The Isolated First Young Lady : Divine Doctor Meets Ghost Emperor

The Isolated First Young Lady : Divine Doctor Meets Ghost Emperor
#12 - Jika Aku Kembali Aku Akan Membuat Sebuah Mesin Untuk Menemuimu Lagi


__ADS_3

"Ada yang bisa jelaskan ini pada Benwang?" Suara penekanan khas milik Yu Jianyu yang sedang marah membuat semua orang yang ada disana merinding ketakutan.


"Biarkan saya yang menjelaskan" Wen Huimu mengajukan diri untuk menjelaskan pada Yu Jianyu yang sedang emosi itu.


"Fengzhao ajak Chenchen, Tuan Tang, dan Nyonya Liu keluar dari ruangan ini sebentar" Yu Jianyu mengambil kursi yang tadi ditempati Xia Zichen untuk duduk.


Fengzhao mengajak Xia Zichen, Tuan Tang, dan Nyonya Liu keluar dari ruangan itu. Tersisa Yu Jianyu, Yuxi, Wen Huimu, dan Xia Qiuyue yang masih tertidur.


"Jelaskan!" Yu Jianyu tidak mengalihkan tatapannya pada Xia Qiuyue yang tertidur pulas.


*Apa yang terjadi denganmu?*


Wen Huimu menceritakan kejadian yang pernah dikatakan Chenchen pada Yu Jianyu. Perubahan raut wajah Yu Jianyu ikut berubah seiring cerita itu mengalir, namun pandangnya tidak pernah dialihkan dari Xia Qiuyue berada. Disaat Wen Huimu menceritakan kejadian Xia Wenshen menghukum Xia Qiuyue barulah Yu Jianyu mengalihkan tatapannya pada Wen Huimu.


"Ketika Yueyue sudah bosan mendengar perkataan mereka yang mulai menghina ibu mereka, Yueyue mengajak Chenchen untuk pergi dari sana Xia Wenshen tiba tiba mengeluarkan tekanannya agar Yueyue dan Chenchen tidak pergi. Namun karena tingkat Qi Chenchen lebih tinggi dari Xia Wenshen, Chenchen tidak terpengaruh olehnya Yueyue memerintahkan Chenchen untuk memanggilku. Namun kami terlambat untuk kembali Yueyue sudah mengalami keretakan tulang dan terluka parah akibat cambukan saat ia ditekan membuat Yueyue tidak sadar hingga sekarang" Raut wajah Yu Jianyu bertambah menghitam, membuat orang disekitarnya bahkan hingga satu tempat merasakan hawa membunuh.


*Yueyue sadarlah! Kalau tidak kekasihmu akan menghancurkan seluruh Negeri Lotus*


"Yuxi kenapa kamu tidak menjaga Yueyue?"


"Maaf Yang Mulia, yang rendah ini tidak pernah bermaksud untuk melalaikan tugas hamba. Waktu itu saya ditugaskan oleh Nona Xia untuk menyelidiki semua yang berhubungan dengan Keluarga Xia. Dan diwaktu kejadian saya tidak berada di dekat Nona karena menyelidiki Keluarga Mu Jian berasal, dan dengan kecerobohan yang rendah ini Nona Xia terluka" Yuxi sangat takut akan kemurkaan Yu Jianyu, tapi ia lebih takut jika ia tidak berbicara jujur pada Yu Jianyu.


Yu Jianyu menahan amarahnya sekuat tenaga, walaupun ia tidak bisa menahan auranya yang sedang marah. Tangannya sedari tadi menggenggam tangan kekasihnya dengan sangat lembut.


"Tinggalkan Benwang bersama Yueyue" suara pelan Yu Jianyu terdengar setelah sekian menit ia tidak menanggapi.


"Baik!" Wen Huimu dan Yuxi meninggalkan ruangan itu.


Yu Jianyu melihat keseluruhan wajah Xia Qiuyue yang pucat dengan pandangan menyedihkan. Matanya sudah berkaca kaca tapi ia menahan air matanya yang ingin menetes kebawah.


"Yueyue aku sudah kembali, seperti yang kamu mau aku kembali dengan baik baik saja tapi kenapa kamu menjadi seperti ini?" Yu Jianyu meletakkan kepalanya ditangan Xia Qiuyue.


"Yueyue kamu harus sadar demi diriku, ayah angkat mu, dan adikmu. Kami tidak ingin ditinggalkan olehmu Yueyue. Kamu tahu aku sangat ingin menangis saat ini, apakah kamu ingin melihatku menangis? Ini adalah pertama kalinya aku melihat sendiri orang yang aku sayangi, aku cintai terbujur sakit. Yueyue jika kamu tidak ada aku akan mengikuti mu bagaimanapun caranya, aku tidak mau sendirian seperti dulu. Kamu juga mengatakan padaku untuk selalu menemaniku setiap saat, tapi aku sadar aku benar benar tidak bisa hidup tanpa dirimu Yueyue. Kamu tahu pertama kali aku sampai di Negeri Lotus aku sangat tidak sabar melihatmu, memelukmu, merasakan kehangatan darimu tapi kenapa kamu menjadi seperti ini? Apakah kamu marah padaku karena tidak cepat kembali? Jika benar hukum saja aku tapi jangan hukum aku seperti ini Yueyue, aku benar benar tidak tahan melihatmu seperti ini" Yu Jianyu menenggelamkan kepalanya di tangan Xia Qiuyue, ia benar benar tidak bisa melibat Xia Qiuyue dengan keadaan pucat tidak berdaya.


""Aku tidak marah padamu Jianyi" suara sangat pelan milik Xia Qiuyue membuat Yu Jianyu mendongak.


Tes~


Air mata Yu Jianyu yang sedari tadi ia tahan langsung menetes dengan deras. Xia Qiuyue mengangkat tangannya untuk melepas topeng di wajah Yu Jianyu dan memegang wajah Yu Jianyu yang dibanjiri air mata. Xia Qiuyue berusaha untuk duduk menyandar di kepala kasur, Yu Jianyu dengan sigap membantunya.


"Jangan menangis, aku disini" Xia Qiuyue tersenyum samar sembari menghapus air mata Yu Jianyu.


"Jangan tinggalkan aku sendirian Yueyue" Yu Jianyu mengambil alih tangan Xia Qiuyue untuk dikecupnya.

__ADS_1


"Tidak akan Jianyu, maaf membuatmu khawatir. Apa kamu baik baik saja?" Xia Qiuyue menikmati perlakuan Yu Jianyu padanya.


"Aku baik baik saja, bagaimana denganmu kamu baik baik saja?" Yu Jianyu mengusap wajah Xia Qiuyue dengan lembut.


"Bagaimana aku harus menjawabnya? Aku harus jujur atau berbohong?"


"Tentu saja kamu harus jujur denganku, aku tidak mau ada yang kamu tutupi sekarang" Yu Jianyu menatap intens mata Xia Qiuyue.


"Baiklah aku akan jujur padamu, tapi kami tidak boleh marah pada siapapun ya!" Xia Qiuyue menatap Yu Jianyu dengan pandangan lembut.


"Itu tergantung jawabanmu saja" sebenarnya Yu Jianyu bisa saja mengiyakan perkataan Xia Qiuyue, namun ketika memikirkannya lagi ia tidak sanggup untuk tidak marah pada siapapun yang terlibat nanti.


"Tidak boleh! Kamu tidak boleh marah pada siapapun atau aku sendiri yang akan marah padamu" Xia Qiuyue hanya bisa berkata lirih karena ia masih terlalu lemah untuk berbicara lebih keras lagi.


"Baik baik, aku tidak akan marah nanti" Yu Jianyu merasa terancam dengan ucapan Xia Qiuyue.


"Sepertinya aku tidak bis berjalan untuk beberapa hari nanti, kedua pergelangan kakiku mati rasa. Mungkin karena aku terlalu memaksakan diri untuk berdiri membuatku seperti ini" Xia Qiuyue sebenarnya merasa sedih dengan kondisinya yang sangat menyedihkan ini, dirinya tidak akan bisa merawat Yu Jianyu karena tidak bisa menggunakan kedua kakinya.


"Kenapa kamu membahayakan dirimu sendiri Yueyue? Kenapa kamu menugaskan Yuxi untuk hal lain?" Yu Jianyu sebenarnya menahan amarahnya, tapi karena konsekuensi yang akan diterimanya lebih berat daripada melepaskan amarahnya ia menahan amarahnya pada semua orang yang terlibat.


"Aku hanya tidak ingin dianggap lemah oleh siapapun termasuk dirimu Jianyu. Dan aku menugaskan Yuxi karena aku akan membalas semua perlakuan mereka suatu saat nanti hal itu harus dilengkapi oleh koneksi koneksi mereka. Jianyu kami tidak boleh ikut campur dalam hal ini ya, biarkan aku saja yang akan melakukannya" Xia Qiuyue menepuk nepuk punggung tangan Yu Jianyu.


"Tidak bisa Yueyue, aku tidak ingin kamu terlalu lelah nanti. Aku ingin membantumu untuk meringankan beban mu nanti" Yu Jianyu tetap bersikukuh untuk membantu Xia Qiuyue.


"Baiklah kamu bisa membantuku, tapi hanya sedikit ya" Xia Qiuyue tersenyum lembut.


"Baik!"


"Apakah ini sudah lama?" Xia Qiuyue mengusap lembut wajah kasar Yu Jianyu.


"Mungkin sekitar sepuluh tahun yang lalu, apakah aku sangat jelek dengan wajah seperti ini?" Yu Jianyu takut jika kekasihnya yang paling ia cintai takut pada wajahnya yang sangat mengerikan.


"Tidak, dimataku kamu tetap tampan walau ada ini. Apakah kamu ingin mendengar sebuah cerita?"


"Cerita? Tentu saja aku ingin mendengarnya jika kamu yang bercerita"


"Ada suatu tempat dimana semua orang tidak membedakan pria dan wanita, tinggi rendahnya derajat seseorang, dan tidak ada yang namanya budak. Bangunan bangunan sudah tidak memakai kayu, kendaraan tidak memakai kuda untuk berjalan, dan sudah tidak ada perang untuk memperebutkan sesuatu"


"Bagaimana bisa kendaraan tidak memakai kuda agar bisa berjalan? Apakah bisa kereta berjalan sendiri?" Yu Jianyu bertanya layaknya anak kecil, ia sangat kebingungan akan cerita Xia Qiuyue tapi ia juga tertarik untuk mendengarnya.


"Ada pendorong yang bernama mesin. Ada berbagai jenis mesin, ada juga sebuah kendaraan yang memiliki mesin bisa menghancurkan sebuah negara. Mesin juga digunakan untuk berbagai macam barang. Contohnya di bidang kedokteran, mesin bisa digunakan untuk menyelamatkan ribuan pasien dengan berbagai macam penyakit, tapi jika mesin itu rusak atau bermasalah walau sekecil apapun bisa membuat ribuan orang meninggal. Apakah kamu percaya jika ada sebuah mesin yang sangat kecil itu ada ditubuh ku Jianyu?"


"Apakah itu benar?" Yu Jianyu masih mencerna perkataan Xia Qiuyue.

__ADS_1


"Bukankah aku sudah pernah berjanji padamu akan memberi tahu mu sedikit demi sedikit tentang diriku? Ini memang layaknya karangan cerita tidak bisa dipercaya, jadi kamu bisa percaya atau tidak pada perkataan ku" Walaupun Xia Qiuyue sedikit sakit hati karena Yu Jianyu tidak mempercayainya, ia tetap memasang senyum lembutnya.


"Tentu saja aku percaya denganku Yueyue, hanya saja aku sedikit tidak mengerti dengan cerita mu. Jika benar kamu memiliki mesin ditubuhmu yang kamu katakan apakah itu tidak membahayakan mu?" Yu Jianyu teringat dengan alat alat yang pernah digunakan oleh Xia Qiuyue waktu mengoperasi Diemo, Yu Jianyu langsung percaya pada Xia Qiuyue tapi ia sangat khawatir dengan perkataan Xia Qiuyue.


"Kamu jika kamu percaya jika aku memiliki sebuah mesin ditubuh ku kamu pasti curiga aku bukan orang daratan ini" Xia Qiuyue menjelaskan perlahan pada Yu Jianyu.


"Bagaimana bisa? Bukannya kamu anak dari Xia Wenshen?"


"Tubuh ini memang anak Wenshen, tapi aku bukan dari sini"


"Kamu bukan Xia Qiuyue asli?"


"Aku Xia Qiuyue tapi bukan pemilik asli tubuh ini, apa kamu pernah mendengar cerita transmigrasi?"


"Mungkin pernah, Diemo pernah menceritakan ada seorang yang bercerita tentang dirinya seorang transmigrasi, kalau tidak salah dari seratus tahun yang lalu. Katanya dia meninggal akibat diracuni adiknya sendiri lalu tiba tiba ia berubah menjadi kakek kakek pendongeng yang sebenarnya sudah meninggal. Tunggu meninggal? Kamu sebenarnya sudah meninggal?"


"Mungkin iya mungkin tidak, jika kamu bertanya pemilik tubuh asli ini ia sudah meninggal dan tiba tiba aku sudah sampai sini. Jianyu kehidupanku bahkan lebih menyeramkan dari kamu, apa kamu masih ingin mendengarnya?"


"Tentu saja aku masih ingin mendengarnya, tapi sebelum itu aku ingin tanya. Yang sebenarnya menolongku yang tertusuk pedang itu kamu atau Xia Qiuyue asli?" Yu Jianyu akhirnya bertanya tentang hal itu, Xia Qiuyue telah menantinya ia sudah mengetahui Yu Jianyu pasti akan menanyai hal itu.


"Itu aku" Xia Qiuyue tersenyum lembut.


"Syukurlah jika itu dirimu, aku tidak bisa membayangkan jika orang yang pertama kali kucintai bukan dirimu. Aku pasti merasa bersalah" Yu Jianyu memeluk lembut Xia Qiuyue, ia benar benar tidak bisa membayangkan jika cinta pertamanya bukan Xia Qiuyue saat ini.


"Aku akan mengajakmu ditempat yang tidak pernah bisa kau bayangkan" Xia Qiuyue menggenggam tangan Yu Jianyu lalu menghilang menuju SRM.


Xia Qiuyue mengajak Yu Jianyu menuju kamarnya yang berada di SRM. Xia Qiuyue menyandar di kepala kasur, sedangkan Yu Jianyu masih bingung dengan keadaan yang baru ia rasakan.


"Ini dimana Yueyue?" Yu Jianyu melihat semua sudut ruangan itu, tiba tiba ia teringat dengan cerita Xia Qiuyue tadi.


*Apakah ini yang diceritakan Yueyue tadi? Bangunan yang tidak lagi memakai kayu untuk dindingnya, ini sangat hebat tapi bagaimana bisa?*


"Ini salah satu jenis mesin, jika ada mesin yang digunakan untuk bergerak ada juga mesin yang dirancang untuk sebuah ilmu terapan yang disebut teknologi. Teknologi yang ada didalam diriku ini lebih rumit lagi daripada alat alat yang pernah ku jelaskan waktu itu, itu disebut sistem. Dan mesin yang tertanam ditubuh ku ini adalah rancangan ku sendiri dibantu teman temanku pada saat itu, dan mungkin ada kesalahan kecil diwaktu kami menanamnya didalam tubuhku membuatku berada disini"


"Bagaimana dengan dirimu yang asli?" Yu Jianyu langsung panik dengan perkataan Xia Qiuyue.


*Jangan katakan Yueyue akan meninggalkan ku lagi, aku benar benar tidak mau!*


"Mungkin saja dariku yang asli sudah tiada, mungkin saja masih ada disana. Tapi kamu tenang saja kemungkinan aku kembali lagi ditempat asal ku sangat kecil, kalaupun aku kembali lagi ke sana aku ingin menciptakan sebuah mesin untuk bisa bertemu denganmu lagi" Xia Qiuyue sangat bersungguh-sungguh sungguh mengatakannya, jika ia bisa menciptakan Sistem Medis kenapa ia tidak bisa menciptakan sebuah Mesin Waktu.


"Tidak! Kamu tidak boleh sama sekali meninggalkan ku sendirian!" Yu Jianyu langsung menyela perkataan Xia Qiuyue.


----- TO BE CONTINUE -----

__ADS_1


****NB \= Jaga selalu kesehatan kalian! Sering sering cuci tangan menggunakan sabun! Kurangi keluar rumah jika tidak perlu!


**NB \= Karya ini murni dengan pemikiran saya sendiri [Walau terinspirasi oleh beberapa cerita] semua yang ada di karya ini adalah hasil dari pemikiran saya. Bukan terjemahan, plagiarisme, dan hal hal apapun. Jika terjadi lama update, mohon dimaklumi karena saya juga memiliki hal hal yang lebih penting lainnya. Dan saya masih seorang pelajar***.


__ADS_2