The Legend Of MERMAID

The Legend Of MERMAID
PERJODOHAN


__ADS_3

#keesokan harinya


Saat Putri Youra sedang bersiap-siap diruang baca dan akan mengajak seluruh pelayannya untuk ke bangunan yang sudah ia beli. Ada seorang kasim datang menghampiri kediamannya dengan membuka pintu begitu keras.


"siapa kalian? dimana Putri Youra." ucap kasim itu begitu kasar, tidak ada rasa hormat sedikitpun terhadap Youra


"Putri sedang membersihkan diri." jawab Soo Min bohong


"ada apa gerangan kasim datang kemari?" tanya Soo Min


"beritahu dia segera menghadap perdana menteri sekarang juga." ucap Kasim kasar


"baikk.. saya akan menyampaikannya." lalu kasim itu pergi meninggalkan kediaman Youra dengan penuh amarah.


"siapa yang berani marah-marah sepagi ini?" tanya Youra marah yang baru saja keluar dari ruang baca nya


"maaf tuan putri, kasim barusaja datang meminta putri untuk menemui perdana menteri." jawab Soo Min menunduk


"hanya seorang kasim, lancang sekali dia membuat keributan di kediamanku." jawab Youra marah


"baiklah kalau begitu, Chul Moo aku serahkan pembenahan cafe padamu, ini gambar untuk mendesain seluruh ruangan. bangunan yang kubeli berada ditengah pasar milik lelaki tua, dia pasti paham jika yang menyuruhmu tuan yang membantu anaknya." sambil menyerahkan kertas desain ruangan yang telah ia gambar semalaman


"baik laksanakan putri." jawab Chul Moo yang mana Youra sekarang berdandan wanita


"dan kalian berenam ikuti dan bantu Chul Moo dalam mengurus segala persiapan yang dibutuhkan, ini catatan perabotan yang harus kalian beli. dan ini sekantong koin emas untuk mengurus semuanya. jangan harap kalian berani mengkhianatiku." tegas Youra pada seluruh pelayannya


"baik putri, jawab mereka semua yang sudah tunduk padanya." lalu mereka semua pergi menuju pasar


Sedangkan Soo Min menemani Youra untuk menghadap Perdana Menteri, kali ini dia masih menggunakan cadar menutupi wajahnya dia belum mau untuk menunjukkan wajahnya yang sudah kembali normal.

__ADS_1


Sesampainya dikediaman perdana menteri sudah terlihat permaisuri Myung Hee dan kedua putrinya Youn Hee dan Youn Young, serta ayahnya perdana menteri yang duduk dikursi utama keluarga. Youra hanya datang tanpa memberi hormat ataupun salam kepada mereka semua, untuk apa memberi hormat jika dia tidak pernah dianggap di keluarga ini pikirnya.


"Nuna, kenapa kau tidak memiliki sopan santun sedikitpun, tidakkah kau perlu memberi hormat terhadap ayah dan bunda." ucap Youn Hee, yang hanya dibalas seringaian jijik dibalik cadarnya.


"iyaa nuna, kaupun tidak menjawab perkataan dari Youn Hee nuna." saut Youn Young untuk menambah bara api agar ayahnya marah


"biarkan saja dia, memang tidak memiliki adab sama sekali." ucap Perdana Menteri


"ada apa anda memanggil ku kemari? jika ada yang perlu dibicarakan segera beritahu aku." ucap Youra dingin karena sudah begitu kesal dan malas berdiri dihadapan mereka


"mana sopanmu terhadap ayahmu putri Youra." bentak Istri perdana menteri Myung


"kalau tidak ada yang dikatakan saya permisi..." saat ingin mmebalikkan badan suara keras dan tegas menggelegar ditelinganya


"minggu depan kau akan bertunangan dengan pangeran ketiga." ucap Perdana Menteri yang masih membuat Youra diam kaku apa maksudnya ini, tunangan? dengan manusia?menyebalkan sekali pikirnya


"tapii tunguuu... jika aku bisa dekat dengan pangeran kerajaan ini, akan lebih bagus untukku, ini menjadi lebih mudah untuk menghancurkan kerajaan dan manusia-manusia yang tidak beradab." gumamnya hingga muncul seringaian licik di balik cadarnya


"apa dia sudah gila menerima perjodohan dengan pangeran ketiga yang cacat dengan santainya?" ucap Putri Youn Hee


"bukan gila nuna, tapi dia sudah putus asa untuk hidup, ini akan lebih baik mereka sangat serasi, wanita buruk rupa dan lelaki cacat." jawab Putri Youn Young


"diamm kaliannn!!!!" bentak Perdana Menteri, yang mana dia tiba-tiba sedikit merasa iba dengan putrinya, bagaimana dia bisa setega ini menjodohkan putrinya dengan orang yang cacat dan menurut tabib pangeran ketiga akan lumpuh selamanya.


####


"maaf putri, apakah anda tahu jika pangeran ketiga lumpuh dan tidak akan bisa berjalan selamanya." beritahu Soo Min yang kawatir terhadap nonanya


Youra berhenti mendengar ucapan itu, "emmmm... bukankah itu lebih bagus? aku bisa melakukan apapun yang aku inginkan, tanpa dikekang olehnya." jawab Youra dengan santai dan senyuman licik, Soo Min masih tidak mengerti bagaimana pemikiran dari nonanya ini

__ADS_1


"aku sangat suntuk disini, ayo kita jalan-jalan keluar." ajak Youra begitu antusias yang membuat Soo Min makin bingung dan sedikit kawatir, apakah benar nonanya memilih gangguan mental seperti yang dikatakan tabib pikirnya


"apa putri tidak ingin mengganti baju terlebih dahulu?" tanya Soo Min


"sepertinya hari ini tidak, biarkan mereka mencaci makiku sepuas hati." namun Youra masih memakai cadar untuk menutupi wajahnya


"sepertinya aku keluar sendiri saja supaya lebih mudah dan cepat. aku ingin menemui orang-orangku. Jika kamu ingin keluar, datanglah ke bangunan yang sudah kubeli, toh itu nanti kau yang akan mengurusnya." ucap Youra lalu meloncat jauh dengan peringan tubuhnya


Tubuhnya mengajaknya untuk pergi kepinggiran laut, dia benar-benar ingin mencari kerabat mermaidnya, Youra sangat berharap jika masih banyak yang selamat mermaid di abad ini. Memilih duduk dibawah pohon yang rindang sambil memandang kosong kearah lautan, dia merasa sangat bersalah terhadap kerabatnya, karena dirinya, Mermaid menjadi punah dan disalahgunakan oleh manusia.


Lamunannya dibuyarkan oleh suara teriakan


"lepaskan akuu!!" "lepaskan aku!!!", Youra begitu kaget mendengarnya, bagaimana tidak teriakan itu menggunakan bahasa mermaid, Youra langsung berdiri mencari arah suara itu, dan benar ada sekelompok pendekar yang akan memotong ekor Mermaid, melihat itu amarah Youra makin memuncak dan meledak-ledak, lalu ia meloncat dengan peringan tubuh begitu cepat lalu menendang mereka semua hingga tersungkur.


"kurang ajar!!! siapa kau? jika kau ingin ekor mermaid juga, cari sendiri dilaut, jangan mengambil hasil jeri payah kita." teriak salah satu pendekar itu


"dasar manusia biadab." tanpa basa-basi lagi Youra langsung menghajar para pendekar itu tanpa ampun, hingga mereka mati mengenaskan. Bagi Youra para pendekar itu bukanlah tandingannya, hanya diberi jurus tusukan 1000 belati tidak bisa mengelak lagi.


Lalu dia membalikkan badan melihat kerabat Mermaid nya dengan ekor berwarna Kuning cerah dan rambut berwarna hitam panjang, terlihat ketakutan saat dihampiri oleh Youra.


"apa kau baik-baik saja?" tanya Youra dengan bahasa Mermaid


"bagaimana bisa kau menggunakan bahasa kami?" tanya Mermaid itu masih takut jika ekornya akan dipotong


"lebih baik aku membawamu ketempat yang aman terlebih dahulu." dibawanya Mermaid kuning itu kedalam kalung dimensinya


Disatu sisi, orang misterius yang sama melihat apa yang dilakukan Youra begitu takjub, bagaimana bisa seorang wanita memiliki kemampuan yang melegenda.


"siapa dia? dan kemana perginya? cepat sekali menghilang." gumam orang misterius itu

__ADS_1


-BERSAMBUNG-


__ADS_2