The Perfect Samu(El)

The Perfect Samu(El)
part 6


__ADS_3

⚠️Awas Typo!


⚠️ Jangan lupa voment sahabat


Happy reading guys!! Hope you like this chapter🤗


Meracik coctail itu sudah menjadi pekerjaan Rain sehari-sehari. Ia sangat menikmati pekerjaannya ini. Club malam. Dua kata itu akan menjadi kata negatif jika didengar oleh orang awam. Mereka akan berpikir, siapapun yang datang kesana dan bekerja disana pasti orang yang tidak benar. Tetapi, Rain menyangkal besar ucapan itu. Justru disini lah ia dapat melihat sisi lain dari orang-orang yang datang.


Yang di depan orang banyak mereka menampilkan sikap perfect, disini Rain dapat melihat wajah lelah mereka, seringkali ia melihat wajah kacau pelanggan saat datang lalu setelah mabuk ia akan meracau tidak jelas tentang masalah yang di hadapinya, atau para anak remaja yang mungkin sedang mencari jati diri mereka. Baginya, semua orang berhak melakukan apapun itu asal ia bisa mempertanggung jawabkan apa yang telah dilakukan.


Sama seperti Rain. Bekerja di tempat yang kata orang tempatnya para pendosa sudah dipikirkan secara matang-matang. Walaupun ia termasuk dari keluarga yang berada, karena seluruh warisan almarhum ayahnya sudah pasti jatuh ditangannya, Rain ingin mencoba semuanya dari bawah. Ia ingin merasakan susahnya mencari uang.


"Rain gue bisa minta tolong antarkan ini ke meja ujung sana gak?" pinta Harqi menunjuk meja yang berada di ujung.


"Oke," jawab Rain.


"Sorry ya. Aturannya lo udah mau pulang malah gue mintain tolong," kata Harqi yang merasa tidak enak pada Rain.


Memang Rain bekerja disini hanya dari pukul sebelas malam sampai pukul dua dini hari. Berbeda dengan Harqi yang bekerja sampai pukul lima subuh.


"Sans aja, lah."


Rain memberikan dengan sopan pada pria bule yang sedang di apit oleh dua wanita penggoda. Rain sangat tau siapa salah satu dari dua wanita penggoda itu. Dia adalah betender yang merangkap sekaligus menjadi wanita penggoda.


Hampir semua betender wanita di club ini menjadi wanita penggoda. Bukan hanya sekali atau dua kali Rain dibujuk untuk sama seperti mereka. Namun, Rain selalu menolaknya dengan sopan. Baginya ia disini hanya mencari suasana baru dan belajar untuk mencari uang dari nol. Lagian buat apa juga Rain menjadi wanita penggoda hanya untuk beberapa lembar uang sedangkan uang dia selalu mengalir.


"Wait."


"Yes, sir?" jawab Rain sopan.


"You look so sexy," kata pria bule itu dengan kerlingan mata.

__ADS_1


"would you like to play with me tonaight?"


"Ahh ... No thanks." Setelah itu Rain segera pergi meninggalkan bule sinting itu.


Apa yang pria itu lihat dari Rain? Dari segi pakaian, Rain lebih sopan dari betender lain. Bentuk tubuh, justru Rain tidak ada apa-apanya. Jangan lupakan juga dia yang selalu menggunakan masker. Dasar bule sinting!


🍫🍫🍫


"Guys! I have good news!" teriak Bibin, salah satu admin Lambe School


"Apaan. Kalo lo cuma mau ngomongi berita buat lambe school mending gak usah," ucap Keysha ketus. Ia sedikit tidak suka pada Bibin. Cowok mulutnya kek cewek, menurutnya.


"Ihh... Neng Kekey kok ngegas sama abang?" goda Bibin


"Heh Bibin lambe! Lo buta atau gimana? nama gue Keysha. Bukan Kekey."


"Kekey ditambah I, jadi Kekeyi." Gumam Wildan yang sedang mnengemut permen kaki.


" Wildan kok lo ikut ikutan juga sih!" keki Keysha.


"Lo ngolok gue hah?!"


"Berarti Lo ngerasa dong...," ejek Wildan.


"Wildan anjing. Sini gak lo!" Mungkin jika di film kepala Keysha sudah diberi efek asap.


"Duh cantik-cantik kok mulutnya ngegas." tegur Alex lalu memukul pelan bibir Keysha.


"Gak usah mukul bibir gue Alex!"


"Daripada gue cium, mending gue pukul."

__ADS_1


"Auk dah." Keysha memalingkan wajahnya. Siapa yang tidak malu jika diposisi Keysha.


"... tapi ada tugas," ucap Bibin.


"Lo ngomong apaan sih. Tadi lo bilang good news. Kok ada tugas?"


"Mangkanya kalo orang ngomong itu dengerin dulu. Lo orang ngomong ikut nyerocos."


"Kita jamkos. Tapi ada tugas." jelas Alex.


"Ngomong kek dari tadi."


"Dia udah ngomong dari tadi bego! Lo nya aja nyerocos," kesel Wildan.


"Kok lo ngegas."


"Lo nya yang bikin- awwanjing." Wildan. memegang bagian belakang kepalanya yang terkena lemparan Kaleng.


"Diam ribut." cukup dua kata yang di ucapkan Sam sudah bisa membuat tom and jerry versi 12 IPS 2 terdiam.


Beginilah kelas 12 IPS 2, tidak akan jauh dari kata ribut. Semua hal bisa dijadikan bahan ribut. Tapi hal seperti ini yang akan menjadi kenangan indah.


...🍫🍫🍫...


...Di sekolah kalian ada gak yang punya julukan Lambenya sekolah?(tau semua gosip yang ada di sekolah)...


...Siapa biang keributan di kelas kalian?...


...SAMPAI SINI GIMANA TANGGAPAN KALIAN TENTANG SAMU(EL)?...


...Tetap jaga kesehatan kalian ya😚...

__ADS_1


...Salam...


...Penikmat Coklat🍫...


__ADS_2