
Semalaman Putri Youra melatih kemampuan beladirinya, dia mampu menguasai seluruh teknik dan ilmu beladiri yang terdapat dalam buku yang telah ia baca. Dirasa cukup, dia kembali ke kediamannya. Terdengar suara ketukan pintu, ternyata Soo Min membawakan sarapan untuknya.
"pagi putri, hamba membawakan sarapan untuk putri." ucap Soo Min menunduk belum melihat wajah Putri Youra, kini Soo Min membawa sarapan dengan lebih banyak menu sayuran
"terimakasih." ucap Putri Youra langsung menyantapnya, bagaimanapun dia merasa sangat lapar karena sudah tidak makan dua hari, dia hanya mengkonsumsi tumbuhan yang berada didalam kalung dimensi
"putrii? benarkah ini putri Youra?" tanya Soo Min dengan tatapan berkaca-kaca dan kaget
"tentu saja ini aku." jawabnya singkat
"putri kau sungguh cantik, bagaimana bisa kau menghilangkan bekas luka bakar itu dalam semalam, sedangkan dulu putri berusaha begitu giat untuk menghilangkan luka itu selalu gagal. hamba begitu senang melihat putri kembali pulih dan sempurna." ucap Soo Min masih tidak percaya
"saat aku membaca, ada buku yang terselip dan disitu ada resep yang manjur digunakan, dan hasilnya ini." jawab Putri Youra berbohong
"kau jangan beritahu siapapun, jika aku telah kembali normal." imbuhnya
"hamba berjanji putri." ucap Soo Min tulus dan membungkukkan badan
"apakah kau sudah makan? daripada banyak bertanya lebih baik makan bersamaku." ajak Putri Youra yang membuat Soo Min kaget dan takut
"hamba mohon maaf putri, jika makanannya tidak enak. akan hamba ganti dengan yang lain."
"ada apa denganmu? aku hanya ingin mengajakmu makan bersama, makanan ini sangat enak. ayo makan." paksa Putri Youra lalu Soo Min dengan takut menurutinya
"santai saja denganku, walaupun aku mudah marah, bukan berarti aku marah padamu." ucap Youra lagi
__ADS_1
"baik Putri." lalu mereka makan bersama
Setelah selesai sarapan, Putri Youra ingin masuk kedalam ruang baca lagi, dia ingin merapikan ruangbacanya agar bisa untuk tempat istirahat yang layak, jika ia membenahi ruang tidurnya bisa menjadi banyak pertanyaan jika ada yang datang seperti kemarin. Karena dengan kekuatan mermaidnya, dia bisa merubah ruangan menjadi bagus, kekuatan Mermaid hampir mirip dengan sihir, hanya mengayunkan jarinya semua bisa dilakukan.
"aku ingin membaca lagi, kau tunggulah dikamarku, jikalau aku butuh sesuatu bisa mudah memanggilmu." ucap Putri Youra lalu masuk kedalam ruang baca
"kenapa putri akhir-akhir ini berbeda ya? apa karena penyakitnya? dia seperti bukan Putri Youra, aghh berpikir apa aku ini, tidak masalah asalkan putri selalu bahagia dan tidak memikirkan untuk bunuh diri lagi." gumam Soo Min
Didalam ruang baca, dengan kekuatan Mermaidnya diayunkannya jari-jarinya, merubah ruang baca itu menjadi terlihat layak dihuni, dan diberinya tempat tidur agar dia bisa tidur dengan nyaman. Saat sedang sibuk mengatur ulang ruang bacanya, dia melihat tumpukan buku diujung ruangan dengan sampul yang berbeda dari yang lain, sampulnya terlihat begitu menarik.
"cara mengelola dan membuka cafe, buku apa ini?" gumam Putri Youra
"11 Januari 2019? apa ini? apa ini buku dari abad 2019? tapi Januari itu apa?" muncul banyak pertanyaan didalam pikirannya
"jadi ini buku dari ayahandaku. pasti ayah membawa buku ini dari masa depan, aku makin menyayangimu ayahanda, ternyata kau telah banyak mempersiapkan apapun ketika aku berada ditubuh putri Youra. aku akan mempergunakan ini dengan baik." gumamnya dengan menitikkan air mata, lalu ia mencoba membuka buku yang lain yang tampak berbeda, terdapat tulisan juga dari ayahandanya.
"anakku sayang, ayahanda sudah mencarikan kau pengawal, datanglah kealamat ini, dan tunjukkan kalung dimensimu, maka mereka akan langsung tunduk dan setia kepadamu." tulisan itu kembali membuat air matanya terjatuh, pantas saja Putri Youra meletakkan diujung ruangan, karena ada pesan rahasia didalamnya, dia yakin bahwa putri Youra sebelumnya bisa membaca tulisan ini, namun tidak mengerti apa maksudnya. Lagipula dia tidak bisa berbuat apapun saat itu.
Dengan perasaan gembira, Putri Youra teriak memanggil Soo Min untuk mencarikannya baju lelaki, dia ingin menyamar dan pergi ke pasar, dia ingin melihat-lihat tempat untuk membangun cafe dan mencari pengawal yang sudah disiapkan ayahandanya.
"ini putri pakaiannya." diberikannya baju laki-laki itu
"putri kau ingin kemana dengan pakaian seperti itu?" tanya Soo Min
"aku ingin mencari tempat yang bagus untuk membuka cafe. dan aku rasa, aku harus menyamar." jawabnya
__ADS_1
"cafe?" tanya Soo Min
"nanti aku akan memberitahumu, dan kau yang akan kutanggungjawabkan untuk mengelolanya. untuk saat ini, carikan aku budak yang setia 3 lelaki tampan dan 3 wanita cantik. ingat yang tampan dan cantik. bawalah ke pinggiran laut sore nanti, aku akan menemui mereka." ucap Putri Youra dan langsung meloncat pergi
Dengan kekuatan peringan tubuh, dia mampu meloncat kesana kemari dengan cepat, dia juga sudah tidak sabar untuk segera membuka cafe, karena dengan cafe ini dia bisa membuat manusia menjadi budaknya dan patuh padanya. Makanan dan minuman yang akan diperjualbelikan akan diberikan ramuan penunduk dan patuh padanya, semakin sering mereka datang semakin mudah untuk ditaklukan. Senyuman seringai licik menghiasi wajah cantiknya, namun setelah menyamar sebagai laki-laki, dia sepenuhnya terlihat tampan layaknya laki-laki pada abad 10.
Putri Youra berjalan dengan percaya diri ditengah keramaian sambil mencari tempat yang cocok untuk dibangun sebuah cafe, terlihat semua orang bergumam memuji ketampanannya. Auranya terlihat berbeda saat dia berdandan ala laki-laki, lalu beberapa wanita tiba-tiba mendekatinya dan menggodanya untuk mencari perhatian, namun lelaki bangsawan yang melihat itu merasa tidak terima karena ada lelaki tampan yang diperebutkan para wanita itu.
"berhenti kau disana." teriak para lelaki bangsawan, namun putri Youra menghiraukannya, karena dia tidak ingin berurusan dengan lelaki yang sok kuat seperti mereka
"heii kauu sombong sekali, berani sekali kau menghiraukan kami." dihadangnya Putri Youra, namun dia masih terlihat tenang, asalkan tubuhnya tidak tersentuh dan tidak dilukai
"jangan merasa bangga kau karena seluruh wanita mendekatimu." ucap mereka lagi, namun Putri Youra tetap diam
"wahhh... dia sungguh cari mati, berani mengabaikan ucapanmu." ucap salah satu dari mereka
"baiklahh, kita kasih pelajaran dia." teriak lelaki yang seperti ketua kelompok lelaki bangsawan
Saat mereka ingin mengeluarkan jurusnya dan mulai menyerang, dengan sekali gibasan lengan baju yang dipakai putri Youra, mereka langsung jatuh tersungkur.
"wah kau begitu hebat tuan mudaaa." puji seluruh wanita itu, mereka makin terpana pada Putri Youra, padahal jika mereka tahu lelaki yang dipuja-pujanya hanyalah seorang wanita yang mereka anggap sampah, mereka pasti akan muntah darah. Lalu Putri Youra menggibaskan kain lengannya dan berjalan pergi dengan gagah ala lelaki.
"wahhh wangi sekali." ucap para wanita
"bagaimana bisa ada lelaki yang terlihat tampan dan cantik seperti itu." ucap para wanita lagi yang terlihat klepek-klepek, sedangkan para lelaki bangsawan tadi hanya mengepalkan tangannya geram, mereka tidak ingin melawan lagi, bagaimana tidak, hanya sekali gibasan mereka telah jatuh tersungkur, jadi mereka tidak ingin mempermalukan dirinya lagi.
__ADS_1