The Rich Yet The Poor

The Rich Yet The Poor
7. Special Edition ( kilas balik )


__ADS_3


Special Edition ( Kilas balik )



Hujan turun sangat derasnya di kota space.. di tambah dengan angin malam menambah suasana hati.. seseorang wanita sedang menangis terisak - isak.. tangisan yang larut di kegelapan kamar.. dan ter sunyi Suara hujan..


Tangisan yang melambangkan kesedihan.. Gelapnya kamar yang melambangkan kegelapan .. air mata yang melambangkan sakitnya hati.. Siapa sangka itu semua terjadi.. tanpa sepengetahuan nya tanpa kabar berita.. itu terjadi dalam diam. Selama kepergian nya dia menanti dan memegang sebuah harapan.. Namun semuanya hancur dalam satu hari.. harapnya selama ini punah bersama kegelapan malam..


Sambil memegang Poto ibunya dia berkata.


" Apakah semua akan berakhir begitu saja ibu.?.. aku benar - benar mencintainya."


hujan bertambah deras.. namun Tangisannya menambah begitu kencang.. hingga suara hujan pun tak mampu menyembunyikan suara tangisan.


Keputusasaan melanda jiwa dan hati doxin. Tanpa harapan. Jiwa yang malang. Wanita yang begitu muda dan seksi pun bisa putus asa.


" apakah aku akan menyerahkan begitu saja?.. tidak... ini semua belum berakhir.. aku masih mencintainya sama seperti dulu.. tidak ada yang berubah perasaan ini tetap sama.. walau dunia berkata mustahil.. tapi aku harus berjuang." Ujar Doxin dalam tangisnya...


Brrruugghh.. sebuah benda jatuh dari atas lemari di kamar Doxin..


Doxin bangun.. berjalan per lahan - lahan menuju sesuatu yang jatuh tadi..


Karna takut itu kecoa Doxin mengurungkan niatnya.. doxin pergi ke arah tombol lampu untuk menyalakan nya..


Doxin bangun.. berjalan per lahan - lahan menuju sesuatu yang jatuh tadi..


Karna takut itu kecoa Doxin mengurungkan niatnya.. doxin pergi ke arah tombol lampu untuk menyalakan nya..

__ADS_1


Terlihat setelah lampu menyala terlihat sebuah buku yang amat usang.. seketika dalam tangisnya yang kian berhenti.. Doxin tersenyum melihat buku tersebut.. teringat akan masa lalunya..


Buku itu dulu di berikan oleh presiden Wang Fei..


seketika Doxin teringat akan masa lalunya..


Masa lalu yang berawal dari kebahagiaan dan berakhir dengan tragis. Awal pertemuan kedua keluarga yaitu keluarga Presiden Wang Fei dan Nona Doxin. Bisa di bilang masa lalu yang begitu bahagia. bisa juga masa lalu yang menyedihkan. semua tercampur rata dalam masa lalu mereka.


Doxin Pergi Keluar bermaksud membeli minum di toko terdekat. Dengan membawa payung doxin berjalan ke jalan raya. Saat di jalan Doxin melihat seorang gadis kecil sedang meringkuk kedinginan di bawah pohon. dengan baju yang compang camping dan berteduh dari derasnya hujan malam. Doxin yang melihatnya memiliki rasa iba.


Doxin berjalan ke arah pohon. bermaksud menghampiri gadis kecil tadi. Setelah Doxin sampai. gadis kecil itu ketakutan melihat Doxin. malangnya gadis kecil yang hendak lari saat melihat Doxin tidak bisa badannya lemas kedinginan.


" Tenang aku bukan orang jahat. " Sambil tersenyum Doxin berkata.


Namun gadis kecil itu masih saja diam. Doxin pergi meninggalkan gadis kecil itu.


" Mohon maaf nona. kami sudah tutup. " Kata penjaga toko.


" Aku mau membeli 2 mie.. cepat ini penting. " ujar Doxin dengan nafas ngos-ngosan.


" Tapi nona kami sudah tutup. "


" Baiklah.. aku akan membayar Lima kali lipat dari harga normal ."


Seketika para penjaga toko terdiam.


" kalo nona ingin membayar Lima kali lipat tunjukkan buktinya kami tidak ingin tertipu." ujar penjaga toko.


Dan Doxin pun mengeluarkan Kartu ATM yang Bercap Perusahaan Wang sambil mengangkat tangannya.

__ADS_1


" Mohon maaf nyonya sudah membuat anda menunggu. mari silahkan duduk dulu. "


Penjaga toko yang sadar kalo wanita paruh baya yang mampir di tokonya adalah orang besar ia ingin melayaninya sebaik mungkin.


" Maaf.. aku kesini bukan untuk duduk aku kesini ingin membeli. dan aku harap pesanan ku secepatnya dibuat."


Semua pegawai toko langsung berlari menuju dapur.


Tiba tiba seorang penjaga toko menghampiri Doxin. silahkan nona duduk dulu dan minum selagi menunggu.


Doxin pun duduk dan berkata


" Aku ingin pesanan ku segera dibuat ".


" Baik nona. maaf membuat anda menunggu sebelumnya." berkata penjaga toko sambil menundukkan kepalanya.


Beberapa saat kemudian pesanan Doxin telah siap. dan Doxin membayar sesuai yang di janjikan.


Doxin langsung kembali berlari menuju gadis tersebut. namun saat Doxin sampai di pohon itu. Gadis kecil sudah tidak ada. Doxin mencari sambil berteriak


" Nona kecil dimana kamu.. keluarlah aku membawa makanan untuk mu."


Hampir setengah jam Doxin mencari gadis kecil tersebut namun hasilnya nihil. Doxin memutuskan untuk kembali ke apartemennya.


Saat sampai Doxin langsung menyantap mie yang tadi dibeli.


..." Benar kata orang.. inspirasi tidak mahal.. momen yang di butuhkan untuk inspirasi itu yang mahal "...


^^^@Rann.Lyroh^^^

__ADS_1


__ADS_2