
Hampir semalaman Youra berlatih dengna 30 jurus yang sudah ia lihat, dia melatih semuanya agar bisa menguasainya. Dia juga berendam di dalam air laut suci sambil menceritakan semua keluh kesahnya terhadap ayahanda yang masih terbaring lemah. Kini kekuatannya sudah pulih kembali dan siap untuk melakukan babak penyisihan.
#Gor Lapangan Istana
Sembilan peserta yang memasuki babak penyisihan sudah mulai berdatangan, para pangeran dan juri juga sudah memasuki Gor Istana. Youra memandang sekilas pangeran ketiga yang juga memandangnya, mereka saling adu tatap seperti membicarakan sesuatu.
"semangatlah!! kau harus menang." dari tatapan pangeran ketiga Ha Joon seperti berkata seperti itu
"tapi sebenarnya kau dimana semalam, aku mencari dikediamanmu tapi kau takada, disegala tempat yang kukira kau akan kunjungi juga tidak ada, sebenarnya apa yang kau sembunyikan." Pangeran Ha Joon semalam mencari Youra karena merasa merindukannya, tapi ternyata dia tidak menemukannya dimanapun, bahkan pengawal setianya pun tidak bisa menemukan keberadaan Youra .
"lihat saja, aku akan segera menguasai kalian semua, dan kau adalah batu pijakanku." tatapan mata Youra berkata dia tidak akan patah semangat
Pembawa acara membuka acara dengan memukul gong tiga kali, kini PA mempersilahkan pangeran pertama untuk melemparkan sembilan bambu yang bertuliskan nama peserta, dua bambu nama yang berhasil ditangkapnya akan memasuki arena, diantara mereka yang menang akan melanjutkan pertandingan dengan memilih lawan tarungnya hingga dua kali. Maka untuk bisa menang, mereka harus bertarung tiga kali berturut-turut diatas arena. Babak penyisihan kali ini memang tidak bisa diremehkan, para penonton juga merasa tegang siapakah yang akan berhasil masuk ke Final. Dua nama berhasil didapatkan, Pendekar dari barat dan dari selatan, jurus mereka berdua hampir sama yakni penyerangan jarak dekat, dengan menggunakan pedang.
Wasit memberi aba-aba untuk segera mulai, suara pedang terdengar beradu satu sama lain, kekuatan mereka seimbang, mereka mampu menghindari serangan lawan dengan baik. Namun pendekar barat mampu membaca celah dari pendekar selatan, dia mampu menggores kedua kaki pendekar selatan hingga jatuh tak bisa berkutik lagi. Sudah dipastikan pendekar dari barat lah yang menjadi pemenang, kini saatnya dia memilih lawan yang sekiranya ada dibawahnya. Setelah memilih lawan mereka langsung bertarung, kemenangan masih dipegang oleh pendekar dari barat, dia mampu memilih lawan yang bukan tandingannya. Tenaga pendekar dari barat sudah mulai habis, kini dia memilih pendekar dari Utara, namun naas pendekar utara lah yang menjadi pemenang, karena kekuatannya adalah pengendali es, dengan begitu mudah langsung menaklukan pendekar dari barat yang tidak memiliki full. stamina. Ronde pertama dimenangkan oleh Pendekar dari Utara. Karena ronde pertama dimenangkan oleh Pendekar utara dan baru saja tanding sekali, dia diminta untuk memilih lawan lainnya. Lawan yang dipilihnya adalah Pendekar Zee, Ternyata lawannya ini jauh diatas Pendekar utara, sehingga pendekar utara langsung kalah seketika.
__ADS_1
"silahkan untuk memilih lawan anda." ucap pembawa acara
Pendekar Zee memilih Pendekar A untuk menjadi lawannya, dia sungguh ingin memeliki lawan yang kuat agar tahu sebesar apa kekuatannya. Mereka mulai bertanding diatas arena, Pendekar Zee terkenal dengan jurus pengendali api dan pemanggil roh melawan jurus pengendali bumi, pertarungan mereka cukup sengit karena sama-sama kuat. Dengan berbagai perlawanan, pendekar A pengendali bumi kalah ditangan pendekar Zee.
Kini kesempatannya sekali lagi memiloh lawan, jika dia bisa menang dia akan masuk babak Final besok.
"lebih baik aku memilih yang kekuatannya dibawahku, aku tidak bisa melawan yang lebih kuat dengan kekuatanku yang sekarang." gumamnya
Lalu dia memilih pendekar G, pendekar G terkenal dengan jurus angin, namun kekuatannya belum besar, sepertinya pendekar Zee percaya diri bisa mengalahkannya. Benar saja, tidak perlu waktu lama, Pendekar Zee mampu melumpuhkan pendekar G.
Tinggal sisa tiga peserta yaitu Youra, Youn Hee dan Pendekar Bui, para peserta makin menegang yang mana sisa peserta memiliki kekuatan yang begitu kuat. kali ini pangeran ketiga sebagai mantan jenderal diberikan kesempatan untuk mengambil dua papan nama yang akan bertanding. Nama yang didapatnya adalah Youn Hee melawan Pendekar Bui. Pendekar Bui menguasai jurus ilusi yang begitu hebat. Ini termasuk lawan yang sangat kuat bagi Youn Hee, dia tidak bisa meremehkan kekuatan pendekar Bui, dia juga seorang panglima perang, yang sudah sering berada dimedan perang pasti lebih berpengalaman daripada Youn Hee.
Youn Hee mulai menyerang dengan kekuatan seribubunganya, namun pendekar Bui bisa mengindarinya dengan cepat. Dia menggunakan jurus ilusi untuk menghindari serangan Youn Hee, dan mampu memukul leher Youn Hee dari belakang hampir jatuh tersungkur.
"kurang ajar!! mau main belakang kau!" teriak Youn Hee marah lalu menggunakan jurus yang lainnya yaitu mata batin, namun jurus ini masih lemah ia kuasai. dengan cepat mencari Raga pendekar Bui yang asli, setelah dirasa ketemu diserangnya dengan jurus seribu bunga, yapp tepat sasaran, bunga itu mampu melukai badan pendekar bui. Dengan tergopoh-gopoh pendekar Bui mencoba menyerang dengan pedangnya dan masih menggunakan jurus ilusi, tapi Youn Hee mampu mengelak dan menyerangnya lagi hingga menggebu-nggebu, akhirnya Pendekar Bui terjatuh lemah tak bisa bangkit lagi. Pemenangnya kini Youn Hee, yang mana akan melawan Youra sebagai peserta terakhir. karena tinggal satu peserta, Youn Hee diberi kesempatan untuk istirahat agar stamina mereka sama kuatnya.
__ADS_1
Waktu untuk istirahat Youn Hee telah selesai, mereka berdua segera diminta untuk memasuki arena. Para pangeran semakin antusias untuk menonton, karena Youra lah pesertanya. Pangeran Hyun Joo ketiga juga sangat antusias, dia berharap calon permaisuri nya bisa menang.
Wasit memberi aba-aba agar mereka bisa memulai pertandingan. Youra hanya diam menunggu serangan dari Youn Hee, dia tidak ingin menyerang Youn Hee duluan.
"apa kau takut dengan ku nuna? kenapa kau tidak menyerang." tanya Youn Hee dengan nada mengejek, dan tidak menyianyiakan kesempatannya dia mengeluarkan jurus andalannya jurus seribu bunga, namun kini yang dikeluarkannya adalah jenis bunga beracun, dengan kekuatan ilusinya Youra sudah ada banyak dan raga aslinya berada disamping Youn Hee, sedangkan ilusinya langsung hilang karena terkena bunga beracun.
"wahhh putri Youra memiliki jurus ilusii, tekniknya begitu bagus." gumam para pendekar yang melihat
Dengan tubuh peringannya, Youra berpindah didepan Youn Hee dan mendorongnya dengan kekuatan angin. Hal itu membuat Youn Hee jatuh langsung muntah darah, tapi dia tetap berusaha untuk melawan Youra bagaimanapun caranya. Dia tidak ingin dirinya dipermalukan Youra lagi, dia ingin membuktikan bahwa dirinya lah wanita terkuat dan tercantik. Tujuan utama Youn Hee untuk melukai wajah mulus Youra dengan begitu buruk.
Dicoba kembali mengeluarkan jurus bunga sedap malam, karena bunga ini bisa membuat lawan sakit kepala. diluar dugaan, Youra mengeluarkan jurus ice pembeku jadi bunganya menjadi ice yang beku. Dibalikkan kembali bunga itu. membuat baju Youn Hee koyak dimana-mana. Youra sengaja tidak langsung membuat Youn Hee jatuh begitu saja, itu sangat tidak seru menurutnya. Dia hanya menunda, menarik amarah Youn Hee untuk semakin menggebu-nggebu dalam menyerang.
"sepertinya calon permaisuri ku ini memang sangat istimewa, aku tau dia bisa sekali menyerang dan membuat lawannya kalah, tapi dia malah mengundur, membuat pertandingan makin menarik." gumam Pangeran Ketiga dengan tersenyum puas
-BERSAMBUNG-
__ADS_1