Terperangkap Antara Cinta Dan Dendam

Terperangkap Antara Cinta Dan Dendam
TACDD# 29


__ADS_3

" Tuan sepertinya ada yang ingin perusahaan ini hancur " kata Edward pada Daniel.


Daniel dan Edward sedang duduk membicarakan tentang perusahaan yang selama beberapa hari kebelakang sedikit bermasalah. Edward pun sudah mulai menyelidiki kasus tersebut dan mencari tahu siapa dalang yang ingin perusahaan milik Daniel hancur dan jatuh.


" Ya saya tahu, saya juga sedang menyelidiki semua ini. Tapi apakah kau menemukan informasi tentang siapa yang menjadi dalang dari semua ini? " tanya Daniel yang melihat sekilas pada Edward dan kembali melihat ke arah laptopnya.


Daniel juga sudah sedang menyelidiki siapa yang ingin menghancurkan bisnisnya karena menurutnya, musuhnya yang sekarang lebih berbahaya dari yang sebelumnya karena sampai sekarang musuhnya hampir bisa menjatuhkan usaha Daniel namun Daniel yang sudah mengetahui sejak awal yang mana dia curiga saat bisnisnya yang tidak berjalan seperti biasa, dan sejak saat itu Daniel sudah waspada dan mencoba melindungi usaha yang dia rintih dari nol sampai jaya seperti sekarang.

__ADS_1


Daniel terus berwaspada dengan musuh dirinya kali ini yang lebih berbahaya dan pastinya sangat berpengaruh di negara tersebut. Namun karena hebatnya musuh dirinya membuat Daniel sedikit sulit mengetahui siapa dalang dibalik ini semua apalagi mengingat kejadian yang menimpa sang mamah beberapa waktu yang lalu dan itu membuat Daniel semakin yakin kalau yang menjadi incaran musuhnya sekarang tidak hanya dirinya namun anggota keluarganya terutama Daniel sangat takut terjadi apa apa dengan Clarissa istrinya.


" Untuk saat ini belum tuan, tapi sepertinya mereka sangat berpengaruh di negara ini bahkan negara tetangga " kata Edward yang merasa pekerjaan kali ini tidak becus karena tidak bisa mengungkapkan kejanggalan saat ini sedangkan selama ini semua kasus pasti bisa dipecahkan olehnya tapi untuk masalah yang satu ini.


Daniel memijit keningnya karena pusing memikirkan masalah yang satu ini bahkan lebih besar dari masalah sebelumnya. Edward yang melihat Daniel seperti itu juga ikut merasakan apa yang di alami Daniel, Edward juga merasa sangat bersalah karena untuk saat ini dia tidak bisa melakukan hal yang lebih dari ini namun Edward berjanji akan mencari tahu semua ini.


" Baik tuan. Maafkan saya... " kata Edward yang langsung dipotong oleh Daniel.

__ADS_1


" Tidak ada yang perlu minta maaf dan dimaafkan di sini " kata Daniel tegas dengan tatapannya mengarah pada layar laptopnya.


Edward pun pamit pergi dari sana setelah menyampaikan hal itu pada Daniel. Daniel tiba tiba teringat akan istrinya yang entah kenapa tiba tiba dia ingin bertemu dengan Clarissa yang beberapa jam lalu menjadi istrinya. Daniel seolah melupakan tentang masalah dirinya saat membayangkan wajah cantik nan manis milik istrinya yang terus terbayang bayang di pikirannya saat ini entah apa yang sedang dirasakan olehnya.


" Kenapa dengan diriku? " tanyanya pada dirinya sendiri bahkan tiba tiba tersenyum membayangkan Clarissa.


" Lagi apa dia sekarang? " tanyanya lagi yang benar benar merindukan istrinya apalagi saat mengingat semalam dirinya yang hampir menyentuh Clarissa walaupun gagal.

__ADS_1


Daniel pun berencana ingin menanyakan keadaan Clarissa yang baru beberapa jam lalu ditinggal bekerja olehnya tapi sekarang tiba tiba dia merindukan Clarissa padahal selama ini dia tidak pernah seperti itu bahkan dengan mantan kekasihnya dulu.


__ADS_2