
saat sabrina akan berangkat sekolah.ia melihat wanita muda yg baru turun dari bus memegang ponsel dan memakai jilbab. sabrina melihat wanita itu sangat kebingungan iapun menghampirinya.
"permisi kak mmm kakak mau kemana ya.. "tanya sabrina.
wanita itupun menoleh kearah sabrina
"subhanallah cantik banget adek ini"didalam hati.
"halo mbk"sabrina.
"oh ini dek saya mau kerumah tunangan saya namanya bayu kamu kenal gk"wanita itu
sabrina kaget
"bayu apa... ah tapi gk mungkin"gumam sabrina sambil memandang wanita itu
"gimana dek kamu kenal.. "tanyanya lagi
"temen saya sih ada yg namanya bayu.. tapi kak"
tiba2 ponsel wanita itu berbunyi dan ia segera mengangkat nya tentu itu dari tunangannya dan ia disuruh untuk menunggu.sabrina terus memperhatikan wanita itu yg terlihat sangat religius.
"oh sudah dek entar lagi dia datang makasih ya dek"tukas wanita itu hendak melangkah.
"kak namanya siapa"teriak sabrina.wanita itupun berhenti dan menoleh kebelakang sambil tersenyum
"nama saya Aulia nama adek"ujarnya
"nama saya sabrina kak"sabrina
"ya sudah sampai jumpa assalammualaikum"
"waalaikum salam"sabrina
iapun membalikkan badannya ia berjalan sambil memikirkan wanita tadi apa mungkin dia adalah tunangan kak bayu.
sampailah sabrina disekolah ada segengs yg menunggu kehadiran sabrina mereka memang tidak menyukai sabrina mereka terus mencoba untuk merobohkan sabrina
amel:cewek alay dan Manja yg dari dulu ingin membuat sabrina kapok
Bimo:pacar amel yg keren sering menganggu sabrina
vina:cewek kejam tapi sering sabrina kerjai
edo:cowok jahat yg selalu saja menginginkan sabrina tapi sabrina menolak
dan kakak kelas
evan:lumayan tapi dia selalu kalah dengan sabrina.
dengan santai sabrina menegur mereka
"emmm maaf bisa minggir gk gue mau lewat "ujarnya
"heh anak kampung lo itu gk ada apa2 nya sama kita berlima"amel
"iya lo itu udah banyak jailin kita sekarang giliran kita ya gk"bimo
semua mengangguk.
"ih kalian duluan kalik ya ganggu gue cuman kalah"sabrina
evan maju mendekati sabrina memegang tangannya penuh emosi.
"lepasin awww"sabrina kesakitan
"lo itu udah bikin malu tau nolak cowok keren kayak gue"evan
"ishh apaan sih lepasin gk"ujar sabrina
adi yg melihat kejadian itu langsung menghampirinya dan melapaskan tangan evan dari tangan sabrina
"eh apaan sih kalian ganggu dia"adi
evan tersenyum licik
"ada anak baru yg sik jagoan nih"tukas evan
'sini lawan gue ya itu kalok lo berani"adi
"udah adi kita pergi aja"sabrina
"tapi sab mereka"adi
__ADS_1
"udah yuk"sabrina menarik tangan adi
"uuuu dasar pengecut lo"amel berteriak
"liat aja sab gue akan buat lo berlutut sama gue "gumam evan sambil tersenyum licik
"hei bu polwan lo ngapain sih tadi mereka itu udah songong sama lo"adi
sabrina menghadap ke adi dan melepas tangannya
"sok jagoan lo udah biarin aja kita gk usah bales orang kayak mereka"sabrina.
"tapi bu polwan mereka...
"udaahhh ya"sabrina
ilham dan renata menghampiri sabrina
"sabrina lo tau gk banyak anak2 yg dukung lo"
Renata.
"beneran lo"sabrina
"iya sab gue rasa gue bakal kalah"ilham
"hushhh gk boleh gitu lo harus semangat ok"
sabrina. ilhampun tersenyum dan mengangguk.
"heran gue sama ni cewek kenapa kalok sama si ilham ini dia lembut banget sok manis tapi sama gue galak amat udah kayak singa gantengan gue kali"adi sambil terus memandang ilham dan sabrina
"lo kenapa bro liatin gue sama sabrina kayak gitu"ilham yg memperhatikan adi
"apaan sih gr lo"adi dan pergi meninggalkan sabrina dan teman2 nya.
"dasar dewa sombong gk jelas lo"sabrina berteriak
"mmm yaudah kita kekelas yuk"ajak renata
sabrina mengangguk dan merekapun pergi kekelas.
pelajaran pun dimulai sabrina masih memikirkan wanita tadi selama pelajaran adi yg melihat sabrina langsung menegur sabrina
"bu polwan bengong aja mikirin apa sih"adi
"poni lo tuh bu polwan kan keganggu"adi.
"ia makasih"sabrina memandang adi
vina yg ada di belakang mereka berteriak
"woii ini itu sekolah bukan tempat pacaran"vina
"apaan sih gk ada yg pacaran"sabrina
"alahhh ngeles lo cewek kampung kaya lo itu bisanya caper ke semua cowok iya kan...."vina
adi yg mendengar kata ledas dari vina emosi
"heh siapa nama lo jaga tuh omongan"adi
ibu guru yg mendengar keributan langsung menegur
"tolong jangan berisik"ibu guru
adi dan vina pun terdiam.vina tertawa licik
ilham yg memperhatikan mereka bergumam
"kayaknya dari tadi si adi belaun sabrina apa dia mulai sukak ya sama sabrina"kata hati ilham.
bel istirahatpun berbunyi semua siswa pun keluar kelas.sabrina segera memasang poster tentang misi2 nya. segengs yg jahat itu langsung melepas semua poster sabrina
"apa2 an kalian kok dilepas sih"sabrina
"diem lo, lo itu gk pantes jadi osis jangan mimpi"vina
"kalian semua gk ada hak ya awas"sabrina ia coba melawan diri.ilham dan renata datang
"ham ini gimana"renata khawatir.
"lo diem disini ya"ilham ia menghampiri sabrina
"jangan ganggu sabrina mending kalian pergi"
__ADS_1
ilham
"sok jagoan lo ya"edo
Merekapun mulai berkelahi sabrina coba melerai.Renata cepat melapor ke guru
saat sabrina coba melerai Mereka sabrina terkena pukulan Hingga ia terjatuh
"sabrina"teriak ilham ia membantu sabrina
segengs itu langsung kabur karena takut kena masalah. sabrina seketika pingsan karena terkena pukulan edo yg sangat keras.
Renata datang bersama pak guru tapi semua terlambat.
"ada apa ini"pak guru
"sabrina kenak pukulan pak"ilham
"ya sudah cepat kamu bawa ke uks biar bapak yg urus semua "pak guru
"baik pak terimakasih"ilham .
sabrinapun dibawa keruang uks. ilham coba mengobati dahi sabrina yg berdarah. sabrina pun terbangun.
"sab lo gk papa"Renata khawatir
"ia cuman gue pusing banget"tukasnya.
"sekarang gue akan jagain lo sab, yg tadi gk akan terulang ok"ilham sambil memegang tangan sabrina.
adi bersama teman2 nya lewat uks dan melihat sabrina
"kenapa tuh bu polwan"adi
"tadi gue denger dia kenak pukul"doni.
ilham seketika memeluk sabrina dengan kasih sayang.Renata yg meras tertusuk langsung pergi dari ruangan itu. ia melewati adi dan doni.
"hmm kayaknya renata cemburu ya gk"adi
"iya bener"doni
sabrinapun melepas pelukan ilham.
"udah ham gue gk papa"sabrina.
sedangkan amel, edo, vina, bimo, dan evan dipanggil keruang guru dan ditegur. mereka meng iyakan dan meminta maaf.
pulang sekolah sabrina kembali memasang posternya.ilham pulang duluan karena tanding, Renata pun sudah dijemput ia berusaha memasang posternya. adi yg belum pulang menghampiri sabrina dan membantunya.
"makasih adi"sabrina
"iya "adi
merekapun duduk berdua di sebuah bangku. sabrina masih memikirkan kak bayu.
"bu polwan kenapa lo"adi.
"gue bingung gue itu suka banget sama kak bayu, dia nembak gue "sabrina
"hah terus lo terima"adi
"gk tau gue gimana ya soalnya tadi ada cewek bilang dia mau kerumahnya tunangannya namanya bayu"sabrina
seketika adi teringat bayu pernah bilang kalok dia memang sudah punya tunangan yg ada di luar kota bayu cerita pada ayah adi
"wahh saran gue lo gk usah terima bayu dia udah punya tunangan dasar fakboy"tukas adi
mendengar ucapan adi sabrina marah dan emosi ia berdiri
"lo jangan ngasal ya dari mana lo bisa nyimpulin kayak gitu"sabrina
adi berdiri dan coba menjelaskan
"sab lo percaya sama gue waktu itu gue pernah denger sendiri gue gk mau lo nantik sakit hati"adi
sabrina tidak percaya dengan perkataan adi.
"gue gk nyangka bukan cuman sombong tapi lo juga sukak ngefitnah orang lain"sabrina
iapun pergi meninggalkan adi.
"bu polwan gue ngomong bener kok"teriak adi
iapun kembali duduk
__ADS_1
"aduhh emang gue salah ya"pikirnya