
sabrina melangkah pulang dengan Muka kesal pada adi. tapi perlahan sabrina berjalan sampai rumah seperti biasa ayah sabrina bekerja.karena bisanya sendiri sabrina berencana untuk keluar rumah mencari angin.
"*bosen banget gue dirumah apa mendingan kerumah ilham ya"gumamnya
sabrinapun berjalan perlahan*
Hingga terlihat ilham yg baru pulang mengenakan baju basket dari kejauhan sabrina mneriaki ilham. teman2 ilhampun pamit pulang.
"hey sab tumben lo kerumah gue kenapa"ilham sambil mengacak-acak rambutnya.
"iya ham gue bosen banget dirumah kita jalan yuk"sabrina mengajak ilham
"duh gimana ya gue capek banget nih sab sory ya "ilham sambil menepuk bahu sabrina
"yah yaudah deh"
"mending lo ajak renata aja sory ya sekali lagi"
"iya... yaudah daa"
"daa"ilham iapun masuk kerumahnya.
sabrinapun melangkah menuju rumah renata. sampailah dirumah renata. sabrina me manggil nama renata. Renata yg ada di halaman menghampiri sabrina
"hey sab tumben lo kerumah gue kenapa"tanya renata heran.
"iya nih gue kesepian kita jalan yuk lo mau kan"ajak sabrina
"aduh sory banget soalnya ntar lagi gue ada acara keluarga gk papakan"renata
"ooo gitu yaudah deh"sabrina.
"sory ya sab mungkin kapan2 ya"renata.
"iya... yaudah gue pulang daa"sabrina
"daa hati2 sab"renata memperhatikan langkah sabrina dan masuk kerumahnya.
sabrinapun berjalan menuju taman tempat favoritnya.
"sepi banget hidup gue gk Punya pacar hmmm nasib2"gumam sabrina sambil melihat sekitarnya.
dan kebetulan adi sedang nongkrong bersama teman2 nya ia melihat seperti sabrina dari belakang.
"yaudah di kita ketempat lain yuk tanding "ujar salah satu temannya. adi hanya mengangguk
tidak lama kemudian viona datang menghampiri adi.dengan manja viona saat bertemu adi. Merekapun pergi dari tempat itu dan berjalan tepat di depan viona.
"numpang lewat ya cewek kampung"viona yg sangat membenci sabrina.
sabrina hanya melihat mereka dan cuek. adi sesekali mencuri pandangan sabrina.
"dasar alay "ucap sabrina kesal.
sabrina merasa haus ia memutuskan untuk membeli minuman. tiba2 ia melihat teman di sekolah polisinya ati
"ati lo ada disini"sabrina
atipun menoleh
"sabrina ya udah kita ngobrol2 yuk"ajak ati ke sebuah meja.
Merekapun berbincang sambil tertawa
__ADS_1
seketika ati teringat sesuatu.
"hey sab tadi gue liat bayu sama tunangannya wishhh romantis banget tau"
sabrina yg sedang minum tersedak mendengar ucapan ati.
"sab lo gk papa kan"ati muka khawatir.
"enggak, tapi emang itu beneran dia punya tunangan gk salah liat kan.. "sabrina
"emang kenapa sab emang kak bayu itu punya tunangan tapi dia ada diluar kota mungkin lagi kangen biasa sab"ati
sabrina hanya tersenyum. atipun pergi pulang.
sepanjang perjalanan sabrina sangat sakit hati karena ia terlanjur jatuh cinta oleh kak seniornya itu.
dan disuatu tempat ia melihat bayu dengan wanita yg pernah ia temui makan bersama sambil sesekali tertawa. sabrina mematung dan membalikkan tubuhnya perlahan.
"kenapa ya gue sakit banget ngeliat mereka jahat banget lo kak bayu"sabrina sambil terduduk air mata mengalir dari wajahnya.perlahan sabrina melangkah dengan kakinya yg bergetar ia merasa dipermainkan untung saja sabrina belum menjadi pacar kak bayu.
*Adi.
adi ingin menghampiri rumah viona dengan memberikan tanpa memberi tahu viona terlebih dahulu ini adalah hari ulang tahun viona.
tepat pukul07.00malam.
adi sampai dirumah viona ia melihat mobil avanza hitam tepat parkir dirumah viona.
"mobil siapa nih gk pernah liat gue"adi sambil memperhatikan plak nomer mobil tersebut.
perlahan ia memilih untuk diam2 pembantu viona sudah coba untuk tidak mengizinkan tapi adi berhasil masuk kekamar viona.
"happy brithday saaaaa"adi ia melihat pacarnya sedang dengan cowok lain yg merupakan teman deketnya sendiri.adi menjatuhkan kado, bunga, dan kue yg ada ditangannya.
"sayang ini gk kayak yg kamu liat"viona mengelak
"bohong udah jelas tadi aku liat kamu pelukan sama dia tega kamu ya"adi sangat emosi
"yaudah terus gimana"viona tak merasa bersalah
"yaudah kita putus dan aku akan benci banget sama cewek licik kayak kamu"adi emosi sangat tinggi ia menatap tajam pacar dan sahabatnya itu.
pacar adipun maju
"untung deh kalok lo putus "sahabat adi
"lo emang ya sahabat brengsek lo gk punya hati"adi ,amarahnya yg semakin membara membuat ia memukul sahabatnya sampai terjatuh
"adi apa2 an kamu, aku minta kamu pergi sekarang"viona.
"ok aku bakalan pergi "adi dengan marahnya ia melangkah kemotornya. mengenakan helm dan mengengas motornya sangat kencang.
air mata jatuh diwajah adi.ia sangat marah atas kejadian itu.adipun tidak fokus iapun hampir menabrak sabrina yg berjalan sangat pelan.
sabrina menutup kedua wajahnya. adi turun dari motornya.
"sabrina lo gk papa kan"adi
sabrina masih menutup wajahnya dengan kedua tangannya.
adi mendengar suara tangisan sabrina iapun membuka tangan sabrina dari wajahnya. dan terlihat sabrina yg sedang menangis. tidak ia sangka wanita kuat dan tangguh saat itu menangis sejadi-jadinya.
"bu polwan lo baik"tanya adi yg juga mengalir air mata.
__ADS_1
sabrina hanya diam
"yaudah lo ikut gue ya kita cari angin dulu buat nenangin kamu maukan"ajak adi.
sabrina mengangguk perlahan ia menaiki motor adi. adi pelan2 menyetir motornya sakit hatinya Juga semakin dalam.
sampailah disuatu tempat favorit adi ia mengajak sabrina duduk bersamanya. sambil membeli minuman yg tidak jauh dari tempat itu.
"nih bu polwan lo minum dulu biar tenang"adi menyodonglan minuman.
sabrinapun menoleh dan menerima minuman dari adi. sabrina mulai meminumnya adi lun duduk disamping sabrina.
"sebenarnya lo kenapa bu polwan sampek nangis kayak gitu biasanya lo kan galak"adi
sabrina masih diam
adi menghela nafas dan menggaruk kepalanya juga merapikannya terus memandang sabrina
"yaudah deh kalok lo gk mau cerita tapi gue bakal selalu ada buat lo"adi
"lo bener adi gue salah udah percaya sama kak bayu yg baru gue kenal dia ngajak gue jalan, dia baik banget sama gue dia peduli
dia udah bikin gue nyaman sampek gue jatuh hati sama dia.tapi untung aja gue gk jadi pacarnya ternyata dia udah Punya tunangan dan tadi gue ngeliat mereka itu sweet banget sakit hati gue, ini pertama gue sesakit ini "sabrina sambil menangis dan menundukkan kepalanya.
"lo tenang ya sab kita senasib gue baru aja putus sama viona "adi.
sabrina terus menundukkan kepalanya sambil menangis tersedu-sedu. adi yg tidak tega melihat sabrina seperti itu. dengan lembut membalikka tubuhsabrina.memperhatikannya
sebentar dan memeluk erat sabrina saat itu.
"bu polwan jangan nangis lagi ya gue bakal ada buat lo disini lo gk usah mikirin orang jahat kayak dia gue yakin orang baik kayak lo pasti dapetin orang baik juga"adi sambil terus memeluk sabrina.
sabrina menumpahkan air mata di bahu adi ia merasa sangat nyaman di pelukan adi hingga ikut memeluk adi erat.
sabrinapun berhenti menangis mereka terdiam beberapa saat hingga melepaskan pelukan mereka.
sabrina mengusap air matanya
"makasih ya lo udah nenangin gue "sabrina
"iya yaudah kita pulang yuk udah malem nih"adi.
sabrina mengangguk.
sampailah dirumah sabrina. sabrina lun turun
"makasih ya adi"sabrina
"iya bu polwan inget jangan nangis lagi cuman gara2 cowok kayak gitu ok"adi
"ok"sabrina
"senyum dulu dong bu polwan jelek tau lo kalok cemberut "adi menggoda
"ishhh apaan sih"sabrina iapun tersenyum
"yaudah gue masuk dulu daaa"sabrina
"siap bu polwan"adi.
sabrina melangkah masuk. adi memperhatikan sabrina. Sehingga sabrina menoleh kembali melambaikan tangannya sambil tersenyum. adipun membalas lambaian sabrina dan juga tersenyum. hingga Sabrina melangkah masuk.
adipun menyalakn motornya dan pergi pulang.
__ADS_1