Tidak Dilanjutkan.

Tidak Dilanjutkan.
BAB 35 SAKIT


__ADS_3

 


Ayah Sabrina sudah pulang,Sabrina masih tidur dengan selimutnya matanya terpejam,Sabrina masih sangat kedinginan. ayah Sabrina membawa motor sebagai hadiah untuk Sabrina, ayah Sabrina meletakkan motor beat berwarna merah itu di depan rumahnya. ayah Sabrina sangat senang ingin memberikan kejutan untuk Sabrina.


"Sabrina pasti senang dapet motor dari Surya haduhh gk sabar ngasih tau ke Sabrina"ayah Sabrina.Ayah Sabrina segera melangakah menuju rumahnya membuka pintu..


.


"Assalamualaikum "ayah Sabrina membuka pintu, Ia melihat sekeliling.


"Sabrina nak ayah punya kejutan"ayah Sabrina melangkah menuju kamar Sabrina yg terbuka lebar,Ia melihat Sabrina yg tertidur.


"Nak, kamu kenapa? "tanyanya menghampiri Sabrina.


Sabrina mendengar suara ayahnya Sabrina membuka mata dan menoleh ke arah ayahnya.


"ayah udah pulang "Sabrina.


"kamu kenapa nak, sakit? "tanya ayah khawatir.


"enggak kok yah Sabrina kecapek'an aja"Sabrina.


Suara handphone ayah sabrina berdering.


Ayah Sabrina segera mengangkat telponnya.


"Assalamualaikum Pak Cipto"Suara Pak Surya.


"wa'alaikumsalam,ada apa pak"ayah Sabrina.


"Sabrina gimana pak, anak saya baru pulang katanya tadi Sabrina dikerjain nah,Adi gk tau pas nyariin Sabrina dia lihat Sabrina sudah pingsan ,Sabrina gk papa kan"Pak Surya.


"oh gitu pak ini saya juga baru pulang dan tau ini dari bapak, iya Sabrina masih istirahat"ayah Sabrina.


"baiklah pak kalau begitu suruh Sabrina istirahat supaya besok bisa latihan,tapi kalau belum sehat tidak usah latihan dulu gk papa"Pak Surya.


"siap pak terimakasih"ayah Sabrina.


"sama-sama ya sudah pak assalamualaikum"Pak Surya.


"wa'alaikumsalam terimaksih pak"ayah Sabrina.


Sabrina tersenyum pada ayahnya dengan wajah yg pucat. Ayah Sabrina memegang dahi Sabrina.


"iya nak,kamu panas ayah belikan obat ya"ayah.


"gk usah yah,Sabrina udah minum obat tadi Sabrina di bawa kerumah sakit sama Adi ,sama temen² juga "Sabrina dengan suaranya yg agak serak.


" bagus dah kalau gitu kamu istirahat saja, sudah makan? "ayah Sabrina.


Sabrina terdiam.


"ayah belikan makanan dulu ya"ayah Sabrina.


"gk usah yah, Sabrina gk laper kok"Sabrina.


"tapi nak.......


tiba-tiba ada suara ketokan pintu...


"Assalamualaikum Pak Cipto ini Adi pak"terdengar suara teriakan Adi dari depan pintu.


"ada Adi nak, ayah keluar dulu ya"ayah Sabrina.


Sabrina mengangguk.


Ayah Sabrina membuka pintu, Adi langsung menyalam tangan ayah Sabrina.


"ada apa den malam-malam kesini"ayah Sabrina.


"ini Pak saya bawa makanan untuk bapak dan Sabrina,Saya boleh jenguk Sabrina kan "Adi.


Ayah Sabrina menatap Adi.


"emmm kalau gk boleh saya pamit pak"Adi .


"siapa yg bilang gk boleh silahkan"ayah Sabrina.


"beneran pak"Adi.

__ADS_1


"iyaaaa"ayah Sabrina.


"tapi bapak minta tolong, kamu suapin Sabrina ya biar dia mau makan"ayah Sabrina.


Adi seketika terdiam.


"hehe tapi pak saya...


"udah sana"ayah Sabrina.


"baik pak"Adi.


Ayah Sabrina tersenyum melihat Adi yg berjalan menuju kamar Sabrina.


"halo Bu Polwan"Adi masuk ke kamar Sabrina membawa makanan untuk Sabrina.


"gk sopan lo masuk sembarangan ke kamar gue"Sabrina kesal.


"sory,tapi Pak Cipto ngijinin kok"Adi.


"mau ngapai lo? "Sabrina.


"yaa mau jenguk lah"Adi ia langsung duduk disamping Sabrina.


Sabrina memandang Adi...


"kenapa gk boleh,sekarang makan ya Bu Polwan biar cepet sembuh dan besok bisa latihan sama aku "Adi.


"apaan sih gue bisa makan sendiri"Sabrina kesal.


Adi tidak menghiraukan ia langsung menyendok nasi dan menyodongkannya kepada Sabrina.


"Aaa buka mulut"Adi.


"enggaakkk"Sabrina


Adi terus memaksa walau Sabrina memalingkan wajahnya akhirnya Sabrina menatap Adi dan mau memakan suapan dari Adi.


"nah gitu dong kamu harus makan yg banyak ok "Adi.


Sabrina hanya terdiam disuapi Adi. Sabrina menatap Adi dalam.


"wishhh hebat habis sekarang minum obat bu polwan"ujar Adi ia mengambilkan Sabrina air dan obatnya.


Sabrina meminum obat yg diberikan oleh Adi.


"Makasih "Sabrina.


"sama-sama bu polwan"Adi tersenyum meletakkan obat dan segelas air di meja.


"Adi... "Sabrina.


"iyaaa"Adi.


"emmmm lo baik banget sih sama gue jadi gk enak"Sabrina.


"santai aja aku sama kayak temen-temen kamu yg lain baik ya kan"Adi tertawa.


Sabrina juga tertawa.


"oh yah kata ayah dia ngasih kamu motor hadiah ulang tahun buat kamu"Adi.


"hah kok ayah gk bilang ya beneran"Sabrina.


"iya bener ayahmu pasti mau ngasih kejutan buat kamu"Adi.


"yah udah gk jadi kejutan deh"Sabrina.


"kenapa? "Adi.


"kan gue udah dikasih tau sama lo"Sabrina.


"pura-pura gk tau aja"Adi.


"sama aja intinya gue udah tau dari lo"Sabrina.


"yaaa...kalau sama ayahmu pura-pura gk tau biar kamu bilang yeayyyy makasih ayahku"Adi


"apaan sih"Sabrina.

__ADS_1


Mereka tertawa.


"tapi gue kan gk bisa naik motor "Sabrina.


"gampang nanti aku ajarin ok"Adi.


"emang ada waktu buat ngajarin gue"Sabrina


"emmm gk tau yaaa tapi buat bu polwan yg cantik apa sih yang enggak"gombal Adi mengangkat kedua alisnya memandang Sabrina.


"gk jelas "Sabrina.


"biarin yg penting kamu bisa senyum kayak gini"Adi.


"apaan sih"Sabrina.


Adi tertawa kecil...


"yaudah kamu istirahat gih aku mau pulang"Adi.


"eh... emmm jangan pulang dulu temenin gue"Sabrina.


"kenapa takut ya aku pergi"Adi.


Sabrina memalingkan wajahnya mengggambarkan wajah kesal.


"iyaaa aku temenin deh sampai kamu tidur"Adi.


Sabrina dan Adi berbincang-bincang hingga Sabrina sudah mengantuk dan tertidur.


"nah gitu Sab pokoknya apes banget dah...."Adi,ia melihat Sabrina yg sudah tertidur, Adi tersenyum menyelimuti Sabrina dan hendak pulang.


"Sabrina sudah tidur den"ayah Sabrina.


"udah pak, saya pamit pulang "Adi.


"terimakasih den, besok mampir lagi yaa"ayah Sabrina.


"Insya Allah pak "Adi.


ayah Sabrina tersenyum Adi menyalam tangan ayah Sabrina.


"pulang dulu pak, Assalamualaikum "Adi.


"wa'alaikumsalam hati-hati "ayah Sabrina.


"iya pak"Adi.


Adi menaiki motornya dan memakai helmnya ia segera pulang.


Diperjalanan Adi dihentikan oleh pengemudi motor dengan cewek yg mengebut ke arahnya seketika Adi menghentikan motornya.


"siapa sih, woii turun kalian untung gue cepet ngeremnya bisa-bisa jatuh gue"Adi kesal meneriaki pengemudi dan cewek itu.


Tetapi mereka tidak menjawab.


Adi yg sangat kesal membuka helmnya dan menghampiri mereka.


"diem aja, buka helm lo maksudnya apa ngebut ke arah gue mau nabrak gue lo"Adi penuh amarah.


Mereka saling berpandangan dan membuka helm mereka. Viona dan pacarnya mereka tersenyum licik pada Adi.


"emang maunya nabrak lo sih tapi ternyata lo masih beruntung "Viona.


"ngapain sih kenapa masih kepikiran gue lo "Adi penuh emosi.


"haha heh bro Viona udah punya gue, oh ya gue denger lo suka sama cewek siapa tuh..


"Sabrina"Viona.


"nah iya,lo suka sama Sabrina"


"bukan urusan lo "Adi. Ia terlihat marah menatap Viona dan pacarnya sinis dan segera menuju motornya, memakai helm dan melajukan motornya.


"woiii gue belum selesai ngomong main pergi, cemen lo"pacar Viona.


"udah lah kita pulang aja"Viona.


Mereka kembali melanjutkan perjalanan.

__ADS_1


 


__ADS_2