
Putri Youra masih berjalan dengan gagah dan percaya diri dengan pakaian lelakinya, dia juga sempat mampir ditoko emas untuk menjual mutiara hasil menangisnya semalam, tidak disangka dia mendapatkan harga yang begitu tinggi. lalu ia melihat bangunan yang tertulis dijual, tempat ini juga terlihat strategis pikirnya, para pemuda pemudi pasti tidak akan sulit menemukan tempat ini. Dilangkahkan kakinya masuk kedalam gedung itu, gedungnya sudah terlihat buruk namun tidak masalah, dia bisa memperbaiki nya dengan semalam, tapi itu tidak mungkin menggunakan kemampuannya secara terbuka. Dia tetap membutuhkan pekerja, jika berhasil mendapatkan bangunan ini.
"permisi." ucap Putri Youra dengan merendahkan suaranya agar terdengar seperti laki-laki
"silahkan tuan ada yang bisa saya bantu." ucap lelaki tua yang sudah terlihat begitu lusuh
"apakah benar bangunan ini akan dijual?" tanya putri Youra
"benar tuan, saya lah pemilik bangunan ini." jawab lelaki tua itu
"berapa harga yang akan kau berikan?" tanyanya
"saya menjual bangunan ini dengan harga 1000 koin emas." ucapnya yang tidak percaya diri, bagaimana tidak kondisi bangunannya sudah reot dan lapuk, siapapun akan memikirkan berulang kali dengan harga segitu
"mahal sekali ya tuan." ucap Putri Youra
"saya sangat membutuhkan 1000 koin emas tuan, untuk membebaskan putri hamba dari preman yang sudah menyandranya. tolong saya tuan." ucap lelaki tua itu memohon
"kenapa aku harus percaya anda? aku tidak tahu jika kau berbohong padaku." jawab Putri Youra, bagaimanapun dia masih sangat membenci manusia dan memilih tidak mempercayai mereka
"saya tidak berbohong tuan, jika tuan tidak percaya, ikutlah denganku, saya akan menunjukkan putri saya yang sudah disandra berhari-hari karena saya tidak bisa membayar hutang mereka. tolong saya tuan." ucap lelaki itu memohon dengan bersujud padanya
"berdirilah, baiklah antarkan aku kesana. aku harus memastikannya dengan mataku sendiri." ucap Putri Youra yang melihat ketulusan dari mata lelaki tua itu
Mereka berjalan kearah basecamp para preman pasar itu, terlihat wanita kecil berumur 12 tahun digoda oleh para preman, dan tangan kakinya diikat begitu kuat.
"tuan, itu putri saya, tolong saya tuan, jika kau mau menolongku, aku akan selalu mengabdi padamu hingga akhir hayatku, bagaimanapun putri saya sangat berharga melebihi apapun." ucap lelaki tua itu
"baiklah aku akan menolongmu, tapi ingat kau harus mematuhi janjimu." ucap Putri Youra
"terimakasih tuan." jawab membungkuk berulang kali
Berjalan mendekati para preman itu berkumpul dan lelaki tua itu mengikuti dari belakang.
"ada apa anda kemari tuan? sepertinya anda salah jalan." ucap salah satu preman itu pada Youra
"ayahh tolongg akuu ayahh.." teriak anak perempuan itu saat melihat lelaki tua dibelakang Youra
"aku ingin mengambil anak perempuan itu." jawab Putri Youra dengan dingin
"apa yang akan kau berikan pada kami? hahhaha" tanya preman
"seperti yang kalian ketahui bapak tua ini memiliki hutang 1000 koin emas pada kalian, maka aku akan memberikannya." jawab Youra
"apa kau pikir dengan memberi uang, kami akan semudah itu melepaskannya? hahhaha anak perempuan ini bisa lebih mahal jika aku jual. hahhaha." tawa menggelegar dari para preman pasar
__ADS_1
"berikan anak itu atau kalian akan terima akibatnya." ucap Youra dingin dan mulai mengeluarkan aura mematikan, yang bisa membuat bulukuduk berdiri
"jangan mencari masalah dengan kita tuann." teriak mereka
"aku tidak mencari masalah, aku hanya ingin memgambil anak perempuan itu dan membayar sesuai yang kalian inginkan." jawab Youra dengan nada maconya
"halahhh jangan banyak bicara, serangg diaa." teriak preman itu
Putri Youra menjadi kesal karena harus mengeluarkan tenaganya lagi, apalagi harus mengurusi manusia tidak beradab seperti ini, saat preman itu menyerang dia hanya menghindar, dia tidak ingin bajunya kotor ataupun kulitnya tergores.
"hahhaha.. hanya berani menghindar?" seringai mereka
"kemarilah" ucap Youra dengan menggerakan tangannya menyuruh mereka menghampirinya
Dikeluarkan belatinya, sekali lempar seluruh preman itu tergores di keduakakinya, lalu ia menghentakkan kakinya hingga membuat tanah yang dipijak para preman itu terbelah, saat mereka terjatuh dan hanya terlihat kepala, Putri Youra menutupnya kembali. Kini badan seluruh preman itu terkubur hanya tersisa kepala mereka.
"tuannn ampuunn tuann, tolongg ampunii kamii tuann." mohon para preman itu, Youra hanya berjalan melewatinya melepaskan ikatan anak perempuan itu
"terimakasih tuan telah menolong anakku. saya berjanji akan selalu patuh terhadapmu tuan." ucap lelaki tua itu membungkuk terimakasih
"kembalilah ke bangunan yang sudah kubeli, ini uang untuk memperbaiki kayu yang sudah lapuk, besok aku akan menemuimu dan membawa pekerja lain." ucap Youra lalu lelaki tua dan anaknya mohon ijin untuk pergi.
Saat Youra hendak meminggalkan preman itu, seluruh preman itu memohon untuk diselamatkan dan diampuni.
"tidak tuann, kami akan melayanimu dan selalu patuh padamu." jawab mereka serempak
"baiklah." dihentakkanya lagi kakinya untuk membuka tanah itu kembali dan diangkat seluruh preman itu keudara, lalu ditutup kebali tanahnya.
Putri Youra berjalan mendekati para preman yang berada diudara dan memberikan air penunduk untuk mereka minum, dengan begitu Youra tidak perlu kawatir jika mereka menghinatinya, karena mereka akan langsung meledak jika berani untuk menyerang ataupun membunuhnya, dengan ancaman seperti itu mereka sudah kencing dicelana karena ketakutan. Siapapun yang sudah meminum ramuan itu dalam kadar yang tinggi, mereka akan langsung mengenali tuannya Putri Youra meski dalam bentuk laki-laki, perempuan, ataupun berubah menjadi mermaid dan bentuk apapun.
"sekarang berjanjilah, akan selalu menjadi budakku dan selalu patuh." tegas Putri Youra
"kami akan selalu patuh dan tunduk terhadap tuanku, jika kami berkhianat kami akan mati mengenaskan." ucap mereka serempak lalu membungkuk memberi hormat
"baguss, ini 10 koin emas untuk makan kalian selama satu pekan ini, jangan sampai kalian mencuri atau merundung warga lagi tanpa perintahku. hiduplah dengan baik, dan bekerja seperti yang lainnya." melempar koin emas itu, lalu dia beranjak pergi
Disatu sisi ada seorang yang diam-diam mengamati pergerakan Putri Youra dari dia menjadi pusat perhatian di keramaian.
"ternyata ada yang lebih hebat dariku." gumamnya lalu pergi
Kini Putri Youra mencari alamat yang diberikan ayahandanya, ternyata terletak ditengah hutan, ada satu gubug disana.
"permisi, apa ada orang didalam?" teriak Putri Youra
"siapa kau?" seorang lelaki dibelakangnya, saat lelaki itu melihat kalung yang dipakai Youra, dia langsung membungkuk memberi hormat.
__ADS_1
"hormat tuanku, maaf hamba tidak mengenali anda." ucap lelaki yang disebut pengawal oleh ayahandanya
"apa kau hanya sendiri?" tanya Youra
"benar tuan."
"siapa namamu?" tanyanya lagi
"nama hamba Chul Moo tuan." jawab pengawal itu
"baiklah, sekarang kau harus selalu berada disampingku untuk menjagaku." ucap Youra lalu mengajaknya meninggalkan gubuk ini dan menuju laut untuk menemui budak yang sudah dicarikan oleh Soo Min.
#Pinggiran Lautan
Terlihat Soo Min dan 6 budak yang sudah menunggunya dipinggiran laut.
"hormat saya pu...." terhenti dengan ucapan Youra
"baguss, kau sudah membawa 6 orang yang kucari." saut Youra dengan nada rendah layaknya laki-laki
"wahh ternyata tuan yang membeli kita begitu tampan." gumam 3 budak wanita itu berturut-turut
"baiklah, apa kalian sudah siap untuk menjadi budakku dan selalu patuh terhadapku?" tanya Youra langsung tanpa basa basi
"kami akan selalu sedia melayani tuanku." jawab mereka serempak, lalu Youra memberikan air penunduk lagi agar mereka tetap patuh padanya
"jika kalian berani berkhianat, tidak segan-segan aku akan mencabik-cabik kalian semua." ucap Youra yang membuat mereka takut dan tidak akan sesekali mengkhianatinya
"siapa nama kalian?"
"maaf tuan, kami belum punya nama." jawab mereka menunduk.
"hahh sayang sekali, wajah bagus seperti kalian tidak mempunyai nama." seringaian licik muncul diwajahnya
"untuk kalian bertiga (lelaki) nama kalian kini Hoon, Hwan, Hye. dan kalian bertiga (perempuan) Aeri, Aerum, Ara."
"terimakasih tuan telah memberi kami nama." ucap mereka semua menunduk
"sekarang ikut aku kembali kekediamanku." ajak Youra, lalu mereka semua mengikutinya dari belakang menuju kediaman Youra yang berada dibelakang kediaman perdana menteri dan para anak tersayangnya.
Meskipun kediaman itu dibelakang kediaman ayahnya, semua orang dikediaman perdana menteri tidak pernah perduli dengan apa yang akan dilakukan Youra, karena menurut mereka apapun yang dilakukan Youra tidak pernah berarti dan tidak berpengaruh.
-BERSAMBUNG-
terimakasih yang sudah mendukung cerita ini 💜💜
__ADS_1