidak membuat dirinya sendiri karena masih ada dua orang pengganti orang tuanya yang sampai saat ini masih setia di sampingnya dan dengan berkat mereka berdua dirinya bisa bangkit dari keterpurukannya untuk membalaskan semua yang menjadi dendamnya selama ini.

__ADS_1


" Kak Clarissa! " panggil seorang wanita yang tidak kalah cantik darinya dengan senyuman yang terukir dari wajahnya yang membuat dirinya tersadar dari lamunannya saat nama miliknya di panggil seseorang.


Clarissa adalah wanita itu yang langsung menyunggingkan senyumannya saat melihat orang yang ditunggunya akhirnya datang. Kedua wanita cantik itu saling berpelukan melepas kerinduan mereka yang hampir beberapa hari tidak saling bertemu karena kesibukan dan kegiatan mereka.


Clarissa mempersilahkan wanita itu duduk setelah saling melepaskan pelukan mereka sekaligus melepaskan kerinduan dua wanita yang sudah saling dekat bahkan kedekatan mereka sudah seperti seorang kakak dan adik karena keduanya sama sekali tidak ada hubungan darah tapi hanya sebatas bos dan bawahannya.


" Ayu juga sangat merindukan kakak. Bagaimana kabar kakak dan.... " tanya Ayu namun langsung dibalas oleh Clarissa.


" Semuanya berjalan lancar bahkan sangat lancar melebihi yang kita rencanakan " jawab Clarissa dengan senyum yang sulit diartikan namun hal itu membuat Ayu langsung mengangguk mengerti.

__ADS_1


" Daniel, Dia menelpon " kata Clarissa saat melihat suara panggilan masuk dari handphone miliknya yang ternyata adalah orang yang baru saja mereka bicarakan. Clarissa langsung menjawab panggilan telpon itu dengan Ayu yang sudah diam untuk memberikan waktu untuk Clarissa berbicara.


" Kamu lagi apa? " tanya Daniel dibalik telponnya.


Clarissa mengerutkan keningnya saat mendengar pertanyaan dari Daniel itu namun dengan begitu pandai Clarissa melakukan yang seharusnya dia lakukan.


" Aku lagi di rumah saja mas. Ada apa mas? " kata Clarissa semanis dan selembut mungkin agar Daniel tidak curiga padanya.


Ayudia hanya tersenyum yang sulit diartikan melihat Clarissa sedang berbicara dengan Daniel bahkan Ayu begitu kagum pada Clarissa yang begitu pandai berakting dan itu semua dilakukan untuk tujuan mereka.

__ADS_1


__ADS_2