
Ke esokan harinya setelah pesta berakhir, Roy datang lagi ke apartemen keluarga Kudo.
Roy adalah anak tunggal dari keluarga zoo, keluarga zoo sendiri adalah pemilik perusahaan yang saat ini sedang meroket pesat karena kerja sama kontraknya dengan perusahaan Wang. Perusahaan Wang adalah perusahaan terbesar di kota space, bahkan seisi kota space bisa di beli oleh perusahaan Wang.
Roy : " Rann bagaimana dengan tawaranku semalam apakah kamu tertarik, menikah lah denganku.. dan aku bakalan jamin hidupmu bahagia."
Riyan yang mendengar perkataan Roy hanya dapat menahan emosinya saja.
Rann : " Maaf Roy.. tapi ini permintaan terakhir dari Alm ibuku.. ibunda meminta ku untuk tetap bersama dengan Riyan."
Roy : " apakah kamu tidak sayang dengan kacantikan mu.. kau adalah wanita tercantik di kota ini.. kamu bahkan bisa menikah dengan anak persiden sekalipun.. sadarlah Rann.. suamimu ini tidak berguna."
Dalam hati Riyan berkata " Akan ku buat menyesal Bajingan ini ".
Rann menangis dan langsung lari menuju kamarnya.. Riyan yang sedang menyapu langsung lari mengikuti Rann..
Shinchin : Roy.. maaf saya tidak tahu kamu mau kemari.. maafkan aku tidak sempat menyambut..
__ADS_1
Roy : " tidak apa paman.. paman tolong bujuk Rann supaya menikah dengan ku.. maka akan aku bantu perusahaan dari keluarga Kudo supaya bisa menjalin kontak dengan perusahaan Wang.
" apakah kamu yakin bisa melakukannya roy " ujar Shinchin dengan wajah gembira.
wajar saja menjalin kontak dengan perusahaan Wang bukanlah hal mudah, banyak perusahaan yang ingin menjalin kontak dengan perusahaan Wang namun mereka semua gagal.
" apakah paman lupa bahwa perusahaan ayahku menjalin kontak dengan perusahaan Wang sudah 5 bulan paman. aku adalah anak tunggal semua permintaan ku pasti akan di penuhi oleh ayahku." Roy berkata dengan bangga.
Roy : " Ingat pikirkan baik-baik paman. " cakap Roy sambil melangkah keluar dari apartemen.
Malam hari Telah tiba, Semua keluarga Kudo berkumpul di dalam ruangan rapat. " malam ini ada berita penting yang akan ayah sampaikan. Apakah kalian ingin semua harapan kalian terpenuhi?." tanya Shinchin kepada semua anak - anaknya.
" mau ayah " dengan serentak mereka menjawab dengan penuh semangat.
hmmmm... menghela nafas Shinchin...
" baiklah.. untuk mendapatkan keinginan kalian semua yaitu dengan cara perusahaan kita harus bekerja sama dengan perusahaan Wang." Ujar Shinchin dengan senyum tipis di wajahnya.
__ADS_1
" apakah ayah mempermainkan kami semua.. apakah ayah pikir menjalin kontrak dengan perusahaan Wang itu mudah.. itu mustahil bagi keluarga kita ayah, bahkan standar keluarga kita saja tidak memenuhi persyaratan untuk menjalin kontrak dengan perusahaan Wang." ujar Ryder dengan mimik wajah penuh kecewa.
Shinchin : " tenang anaku, apakah kalian ingat dengan Perusahaan zoo.. saat ini mereka sedang menjalin hubungan kerjasama dengan perusahaan Wang bukan? apakah kalian tau Roy anak tunggal dari keluarga zoo, dan kalau Rann mau menikah dengan Roy. keluarga kita pasti akan dengan mudah mendapatkan kontrak kerja sama dengan perusahaan Wang." mata seluruh keluarga Kudo langsung tertuju kepada Rann. " tinggalkan saja suami tidak berguna itu, suami macam apa yang hidup bergantung dengan keluarga istri?." ujar Triana dengan lantang.
" Diam kamu tidak punya hak di keluarga ini!!" dengan nada tinggi Rann berkata.
Plakkkk... suara tamparan sangat keras..
" Berani sekali kamu berkata dengan nada seperti itu kepada istriku " berkata Ryder penuh emosi.. " lihatlah suamimu saat ini.. pekerjaannya hanya menyapu dan melayani keluarga kita.. dia seperti budak ter jijik yang pernah ku lihat " sahut Tomi.
Riyan yang mendengar itu cuma bisa menundukkan kepalanya saja. " apakah kalian ingat dengan ibu.. ibu meminta ku sendiri untuk tetap bersama suami ku.. aku tidak perduli mau dia budak atau apapun.. permintaan ibu akan aku penuhi " ujar Rann sambil menangis.. " Kamu menantu tidak berguna.. bukankah kamu mau motor?.. tinggalkan anakku akan aku kasih kamu motor.. bahkan aku akan membuatkan apartemen untukmu. apakah kamu bersedia?." tanya Shinchin kepada Riyan. " sampai kapan pun akan tidak akan meninggalkan Istriku.. aku mencintainya lebih dari aku mencintai diriku sendiri ayah." seketika Shinchin bangun dari tempat duduknya dan menghampiri Riyan yang sedang berdiri di pojokan.
Bruggg.. hantaman keras mengarah wajah Riyan..
Rann yang saat itu masih menangis ingin sekali menolong suaminya.. tapi dia sendiri tidak bisa apa-apa, Ran terus menangis melihat keadaan ini.. sedangkan semua saudaranya tertawa terbahak-bahak.
"Ayah putuskan.. kau Rann besok Akan bercerai Dengan Suamimu yang menjijikkan, dan Minggu depan kau anak menikah dengan Roy.. dan kau menantu tidak tau untung.. mulai sekarang kau pergi dari apartemen ini." ujar Shinchin sambil menarik Riyan keluar dari apartemen.
__ADS_1