The Isolated First Young Lady : Divine Doctor Meets Ghost Emperor

The Isolated First Young Lady : Divine Doctor Meets Ghost Emperor
#2 - Meets


__ADS_3

Matahari sudah terlihat cahayanya, membuat tidur Xia Qiuyue terusik. Tak lama setelah itu Xia Qiuyue bangun dari tidurnya. Teringat dengan dirinya yang sudah tidak tinggal di abad 21, tak membuat Xia Qiuyue patah semangat. Xia Qiuyue membangunkan adiknya yang ada disebelahnya.


"Chenchen ayo bangun sayang" kata Xia Qiuyue. Xia Zichen bukan anak yang sulit dibangunkan.


" Yue jie, selamat pagi!" Sapa Xia Zichen pada kakaknya.


"Chenchen mandi dulu ya, Yue jie juga mau mandi" kata Xia Qiuyue mengusap rambut adiknya dengan sayang.


"Baiklah jie" Xia Zichen langsung pergi ke kamar sebelah untuk mandi. Walau di paviliunnya tidak memiliki pelayan tetap, pelayang kediaman tidak akan tinggal diam dengan nasib penerusnya.


Ketika Xia Zichen sudah tidak terlihat, Xia Qiuyue memasuki SRM untuk mandi. Tak lama kemudian ia memakan coklat batangan kesukaannya yang tersedia di meja komputer


(Nona, ada orang yang mendekati halaman nona.)


Mendengar hal itu Xia Qiuyue langsung keluar dari SRM. Ia langsung berjalan menuju pintu rumahnya.


"XIA QIUYUE!" Bentak orang itu. "Dari mana saja!! Buka pintu lama sekali!?" lanjutnya.


Sesuai dengan apa yang diingatnya, wanita didepannya ini adalah selir ayah yang merebut ayah dari ibu. Mu Jian.


"Maaf atas keterlambatan saya, Selir Mu Shi¹" kata Xia Qiuyue.


Mu Jian geram ketika Xia Qiuyue memanggilnya selir. Tetapi ia menahannya ketika teringat dengan pesan suaminya.


"Xia Qiuyue, cepat kamu ganti baju. Sambut tamu penting kita nanti!" titah Mu Jian.


"Baik selir" Xia Qiuyue langsung masuk kedalam rumah dan menutup pintu tanpa memikirkan Mu Jian yang masih berada di depan.


"XIA QIUYUE DASAR TIDAK PUNYA SOPAN SANTUN!" Mu Jian meledak akan kelakuan Xia Qiuyue yang berani memperlakukan dia seperti ini.


Mendengar teriakan Mu Jian, Xia Qiuyue tidak ambil pusing. Dengan berat hati ia berganti baju. Sebelum ia bisa masuk kedalam kamar, Xia Zichen menarik tangan Xia Qiuyue.


"Yue jie aku lapar" kata Xia Zichen membuat Xia Qiuyue tersenyum.


"Yue jie tidak bisa memasak saat ini, jadi Chenchen makan ini dulu ya" Xia Qiuyue mengambil coklat yang sudah ia buka kemasannya dan ia berikan pada Xia Zichen.


"Yue jie, ini apa?" Tanya Xia Zichen ketika melihat benda asing yang Xia Qiuyue berikan padanya.


"Ini namanya coklat, rasanya manis mungkin Chenchen suka. Yue jie ganti baju dulu ya sayang" ia usap kepala adiknya sebelum ia masuk ke dalam kamarnya.


Tanpa menunggu lama, Xia Qiuyue memilih dan mengganti bajunya dengan pakaian berwana putih yang memiliki motif sederhana. Dan ia melihat cermin perunggu melihat wajahnya.


Xia Qiuyue termasuk wanita yang cantik, lebih cantik dari Xia Xuerong putri kedua dari Mu Jian yang terkenal sebagai Kecantikan Bunga Lotus (Kecantikan nomor 1 di Negeri Lotus²). Tetapi ia tidak pernah dikenal oleh masyarakat luas, karena keluarga Xia telah melarangnya keluar rumah. Mungkin karena Mu Jian tidak ingin ada yang menandinginya dan anak anaknya.


"Yue jie! " Panggil Xia Zichen "Chenchen dari tadi, tapi Yue jie tidak menjawab panggilan Chenchen" rajuknya.


"Oh Chenchen sayang maaf Yue jie punya tadi melamun, wah Chenchen sangat tampan hari ini ayo kita berangkat!" Kata Xia Qiuyue menggandeng tangan Xia Zichen lalu pergi ke halaman utama.


"Hormat Qiuyue untuk ayah dan nenek" Xia Qiuyue memberi hormat (Jìngzǔ³) kepada Xia Wenshen dan An Wenxia.


"Hormat Chenchen untuk ayah dan nenek" Xia Zichen mengikuti apa yang dilakukan Xia Qiuyue.


"Yueyue akhirnya kamu datang, nenek sudah menunggumu dari kemarin nak, tapi tidak apa apa sekarang kamu dan Chenchen datang untuk menemuiku" An Wenxia terlihat sangat senang dengan kedatangan Xia Qiuyue dan Xia Zichen.


"Ibu kami akan kedatangan tamu penting nanti, dan kami membutuhkan keberadaan Yueyue nanti" sela Xia Wenshen ketika melihat ibunya akan menarik tangan Xia Qiuyue dan Xia Zichen.


"Sepenting apa tamu itu?! Apakah lebih penting dari keberadaan Yueyue dan Chenchen?!" Tolak An Wenxia sedikit menaikkan suaranya.


"Nyonya besar! Tuan! Tamu susah datang!" Kata Wangbo, Kasim keluarga Xia.


"Hormat kami Tuan Shen!" Keluarga Xia memberi penghormatan kepada seseorang yang baru masuk kedalam ruangan.


"Tidak perlu terlalu sopan Tuan Xia"


"Mari Tuan!" Kata Wangbo mengajak orang itu untuk duduk.


"Jadi bagaimana dengan perjodohan yang tertulis pada perjanjian anda sepuluh tahun yang lalu?" Tanya Tuan Shen ketika sudah duduk.


"Kami ingin menyerahkan nona muda pertama untuk Tuan besar Yu" Jawab Xia Wenshen.


"Apa maksud ayah? Kenapa harus Yueyue? Bukankah Xuerong lebih baik dari Yueyue!" Protes Xia Qiuyue ketika mendengar perkataan ayah kandungnya sendiri.


"Diam kamu Yueyue!! Ini keputusan ayah, jadi kamu diam saja!" Bentak Xia Wenshen dengan wajah memerah karena malu dengan ucapan Xia Qiuyue.

__ADS_1


"Kami akan tetap memilih Nona muda pertama, Xia Qiuyue untuk perjodohan ini Tuan Shen!" Kata Xia Wenshen meyakinkan Tuan Shen.


"Baiklah, saya akan menyampaikan keputusan anda kepada Tuan besar Yu!" Tuan Shen pun pergi meninggalkan 'Kediaman Xia'.


Xia Qiuyue hendak meninggalkan halaman utama diikuti oleh Xia Zichen. Tetapi dihadang oleh suara Xia Wenshen.


"Xia Qiuyue! Kenapa kamu tadi melawan ucapanku?!" Murka Xia Wenshen ketika melihat Xia Qiuyue hendak meninggalkan ruangan tanpa menyesali perbuatannya tadi.


"Oh... Yueyue lupa kalau, Yueyue hanya anak yang seharusnya tidak pernah ada di keluarga ini bukan. Jadi anda bersikeras untuk mengusir Yueyue dari sini" Xia Qiuyue melanjutkan langkahnya keluar halaman.


"Chenchen kembali ke paviliun, Yue jie ingin mencari sesuatu diluar dulu. Kalau ada yang mencari Yue jie, jawab saja tidak tahu ya nanti Yue jie akan memberi Chenchen hadiah" kata Xia Qiuyue ketika sudah sampai didepan gerbang paviliun.


(Nona waktunya minum tonik)


Setelah mendengar hal itu, Xia Qiuyue langsung mengambil semangkuk tonik yang sudah ia persiapkan sebelum berangkat. Karena SRM tidak ia masuki, sistem waktu didalamnya juga terhenti. Jadi semangkuk tonik yang ia siapkan masih hangat.


(Nona racun didalam tubuh anda sudah menghilang 5%. Setelah ini tambahkan akar akasia umur 100 tahun dan rumput spirit 50 helai)


Sebenarnya Xia Qiuyue keluar karena ia ingin menjual ramuan yang ia buat. Ketika SM mengatakan bahwa ia harus membeli Herbal, ia langsung teringat 'Toko Herbal Wen' juga menjual ramuan jadi mungkin saja disana ia bisa menjual ramuan yang ia buat.


Tanpa berfikir panjang, Xia Qiuyue langsung keluar menuju 'Toko Herbal Wen' melewati jalur kemarin yang ia lewati. Persis ketika ia melewati jalan sepi yang kemarin ia merawat seseorang, ia dihadang oleh seseorang yang menggunakan kursi roda dan topeng wajah.


"Siapa anda?" Tanya Xia Qiuyue dengan waspada karena ia melihat orang itu membawa pedang.


*Suaranya sangat indah* pikir orang misterius itu.


"Kamu tidak kenal Benwang?" Tanya orang itu tanpa menjawab pertanyaan Xia Qiuyue.


"Anda pria kemarin yang saya rawat?" Tanya Xia Qiuyue memastikan pikiran yang terlintas dari kepalanya ketika melihat topeng yang dikenakan orang itu.


"Ya! Kamu lupa Benwang ini yang kamu rawat kemarin" Jawab orang itu.


"Bagaimana dengar luka anda Tuan?" Tanya Xia Qiuyue teringat dengan luka tusukan pedang yang lumayan dalam diarea perut.


"Luka ini baik baik saja. Karena kamu sudah melihat tubuh Benwang, kamu harus tanggung jawab" kata orang itu.


"Tuan bagaimana saya harus bertanggung jawab, saya tidak memiliki apapun yang bisa diserahkan pada anda" kata Xia Qiuyue sedikit ketakutan ketika mendengar perkataan orang itu.


"Bukan yang seperti kamu pikirkan nona kecil" kata orang itu terkekeh mendengar perkataan polos Xia Qiuyue.


"Bukan juga, kamu hanya perlu menemani Benwang dan mendorong kursi roda Benwang" sela Orang itu.


"Baiklah Tuan, Tapi... saya belum mengenal anda Tuan. Saya Xia Qiuyue" kata Xia Qiuyue sambil mengambil alih kursi roda orang itu.


"Xia Qiuyue? Apa hubunganmu dengan keluarga Xia?" Tanya orang itu.


"Saya tidak memiliki hubungan apapun dengan keluarga Xia, mungkin hanya kebetulan saya memiliki nama Xia" Xia Qiuyue tidak mengakui hubungan dirinya dengan keluarganya sendiri.


**Bukankah salahku, mereka memang tidak pernah mengakui jika Xia Qiuyue pernah lahir.


"Jadi begitu, nama Benwang Yu Jianyu" akhirnya orang itu memberitahu namanya.


"Tuan Yu? Sepertinya saya pernah mendengarnya" Xia Qiuyue berfikir ketika mendengar nama Yu.


"Mungkin kamu pernah mendengar nama Benwang di suatu tempat, Benwang ini sangat terkenal di negeri ini" kata Yu Jianyu yang duduk manis di kursi roda.


"Mungkin saja, Tuan Yu saya ingin pergi ke toko herbal terlebih dahulu apakah anda tidak keberatan?" Tanya Xia Qiuyue ketika sudah sampai didepan 'Toko Herbal Wen'.


"Benwang tidak keberatan Nona Xia" Jawab Yu Jianyu.


Mereka berdua pun memasuki toko. Tiba tiba tangan Xia Qiuyue ditarik kasar oleh seseorang.


PLAK


"Berani sekali kamu keluar Qiuyue!!" Ternyata yang menarik tangan Xia Qiuyue adalah Mu Jian.


"Apa maksud anda ini Selir Mu Shi? Apakah anda mengenali saya?" Tanya Xia Qiuyue sembari memegang pipinya yang tadi ditampar oleh Mu Jian.


**Pipiku terasa kram, sebenarnya tingkat spiritual wanita ini sampai mana? Apakah tingkat kuning⁴ tahap menengah¹¹ memiliki pukulan sesakit ini?


"Siapa yang menyuruh kamu keluar dari Kediaman Xia!! Bahkan ayahmu tidak memperbolehkan dirimu untuk keluar kamar" Bentak Mu Jian tanpa menyadari sedari tadi ada orang yang menatap tajam dirinya.


"Apa hubungan antara aku dan kediaman Xia? Lalu siapa yang anda maksud dengan ayah? Siapa ayahku? Bukankah aku tidak punya ayah?" Xia Qiuyue langsung mendorong kembali kursi roda Yu Jianyu memasuki toko.

__ADS_1


Penjaga toko Li melihat kedatangan Xia Qiuyue dan Yu Jianyu segera menyambutnya.


"Apa yang bisa saya bantu Nona?" Tanya penjaga toko Li.


"Saya ingin akar akasia umur seratus tahun dan rumput spirit limapuluh helai" Jawab Xia Qiuyue tanpa berbasa-basi.


"Baik akan saya ambilkan Nona" Kata Penjaga toko Li lalu masuk kedalam ruangan.


"Sejak kapan kamu mengetahui kedokteran?" Tanya Mu Jian heran dengan apa yang dilakukan Xia Qiuyue.


"Lalu apa hubungannya dengan anda? Selir pertama Xia, apakah anda mengenali saya?" Tanya Xia Qiuyue yang sudah bosan dengan kehadiran Mu Jian.


"Dasar anak tidak tahu diri!"Akhirnya Mu Jian meninggalkan toko karena kesal dengan perlakuan Xia Qiuyue padanya.


"Nona Xia, bukankah itu selir dari kediaman Xia?" Tanya Yu Jianyu.


"Itu benar Tuan" Jawab Xia Qiuyue tanpa menutupi kebenaran.


"Lalu bagaimana bisa dia mengenalmu?" Tanya Yu Jianyu dengan penuh selidik.


"Em... Saya juga tidak tahu" Jawab Xia Qiuyue yang terus menutupi kebenaran dirinya.


"Jangan berbohong dengan Benwang Nona manis, apakah kamu memiliki hubungan dengan Keluarga Xia?" Tanya Yu Jianyu sekali lagi dengan penuh penekanan.


"Baik baik saya menyerah, memang saya memiliki hubungan dengan Keluarga Xia tetapi itu beberapa hari yang lalu sebelum saya sadar jika mereka sudah membuang saya sebelum saya dilahirkan" Jawab Xia Qiuyue tanpa menutupi kebenarannya.


Entah mengapa Xia Qiuyue tidak bisa mengelak dengan perkataan Yu Jianyu. Padahal dulu ketika dia memecahkan piring kesayangan ibunya, ia bisa berbohong pada ibunya. Tapi ia kali ini merasa jika Yu Jianyu sangat mendominasi dirinya.


Xia Qiuyue kembali mengelilingi toko dan Yu Jianyu selalu memperhatikan gerak geriknya. Lalu Xia Qiuyue membuka suaranya.


*Ia sangat cantik* Pikir Yu Jianyu.


"Tuan Yu!" Panggil Xia Qiuyue yang ternyata sudah berada didepan Yu Jianyu tanpa Yu Jianyu sadari.


"Panggil Benwang dengan Jianyu, Benwang sudah muak dengan kata Tuan" Protes Jianyu ketika mendengar Xia Qiuyue memanggilnya dengan formal.


"Itu tidak sopan Tuan, kasta anda lebih tinggi dengan saya" elak Xia Qiuyue ketika mendengar protes dari Yu Jianyu.


"Benwang tidak peduli dengan kasta, pokoknya kamu harus memanggil Benwang Jianyu Yue-er¹²"


----- TO BE CONTINUE -----


- 1. -Shi \= biasanya tambahan pada nama marga seorang wanita yang sudah menikah, Contoh : Mu Jian disini sudah menikah dengan Xia Wenshen, jadi ada tambahan -Shi di belakang nama marganya. [Maaf jika salah, itu yang saya ketahui ketika membaca novel novel terjemahan China]


- 2. Negeri Lotus \= Wilayah yang Xia Qiuyue dan Xia Qiuyue tempati saat ini. [Agar memudahkan para pembaca dengan nama nama yang susah]


- 3. Jìngzǔ \= Penghormatan Leluhur pada budaya China adalah kebiasaan yang dilakukan anggota keluarga yang masih hidup untuk berusaha mencukupi kebutuhan anggota keluarga yang sudah meninggal dan membuat mereka berbahagia di akhirat. Praktik tersebut merupakan upaya untuk tetap menunjukkan bakti kepada mereka yang telah meninggal, dan juga memperkokoh persatuan dalam keluarga dan yang segaris keturunan. [Bersumber dari Wikipedia]


- 4. Tingkat kuning \= Salah satu Tingkat (Kelas) Spiritual.


Tingkat Spiritual :


Kuning


Bumi


Langit


Suci


Lingkaran hitam


Lingkaran penuh


Dewa


Setengah kekal


Kekal


- 11. Tahap menegah \= setiap tingkatan (Kelas) memiliki tahap (Level) awal, menengah, akhir, dan puncak. Contoh : Mu Jian > Tingkat Kuning tahap menengah [Jika dalam game ia baru menyelesaikan babak 1 level 2]. Tetapi menaikkan tahap dan tingkat juga memerlukan meditasi, keterampilan, dan pengalaman.


- 12. -er \= Tambahan untuk menunjukan rasa kasih sayang atau sudah mengenal betul [Yang saya tahu seperti itu, jadi jika salah harap dimaklumi]. Bisa juga menggunakan a-, dan nama panggilan 2 kali. Contoh : Yue-er, a-Yue, dan Yueyue.

__ADS_1


**NB \= Karya ini murni dengan pemikiran saya sendiri [Walau terinspirasi oleh beberapa cerita] semua yang ada di karya ini adalah hasil dari pemikiran saya. Bukan terjemahan, plagiarisme, dan hal hal apapun. Jika terjadi lama update, mohon dimaklumi karena saya juga memiliki hal hal yang lebih penting lainnya. Dan saya masih seorang pelajar.


__ADS_2