The Legend Of MERMAID

The Legend Of MERMAID
INGIN MENGOBATI


__ADS_3

"silahkan, jika kau tidak malu dilihat banyak orang." ejek pangeran Ha Joon, Youra hanya mendengus kesal terhadap kelakuannya, dia tidak mungkin kembali kekediamannya sekarang, dan dia juga tidak mungkin tinggal bersama dengan para pelayannya didekat cafee, ini semua jebakan pikirnya. Jika ada pangeran Ha Joon bagaimana dia akan melancarkan misinya kalau seperti ini. Youra hanya menggerutu kesal, dipermainkan oleh pangeran Ha Joon, ternyata dia tidak sebodoh yang ia pikirkan.


"apa Raja tidak marah jika kita tinggal bersama?" tanya Youra yang masih mencari cara agar Pangeran Ha Joon mau pindah


"bukankah kau tau aku adalah anak buangan Raja, aku tidak pernah dianggap oleh Raja, jadi tidak ada tempat untukku diistana." jawab Pangeran Ha Joon dengan percaya diri


"agh iya aku lupa, kalau dia sangat tidak disukai Raja." ucap Youra dalam hati


"kurasa kau lebih baik tinggal diistana, apa kau tidak ingin menjadi Raja selanjutnya?" Youra masih mencoba membujuk


"kurasa tidak, lihatlah kakiku lumpuh seperti ini. tapi... kalau calon permaisuri ku ingin jadi Ratu, aku akan mengusahakannya." pangeran Ha Joon menjawab dengan serius


"aa benar dia lumpuh... ehh tunggu tadi dia bilang mau jadi raja kalau aku menginginkannya. wahhh kesempatan bagus, aku harus membujuknya untuk menjadi Raja dan membuatnya tidak lumpuh lagi." gumam Youra dalam hati yang membuatnya senyum sumringah


"kenapa kau tersenyum begitu? kamu benar ingin jadi Ratu?"


"emmm..... kau benar-benar lumpuh?" tiba-tiba Youra menanyakan pertanyaan acak sambil mengalihkan, sebenarnya hal ini yang ada dipikiran Youra selama ini


"apa kau tidak percaya jika aku lumpuh?" tanya balik pangeran Ha Joon


"kau sepertinya penuh banyak rahasia, dan aku merasa kaki lumpuhmu ini adalah sebagian dari taktikmu." ucap Youra ketus


"(tertawa) apa kau berharap memiliki calon suami yang sempurna? apa kau berharap jika aku hanya bohong belaka tentang kakiku?" pertanyaan muncul dari mulut Pangeran Ha Joon


"kau iniii.... aku yang memberimu pertanyaan, kenapa malah kau yang memberiku banyak pertanyaan."😑 Youra


"aku tidak berbohong padamu dan tidak berbohong pada siapapun. aku benar-benar lumpuh, namun aku berbohong jika aku lumpuh disebabkan karena perang." jelas Pangeran Ha Joon


"lalu?"


"ini karena racun. aku diracuni saat berada di peristirahatan medan perang, ini adalah ramuan pelumpuh saraf yang sudah berkadar tinggi, bukan seperti ramuan pendekar Zee yang digunakan untuk menyerangmu. ramuan ini dibuat dari tumbuhan tumbuhan beracun dan dicampur racun ular api. dengan begitu para tabib tidak bisa menolongku alias belum ditemukan penawarnya." jawab Pangeran Ha Joon


"kau ingin sembuh?" tanya Youra

__ADS_1


"siapa yang tidak ingin sembuh dari sakitnya didunia ini." jawab Pangeran


"aku bisa menyembuhkanmu, tapi ada syaratnya."


"apa syaratnya?jika membatalkan pernikahan kita, aku tidak mau, lebih baik aku lumpuh namun berada disisimu." jawab Pangeran Ha Joon


"kau sungguh tidak waras." jawab Youra dengan menghela nafas panjang


"lalu apa syaratnya?" tanya pangeran ketiga


"syaratnya akan kuberi tahu jika aku sudah percaya padamu, karena aku tidak percaya sama sekali dengan namanya manusia." jawab Youra dingin


"apa kau meremehkan cintaku padamu? aku adalah manusia yang tidak pernah ingkar janji, akulah lelaki sejati." membanggakan diri


"(terasa ingin muntah 🤮) terlebih untuk cinta, aku tidak percaya dengan cinta. cinta hanyalah bualan untuk memanfaatkan orang lain." 😑 Youra


"😬sepertinya kau pernah disakiti oleh lelaki yaaaaaa." ejek pangeran Ha Joon


"bukan disakiti lagi, dengan meng-atasnamakan cinta, dia sudah membunuh orang terdekatku." jawab Youra serius, membuat Pangeran Ha Joon menjadi ikut serius


"(dalam hati) kenapa aku jadi sembarang bicara seperti ini, untung saja dia menganggapnya adalah ibunda Youra."


"ternyata benar, memang lelaki yang kau cintai itu biadab. berarti kabar bahwa istri PM Man Shik dibunuh itu adalah benar. lalu kenapa PM Man Shik dan kau tidak menangkap lelaki sialan itu?" tanya pangeran Ha Joon kesal


"dia sudah ditelan bumi." jawab Youra lalu melenggang pergi meninggalkannya begitu saja


"heyy.. putri Youra kau mau kemana? katanya kau mau menyembuhkan ku, aku mau disembuhkan, apapun syaratnya." teriak pangeran Ha Joon membuat Youra berhenti dan menoleh


"datanglah kekediamanku malam ini." jawab Youra singkat lalu meninggalkannya.


"sungguh tidak punya malu pangeran Ha Joon, kupikir dia orang yang berwibawa dan cuek, ternyata begitu ramah dan lucu." gumam Youra yang tanpa disadarinya membuat kedua sudut bibirnya naik sumringah


]]

__ADS_1


saat berada diruangannya, Chul Moo mendekati Youra melaporkan sesuatu.


"(membungkuk) putri, perdana menteri Man Shik ingin bertemu dengan anda mengenai pembunuhan perdana menteri Dong, dia ingin segera mengambil peta emas itu." lapor Chul Moo


"aghh iya aku hampir melupakan soal itu. baiklah aku akan segera ke kantor Gangga biru." jawab Youra lalu Chul Moo pergi terlebih dahulu ke kantor, sebelum itu Youra masuk kedalam kalung dimensi untuk mengambil petanya, dan disempatkannya untuk mengobrol dengan ayahnya lalu menyiramkan air laut murni diatas gelembung, hampir setiap hari Youra menyiram itu berharap ayahandanya hidup kembali.


"ayahanda, doakan gangga berhasil melawan mereka." ucap Youra dengan tersenyum, taklupa dia mengisi botolnya dengan air murni pula untuk menyembuhkan kaki pangeran ketiga beserta pil duyung yang sangat langka.


Setelah keluar dari kalung dimensi, Youra mengganti pakaiannya, dan melompat tinggi keluar, dengan kecepatannya, orangpun tidak tahu jika Youra pergi keluar. sesampainya di kantor, PM Man Shik sudah berada disana menunggunya, dan membungkuk hormat lalu dipersilahkan duduk.


"bagaimana tuan? kudengar perdana menteri Dong sudah tewas, bagaimana dengan peta nya?" tanya PM Man Shik penuh harap


"(memberikan peta emas)." Youra


"terimakasih banyak tuan, aku sangat puas, ternyata kabar diluar sana tentang kelompok Gangga Biru bukanlah bualan." puji PM Man Shik sambil memberikan sekendi penuh koin emas


"kau boleh pergi." ucap Youra/tuan Gangga


"(dalam hati) hemm kasar sekali tuan gangga ini, tapi tidak apa aku sudah mendapatkan peta ini, aku akan menjadi kaya." sambil senyum senyum sendiri


"kalau begitu, saya undur diri tuan." PM Man shik berdiri membungkuk dan melenggang pergi


"hemm ayahandaku yang sekarang dan dulu sangat berbeda jauh, di abad ini yang dipikirkannya hanya kekayaan." guman Youra


"panggilkan aku ketua kelompok Gangga biru." pinta Youra pada Chul Moo tak lama dari itu ketua kelompok langsung menghadap


"hormat tuanku gangga." membungkuk


"ini upah kalian." memberikan setengah kendi koin emas


"terimakasih tuan." dia tidak menyangka tuannya memberi setengah kendi, ini begitu banyak pikirnya, dia merasa tidak salah pilih mengabdi pada Youra, Youra hanya tersenyum mendengar suara hati bawahannya


"jangan senang dulu, aku ada tugas untuk kalian, ambil lagi peta emas itu, tapi jangan membunuh PM Man shik, cukup mengambil nya saja, ingat jangan sampai membunuhnya meskipun sulit. jika terlalu sulit lebih baik kembali dan coba dilain waktu. dan Juga saat kalian beraksi, jangan menunjukkan identitas sebagai Gangga Biru, tunjukkan identitas sebagai pencuri biasanya. aku tidak suka melihat orang yang terlalu gila harta. apa kau paham?" perintah Youraa "apalagi orang itu masih keluargaku." gumam Youra dalam hati

__ADS_1


"yee tuann, hambaa paham, kami akan melakukannya dengan sebaik mungkin." jawab Ketua kelompok membungkuk siap, kadang dia tidak mengerti bagaimana jalan pikiran tuannya, tapi dia tetap menurutinya karena dia yakin ini yang terbaik untuk kelompoknya.


-BERSAMBUNG-


__ADS_2