
Pada abad ke 3, Kerajaan Laut (Kerajaan Mermaid) adalah kerajaan nomor satu didunia ini, mereka tidak terkalahkan dan mampu menguasai dunia walaupun mereka tinggal dilautan, dengan sekali jentikan, dunia manusia bisa mereka porak-porandakan, maka dari itu manusia pada abad ini sangat tunduk pada Kerajaan Mermaid. Mermaid juga bisa hidup berabad-abad tahun lamanya. Namun, Raja Mermaid (Abalon) begitu murka melihat putri mahkotanya, Putri Gangga yang menyalahgunakan kemampuannya saat menjadi manusia. Dia diam-diam menjalin kasih dengan putra mahkota dari Kerajaan Daratan (Balarang). Raja Abalon mengetahui jika Putri Gangga hanya dijadikan sandra/umpan oleh Putra Mahkota Balarang untuk menguasai lautan dan dunia, karenanya Raja Abalon menentang itu semua. Namun Putri Gangga tetap pada pendiriannya bahwa dia sangat mencintai Putra Mahkota Balarang dan begitupun sebaliknya, dia percaya bahwa mereka adalah cinta sejati yang ditakdirkan oleh Dewa, dia juga percaya bahwa Mermaid dan Manusia bisa hidup berdampingan.
"tidak ayahanda, Putra Mahkota Balarang adalah cinta sejatiku, tolong restui kami. kita bisa hidup berdampingan ayah, dia berjanji akan selalu mencintaiku" ucap Putri Gangga memohon dengan menggerakkan ekor mermaidnya pelan yang berwarna biru keemasan, wajah putri Gangga begitu cantik berseri, para pria duyung berlomba-lomba untuk mendapatkan hatinya, namun selalu gagal.
"tidak, tidak akan ayah restui." ucap Raja Abalon yang memiliki ekor mermaid seperti putri Gangga, Raja Abalon memiliki ekor berwarna hijau terang, dengan rambut panjang berwarna coklat, terdapat mahkota dikepalanya, serta memegang tongkat seperti garpu.
Raja Abalon sedikit memiliki kemampuan melihat masa depan, karena Raja Abalon diberkahi bisa pergi kemasa depan. Saat dia pergi kemasa depan, dia melihat manusia lah yang menguasai dunia dan Kerajaan Mermaid sudah binasa, hanya ada beberapa yang berhasil hidup namun mereka hidup dalam persembunyian. Raja Abalon melihat, jika mermaid mudah sekali dibunuh dan dipermalukan pada abad itu, ini pasti karena kecerobohannya mau hidup berdampingan dengan manusia pikirnya. Saat dia mendengar putrinya ingin hidup berdampingan dengan manusia, dia langsung menentangnya, karena ia tahu bahwa Kerajaan Mermaid bisa binasa akan hal ini. Dengan berat hati dan keteguhan yang mantap, Raja Abalon mengirim putrinya ke abad itu yapp abad 10, dimana mermaid mudah dipermainkan dan dipermalukan, ini adalah hukuman agar putrinya dapat berhati-hati.
"jika kau tetap keras kepala seperti ini, ayah tidak segan untuk mengirimmu ke abad 10, saat kukirim kesana kau akan tahu mengapa ayah sangat menentang ini semua." tegas Raja Abalon yang sudah bertekad kuat
"tapii ayahh aku ingin disini saja, percayalah padaku, putra mahkota Balarang sangat baik, orangtuanya juga baik kepadaku. dia cinta sejatiku ayah." Putri Gangga masih memohon dengan menangis
"pikiran ayah sudah bulat, kau tetap akan kukirim keabad 10, tugasmu adalah mencari cinta sejatimu bawa dia kemari, dan kau akan mendapat nilai plus jika mampu menemukan kerabatmu sesama mermaid disana, apalagi mampu mengubah pemikiran manusia kepada Mermaid." tegas Raja Abalon
"tunggu ayah, cinta sejatiku ada disini, bagaimana aku bisa menemukannya disana, aku tidak bisa mencintai orang lain. dan apa maksud ayah mencari kerabat? tentu saja diabad berapapun itu aku akan mudah menemukan mereka." jawab Putri Gangga tidak mengerti
"baiklah buktikan ucapanmu, hanya cara inilah yang mampu mengubah pemikiranmu tentang manusia, kau akan tahu ketika kau disana. Jika kau berhasil maka kau dapat menjalin kasih dengan manusia itu." ucap Raja Abalon
"baiklahh, kalau begitu aku setujuu." jawab Putri Gangga begitu mantap
"ambillah kalung dimensi air ini, jika kau merasa sesak dan membutuhkan air laut maka segeralah masuk, air laut didalam dimensi juga bisa menyembuhkan segala penyakit dan memulihkan kekuatan serta tenagamu. kuharap kau berhasil disana, dan kuharap ketika kau kembali pemikiranmu dapat berubah tentang manusia. jikalau kau merasa tidak kuat diabad 10, masuklah ke kalung dimensi dan carilah pintu berwarna biru, maka kau akan langsung kembali ke abad 3 ini." jelas Raja Abalon sedikit sedih
"itu berarti aku masih menjadi Mermaid di abad 10?" tanya nya
__ADS_1
"benar, dan kekuatanmu masih sama disana, tidak berkurang sedikitpun. dan kau mampu sesuka hatimu untuk berubah manusia ataupun mermaid. akan tetapi kau harus berhati-hati dengan air laut, maka kau bisa langsung berubah menjadi mermaid dan disana... . " ucap Raja Abalon terhenti
"disana kenapa ayah?"
"tidak apa-apa, kau harus mencari tahunya sendiri. masuklah kedalam gelembung ini, kau akan segera kukirim kesana." ucap Raja Abalon, dan putri Gangga menurutinya
Mulut Raja Abalon mulai mengeluarkan mantra, tidak lama dari itu putri Gangga menutup matanya, itu tanda bahwa jiwanya sudah pergi ke abad 10.
"semoga kau mampu mengerti keputusan ayah. dan segeralah kembali." ucap Raja Abalon sedih yang melihat Raga putrinya didalam gelembung tanpa Jiwa
#Kedatangan Putri Gangga di abad 10
Dibuka matanya pelan, dia melihat atap yang terlihat sangat buruk, dinding yang tidak begitu layak pakai, terlihat begitu kotor dan mengenaskan. Samar-samar ia melihat tali tergantung dilangit-langit atap.
"putri, apa yang kau lakukan?" memegang Putru Gangga dan melihat atap langit sedih
"putri kenapa kau mencoba bunuh diri. kumohon putri semangatlah, putri pasti bisa melewati ini semua, pelayan akan selalu menemanimu dimanapun itu. tidak perduli jika pelayan mempertaruhkan nyawa." ucap perempuan yang sepertinya sebaya dengannya menangis tersedu-sedu, putri gangga hanya terdiam mencoba menelaah kejadian ini.
"kenapa ada pelayan disini? aghh ayahanda begitu baik padaku hingga memberiku pelayan." gumamnya dengan tersenyum-senyum
"putri kenapa ada tersenyum-senyum? apakah ada yang salah?" tanya pelayan itu bingung
"siapa namamu?" tanya Putri Gangga percaya diri
__ADS_1
"apa putri lupa dengan hamba, hamba pelayan anda, Soo Min." jawab Soo Min pelayannya bingung dan kawatir
"namanya aneh sekali." gumamnya
"apakah Putri Youra baik-baik saja?" tanya Soo Min lagi
"siapa yang kau sebut putri Youra? aku bukan putri Youra. aku..." ucapannya terpotong, ada lelaki paruh baya yang datang menghampirinya
"ada apa ini? apakah dia membuat ulah lagi?" tanya lelaki itu yang mana ayah dari Putri Youra perdana menteri kerajaan daratan (Jung Man Shik) sambik melihat atap
"maafkan hamba tuan, hamba tidak merawat putri Youra dengan baik." ucap Soo Min membungkuk mohon maaf
"apa maksud semua ini? apakah ada yang tidak dikatakan ayahanda padaku, kenapa ini membingungkan sekali." ucap Putri Gangga dalam hati
"biarkan saja jika dia ingin mati." suara ketus menggelegar dari Perdana Menteri Man Shik, lalu pergi meninggalkan mereka berdua
"putri, kau jangan bersedih atas ucapan ayahanda putri, hamba yakin ayah putri sangat menyayangi putri Youra." ucap Soo Min menenangkan
"apa maksudmu? aku sungguh tidak paham, siapa lelaki itu? kenapa kau menyebutnya ayahandaku, dia bukan ayahandaku." tegas Putri Gangga yang masih menyangkal keadaan karena ketidaktahuannya
"yaa Dewaa... sepertinya putri sangat terpukul hingga tidak menganggap tuan man shik ayahanda nya lagi." ucap Soo Min sedih dalam hati, lalu menuntun Putri Youra/Gangga keatas ranjang
"tempat tidur macam apa ini jelek sekali." ucap Putri Gangga marah
__ADS_1
-BERSAMBUNG-