The Destroyer

The Destroyer
Chapter 4


__ADS_3

Win merasakan aura yg lumayan besar dari sebuah gunung, gunung itu konon dihuni oleh makhluk misterius seperti demon, dragon dan makhluk berbahaya lainnya yang jauh lebih berbahaya dari hutan yg saat ini win berada.


Win pun pergi ke gunung itu.


Pada saat mulai memasuki wilayah itu, dia merasakan sebuah penghalang yang menahan dirinya masuk, tapi dia tetap bisa melewati nya.


Sudah beberapa saat dia disana.


Dia melihat seekor makhluk dengan aura mengerikan berada di sekitar sana.


Itu adalah dragon.


Karena merasakan firasat yang tidak enak, win pergi dari sana dengan cepat. Namun dragon itu menyadari kehadiran nya.


Dragon itu mengejar win


Dia juga melepaskan serangan ke arah win, seperti fireball. Walaupun itu tidak mengenainya.


Namun serangan selanjutnya hampir mengenainya dan dia terpental beberapa meter dan tanah tanah di sekitar nya berlubang sangat besar dan juga dalam.


Dragon itu turun untuk menemui win.


Dia merasa sedikit takut dengan dragon itu, namun tidak setakut dia saat berhadapan dengan win.


"Siapa kau?" Tanya naga itu dengan tatapan yang menyeramkan.


Sekarang win sudah tidak seperti dulu lagi, kalau ini diri nya yg dulu maka dia tidak bisa apa apa. Bicara saja tidak bisa apalagi bergerak.


"Ah, ummm..." Win menatap dragon itu.


"Aku win". Jawab win


Dia menjawab nya dengan tenang tanpa keraguan sedikitpun.


Dragon itu menatap win lagi. Dan mengeluarkan aura yang tidak mengenakan seperti Aura zezt namun itu lebih lemah.


Walaupun begitu win tidak terpengaruh dengan aura itu.


Beberapa saat kemudian.


"Kau tidak takut padaku ya?" Nada bicaranya sedikit berubah.


"Dan juga apa kau ini manusia atau spirit?".


"Um, aku manusia", jawab win


Dragon itu terkejut mendengar jawabannya. Padahal dia mengira tak ada manusia yang dapat menginjakkan kaki di gunung ini walaupun itu petualangan rank S sekalipun, karena ada semacam penghalang antara gunung itu dan wilayah sekitarnya yang sangat kuat dan tidak bisa dimasuki oleh ras manusia. Jika ras selain manusia dapat memasuki tanpa masalah sedikitpun.


"Ha ha, kau pasti bohong!"


"Mana ada manusia yang dapat kesini kau tau!"


Dragon itu mengira kalau win berbohong, namun win berkata sekali lagi kalau dia adalah manusia.


"Aku ini manusia!"


"Yah walaupun sekarang mungkin berbeda"


Dragon itu masih belum percaya dengan perkataannya, lalu dia bertanya sekali lagi.


"Kalau kau manusia, kenapa kau bisa berbahasa "yoizsh"?"

__ADS_1


Yoizsh adalah bahasa yang digunakan oleh ras dragon, roh, dan demon. Manusia tidak mungkin bisa memahami bahasa itu secerdas apapun manusia itu karena itu adalah bahasa yang sangat susah dipahami Dan dipelajari.


"Yoizsh? Bahasa apa itu?", Tanya win


Win masih belum menyadari bahwa dia sebenarnya sedang berbahasa yoizsh dengan dragon itu, win berpikir bahwa dia menggunakan bahasa manusia.


"Sudah kuduga kau bukan manusia biasa!"


"Kau bahkan tidak menyadsr bahasa apa yang sedang kau gunakan".


Setelah mendengar perkataan nya, win merasa agak gelisah. "Apa maksudnya?"


Itulah yg dia pikirkan saat ini.


Keadaan nya saat ini makin memburuk.


"Yah, bagaimana kalau aku jelaskan semuanya?", Tanya win


"Menjelaskan apa?, Tanya dragon itu


"Sebenarnya aku adalah wadah dari demon lord zezt".


Tatapan dragon itu berubah menjadi waspada setelah mendengar kata kata win.


"A-apa maksudmu??", Tanya dragon itu dengan sedikit rasa panik.


"Hmm, sebelum itu boleh aku tau namamu?", Tanya win.


"Panggil saja aku red"


"Ouh oke, kalau begitu akan ku jelaskan"


"hmm??"


"yah itulah yg ingin kucari tau".


"??", tanya re dengan ekspresi kebingungan.


"maksudmu?".


win tidak tahu kenapa dia masih hidup, padahal dia harusnya sudah mati karena zezt, namun itu tidak terjadi.


"sulit untuk menjelaskan nya", kata win


red masih bertanya tanya terus kepada win.


namun jawaban yg diberikan win tidak lah masuk akal menurut red.


"hmm, aku tetap tidak paham".


"yah, itu wajar sih, haha".


mereka pun tertawa sejenak.


hari mulai gelap, win masih belum memiliki tempat tinggal untuk dia beristirahat, dia hanya mengandalkan pohon pohon yang lebat atau gua yang dia bahkan tidak tau apakah itu berbahaya atau tidak.


"kau tidak punya tempat tinggal, kan?"


"y-ya"


kemudian red menawarkan win untuk tinggal sementara di tempat red. itu adalah sebuah gua yang besar, mungkin mirip seperti dungeon atau semacamnya.

__ADS_1


win menerima tawaran red, dia merasa bahwa red adalah dragon yg baik setelah dia mengobrol panjang dengan nya.


"baiklah, kalau begitu naik lah ke pundak ku",


"boleh?"


"yah, tentu!".


win menaiki red setelah mendapat izin darinya. itu pertama kalinya bagi win menaiki seekor dragon. mungkin ini menjadi salah satu pengalaman terbaik nya.


kembali ke beberapa saat yang lalu.


saat red pertama kali berbicara pada win, dia sebenarnya menguntungkan bahasa yoizsh. dia berpikir kalau win adalah demon yang menyerupai Manusia karena tidak mungkin dan sangat mustahil bagi manusia untuk memasuki wilayah itu karena sebuah penghalang yang membuat manusia tak bisa masuk.


jangankan memasuki wilayah itu, menyentuh penghalang itu saja akan membuat manusia mengalami sakit yang mengerikan, rasa sakit yang setara dengan kematian berkali kali. penyebab itu terjadi masih belum diketahui.


tapi dengan mudahnya win memasuki wilayah itu tanpa kesakitan atau hal semacamnya, dia tidak merasakan apa apa, bahkan dia memasuki wilayah itu seperti melangkah seperti biasanya. seperti tak terjadi sesuatu yang berbahaya.


itulah yg sedang dipikirkan red, tapi win tadi berkata padanya bahwa win adalah wadah dari demon lord zezt, jadi red berpikir bahwa win tidak hanya mendapatkan kekuatan demon lord zezt, namun juga mendapatkan "ras" nya. bisa dibilang saat ini win adalah manusia sekaligus demon. karena dia saat ini memiliki kekuatan zezt yang telah menyebar di seluruh tubuhnya dan menyatu dengan darah nya. jadi itulah alasan win bisa memasuki wilayah itu dengan mudahnya, karena dia adalah "hyumon".


mereka tiba di kediaman red.


"wah, bukankah ini tampak seperti istana?". ucap win


"huh, itu tampak lebih terlihat seperti bangunan besar yang ditinggalkan".


win turun dari pundak red lalu melihat lihat sekitarnya.


mereka saat ini sedang berada di puncak gunung yang lumayan tinggi, tinggi nya mungkin sekitar 3.000 mdpl hingga 4.000 mdpl.


udara disana juga terasa dingin dan banyak kabut yang menutupi area area disekitar sana.


"apa kau tinggal sendirian disini?", tanya win.


"mungkin iya", jawab red.


kemudian tidak lama setelah itu red mengeluarkan semacam cahaya di sekitar tubuhnya, Tubuhnya tiba tiba mengecil hingga itu berbentuk seperti manusia.


"huh?"


win kebingungan.


ternyata itu adalah bentuk red ketika berubah menjadi manusia.


"aku tau kalau kau terkejut, tapi kurasa dengan ini aku akan bisa berbicara denganmu lebih enak".


"eh?".


"haha".


red adalah seorang pria, saat dia menjadi dragon maupun manusia. rambut nya berwarna merah panjang, tubuhnya terlihat seperti pria dewasa (25-30th), dan memiliki kulit yang berwarna sedikit coklat, Tinggi sekitar 170 cm dan tentu saja memiliki wajah yang handsome.


mereka pun mengobrol sepanjang malam di luar.


pada saat itu, win meminta red untuk menjadi gurunya. sebelum menjawab pertanyaan nya, red berpikir sebentar. lalu setelah beberapa saat dia pun setuju untuk menjadi gurunya win.


padahal hanya sekitar 1 hari saja mereka sudah jadi sangat akrab bagaikan adik dan kakak.


red berjanji kepada win untuk melatihnya menjadi orang yang sangat hebat bahkan menjadi yang terkuat di dunia dan melampaui red.


tentu saja itu akan membutuhkan latihan yang sangat berat untuk menjadi yang terkuat, namun itu tidak mematahkan semangat win untuk menjadi kuat. dia yakin bahwa suatu saat nanti dia akan menjadi orang yang akan menggetarkan dunia (dalam artian positif).

__ADS_1


__ADS_2