The Isolated First Young Lady : Divine Doctor Meets Ghost Emperor

The Isolated First Young Lady : Divine Doctor Meets Ghost Emperor
#19 - Sayang


__ADS_3

"Iya iya Jianyu, aku akan selalu berada didekatmu..."


"... Sayang"


Yu Jianyu menatap intens mata Xia Qiuyue. Tanpa berbicara Yu Jianyu memeluk Xia Qiuyue yang berdiri dihadapannya, tanpa mereka sadari wajah Yu Jianyu yang tenggelam di perut Xia Qiuyue memerah.


"Jika kamu seperti ini bagaimana aku bisa membiarkanmu keluar Yueyue" Yu Jianyu mengangkat tubuh Xia Qiuyue di pangkuannya tanpa melepaskan pelukannya.


"Tapi kamu harus Jianyu, jika tidak bagaimana aku bisa mengatasi semuanya?" Xia Qiuyue menahan tawanya ketika ia tanpa sengaja melihat wajah merah Yu Jianyu.


"Oh Yueyue kapan masalah kita selesai, aku ingin menikahi mu secepatnya agar aku bisa menguncimu seharian dikamar" Setelah mengatakan hal itu Yu Jianyu menyambar bibir Xia Qiuyue dengan rakus.


Xia Qiuyue tidak memprotes kelakuan Yu Jianyu padanya karena dirinya sudah paham tingkah laku tunangannya itu jika dilarang. Yu Jianyu melepaskan ciuman itu ketika mereka membutuhkan nafas tapi tidak melepaskan pelukan eratnya.


"Kamu itu benar benar, ah lupakan saja. Yuxi aku tahu kamu ada diluar panggilkan mereka yang sehat untuk datang kemari secepatnya, aku akan menugaskan mereka sesuatu yang tidak akan disetujui Tuanmu ini" Xia Qiuyue tidak mengubah posisinya yang berada di pangkuan Yu Jianyu.


"Baik Nona!"


Yuxi pun menghilang dari tempatnya berada, Xia Qiuyue sesekali mengusap pipi Yu Jianyu yang menurutnya sangat lembut. Dan tangan Yu Jianyu tidak lepas dari usapan halusnya, Xia Qiuyue tahu jika Yu Jianyu sangat menyukai usapannya.


Tak lama setelah Yuxi diperintahkan untuk memanggil Pasukan Yu yang sehat, Yuxi pun kembali di tempatnya untuk melaporkan tugasnya. Yuxi tidak akan masuk jika Tuannya tidak memerintahkan nya, dan ia tahu jika Yu Jianyu berada didalam karena aura keberadaan Yu Jianyu terasa dari dalam.


"Nona, seluruh Pasukan Yu yang sehat sudah hamba panggil dan mereka sudah berada di lapangan" Lapangan yang Yuxi maksud adalah tempat luas yang memang Xia Qiuyue tunjuk untuk mengarahkan para Pasukan untuk membantunya merawat semua Pasukan yang sakit, tidak mungkin dirinya mengamati kondisi satu persatu dari 25 ribu Pasukan.


"Kami akan kesana" Dan tentu saja Yu Jianyu tidak mengijinkan gadisnya sendirian di ladang pria, ia selalu berpesan jika gadisnya itu keluar dari tenda khusus nya harus bersama dirinya.


"Kamu tetap duduk biar aku yang mendorongnya" Yu Jianyu menghentikan Xia Qiuyue yang ingin bangun dari duduknya.


"Sesuai dengan perintah mu Yang Mulia" Yu Jianyu hanya mendesis ketika kata hormat yang dikeluarkan dari bibir manis gadisnya, walaupun dirinya tahu jika Xia Qiuyue hanya menggoda nya.


Yu Jianyu membawa dirinya dan Xia Qiuyue yang duduk di kursi roda milik Yu Jianyu menggunakan Qinggong miliknya. Xia Qiuyue melihat kemampuan kontrol Qi Yu Jianyu membuatnya semakin tidak sabar untuk mempelajari seni bela diri. Walaupun begitu Xia Qiuyue pernah berlatih Wushu dan mendapatkan sabuk merah. Tak lupa juga bermain pedang, memanah, dan menembak adalah hobinya sama seperti ia menyelamatkan pasien. Hal itu membuat Xia Qiuyue sangat penasaran dengan kemampuan kontrol Qi seperti yang Yu Jianyu lakukan.


"Jianyu, kamu harus mengajariku mengontrol Qi" Xia Qiuyue menatap mata Yu Jianyu dengan penuh harap.


"Dengan senang hati, Nyonya Yu" Yu Jianyu menanggapi perkataan Xia Qiuyue dengan senyuman.


Tak lama mereka sudah sampai di tempat tujuan. Semua Pasukan sudah berbaris rapi di lapangan yang luas itu, mereka sangat senang dengan kelakuan Calon Nyonya besar dengan Tuan Besar mereka tampak serasi namun mereka segera mengalihkan pandangan mereka dari Calon Nyonya besar karena aura tajam milik Tuan Besar mereka.


Yu Jianyu dan Xia Qiuyue sudah berada di tengah tengah barisan, karena permintaan Xia Qiuyue.


"Selamat pagi semuanya! Apakah obatnya sudah kalian bagikan?" Xia Qiuyue mengambil megaphone dari SRM karena dirinya masih belum memiliki kontrol Qi.


"Sudah Nona!"


"Baik, sekarang aku akan memberi kalian tugas penting yang nanti akan harus kalian lakukan sehari hari..."


"... Lihat baik baik, jika tidak paham boleh bertanya padaku akan menjawabnya agar kalian mudah dimengerti"

__ADS_1


Xia Qiuyue akan memulai penjelasan cara menyuntik pada area pan**t, ia mengambil alat peraga yang akan ia gunakan untuk melatih mereka. Dan tentu saja semua orang yang ada disana terkejut dan wajah mereka memerahketika Xia Qiuyue mengambil alat peraga di SRM.


"Ini adalah alasan kenapa aku tidak bisa melakukannya, kalian pasti tahu juga"


Semua orang mengangguk cepat, tidak mungkin mereka membiarkan Calon Nyonya Besar mereka melakukan hal itu.


Xia Qiuyue menjelaskan cara melakukan Injeksi Intramuskular¹, dan tak lupa pantangan pantangan pada saat injeksi dilakukan. Satu jam lamanya Xia Qiuyue melakukan pertemuan dengan para Pasukan, karena pertanyaan pertanyaan mereka yang sangat banyak dan Xia Qiuyue menjawabnya dengan sabar. Yu Jianyu yang membantunya membawakan megaphone yang tentu saja ia paksa itu meletakkan kepalanya di bahu nya.


"Jika nanti ada yang mengalami perubahan yang sudah ku jelaskan nanti harus segera lapor padaku, karena aku juga tidak bisa melihat gejala yang dimaksudkan kalian harus menjelaskan secara rinci tanpa ada yang dikurangi, kalian paham?"


"Paham!"


"Baiklah, kalian bagi kelompok yang beranggotakan 4 orang, dan setiap orang harus bergantian untuk membawa barang dan menyuntik. Dan setiap kelompok harus bertanggung jawab atas teman kalian yang kalian rawat..."


"... Yuxi, Fengzhao, Wenhao, dan Dokter Fu akan membantu kalian. Selamat bekerja!" Xia Qiuyue menyemangati semua Pasukan Yu dengan senyuman manis miliknya, karena diberi semangat oleh Nyonya Yu masa depan mereka membuat semua Pasukan Yu bersemangat.


"Kalian cepat pergi dari sini atau kalian tidak tidak akan bisa pergi dari sini" Dan seperti dugaan, Yu Jianyu mulai mengeluarkan aura hitamnya. Sangat cemburu.


*Bagaimana bisa Yueyue menunjukkan senyuman miliknya itu di sini?*


Tanpa menghitung detik, semua Pasukan Yu langsung menghilang dari pandangan mereka. Xia Qiuyue hanya bisa menggelengkan kepalanya karena kecemburuan Yu Jianyu yang menurutnya sangat lucu. Xia Qiuyue membalikkan badannya menghadap Yu Jianyu lalu menakup kepalanya.


"Kamu benar benar pencemburu garis keras ya Jianyu, tapi aku menyukainya" Xia Qiuyue menggerak gerakan kepala Yu Jianyu kesembarang arah.


Yu Jianyu tidak protes dengan kelakuan wanita itu padanya, seketika aura hitamnya langsung menghilang karena perlakuan Xia Qiuyue yang membuat dirinya tersenyum. Yu Jianyu membalas perlakuan Xia Qiuyue dengan pelukan erat.


"Aku akan mengurung mu di tenda Yueyue" Tapi tidak dengan rasa cemburunya, Xia Qiuyue hanya bisa tersenyum pasrah menanggapi ucapan Yu Jianyu itu.


...


1 bulan pun berlalu, Xia Qiuyue menyembuhkan penyakit yang ada di Markas Pasukan Yu dibantu oleh para Pasukan, Penjaga Yu Jianyu, Dokter Fu, dan Yu Jianyu sendiri. Dan juga ikatan Xia Qiuyue dan Pasukan Yu semakin dekat membuat Yu Jianyu sendiri sangat iri dan cemburu walaupun rasa cinta Xia Qiuyue padanya tidak berkurang dan semakin bertambah.


Para Pasukan sangat tahu dengan kelakuan Yu Jianyu dan Xia Qiuyue itu terlampau romantis. Bagaimana tidak setiap kali Xia Qiuyue keluar dari tenda miliknya atau tenda khusus pengobatan itu selalu ada Yu Jianyu bersamanya entah Xia Qiuyue berada dipangkuan Yu Jianyu atau Xia Qiuyue mendorong kursi roda yang dinaiki Yu Jianyu, dan tak lupa juga Yu Jianyu selalu ada pada jarak tidak lebih atau kurang dari 10 meter dengan Xia Qiuyue. Dan mereka tidak terkejut jika sesekali Yu Jianyu mencuri kecupan pada Xia Qiuyue mengingat pasangan itu selalu tidur satu tenda dan di kasur yang sama.


Mereka tidak iri atau protes pada pasangan itu, selain si pria yang merupakan pemimpin mereka juga si wanita yang terlampau baik pada mereka sesekali membela mereka ketika si pria marah pada salah satu dari mereka.


"Dokter Fu, bagaimana kondisi saat ini?" Xia Qiuyue bertanya pada Dokter Fu sedang duduk di kursi yang ada di tenda khusus miliknya, sedangkan dirinya sedang mengaduk teh miliknya yang ia ambil dari SRM.


"Hanya tinggal sedikit prajurit yang tersisa, kurang lebih tujuh puluh pasukan saja" Dokter Fu menjawab dengan hati hati sesekali melirik ke arah Yu Jianyu yang sedang duduk di kursi rodanya tepat di sebelah Xia Qiuyue yang sedang mengaduk aduk teh nya.


"Bawa saja prajurit kemari, aku akan memeriksa dan mengawasi perkembangan mereka disini" Xia Qiuyue tersenyum kecil ketika melihat teh nya sudah tercampur rata, ketika dirinya akan mengambil cangkir panas itu, sebuah tangan menariknya dan mendudukkan dirinya di pangkuannya seseorang yang sangat ia kenal.


"Tidak bisa! Bagaimana bisa kamu merawat mereka sendiri Yueyue, kamu bahkan tidak pernah melihat milikku. Dan kamu ingin melihat milik orang lain, bagaimana aku mengijinkan mu" Yang sedari tadi sibuk sendiri dengan tehnya, tidak memperhatikan ekspresi gelap Yu Jianyu.


**Apa yang sebenarnya pria ini?


Xia Qiuyue tidak paham dengan perkataan Yu Jianyu.

__ADS_1


"Dokter Fu, anda jangan hiraukan peringatan Tuan Muda mu ini. Atur mereka yang tersisa disini, dan aku akan mengurus bayi besar ini" Ketika Xia Qiuyue paham dengan maksud perkataan Yu Jianyu, dirinya sadar akan kehadiran Dokter Fu yang duduk didepannya sembari berharap harap cemas dan langsung ia usir Dokter Fu agar Dokter Fu tidak melihat tingkah mereka nanti.


Tanpa membuang waktu Dokter Fu langsung keluar dari ruangan itu meninggalkan Yu Jianyu yang memangku Xia Qiuyue erat. Bertepatan dengan sepeninggalan Dokter Fu, Yu Jianyu langsung menyambar bibir Xia Qiuyue dengan tergesa-gesa namun lembut.


"Mph" Xia Qiuyue tidak memberontak dan menikmati perlakuan Yu Jianyu padanya, sesekali ia tarik rambut panjang Yu Jianyu.


Tapi karena merasa tidak nyaman, Xia Qiuyue mendorong pelan bahu Yu Jianyu. Tangan itu berpindah tempat ke topeng yang dipakai Yu Jianyu, dan Xia Qiuyue melepaskan topeng itu.


"Sudahkah aku mengatakan jika ingin mencium ku lepas topeng mu ini Jianyu, ini sangat keras dan dingin aku tidak nyaman ketika wajahku bersentuhan dengan wajahmu ini" Xia Qiuyue meletakkan topeng itu di meja sampingnya, lalu menatap wajah Yu Jianyu yang selalu menatap nya lembut.


"Aku akan mengingatnya sayang"


Xia Qiuyue tersenyum pada Yu Jianyu ketika mendengar panggilan untuknya. Xia Qiuyue mengusap Yu Jianyu dari kepala hingga tangannya dan berakhir menggenggam tangan Yu Jianyu itu tanpa melepaskan senyuman nya pada Yu Jianyu.


"Aku tidak akan melihat milik orang lain sayang, bukankah aku sudah mengatakan jika tidak ada suntikan lagi satu minggu yang lalu hmm?" Xia Qiuyue mengusap rahang tegas milik Yu Jianyu, ia sangat menyukai rahang itu ketika mendusel di ceruk lehernya.


"Ah, begitu. Aku lupa!" Yu Jianyu menakup wajah Xia Qiuyue lalu menciumnya pelan.


Cup~


"Tapi aku tidak suka perhatian mu teralihkan dariku"


"Dasar pria pencemburu! Bagaimana bisa perhatian ku teralihkan jika kamu adalah perhatian utamaku?" Xia Qiuyue menghamburkan dirinya ke pelukan Yu Jianyu.


"Meskipun aku adalah pria pencemburu, kamu tetap mencintai ku bukan"


"Pertanyaan bodoh, dasar Jianyu. Bukankah aku sangat mencintaimu, mengapa hanya karena sifat pencemburu mu membuat ku tidak mencintai mu sayang?..."


"... Karena sifat pencemburu milikmu itu membuatku semakin mencintai mu"


Yu Jianyu mendengar perkataan Xia Qiuyue tepat di telinganya semakin mengeratkan pelukannya pada Xia Qiuyue. Ia benar-benar mencintai gadisnya membuatnya semakin khawatir jika gadisnya ini akan direbut darinya, ia tidak terima jika ada seseorang yang merebut gadisnya ini.


"Yueyue, aku sangat tidak sabar untuk menikahi mu"


"Tunggu sampai kita pulang dari sini ya Jianyu, kita akan membicarakan tentang hal itu nanti. Sekarang kita harus fokus dengan masalah ini dahulu"


---- TO BE CONTINUE -----


Maaf cerita ini molor lama, ternyata tugas dan remidi setelah saya PAT sangat banyak. Mungkin saja Minggu ini akan ada double update. Dan terima kasih pada pembaca yang setia mengingatkan saya untuk update cerita ini.


Injeksi Intramuskular


Tindakan injeksi atau pemberian obat secara intramuskular dilakukan untuk pemberian obat. Manfaat injeksi jenis ini adalah supaya obat diserap tubuh dengan cepat. Prosesnya dilakukan dengan menusukkannya menggunakan jarum suntik yang memiliki diameter 5 hingga 10 mililiter dengan panjang 6 hingga 8 sentimeter.


Cairan obat yang dimasukkan biasanya berbasis minyak sehingga menembus dan terserap lebih dalam. Cairan obat tersebut dimasukkan langsung kedalam otot yang memiliki banyak pembuluh darah dan umumnya dilakukan pada bagian tubuh yang berotot besar, agar tidak ada kemungkinan untuk menusuk saraf.


Area yang biasa dilakukan adalah pan**t dan kaki bagian atas atau pada lengan bagian atas. Pemberian obat seperti ini memungkinkan obat dilepas secara berkala dalam bentuk depot obat. Sebagian besar vaksin yang tidak aktif, seperti vaksin influenza diberikan dengan injeksi intramuskular ini

__ADS_1


Di versi cerita ini injeksi intramuskular dilakukan pada pant**t karena jumlah pasien tidak bisa ditangani sendiri oleh Xia Qiuyue. Membuat Xia Qiuyue menyerahkan tugas injeksi intramuskular pada orang yang sama sekali tidak mengerti dengan syaraf, jadi Xia Qiuyue menampilkan injeksi intramuskular dilakukan pada bagian pan**t.


**NB \= Karya ini murni dengan pemikiran saya sendiri [Walau terinspirasi oleh beberapa cerita] semua yang ada di karya ini adalah hasil dari pemikiran saya. Bukan terjemahan, plagiarisme, dan hal hal apapun. Jika terjadi lama update, mohon dimaklumi karena saya juga memiliki hal hal yang lebih penting lainnya. Dan saya masih seorang pelajar.


__ADS_2