Tidak Dilanjutkan.

Tidak Dilanjutkan.
BAB. 1 Perjuangan Sabrina.


__ADS_3

 


Sabrina adalah siswi sma yg mempunyai cita² menjadi polwan ayahnya merupakan seorang polisi dikotanya. Sabrina memiliki 2 sahabat yg selalu menemaninya saat dia susah maupun senang. mereka adalah Ilham dan Renata .Mereka selalu mensuprot Sabrina untuk mencapai mimpinya menjadi polwan .Orang tua Ilham bekerja diluar kota ia hanya tinggal bersama pembantunya yg sangat ia sayangi yaitu bik Imah,sedangkan Renata adalah anak pengusaha sukses yg manja.Sedangkan ,sabrina orang yg menengah ibunya sudah meninggal beberapa tahun lalu dan kakak Sabrina meninggal ketika ikut balapan liar.Sabrina wanita yg tangguh dan kuat. Dalam mencapai cita-cita nya ia harus bersekolah yg memang bisa mewujudkan mimipinya menjadi seorang polwan.Pemilik sekolah itu tudak lain adalah teman ayah Sabrina. Disinilah kisah cinta Sabrina dimulai. Dengan seorang laki2 tampan, keren, walaupun sombongnya tingkat dewa, ia adalah anak dari pemilik sekolah polisi tersebut dan ia adalah"Adi saputra angga wijaya".Walaupun ia memiliki pacar tapi cinta bisa melakukan apa saja terutama membuatnya terkesan dengan Sabrina.


Pada suatu hari Sabrina bercermin dan ia berkata"gue harus bisa jadi polwan".Sabrina melihat ayahnya yg sedang duduk santai sambil menonton televisi"yah Sabrina pamit dulu ya"Sabrina. "


mau kemana nak "ayah Sabrina


"mmmm sebentar aja kok ,boleh ya"Sabrina. "ya sudah tapi jangan sampai larut malam ya nak"ayah Sabrina.


ok yah daa"Sabrina mencium tangan ayahnya. Ia pergi ke salon untuk merubah dirinya seperti polwan dengan memotong rambutnya dengan menggunakan uang hasil ia berjualan kue kerena ayah sabrina sudah pensiun menjadi polisi. Selesai rambutnya dipotong ia terkesan dengan penampilannya sambil melihat dirinya dicermin ia berkata


"siap komandan"sambil tertawa kecil.


"ok mbk makasih ya".Sabrina.


"sama2 mbk".tukang salon


Sabribana pulang dengan senang berniat membuat kejutan untuk ayahnya, dan sampailah Sabrina dirumahnya. "assalamualaikum ayah"Sabrina.


"waalaikumsalam,nak rambutmu kamu potong"ayah Sabrina.


"hehe iya yah, untuk jadi polwan ,Sabrina harus mulai dari penampilan Sabrina dulu, hmmm doain Sabrina ya yah biar Sabrina bisa mewujudkan mimpi Sabrina."Sabrina memeluk ayah nya. ayah sabrina tersenyum.


"pasti nak doa ayah selalu buat kamu, semangat ya nak"ayah Sabrina sambil mencium kepala anaknya penuh kasih sayang.


"ok yah ,siap komandan Sabrina berdiri dan memberi hormat kepada ayahnya. ayah Sabrina senang melihat semangat anaknya .


"ya sudah kamu sholat dulu nak terus tidur besok kamu kan juga sekolah".ayah Sabrina. "siap ya sudah Sabrina sholat dulu ya yah" Sabrina melepas pelukannya. Selesai sholat ia berdoa agar dirinya sukses menjadi polwan .


Keesokan harinya Sabrina bersiap untuk pergi kesekolah. Ilham dan Renata sudah menunggunya


"Sabrina yuk berangkat"Ilham.


"iyaa tunggu "Sabrina berteriak memakai sepatunya.


"heeeh(menghela nafas) ngapain sih Sabrina lama amat"Renata mengeluh melihat jam tangannya.


"ayah sabrina pamit ya"Sabrina .


"iya nak, belajar yang rajin yaaa"ayah Sabrina


"siap ayah asslammualaikum"Sabrina mencium tangan ayahnya.


"waalaikum salam"ayah Sabrina.


"ok yuk berangkat"sabrina membenarkan rambut barunya. Ilham yg berada dihadapan Sabrina tercengang dengan penampilan sabrina.


"Sab, lo cantik banget "Ilham sangat terkesan tanpa berkedip.


"alah bisa aja lo ham"Sabrina.


Renata yg merasa iri dengan Sabrina langsung menarik tangan kedua sahabatnya.


"yaudah ayok ntar telat nih"Renata Disepanjang jalan Ilham yg diam² suka terhadap sahabatnya itu terus memandang Sabrina .Sabrina merasa risih karena pendangan Ilham dan langsung menepuk pundak Ilham.


"ham lo kenapa sih lihatin gue kayak gitu"sabrina.


"gk kok siapa yg lihatin lo, pd lo"Ilham memalingkan pandangannya.


"hati² Ham entar lo suka lagi sama Sabrina"Renata yg berada dibelakang mereka. "emang gue suka"Ilham tanpa ia sadari.


"hah, gue gk salah denger Ham"Sabrina yg keget dengan ucapan Ilham menghentikan langkahnya dan memandang Ilham. Sedangkan Renata merasa tidak senang dengan mereka berdua.


"gk kok mmm maksud gue suka sebagai sahabat, gituu"Ilham .


"oh syukurr dah"Sabrina sambil menghela nafas. Ilham merasa malu dengan ucapannya tadi.


Renata menghampiri mereka berdua .


"yaudah yuk nanti telat lagi"Renata menyalip mereka.


sampainya disekolah Ilham, Sabrina, dan Renata belajar dengan serius.Mereka selalu bersama . Sabrina juga selalu mendukung Ilham saat dia bermain basket.


Sepulang sekolah Renata dijemput oleh papanya klakson mobil pun berbunyi sambil memanggil nama Renata.


"Ren, nyokab lo tu"Ilham.

__ADS_1


"oh ok gue pulang dulu yaa mmm Ham, lo gk mau bareng rumah kita kan deketan"Renata .


"gue mau nunggu Sabrina lo balik duluan dah"Ilham.


"ok kalau gitu gue balik duluan daa"Renata melambaikan tangannya ke arah Ilham. Ilham membalas lambaian tangan Renata. Sabrina pun menghampiri Ilham.


"heh bengong aja lo"sabrina mangegatkan Ilham.


"apaan sih, gue nungguin lo tau"Ilham.


"masaaaa siiih, Renata mana?"Sabrina.


"dia pulang duluan biasa udah dijemput"ilham.


"oh yaudah yuk"Sabrina.Mereka pulang bersama disepanjang jalan Sabrina masih teringat tentang perkataan Ilham tadi pagi. begitu juga dengan Ilham yg merasakan hal yg sama .


"mmm Sab,lo kapan mau daftar sekolah polisi lo itu? "Ilham mencairkan suasana.


"Rencananya hari ini sih nanti sore ,kenapa?"Sabrina .


"gue boleh nemenin lo kan"Ilham.


" boleh sih asal lo gk sibuk aja"Sabrina.


"gk kok gue gk sibuk bolehkan gue pengen aja liat lo "ilham.


"yaudah nanti jam 4 sore lo kerumah gue ya"Sabrina.


"ok gue bakal datang"Ilham.


Tidak terasa mereka sudah sampai dirumah Sabrina Ilham pulang melambaikan


tanggannya ke arah sabrina.


"Daa Sab"Ilham.


"daa beneran nanti jemput gue"Sabrina.


"iyaaa"teriak Ilham yg sudah terlihat sedikut jauh.


"assalammualikum ayah"Sabrina.


"udah yah ayah kok kayak kecapek'an"Sabrina.


"iya ayah tadi jualan kue kamu laris nak banyak yg suka kamu hebat "ayah Sabrina.


"ayah kok kerja sih Sabrina kan udah bilang ayah istirahat aja biar Sabrina yg kerja"Sabrina duduk disamping ayahnya dengan suara yg lemah lembut.


"yaudah gk papa ayah bosen dirumah terus"ayah Sabrina.


"tapi ayah gk kecapek'an terus gk ada yg sakit yah"Sabrina mencemaskan ayah nya.


"kamu ini remehin ayah gk inget ayah siapa'"ayah Sabrina.


Sabrina tersenyum


"ayah sabrina emang hebat, oh iya yah nanti Sabrina mau langsung daftar bolehkan"Sabrina.


"iya kamu yg semangat yaa, ayah selalu berdoa buat kamu"ayah Sabrina.


"ok yaudah yah sabrina mau makan dulu ya laperr"Sabrina.


"iya makan yg benyak yaa polwan cantik"ayah sabrina.


"aamiin, siap komandan"Sabrina. Sabrina mengganti baju, sholat dan makan. sudah tepat pukul 4sabrina sudah siap. iapun pamit kepada ayahnya, ayah sabrina selalu berdoa agar Sabrina dapat mencapai cita2nya.


"ilham, gue kirain lo gk bakal nganterin gue"sabrina yg terkejut melihat Ilham yg sudah ada di depan rumahnya.


"gue bukan pembohong, yaudah yuk naik"Ilham menunjukan motor ninja nya.


"wishhh keren juga lo"Sabrina.


"iya dong itu harus yaudah yuk entar telat" Ilham.


Mereka mulai berangkat.


Sampailah di sekolah itu, sekolah yg sangat besar dan banyak sekali murid yg nemiliki tujuan yg sama seperti Sabrina.

__ADS_1


"yaudah Sab masuk gih ,gue gk bisa nungguin lo sih soalnya ada tanding nih sekarang"Ilham .


"ok gk papa kok makasih ya Ilham"Sabrina .


"good luck Sab, gue pergi dulu ya"Ilham.


"makasih,Ham hati²"Sabrina berteriak kepada Ilham yg sudah menjauh. "bismillah"ucap sabrina sembari melangkah masuk. Adi yg melihat sabrina kebingungan langsung menghampiri nya.


"heh lo anak baru"Adi mendekati Sabrina.


"hmm kak, gue mau ketemu sama pak surya dong"Sabrina.


"gue anaknya sama gue aja"Adi.


"oh kakak anaknya tapi gue mau bicara sama pak surya"Sabrina.


"hmm ok kalok itu mau lo tapi lo harus lari nih lapangan10 putaran"Adi mendekatkan wajahnya pada sabrina. Sabrina mendorong Adi.


"maaf apa ya hak kakak dan apa kesalahan gue, gue kan murid baru"Sabrina tegas dan merasa marah dengan gaya dan sombongnya laki² itu.


"kalau lo gk mau yaudah gk usah sekolah disini"adi .


"eh gk kak ok gue lari"Sabrina mulai berlari marah dengan Adi.


"bos kasian cewek cantik kayak gitu lo suruh lari nih lapangan "Rian.


"yaudah biar aja "Adi .


Disaat Sabrina berlari banyak yg tertawa melihat Sabrina.


Melihat ada keramaian Pak Surya pun keluar


"ada apa ini?"Pak Surya.


"itu pak ada murid baru lari keliling lapangan"Murid.


Pak Surya menghampiri Sabrina .


"stop kenapa kamu berlari, siapa yg nyuruh"Pak Surya.


Sabrina berhenti berlari.


"pak surya kan ,saya anaknya pak cipto tolong saya ya pak agar bisa jadi polwan "Sabrina. "kamu Sabrina anak dari teman saya yg sering bantu saya ,ok saya akan menerima kamu tapi siapa yg menyuruh kamu untuk berlari"pak surya.


"yg nyuruh saya anak bapak"Sabrina.


"Adi maksud kamu,berani sekali dia "Pak Surya.


Sabrina hanya terdiam


"ya sudah kita mulai latihan ayo Sabrina"Pak Surya. Sabrina mengikuti latihan dengan semangat.


Selesai latihan Pak Surya menghampiri anaknya dan memarahinya. Adi hanya bisa tertunduk dan meminta maaf kepada ayahnya. Ayahnya memintanya untuk tidak mengulangi itu lagi. Adi hanya busa mengiyakan ucapan ayah nya memandang Sabrina sinis. Sabrina yg sudah selesai latihan melihat Ilham yg terlihat menunggu Sabrina


"ilham lo nungguin gue"Sabrina menghampiri Ilham


"iya gue khawatir aja sama lo"Ilham.


"mmm masaa"Sabrina.


"gimana seru? "Ilham.


"seru sih tapi gue gk suka sama siapa tuh anaknya Pak Surya sombong nya tingkat dewa pokoknya sebel banget kalau dia bukan anaknya Pak Surya udah gue habisin tuh anak"Sabrina.


Ilhampun tertawa.


"lah lo kok ketawa sih"Ilham.


" iya iya jagoan, semangat yaa"Ilham.


"yaudah yuk "Sabrina.


Mereka pulang , sesampai dirumah Sabrina sangat semangat ingin bercerita kepada ayah nya, tetapi ayahnya sudah tertidur


"yahhhhh ,ayah tidur hmmm yaudah deh ayah pasti kecapek'an".


Sabrina pergi mandi,makan dan sholat berdoa:

__ADS_1


"Ya Allah semoga Sabrina bisa jadi polwan dan buat ayah bangga Aamiin... "


 


__ADS_2