
"masih tidak ingin menyerah?" ejek Youra
"diamm kau!! aku bisa mengalahkanmu." jawab Youn Hee dengan amarah
Masih tidak menyerah, Youn Hee menggunakan jurus yang tidak pernah dikeluarkannya yaitu jurus api. Tangan Youn Hee mengumpulkan kekuatan penuhnya dalam mengeluarkan api, ini adalah langkah terakhirnya. Youra hanya tersenyum melihat teknik yang digunakan Youn Hee.
"sepertinya ini pilihan terakhirnya." seringaian licik mulai muncul diwajah Youra
Secara diam Youra mengeluarkan jurus air yang begitu besar, saat Youn Hee menyerang dengan api, Youra segera melompat dengan tinggi dan menyemburkan airnya ke api, seketika api itu mati, sedangkan badan Youn Hee basah kuyup, tidak mau mengundur waktu lagi jurus ice beku dikerahkannya, dan "crack" Youn Hee membeku dari leher hingga kaki, wajahnya sengaja tidak dibekukan.
"kurang ajar!!! lepaskan aku!!!" teriak Youn Hee
"lepaskan dirimu sendiri, jangan karena ini kau menjadi kalah." ucap Youra tersenyum sinis
Wasit langsung menengahi dan menghitung hingga 10, jika Youn Hee tidak bisa lepas langsung kalah seketika.
"1...
..2
3...
...4
5...
..6
7...
..8
Youn Hee masih berusaha dengan sekuat tenaga melepaskan dirinya dari ice yang membelenggunya.
..9
10...
"pemenangnya adalah Youra, peserta selanjutnya yang akan masuk di Final." ucap Pembawa acara
Tepuk tangan semakin riuh dan sorak sorai mendukung Youra, mereka tidak menyangka jurus Youra begitu banyak dan sangat hebat.
"haissss kurang ajar, dia sudah mempermalukanku, lihat saja nanti." gumam Youn Hee
"daebakkkk..... daebakkk.... calon permaisuri kakak ketiga begitu hebat, dia memiliki banyak jurus." ucap pangeran keenam
__ADS_1
Mendengar telah diumumkan bahwa dia menjadi pemenang, Youra langsung turun dari arena dan bergegas untuk pulang. Dia melupakan sesuatu, bahwa dia akan bertemu kerabat mermaidnya untuk mengambil Cairan putih, pasti mereka sudah menunggu pikirnya.
"Putri Youra." suara rendah maskulin memanggilnya
"hemm ada apa pangeran ketiga?" tanya Youra begitu malas
"aku ingin mengantarmu pulang, lagipula aku tak pernah mengunjungi kediamanmu." jawab Pangeran Ha Joon
"tidakk bisakah kau membiarkanku pulang sendiri." ucap Youra kesal
"lihatlah, kasian sekali putri Youra mendapatkan pangeran ketiga, dia begitu cantik dan hebat, namun pasangannya malah sebaliknya." gumam orang-orang yang melihat mereka mengobrol, mendengar itu Youra sedikit risih
"apa kau risih dengan ucapan mereka? yasudah kalau begitu, aku tidak akan menganggumu." ucap Pangeran Ha Joon menunduk
"sudah jelas sekali lah bahwa Putri Youra sangat risih padamu." saut pangeran Dae Hyun
"hmm kenapa ada orang ini lagi." ucap Youra dalam hati
Pangeran Ha Joon meminta pengawal setianya untuk membawanya pergi, dia malas berurusan dengan pangeran pertama, bukan karena takut hanya malas saja.
"eihh Ha Joon oppa, kau mau kemana? katanya mau mengunjungi kediamanku?" tanya Youra tiba-tiba
"(dalam hati) kalau bukan karena ada pangeran pertama, aku sudah pergi meninggalkan mu dari tadi." Youra
"benarkah?" tanya Pangeran Ha Joon sumringah
"tentu saja oppa, ayo pulang." jawab Youra
"biarkan aku saja yang mendorongnya." imbuhnya terhadap pengawal
Mereka pun meninggalkan para Pangeran yang mendekatinya dengan dingin, berpamitan pun tidak, Youra sudah sangat jijik melihat pangeran Pertama, pangeran yang tidak punya hati dan adab, bisanya sombong didepan umum. Pangeran pertama hanya bisa mengepalkan tangannya kesal.
Youra dan pangeran Ha Joon menaiki kereta kuda yang sudah dipersiapkan untuk pangeran ketiga.
"kenapa kau berubah pikiran?" ejek Pangeran Ha Joon, Youra tidak menggubrisnya, dia malah menatap jalanan dari jendela kereta.
Saat melewati pasar, Youra melihat kerumunan ramai, terdengar sayusayu teriakan
"......mermaidd..... dibayar mahal...." hanya itu yang terdengar ditelinga Youra
"pangeran, itu mereka sedang apa?" tanya Youra penasaran
"kenapa kau tiba-tiba bertanya?" jawab Pangeran Ha Joon dengan tertawa, raut wajah Youra menjadi berubah kesal dengan memainkan bibirnya
"yasudah aku mau turun disini." ucap Youra ketus
__ADS_1
"(tertawa) kau mudah emosi sekali." jawab Pangeran Ha Joon
"apa kau tidak tahu, setiap abad ada sayembara menangkap mermaid, siapa yang bisa menangkap akan diberikan hadiah yang besar." jawabnya lagi
"apa? apa kalian ini tidak punya hatiiii?" teriak Youra emosi yang membuat Pangeran Ha Joon bingung
"(dalam hati) tenang.. tenang Youra, jangan buat Pangeran Ha Joon mencurigaimu." Youra
"emm maksudku apa tidak bisa sayembara itu dihapuskan? apa kalian tidak merasa kasihan dengan Mermaid." tanya Youra dengan sungguh sungguh
"ini terjadi karena ada cerita dimasa lalu yang membuat kerajaan dan seluruh masyarakat marah." jawab Pangeran Ha Joon
"cerita yang mana?"
"cerita kalau mermaid dulu seabad sekali akan membantai para rakyat kerajaan, dan dibuat makanan untuk ikan." Pangeran Ha Joon
"hah membantai? siapa yang mengarang itu?" ucap Youra dengan nada tinggi lagi
"kenapa kau begitu marah, apa kau tau sesuatu?" Pangeran Ha Joon mengernyitkan dahinya
"(dalam hati) muluttt... mulutt.. tidak bisa dijaga." ucap Youra sambil memalingkan wajahnya
"aghh tidak apa-apa, aku hanya marah saja, manusia seperti kita sudah tidak punya hati nurani." ucap Youra dengan dingin
"sepertinya ada yang disembunyikan, dan kurasa yang dilaut dan dikediaman pangeran pertama itu adalah Putri Youra. tapi kenapa dia berusaha keras ingin menyelamatkan mermaid." gumam Pangeran Ha Joon
Setelah itu mereka tidak hanya diam kikuk, bingung harus membicarakan apa. saat mereka sampai dikediaman Youra, matanya langsung melihat sekeliling tidak percaya, benarkah ini kediaman untuk calon permaisurinya, sungguh tidak layak. Dia merasa marah, karena calonnya memang benar tidak pernah diperhatikan oleh keluarganya.
"terimakasih sudah mengantarku." ucap Youra lalu turun
"ehmm sebentar, ambillah ini." memberikan batu
"batu apa ini?"
"ini adalah batu penyegel roh, besok adalah Final untukmu dan lawanmu pendekar Zee. dia memiliki kekuatan pemanggil roh, dan dia suka mempermainkan roh lawannya, dengan itu kau akan bisa kalah seketika." jelas Pangeran Ha Joon
"adakah kekuatan seperti itu?" mengangguk
"kalau begitu terimakasih batunya, akan aku jaga dengan baik." jawab Youra
"semoga kau akan menjadi pemenang." jawab Pangeran Ha Joon dibalas senyuman oleh Youra
"manis sekali senyumannya." gumam Pangeran Ha Joon
Direbahkan langsung badannya diatas ranjangnya didalam ruang baca. menghela nafas panjang, kenapa manusia sangat biadab, kenapa mereka setega itu terhadap mermaid, kami tidak melakukan apapun pada mereka dulu, kami hanya membantu menyeimbangkan lautan dan daratan. bukan maksud kami untuk mengekang mereka. Kamipun juga tidak pernah membunuh mereka, kalau mereka tidak mencoba masuk kedalam lautan, dan mencuri hak milik mermaid.
__ADS_1
"aghh kenapa jadi seperti ini. akuu harus segera ke laut memberitahu mereka, dan membenteng dasar laut dengan tebal." lalu Youra memfokuskan dirinya masuk kedalam kalung dimensi, saat hendak memasuki kolam, terdengar suara lemah memanggilnya. Saat menoleh kearah suara itu, mata Youra terbelalak kaget.
-BERSAMBUNG-