The Legend Of MERMAID

The Legend Of MERMAID
IBUKOTA SELATAN


__ADS_3

_Flashback


Disaat Youra sedang berusaha untuk membangunkan Ha Joon, di memanggil Chul moo untuk datang.


"cepat cari kelompok gangga biru disekitar sini, seingatku mereka ada tugas didaerah ini juga. kalau sudah ketemu awasi pergerakan pangeran pertama, kurasa dia akan meninggalkan ku malam ini, jika itu benar terjadi hadang mereka semua, tapi ingat identitas kelompok biru harus ditutupi, pura-pura sebagai preman terserah kalian mau bagaimana caranya, ulur waktu untuk aku datang." perintah Youra dan dimengerti oleh Chul Moo,


Dengan cepat Chul Moo melesat pergi dan bertemu dengan kelompok Gangga Biru, merekapun langsung menjalankan tugas dari Youra.


_Flasback end


"beraninya kalian para perampok menghadang jalan pangeran." ucap Pengawal pangeran Dae Hyun


"hahhaah aku tidak perduli entah itu pangeran atau siapa, serahkan harta kalian." teriak kelompok gangga biru


"jika tidak diserahkan, aku akan membunuh pangeran kalian." teriaknya lagi mengancam


Lalu para pengawal Pangeran pertama pun menyerang, namun mereka kalah dengan bawahan Youra yang mana telah dilatih lebih kuat sebelumnya.


"bukankah itu pangeran pertama?" ucap Ha Joon


"sepertinya itu bukan preman biasa yang menghadangnya." imbuh Ha Joon lagi


"apa kau ingin menyelamatkannya?" tanya Youra


"biarkan saja, kurasa para pengawalnya akan kalah dan aku ingin tahu bagaimana Dae Hyun menghadapinya setelah ini, apa dia akan turun langsung dengan pengawal bayangannya atau hanya mengandalkan pengawalnya." ucap Ha Joon dengan mengangkat sudut bibirnya


Dari atas pohon Youra dan Ha Joon memperhatikan pertarungan antara pengawal dan para preman gangga biru, tak lama dari itu para pengawalpun sudah tergeletak mati berdarah, tinggal pengawal bayangan yang menjaga pangeran pertama.


"aku akan mengatasinya pangeran." ucap pengawal pangeran pertama


"cepat, habisi mereka, bagaaimana bisa kalian kalah dengan para preman." teriak pangeran Dae Hyun


"aku tidak bisa membiarkan bawahanku mati begitu saja, apalagi tidak mendapatkan apapun." gumam Youra dalam hati lalu melompat dengan cepat berada disamping pengawal pangeran pertama, lalu pangeran Ha Joon pun juga mengikutinya.


Youra memberi isyarat agar segera pergi dari sini, daripada mereka mati sia-sia


"ayo kita pergi dari sini, kita tidak akan bisa melawan mereka." teriak salah satu kelompok Gangga Biru dan mereka berhasil pergi, sebenarnya pengawal pangeran pertama ingim mengejar mereka namun di hentikan oleh Youra


"kenapa diam saja, kejar mereka." teriak pangeran pertama marah pada pengawalnya


"untuk apa kau mengejarnya, ini hanya membuang-buang tenaga dan waktu, lebih baik kau menjaga pangeran pertama saja, toh pengawal kalian yang lain sudah mati." ucap Youra dingin yang membuat pangeran pertama diam dan pengawalnya tidak jadi pergi


"kurang ajar wanita ini. berani-beraninya meremehkanku." ucap pangeran Dae Hyun dalam hati


"apa kau ingin melanjutkan perjalananmu sekarang? jika kau ingin duluan silahkan, aku masih disini menunggu para pasukanku." ucap Youra dengan nada ketusnya

__ADS_1


"aku akan menunggu pasukanmu, lebih baik kita berangkat bersama." jawab Pangeran Dae Hyun dengan memasang senyuman palsu


"dan kauuu........ " ucap pangeran Ha Joon dengan menunjuk pangeran Ha Joon yang menggunakan penutup wajah, lalu dihentikannya karena dia tidak ingin terlihat bersalah didepan Youra


"ada apa dengan pengawalku?" tanya Youra pura-pura tidak tahu


"tidak apa-apa, sepertinya ada salah paham diantara kita semalam." jawab pangeran pertama


"aa soal semalam? maafkan aku pangeran pertama, aku tidak tahu siapa yang memberiku obat yang begitu aneh semalam, jadi pengawalku langsung bergerak dikira kaulah pelakunya karena kau berada didalam bersamaku semalam." jawab Youra dingin dan pura-pura bodoh


"aghh tidak apa-apa." jawab Dae Hyun


"syukurlah Youra tidak tahu jika aku yang memberinya obat itu." gumam Dae Hyun


Beberapa jam kemudian, pasukan Youra sudah sampai, lalu mereka melanjutkan perjalanan untuk ke kerajaan Selatan, kemungkinan malam nanti mereka sudah sampai di ibukota, jadi mereka bisa mencari penginapan, lalu paginya langsung menuju kerajaan selatan.


#Malam


Rombongan Youra sudah sampai di ibukota dan mencari penginapan, Pangeran Ha Joon juga masih ikut akan tetapi penutup wajahnya tidak pernah dibuka, karena sebagai pengawal Youra jadi dia mengikuti kemanapun agar tidak timbul kecurigaan pada Dae Hyun.


"kauuu... kenapa ikut masuk ruanganku?" tanya Youra gugup


"kau tahu bukan, aku seorang pengawalmu, yaa pantas saja jika aku masuk keruanganmu." jawab Ha Joon lalu duduk dikursi yang ada dipenginapan


"aku tidak ada tempat untuk tidur." rengek Ha Joon


"akan aku pesankan kamar lagi." ucap Youra lalu keluar dan ingin memesan kamar lagi


#didepan resepsionis


"aku ingin pesan satu kamar lagi." ucap Youra pada resepsionis


"maaf nona, kamar sudah penuh dipesan semua." jawab pelayan resepsionis itu


"apa benar-benar tidak ada? kecilpun tidak apa-apa." jawab Youra


"maaf nona." jawab pelayan itu menunduk, Youra hanya menarik nafas panjang


"kenapa kau masih disini?" tiba-tiba Dae hyun datang


"aku ingin memesan kamar lagi untuk pengawalku, dan ternyata penuh." jawab Youra lesu


"untuk apa kau memesankan untuk pengawalmu, segitu perdulikah kau dengan pengawalmu jenderal?" tanya Dae Hyun yang membuat Youra tidak lesu lagi


"aku hanya tidak ingin dia kelelahan, kalau begitu aku permisi." ucap Youra

__ADS_1


"jika kau tidak ingin sekamar dengan pengawalmu, kau juga boleh ikut kekamarku, bukankah itu lebih nyaman?" goda Dae Hyun


"sialan lelaki ini." gumam Youra dalam hati, lalu dia mengalihkan pembicaraan


"ohiyaa apa kau sudah memerintahkan prajurit untuk memberi kabar ke istana selatan, bahwa kita sudah sampai diibukota dan akan kesana besok pagi?" tanya Youra


"tenang saja jenderal, ini baru saja aku memberi perintah pada mereka." jawab Dae Hyun dengan penuh kepercayaan diri


"baiklah terimakasih." ucap Youra lalu pergi begitu saja


"hemmm suatu saat kau pasti akan berada dalam pelukanku." gumam Dae Hyun dalam hati, Youra mendengar itu hanya mendengus kesal tidak akan dia bisa memelikinya


Dengan kesal Youra memasuki kamarnya lagi, terlihat Ha Joon sedang santai merebahkan badannya diatas ranjang.


"kau ... keluar dari sini." teriak Youra kesal


"bukankah kau memesan kamar lagi? kenapa kau kembali kesini." ejek Ha Joon


"baiklah jika kau tidak mau keluar, aku yang akan pergi mencari penginapan lain." ucap Youra marah


"jangan pergi..." cegah Ha Joon tanpa didengarnya Youra langsung pergi


"hemm sebenarnya aku juga sungkan untuk tidur disini, akan tetapi penginapan diluar sana juga sudah penuh semua." gumam Ha Joon


"sebenarnya akan ada acara apakah, kenapa bisa penginapan di ibukota penuh, padahal ibukota ini termasuk besar, lebih baik aku selidiki terlebih dahulu." gumam Ha Joon lalu melesat pergi mencari informasi


Sedangkan Youra mencoba berkeliling seluruh penginapan dan full booking semua untuk malam ini, dia merasa begitu kesal dan merasa sial karena diikuti pangeran Ha Joon.


lalu datang ke penginapan terakhir yang akan menjadi harapannya.


"maaf nona, penginapan kami sudah penuh." jawab pelayan


"kenapa penginapan di seluruh ibukota penuh?" tanya Youra penasaran


"anda belum tahu nona, besok di istana akan diadakan turnamen untuk mendapatkan hati sang putri mahkota. jadi beberapa pangeran dari berbagai kerajaan mencoba mengikuti pertandingan ini." jawab pelayan itu


"maksudnya bagaimana?" tanya Youra semakin bingung


"jadi Raja selatan mengundang seluruh para pangeran di berbagai kerajaan untuk mengikuti turnamen ini, dengan imbalan gabungan pasukan militer." jelas pelayan pada Youra


"terimakasih informasinya." ucap Youra lalu pergi


"sudah kuduga ada yang tidak beres dengan tugas ini, apakah pangeran Dae Hyun tahu soal ini. aku harus segera menemuinya." gumam Youra, disatu sisi Ha Joon juga merasa kesal dengan berita ini dan segera pergi mencari Youra


-BERSAMBUNG-

__ADS_1


__ADS_2