
"tungguuuu... kelompok gangga biru? yaa kelompok itu adalah miliknya, tapi yang aku tidak habis pikir kenapa dia mau memperlihatkan identitasnya bahwa dia pemilik Gangga Biru, bukankah itu sangat bahaya?" gumam pangeran ketiga Ha Joon didalam hati sambil mengamati gerak-gerik Youra/tuan Gangga tanpa mendengar apa yang dibicarakan, karena jarak tidak dekat.
Dibawah Youra/tuan Gangga sedang asyik berbincang-bincang dengan para penjaganya, Youra sempat menyuruh mereka berhenti berbicara, dia mendengar sesuatu, yapps gumaman Pangeran ketiga Ha Joon, namun dia tidak tahu jika itu pangeran Ha Joon. Dengan begitu santai dan tertawa, dia mencoba melihat arah dari suara tersebut dan ternyata ada diatas pohon hampir tertutup dedaunan. Lalu dia menyuruh penjaganya masuk. Tanpa disadari pangeran Ha Joon, Youra/tuan gangga sudah berada disampingnya. Dia sangat terkejut, bagaimana bisa dia sudah disampingnya. Saat Pangeran ketiga ingin pergi dihalang berbagai cara oleh Youra agar tidak kabur, ini adalah perkelahian sengit diatas pohon, keren nya mereka bisa menyeimbangkan badan didahan pohon yang kecil.
"siapa kau? kenapa kau memata-matai kami?" Youra mencengkram leher Pangeran Ha Joon dan mencoba melepas kian penutup wajahnya. sebelum kain itu dibuka, Pangeran Ha Joon berhasil melarikan diri.
"untung sajaa... tapi tuan gangga sangat hebat, kekuatannya setara denganku." gumam pangeran Ha Joon saat sudah berada jauh dari cafetaria yang mana merasa tidak diikuti. Untuk selanjutnya, dia tidak akan memata-matai tuan Gangga dengan cara seperti ini dan akan menggunakan cara lain.
Karena hal ini Youra memperketat penjagaan, siapa yang berani memata-matai cafenya pikirnya.
"tapi dia sempat bilang tentang gangga biru, apa mungkin yang diincarnya aku, sepertinya harus lebih berhati-hati." gumam Youra
]]
Kini Pangeran ketiga sudah kembali dikediaman istana, pengawal Yool langsung menghampirinya memberi kabar.
"bagaimana?" tanya Pangeran Ha Joon
"saya mendengar bahwa Raja akan memberikan tugas pertama pada Putri Youra, Raja akan mengirimnya ke kerajaan selatan untuk melakukan negosiasi gabungan militer, dengan melamar putri kerajaan selatan untuk pangeran kelima." ucap Pengawal Yool membuat Pangeran Ha Joon mendobrak mejanya
"bagaimana bisa yang mulia Raja bertindak gegabah seperti ini, negoisasi militer? tidak kupercaya Raja membuat alasan ini untuk tugas pertamanya. aku yakin ini hanyalah akal-akalannya agar kami tidak segera menikah." teriak Ha Joon marah
"maaf pangeran, ada satu hal lagi." ucap Pengawal Yool sedikit ragu
"apa? katakanlah!!!"
"Raja juga memerintahkan Pangeran Pertama untuk ikut andil dalam negosiasi kali ini. lebih tepatnya putri Youra diminta untuk menemani pangeran pertama bernegosiasi tentang militer lalu melamar putri kerajaan selatan." jelas Pengawal Yool membuat amarah pangeran Ha Joon semakin memuncak.
--
__ADS_1
Setelah pertemuannya dengan mata-mata yang mengintainya, Youra kembali kekediaman Jenderal. lebih baik untuk diam saja hari ini pikirnya. Dengan tergesa-gesa Soo Min datang menghampiri Youra, untuk menyampaikan pesan dari Raja.
"ini dari Raja putri." menyerahkan gulungan kertas
"selamat atas jabatanmu menjadi Jenderal putri Youra, maafkan Rajamu ini yang akan langsung memberikan mu tugas untuk bernegosiasi dengan Kerajaan Selatan untuk gabungan militer, agar kekuatan kita makin kuat dan meluas. kuharap kau bisa langsung berangkat besok pagi dengan membawa beberapa pasukan untuk melindungimu. Dan kau tidak akan sendiri saat pergi kesana, melainkan ditemani oleh pangeran pertama yang akan melamarkan putri kerajaan selatan untuk pangeran kelima." tertandaa Raja
"sepertinya ada yang tidak beres mengenai tugas ini." gumam Youra kesal
"ada apa putri?" tanya Soo Min
"tolong persiapkan barang bawaanku, besok pagi aku akan pergi ke kerajaan selatan untuk melakukan negosiasi, ini tugas pertamaku dari Raja." pinta Youra,
###
Keesokan harinya, Youra sudah menyiapkan barang-barangnya. Sebelum dia pergi, dia dikagetkan oleh Pangeran Ha Joon yang menyelinap masuk kedalam kamarnya.
"apa kau benar-benar akan pergi?" tanya Ha Joon
"ini tugas pertamaku, sudah jelas sekali aku akan pergi." jawab Youra dingin
"baiklahh.. hati-hati saat bersama Dae Hyun, perjalanan menuju kerajaan selatan lumayan lama, memakan waktu 3 hari." ucap Ha Joon
"tentu saja, aku pasti berhati-hati. lagipula aku mengajak Chul Moo, tenang aku akan baik-baik saja." ucap Youra meyakinkan dan langsung pamit pergi, ternyata didepan kediaman Jenderal pangeran pertama Dae Hyun sudah menunggunya
"naiklah putri, lebih baik kita ada disatu kereta." ajak Pangeran Dae Hyun
"tidak terimakasih, aku akan menunggangi kuda, bgaaimanapun aku seorang Jenderal disini, dan aku membawa seorang pangeran jadi ini sudah tugasku melindungi pangeran." jawab Youra ketus, lalu meminta seluruh pasukan untuk segera berangkat
"hemm Dae Hyun pasti akan memanfaatkan situasi ini untuk bisa dekat dengan Youra, aku harus mengikutinya." gumam Pangeran ketiga Ha Joon
__ADS_1
Rombongan Youra dan Dae Hyun sudah berjalan kurang lebih hampir dua hari tanpa hambatan, hanya dihadang segerombolan perampok namun bisa diatasi dengan cepat. Mereka juga hanya berhenti untuk istirahat minum dan makan, memulihkan tenaga dan istirahat disaat matahari terbenam. Hari kedua ini sudah mulai larut, mereka memutuskan untuk beristirahat lagi memulihkan tenaga.
Youra langsung memasuki tenda yang sudah disiapkan untuknya, dan diberikan teh hangat dari pelayan. Diminumnya segelas teh dengan satu tegukan tanpa ada rasa curiga dan hendak segera tidur, dua hari ini sudah sangat lelah baginya, ditambah rayuan maut dari pangeran pertama membuatnya sangat jijik. Beberapa saat kemudian, Youra merasakan panas dalam tubuhnya, dirinya mulai tidak nyaman dengan hal ini, terasa ingin melepaskan bajunya.
"ada apa ini? kenapa aku merasa seperti ini." gumam Youra merasa tidak nyaman, tiba-tiba Pangeran Dae Hyun memasuki tenda nya. Melihat pangeran Dae Hyun, hawa dalam dirinya terasa sangat berbeda, dia terasa sangat menginginkan pangeran Dae Hyun. Dengan sekuat tenaganya, Youra menahan gejolak rasa ini, rasa ingin melakukan sesuatu yang tidak ia inginkan.
Dimatanya, Pangeran Dae Hyun seperti sedang merayunya, membuat dirinya tidak tahan untuk melakukan sesuatu. Mata licik dimata Pangeran Dae Hyun mulai memancar, dengan kesempatan ini Dae Hyun mulai mendekatkan bibirnya dengan Youra, namun sebelum itu terjadi Pangeran Ha Joon datang menendangnya begitu keras hingga terjatuh dengan memakai pakaian serba hitam dan menutupi wajahnya agar tidak ketahuan oleh Dae Hyun bahwa dia sudah bisa berjalan.
"siapa yang berani menganggu ku?" teriak Dae Hyun marah,
"siapa kau?" teriak Dae Hyun
"panass.... uhhh aku tidakk tahan." ucap Youra yang ingin melepaskan bajunya, lalu disingkap oleh Ha Joon
"urusan kita belum selesai." marah Ha Joon lalu mengangkat Youra membawanya pergi dari tendanya
"kurang ajar, siapa dia berani-beraninya mengangguku." ucap Dae Hyun kesal
"aghhh aku tidak boleh seperti ini, aku harus segera masuk kedalam kalung dimensi." ucap Youra setengah tidak sadar bahwa dirinya berada dalam gendongan Ha Joon
Stttstststtststst.....
Ha Joon terseret memasuki ruang kalung dimensi Youra.
"tempat apa ini?" gumam Ha Joon sambil melihat sekeliling lalu melepaskan penutup kain diwajahnya
"aghh ternyata kau disini pangeran Ha Joon, aku sangat tidakk tahannn, panasss sekalii, aku mau dirimu." ucap Youra yang ingin meraih bibir Ha Joon dan sudah meraba dada bidang Ha Joon
-BERSAMBUNG-
__ADS_1