The Isolated First Young Lady : Divine Doctor Meets Ghost Emperor

The Isolated First Young Lady : Divine Doctor Meets Ghost Emperor
#1 - Xia Qiuyue


__ADS_3

"Eugh" seorang gadis mengerang kesakitan diatas rumput yang berdarah "Dimana ini?" bingungnya ketika melihat sekelilingnya yang terasa asing.


"Apakah ini Huaxia seperti novel yang pernah dibaca Caocao?" ia teringat dengan salah satu sahabatnya yang suka membaca novel fiksi sejarah itu.


Tiba tiba ingatan pemilik tubuh terputar jelas di kepalanya. Tetes demi tetes air mata mengalir keluar dari matanya. Kenangan dimana ibunya dan dirinya dibuang dari paviliun miliknya sendiri. Ibunya dan dirinya disiksa oleh saudara dan selir ayahnya. Ayahnya yang tidak percaya dengan istrinya. Hingga ibunya yang meninggal bunuh diri di hadapannya, terputar jelas di kepalanya.


"Ibu akan kubalaskan dendammu seribu kali lebih menyakitkan dan akan ku jaga Zichen, karena aku bukan Qiuyue lemah yang dulu" ia berjanji pada Ibu mantan pemilik tubuh yang ia tempati.


(Kesehatan anda menurun hingga 70% dikarenakan tekanan darah anda menurun drastis. Ada luka di area tangan dan kaki. Tubuh anda memiliki racun jangka panjang yang tidak terdeteksi dengan jarum perak.)


"Suara siapa itu?" kata gadis itu dengan sisa tenaga yang dimilikinya.


(Nona saya adalah sistem medis yang anda ciptakan bersama nona Huang Cao dan nona Fu Yao. Nona bisa memasuki Sistem Ruang Medis atau SRM ketika anda memikirkan sebuah ruangan medis seperti ruangan medis yang anda miliki.)


Xia Qiuyue mengikuti arahan suara yang ada di kepalanya. Dan tiba tiba tubuhnya yang ada di dunia menghilang dan masuk kedalam sebuah ruangan kecil yang berbau obat obatan. Tanpa ragu Xia Qiuyue mengambil obat obatan yang diperlukannya dan seperangkat rawat luka, dan ia mengobati dirinya sendiri.


Setelah selesai merawat lukanya, Xia Qiuyue berkeliling di Sistem Ruangan Medis. Ia melihat sebuah ruangan penuh obat obat barat, ruangan operasi dengan alat yang lengkap, ruang istirahat, set komputer yang lengkap, kamar mandi dengan shower dan bath tub, serta lemari baju yang berisi berbagai pakaian yang miliki fungsi yang berbeda. Kurasa ini selesai sampai sini


(Nona Sistem Ruangan Medis ini masih sederhana. Dapat juga bertambah luas dan memiliki tambahan alat. Itu hanya akan muncul ketika anda bertambah kuat.)


Ketika sudah terjawab pertanyaannya. Xia Qiuyue langsung keluar dari SRM. Ia masih berada di tempatnya. Xia Qiuyue pergi menuju paviliun miliknya yang belum sempat ia beri nama karena kematian sang ibu tak lama setelah mereka pindah ke paviliun yang agak jauh dari pintu masuk 'Kediaman Xia'.


Ia disambut pelukan oleh anak laki laki berumur 8 tahunan.


"Yue jie Chenchen menunggumu dari tadi disini tapi Yue jie baru datang sekarang. Chenchen marah" kata Xia Zichen, adik Xia Qiuyue.


"Chenchen jangan marah ya, Yue jie minta maaf karena baru datang sekarang. Chenchen lapar? Ayo Yue jie masak untukmu sebagai permintaan maaf dari Yue jie" Bujuk Xia Qiuyue pada adiknya itu.


"Sejak kapan Yue jie bisa memasak? Tapi ayo, Chenchen lapar sekarang karena menunggu Yue jie" Xia Zichen menggandeng masuk Xia Qiuyue kedalam ruangan.


Dalam ingatan Xia Qiuyue, adiknya tidak bisa makan tanpa sup. Xia Qiuyue segera kedapur untuk memasak Sup Ayam dan Nasi.


"Chenchen bisa bantu Yue jie membawa nasi?" Tanya Xia Qiuyue sambil mengangkat sepanci Sup Ayam ke meja makan.


" Dengan senang hati Jie" Kata Xia Zichen mengambil dua mangkuk nasi ke meja makan.


"Selamat makan!"


...


Hari tidak terasa sudah malam. Xia Qiuyue ingin menemukan beberapa ramuan untuk mengatasi racun yang ada ditubuhnya. SM mengatakan jika racun yang ada pada tubuhnya akan menghambat kultivasi nya nanti. Jadi ia keluar dari kamarnya ketika Xia Zichen sudah tidur disebelahnya.


Xia Qiuyue mengendap-endap menuju jalan rahasia yang diingatnya. Ketika sudah terbebas, ia menuju tempat pertokoan yang ia ingat. Tetapi sebelum itu ia memakai cadar agar tidak dikenali.


'Toko Herbal Wen' nama toko yang dituju Xia Qiuyue. Keluarga Wen adalah keluarga yang terkenal dengan obat obatan yang lengkap, itu yang membuat Xia Qiuyue pergi ke toko itu.


Bau herbal langsung tercium ketika Xia Qiuyue membuka pintu toko. Ia langsung disambut oleh penjaga toko.

__ADS_1


"Apa yang anda cari nona?" tanya penjaga toko itu ketika melihat Xia Qiuyue mendekatinya.


"Akar lotus merah, gingseng berumur limapuluh tahun, dan biji cassia" jawab Xia Qiuyue.


"Tunggu sebentar nona saya akan ambilkan" kata penjaga toko itu lalu kebelakang.


Ketika menunggu penjaga toko kembali, Xia Qiuyue berkeliling untuk melihat lihat isi toko. Ia melihat beberapa rak buku resep yang mungkin dijual, herbal yang sudah dikemas dan diberi nama serta fungsinya, dan ia tertarik dengan papan informasi yang berisi beberapa pertanyaan tentang resep atau penyakit yang belum diketahui.


"Menarik" lirih Xia Qiuyue ketika melihat pertanyaan pertanyaan yang beberapa ada yang sudah dijawab.


Karena dirinya yang pernah menjadi dokter profesional terkenal pada abad 21. Dirinya dikenal sebagai orang yang perfeksionis, membuat dirinya geram dengan kesalahan kesalahan yang tertulis di papan informasi itu. Xia Qiuyue belum terbiasa dengan kuas tulis, ia mengambil pena hitam di SRM dan memperbaiki kesalahan kesalahan yang tertulis dan menjawab pertanyaan yang tersisa. Sekedar informasi di abad 21, Xia Qiuyue menempuh S2 Dokter Modern dan S3 Pengobatan Cina dan Xia Qiuyue dibesarkan oleh keluarga tabib.


Tak lama selesai merevisi sekaligus menjawab pertanyaan yang ada di papan informasi, ia kembali ditempatnya tadi. Dan tak lama setelah itu penjaga toko datang membawa herbal yang dibutuhkan Xia Qiuyue.


"Totalnya dua puluh perunggu" kata penjaga toko itu. Keberuntungan Xia Qiuyue ia membawa uang pas karena sudah ia perkirakan sebelum membeli herbal itu.


Xia Qiuyue langsung pulang menuju Kediaman Xia dengan melewati jalan yang tadi ia lewati. Tetapi sebelum sampai di Kediaman Xia, ia melihat seseorang yang tergeletak terluka. Mungkin karena jalan yang ia lewati jauh dari keramaian, membuat orang yang terluka itu tidak dikerumuni orang orang.


(Nona apakah anda akan menolong orang itu?)


**Bagaimana menurutmu?


(**Kurasa anda akan menolong orang itu. Baiklah akan saya lihat terlebih dahulu.)


(Nama belum diketahui. Gender laki laki. Umur sekitar 16-20. Tekanan darah 100/70 dan terus menurun. Luka tusuk pedang diarea perut dan mengandung racun. Dan ada racun jangka panjang diarea wajah. Mungkin luka itu bisa diabaikan nona karena anda tidak memiliki obat penawarnya sekarang**.)


(Baik nona)


Untung saja ia membawa tas sedang untuk menampung semua itu. Jadi Sistem Medis menyiapkan semua itu langsung diletakkan kedalam tas.


Xia Qiuyue mengeluarkan peralatan medis yang sudah tersedia. Ia langsung menyuntikkan Anestesi pada orang itu agar ia tidak merasakan sakit ketika ia obati.


"Maaf jika lancang" kata Xia Qiuyue menyobek baju yang menutupi area luka.


Ia melihat luka cukup serius diarea perutnya, walau tidak seberapa dalam tetapi ia sudah bisa melihat organ dalam orang itu. Ia langsung menyuntikkan anestesi diarea dekat perutnya agar tidak terasa sakit ketika ia memotong daerah yang terkena racun, untung saja racun itu belum menyebar luas membuat Xia Qiuyue merasa sedikit lega dengan itu. Ia bersihkan daerah luka dan ia mulai memotong daerah yang terkena racun setelah itu ia jahit mengunakan benang yang langsung menyatu dengan kulit karena ia tidak bisa bertemu kembali untuk merawat lukanya.


(Luka sudah ditangani, kerja bagus nona!)


Suara Sistem Medis terdengar ketika ia membalut luka orang itu. Xia Qiuyue penasaran dengan luka yang ada di wajahnya, seberapa parahkah luka itu. Ia buka topeng yang menutupi 3/4 area wajah orang itu. Seketika Xia Qiuyue tercengang dengan ketampanan yang tertutupi dibalik topeng yang pasien yang ia rawat itu.


"Racun Bunga Malam" gumamnya ketika melihat luka yang diakibatkan oleh racun itu.


(Nona tekanan darah tuan muda itu kembali normal, saya sarankan anda menulis pesan pada tuan itu.)


Xia Qiuyue memasang kembali topeng yang dikenakan orang itu. Dan dirinya mengeluarkan secarik kertas dan pena untuk menulis beberapa pesan yang berhubungan dengan luka yang tadi ia rawat lalu meletakkannya pada genggaman orang itu. Setelah itu Xia Qiuyue membereskan peralatannya dan kembali berjalan menuju Kediaman Xia.


Xia Qiuyue langsung tertidur ketika ia merebahkan tubuhnya. Ia merasa tubuh yang ia tempati lebih lemah daripada tubuh aslinya yang bisa mengoperasi pasien hingga 2 hari tanpa tidur.

__ADS_1


...


@Suatu tempat


"Tuan anda sudah kembali" kata orang yang berpakaian hitam ketika melihat seseorang yang berpakaian ungu kehitaman.


"Wenhao bagaimana dengan situasi Kerajaan Feng?" Tanya orang itu yang duduk di kursi kebesarannya.


"Situasi disana baik tuan, prajurit kita berpotensi besar untuk menang" jawab orang yang bernama Wenhao itu.


"Cepat selesaikan serangannya, benwang tidak ingin ada yang terluka" kata orang itu lalu pergi menuju kamarnya.


Ketika sudah sampai kamarnya, orang itu membuka secarik kertas yang digenggamnya dari tadi.


/*Ini dari orang yang merawat anda tadi, jangan takut jika anda melihat benang hitam tertanam diluka anda, itu akan menyatukan sayatan luka pada perut anda. Tetapi anda tidak boleh membasahi luka itu jika belum kering. Kemungkinan luka itu akan kering 1 bulan yang akan datang jika anda tidak beraktifitas yang akan menggerakkan otot perut anda. Jangan khawatir dengan rahasia anda, bahkan saya tidak mengetahui siapa anda dan saya juga bukan seseorang yang akan membuka rahasia anda. Luka di wajah anda pasti menyakitkan bukan, efek dari Racun Bunga Malam akan selalu ada walaupun anda sudah berusaha untuk menahannya anda sudah berusaha dengan keras. Kurasa kita akan bertemu lagi tuan tampan, jika anda bertemu dengan saya jangan sampai saya melihat anda terluka lagi.


Catatan : Efek Racun Bunga Malam akan sembuh ketika anda menemukan orang yang anda cintai*./


Orang itu tersenyum ketika membaca tulisan tangan Xia Qiuyue.


"Tuan tampan? Bagaimana bisa anda wajah melihat benwang dan menyebutnya tampan?" Kata orang itu sembari membuka topeng wajah yang ia kenakan.


...


@Toko Herbal Wen


"Master Gu, seseorang menjawab kasus anda!" Kata penjaga toko yang tadi melayani Xia Qiuyue.


"Apa yang kamu katakan penjaga Li? Bukankan Pak tua Wen saja tidak bisa menjawab kasusku?" Jawab orang yang dipanggil Master Gu.


"Saya tidak berbohong Master Gu, dan baru saja saya melihat kasus kasus yang ada di papan informasi semuanya sudah terjawab dan beberapa kasus yang sudah terjawab sebelumnya diperbaiki oleh orang yang sama" panjaga Li pun menyerahkan semua kasus yang sudah dijawab oleh Xia Qiuyue.


"Penjaga Li, siapa yang menjawab kasus kasus itu? Bagaimana jika jawaban dari kasus kasus itu konyol dan berbahaya?" Tanya Master Lin yang mendengar perkataan penjaga Li.


"Ini tidak mungkin dijawab dengan lelucon Master Lin, ini semua kasus kasus yang pernah saya atasi beberapa dekade yang lalu. Semua ini sama. Tetapi bagaimana bisa kasus yang dialami Master Gu yang tidak bisa saya jawab bisa dijawab oleh orang yang sama?" Jawab Master Wen yang sedari tadi membaca kertas kertas kasus yang penjaga Li bawa.


"Tadi saya melayani seseorang dengan baju putih dan bercadar. Mungkin saja orang itu yang menulis ini semua" kata Penjaga Li yang baru mengingat pelanggan terakhirnya hari ini.


"Apa yang ia beli?" Tanya Master Wen semakin penasaran dengan orang yang dibahasnya.


"Akar lotus merah, gingseng berumur limapuluh tahun, dan biji cassia" jawab penjaga Li.


"Kira kira ramuan apa yang akan dibuat orang itu? Akar lotus merah dan biji cassia tidak bisa bersatu. Apa yang ia pikirkan?" Tanya Master Wen yang tidak bisa dijawab oleh siapapun.


----- TO BE CONTINUE -----


- Benwang : dimana pangeran memanggil dirinya sendiri**.

__ADS_1


__ADS_2