The Isolated First Young Lady : Divine Doctor Meets Ghost Emperor

The Isolated First Young Lady : Divine Doctor Meets Ghost Emperor
#10 - Awal Mula Kehancuran Keluarga Xia di Negeri Lotus dan Sekte Yueliangxing


__ADS_3

"Ayah kamu sangat lambat" Xia Qiuyue akhirnya pingsan.


"Maafkan Ayah Yueyue, sekarang kamu boleh tidur" Wen Huimu memandang penuh khawatir pada tubuh Xia Qiuyue yang tidak sadarkan diri itu.


"Tuan Wen? Maafkan kami tidak menyambut kedatangan anda, kami sedang mendidik orang kami" Xia Wenshen terkejut dengan kedatangan Wen Huimu yang sudah menggendong Xia Qiuyue.


"Ternyata keluarga Xia mendidik anak mereka dengan seperti ini, sangat tidak disangka seorang Jendral memberi anak mereka halaman sekecil ini apakah yang lain juga anda berikan sekecil ini?" Wen Huimu melihat halaman yang ditinggali oleh kedua anak angkatnya, ia merasa iba melihat halaman yang ditinggali bahkan lebih kecil daripada Toko Herbal miliknya.


"Itu tidak seperti yang anda lihat Tuan, mereka sangat membangkang jadi kami hukum mereka tinggal disini" Mu Jian lah yang menjawab pertanyaan karena melihat Xia Wenshen ketakutan.


"Membangkang? Membangkang seperti apa yang anda maksud? Mereka masih anak anak, satu dua hal kecil bahkan bisa dimaafkan. Apakah dengan cara menyembunyikan mereka juga salah satu cara menghukum mereka?" Wen Huimu mengeluarkan tekanan spiritual nya, walau kekuatannya tidak seberapa masih bisa mengalahkan seluruh Keluarga Xia.


"Dia bahkan anak yang tidak tahu berkah yang sudah kami berikan! Dia, ibunya, dan adiknya itu sama saja tidak tahu berterimakasih!" Xia Jiawen masih belum faham dengan keadaan yang sudah sangat dingin.


"XIA JIAWEN DIAM?!" Xia Wenshen sudah sangat ketakutan dengan tekanan yang diberikan oleh Wen Huimu.


"Kalian tidak diberi rasa terima kasih ataupun rasa hormat, derajat kalian bahkan lebih rendah dari hewan" Wen Huimu bertambah murka mendengar perkataan dari Xia Jiawen.


"Lebih rendah dari hewan!! Hei orang tua memangnya siapa kamu, berani beraninya menghina Keluarga Xia!! Jika anda tidak tahu Kepala Keluarga Xia adalah seorang Jenderal terhormat, bahkan Kaisar menghormati kami!! Apakah kamu tidak takut kami mengadukan ketidaksopanan kamu pada Kaisar?" Xia Jiawen semakin menjadi ketika Ayahnya memarahinya.


*Orang tua itu benar benar tidak tahu diri!*


"Coba saja adukan, Tuan ini tidak takut sama sekali. Siapa Kaisar yang anda maksud? Apakah Huang Bo? Dia tidak berani memarahi Tuan ini, bagaimana kamu memiliki keberanian memarahi Tuan ini? Xia Wenshen ajari anakmu tata krama, kelakuan anakmu ini sungguh bia*** melebihi hewan liar" Wen Huimu menggendong Xia Qiuyue dan menggandeng Xia Zichen pergi dari tempat itu.


Mendengar sindiran keras dari Wen Huimu, Xia Wenshen menatap tajam anak perempuan keempatnya. Melihat ayahnya menatapnya tajam Xia Jiawen. Xia Jiawen bukannya takut tapi bertambah bingung. Bagaimana ada orang yang memanggil nama asli Kaisar tanpa takut.


"Siapa orang tua ini ayah? Bagaimana bisa orang tua ini bisa memanggil nama Kaisar dengan begitu lancangnya. Hukum saja dia ayah, dia sudah berani memanggil nama Kaisar dengan sangat lancang!" Tingkah Xia Jiawen semakin menjadi karena tidak ada yang membelanya.


*Orang tua itu sangat tidak sopan! Kenapa ayah, ibu, dan kakak perempuan tidak ada yang memarahinya?*


Tingkah tidak tahu malu Xia Jiawen membuat takut seluruh keluarga Xia. Xia Wenshen, Mu Jian, Xia Xuerong, dan Xia Yuan menyalahkan Yi Fengxia dalam hati mereka karena tidak mendidik putrinya dengan baik. Sedangkan Yi Fengxia sudah basah dengan keringat.


*Yi Fengxia bodoh!*


*Adik keempat memang sangat dimanja oleh ayah, membuatnya sangat tidak tahu malu*


*Meskipun aku tidak mengenal orang tua itu, aku tidak akan berani berbicara ketika melihat ayah sudah kalah oleh tekanannya*


"Tuan ini bahkan sangat dihormati oleh kerajaan kerajaan empat benua. Pastinya Kaisar negeri ini, Huang Bo harus menghormati Tuan ini juga, bagaimana bisa ayahmu yang hanya Jendral kecil ini memarahi bahkan menghukum Tuan ini? Anak muda kamu pasti sangat dimanja oleh ayah dan ibumu ini membuatmu menjadi gadis yang tidak tahu etika. Seharusnya dirimu lah yang harus dihukum bukannya Yueyue dan Chenchen" Wen Huimu menjawab tanpa menoleh kebelakang.


"Siapa anda? Apa hubungan anda dengan Xia Qiuyue dan Xia Zichen?" Xia Jiawen masih tidak mau mengalah meskipun udara sudah sangat dingin.


"Nama Tuan ini Wen Huimu, Tetua Asosiasi Dokter. Dan mereka adalah anak angkat Tuan ini. Kelakuan kalian sangat menjijikkan melebihi hewan liar" Wen Huimu mulai melanjutkan berjalannya.


"Dan satu lagi. Tuan ini tidak mengijinkan semua keluarga, dayang, Kasim, dan pekerja Keluarga Xia menginjakkan kaki di Klinik, Toko Herbal, dan memanggil Tabib yang bekerja sama dengan Asosiasi Dokter" Wen Huimu membawa Xia Qiuyue dan Xia Zichen meninggalkan Kediaman Xia.


PLAK!!!


"KAMU SANGAT BODOH!? BAGAIMANA BISA KAMU BERANI MEMPERMALUKAN AYAH DIHADAPAN TUAN WEN XIA JIAWEN!? AKU SANGAT MENYESAL MEMANJAKAN MU, KUPIKIR KELAKUAN MANIS MU SELAMA INI BISA AKU ANDALKAN?! TERNYATA AKU SALAH DASAR BODOHNYA AKU?! KAMU BAHKAN MENGINJAK INJAK MARTABAT KELUATGA XIA DIHADAPAN TUAN WEN!? APAKAH KAMU TAHU SIAPA ITU TUAN WEN?? DIA ADALAH ORANG YANG MENYELAMATKAN PERMAISURI NEGERI LOTUS BODOH!?" Xia Wenshen menampar wajah Xia Jiawen tanpa henti hingga ia sudah puas.


Sedangkan Xia Jiawen yang ditampar dan dimarahi oleh Xia Wenshen, dia baru pertama kali diperlakukan kasar dan dimarahi oleh Ayahnya. Yi Fengxia takut dengan amarah Xia Wenshen, sebelumya ia tidak pernah sekalipun melihat suaminya memarahi anak anak perempuannya bahkan Xia Qiuyue tidak pernah diperlakukan seperti itu.

__ADS_1


PLETAS~


"DAN KAMU YI FENGXIA?! BAGAIMANA BISA KAMU MENDIDIK PUTRIMU MENJADI ORANG TIDAK BERETIKA SEPERTI INI?! APAKAH KARENA DIRIMU PERNAH MENJADI BUDAK MEMBUATMU TIDAK MENGERTI ETIKA?! KALIAN BERDUA SANGAT BODOH?!" Xia Wenshen mengambil cambuknya dan mencambuk sepuluh kali Yi Fengxia.


Pasangan ibu dan anak ini membuat Xia Wenshen sangat murka, ia memikirkan perkataan Wen Huimu yang tidak memperbolehkan seluruh anggota kediaman Xia berhubungan dengan Asosiasi Dokter. Memikirkan itu membuat Xia Wenshen bertambah murka.


"Mu Jian hukum mereka!" Xia Wenshen langsung pergi dari Halaman Xia Qiuyue dengan ekspresi gelap.


"Yi Fengxia seharusnya kamu mengajari anakmu itu untuk mengetahui mana orang yang harus dihormati mana yang harus dihina. Benar benar bodoh! Sekarang kalian berdua ikut aku untuk menerima hukuman" Mu Jian berjalan mendahului lalu disusul kedua anaknya dan pasangan ibu dan anak yang memiliki wajah sangat merah akibat menangis keras.


...


"Ayah bagaimana keadaan Yue jie?" Xia Zichen berdiri disebelah brankar tidur kakaknya yang sedang tertidur pulas.


"Chenchen tenang saja ya, ayah pasti akan menyelamatkan Yue jie. Sekarang Chenchen makan dulu agar Chenchen tidak sakit, Chenchen tidak mau kan melihat Yue jie menangis? Ayo makan dulu ya bersama Paman Li" Wen Huimu yang berada disamping Xia Zichen berjongkok untuk menyamai tingginya dengan Xia Zichen.


"Baik ayah, Paman Li !Chenchen mau makan pakai telur ya!" Xia Zichen berlaku menuju Li Moqing yang sedari tadi berdiri didepan pintu.


"Baik Tuan Muda, mari kita ke dapur!" Li Moqing menggandeng tangan Xia Zichen lalu menghilang dari kamar.


Melihat interaksi Li Moqing dan Xia Zichen membuat Wen Huimu tersenyum simpul. Hanya saja tidak bertahan lama, ia kembali melihat anak angkat perempuannya yang sedang tidak sadarkan dari.


"Yueyue bagaimana aku harus mengatakannya pada Yang Mulia Yi? Yueyue kamu harus sembuh" Wen Huimu kembali fokus mengobati Xia Qiuyue.


...


Hari demi hari telah berganti, sudah dua hari Xia Qiuyue tidak kunjung sadar membuat Xia Zichen dan Wen Huimu sangat khawatir. Yuxi sudah mengetahui keadaan Xia Qiuyue merasa bersalah karena ia tidak bisa melaksanakan tugasnya dari Yu Jianyu, membuat Yuxi tidak pernah meninggalkan tempat persembunyiannya yang berjarak 50 meter dari brankar.


"Bagaimana Tuan Tang apakah Pemimpin Tang bisa dihubungi?" Yu Jianyu bertanya dengan sangat tidak sabar yang tidak bisa disembunyikan.


"Pemimpin kami akan kembali tengah hari nanti, Tuan Muda Yu anda harus bersabar" Tang Chen, salah satu anggota Keluarga Tang menjawab dengan hati hati terlihat takut semakin membuat marah Yu Jianyu.


"Kau pikir Benwang tidak sabar begitu? Benwang sudah menunggu kedatangan Pemimpin Tang selama sepuluh hari, dan Pemimpin Tang tidak datang datang. Obat itu harus segera di berikan pada Tunangan Benwang, apakah kalian tidak menghitung perjalanan Benwang menuju Negeri Lotus selama dua hari. Jika besok Benwang tidak menerima obat itu, Benwang akan menghancurkan Keluarga Tang!" Yu Jianyu meninggalkan Kediaman Tang dengan emosi yang sangat tinggi.


*Yueyue apakah keadaanmu disana baik baik saja? Kenapa kamu tidak menjawab panggilanku?*


Yu Jianyu mendorong kursi rodanya menuju penginapannya dengan perasaan gelisah. Sekali lagi ia menghubungi Xia Qiuyue tapi tak kunjung ia mendengar suara seseorang yang sangat ia rindukan. Untuk mengurangi pikiran kacaunya, Yu Jianyu memutuskan untuk memanggil Fengzhao yang kali ini mengganti Diemo menemaninya.


"Fengzhao!" Tak menunggu lama seorang laki laki bertopeng hitam dan berbaju serba hitam muncul dihadapan Yu Jianyu dengan membungkuk.


"Ada gerangan apa Yang Mulia memanggil bawahan ini?"


"Bawa Benwang pergi ke pasar, Benwang ingin memberikan Yueyue hadiah kecil ketika kembali"


Kursi roda Yu Jianyu didorong oleh Fengzhao menuju pasar dekat penginapan. Walaupun dengan hati gundah, Yu Jianyu berusaha mengalihkan pikirannya untuk membeli Xia Qiuyue hadiah. Ia melihat toko yang menjual aneka aksesoris.


"Fengzhao ke toko aksesoris depan"


"Baik Tuan!" Fengzhao mendorong kursi roda Yu Jianyu menuju toko itu.


Berbagai aksesoris yang dijual toko itu, mata Yu Jianyu terpaku pada tusuk konde berwarna ungu muda berhiaskan kupu kupu putih yang terlihat indah. Yu Jianyu mengingat Xia Qiuyue sangat cantik ketika mengikat rambutnya seperti mengoperasi pasiennya waktu itu, ia berfikir sepertinya cocok dengan Xia Qiuyue untuk digunakan ketika memeriksa pasien.

__ADS_1


"Beli tusuk konde ungu muda itu Fengzhao" tatapan Yu Jianyu tidak lepas dari tusuk konde itu.


"Paman saya mau tusuk konde itu" Fengzhao langsung menunjuk tusuk konde yang diinginkan tuannya.


"Selera kamu sangat bagus anak muda, tusuk konde itu baru datang hari ini memiliki bahan yang sangat bagus, apakah kamu tahu jarum perak yang biasanya digunakan oleh tabib untuk mendeteksi racun? Itu adalah bahan utama tusuk konde ini, dan juga memiliki tusuk konde ini bisa ditarik ujungnya menjadi dua satu untuk menahan rambut yang satunya lagi adalah pisau kecil yang sangat tajam meskipun begitu untuk harganya hanya duapuluh koin perak" penjual itu menunjukkan fungsi tusuk konde yang diinginkan Yu Jianyu.


Yu Jianyu mendengar penjelasan dari penjual semakin puas dengan tusuk konde yang diinginkannya untuk diberikan kepada Xia Qiuyue.


"Bayar itu dan bungkus dengan cantik" Yu Jianyu tersenyum simpul dibalik topengnya.


Fengzhao langsung mengikuti perintah tuannya untuk membayar tusuk konde itu, sang penjual menerima uang dengan senang hati.


"Apakah Tuan Muda ini akan menghadiahkan kesayangannya? Hamba ini ingin bertanya apakah tusuk konde ini ingin tambakan ukiran nama?" Tanya penjual itu dengan sangat antusias.


"Benar, apakah Benwang terlihat seperti itu? Apakah kamu bisa mengukir nya tanpa merusak hiasan yang ada?" Yu Jianyu tertarik dengan perkataan penjual, tapi ia sedikit ragu karena banyak hiasan indah yang menghiasis sekeliling tusuk konde.


"Yang rendah ini melihat anda seperti itu. Tentu saja hamba bisa mengukir nya tanpa merusak hiasan, itu adalah salah satu keahlian hamba Tuan Muda juga layanan toko hamba. Apa yang ingin Tuan Muda tambahkan pada tusuk konde ini?" Penjual itu dengan sopan bertanya pada Yu Jianyu.


"Yu Yueyue" Meskipun terlihat menggelikan Yu Jianyu sangat menginginkan nama itu.


Ketika penjual itu ingin mengukir nama pada tusuk konde, tiba tiba ada yang merampas tusuk konde dari tangan penjual. Wanita itu berbaju merah mencolok dengan perpaduan warna emas.


"Anda tidak bisa menjualnya Paman Jing" Seorang wanita menyembunyikan tusuk konde dibelakang tubuhnya.


"Nona Hui anda tidak bisa seperti ini! Tuan Muda ini duluan yang menginginkan tusuk konde ini, anda tidak bisa merebutnya!" Penjual itu terkejut dengan kelakuan wanita itu.


"Paman Jing Tian apakah anda tidak ingat jika aku adalah murid dari Sekte Yueliangxing jadi anda harus menjualnya pada aku!" Masih tidak mau mengalah wanita itu tidak memberikan tusuk konde pada penjual, Jing Tian.


"Tidak bisa Nona Hui Ke'er, Tuan Muda ini sudah membayar saya" Jing Tian adalah penjual yang adil dan jujur, meskipun ia takut dengan sekte yang dinaungi Hui Ke'er ia tetap tidak mau menjualnya padanya.


"Berapa orang ini membayar anda? Aku bisa membayarnya dua kali lipat dari harganya"


"Saya tegaskan sekali lagi Nona Hui Ke'er, saya tidak bisa menjualnya pada anda karena Tuan Muda ini telah membayar tusuk konde terlebih dahulu"


"Paman Jing jual tusuk konde ini padaku atau ku panggilkan guruku"


"Fengzhao!" Yu Jianyu sudah muak mendengarkan ocehan Hui Ke'er.


Mendengar suara berat khas Yu Jianyu yang sedang marah Fengzhao, Jing Tian, dan Hui Ke'er melihat kearah Yu Jianyu. Hui Ke'er seperti terpesona dengan aura Yu Jianyu yang agung tapi menakutkan.


"Baik Yang Mulia!"


Fengzhao langsung merebut tusuk konde dari tangan Hui Ke'er dengan cepat. Hui Ke'er terkejut karena tusuk konde sudah tidak ada ditangannya dengan cepat ia menggapai tangan Fengzhao. Fengzhao dengan spontan memukul tangan Hui Ke'er. Fengzhao memberikannya pada Jing Tian


"Tuan Jing tolong ukir sesuai permintaan Tuan saya" Fengzhao langsung kembali kesamping Yu Jianyu


"Ahh sakit!!! Siapa kalian?! Berani beraninya kalian memukulku!? Apakah kalian tidak takut dengan Sekte Yueliangxing?!" Hui Ke'er berteriak kesakitan.


"Kenapa Benwang harus takut dengan sekte kecil seperti Yueliangxing?" Yu Jianyu dengan nada meremehkan.


----- TO BE CONTINUE -----

__ADS_1


**NB \= Karya ini murni dengan pemikiran saya sendiri [Walau terinspirasi oleh beberapa cerita] semua yang ada di karya ini adalah hasil dari pemikiran saya. Bukan terjemahan, plagiarisme, dan hal hal apapun. Jika terjadi lama update, mohon dimaklumi karena saya juga memiliki hal hal yang lebih penting lainnya. Dan saya masih seorang pelajar.


__ADS_2