
hari ini adalah hari kenaikan kelas sabrina sudah bersiap menuju sekolah. perlahan sabrina berjalan dan memikirkan adi.
"duh gimana ya gue harus curhat sama siapa apa gue terima ya adi tapi.... ah sabrina tenanga. sabrina menarik nafas dan melepas dengan keras. adi adi kenapa sih lo itu bisa suka sama gue juga suka sama lo tapikan gue gk pernah pacaran seumur-umur nanti kalok adi bohong gimana tapi biar dulu sekarang gue gk boleh mikirin dia dulu nanti aja ah"sabrina disepanjang jalan.
hingga sampailah sabrina disekolah Renata menghampiri sabrina.
"hey sabrina gue mau ngasih lo berita yg buat gue senengg banget"Renata.
"apa Ren"sabrina.
"gue sama ilham udah pacaran "Renata sambil tersenyum.
"beneran lo kapan kok gue gk tau sih tau-tau lo udah pacaran gimana ceritanya "sabrina.
"yaudah kita duduk dulu yuk"Renata.
sabrina dan Renata pun duduk disebuah bangku.
"sab gue seneng banget tau gk selama ini gue memang harapin ilham jadi pacar gue eh ternyata mimpi gue jadi kenyataan"Renata.
"iya iya selamat Renata tapi gimana sih ceritanya buat gue penasaran aja tau gk "sabrina.
"jadi sab selama ilham itu selalu aja kerumah gue dan selalu deket sama gue akhirnya kemarin dia nembak gue ya gue terima deh "Renata dengan ekspresi wajah sangat gembira.
"bagus deh kalok gitu gue juga senang "sabrina.
"kita kekelas yuk"ajak Renata.
sabrina mengangguk.
dikelas sudah ada ilham dan adi yg duduk dibangku mereka masing-masing. Renata pun dengan senang duduk disamping ilham sambil bersikap mesra. sedangkan sabrina hanya tersenyum melihat mereka berdua
perlahan sabrina melangkah menuju bangkunya dan duduk disamping adi.
"pagi bu polwan cantik"adi sambil tersenyum
"pagi"jawab sabrina.
"sabrina sebentar lagi kita naik kelas "adi sambil berbisik mendekati telinga sabrina.
"iya emang nya kenapa"sabrina.
"kamu masih bingung"adi.
"adi kayaknya gue gk bisa jawab sekarang maaf "sabrina.
"yaudah gk papa seorang adi akan selalu menunggu dan aku juga gk maksain kamu kok"adi iapun membalikkan badannya dan menghadap ke depan. sabrina memandang adi sambil tersenyum.
"adi maafin gue ya gue belum siap tapi gue bakal nerima lo kok gue udah mulai yakin "sabrina .
adi pun menoleh ke arah sabrina yg sedari tadi memandangnya adi pun tersenyum lada sabrina. sabrina membalas senyuman adi dan membalikkan wajahnya.
tidak lama kemudian ibu guru datang dengan membawa raport yg dibantu kak riski.
"ini bu "Riski menaruh Raport itu di meja bu guru.
"baik terimakasih riski"bu guru.
"sama -sama bu"riski ia pin tersenyum pada sabrina sabrina membalas senyuman riski.
"kak Riski ganteng banget sih"Amel yg melihat kak Riski.Riski hanya tersenyum dan keluar kelas.
"amel lo gimana sih gue kan pacar lo"edo.
"sory abis nya gantengan kak Riski sih"Amel.
semua siwa mentertawai amel.
"apa sih"Amel.
"sudah -sudah sekarang ibu akan membagikan Raport dan juga juara kelas "ibu guru.
"pasti saya juara 1 nya kan bu"vina.
"iya vin juara 1 dari belakang"bimo.
semua siswa metertawai vina.
"ya jelas sabrina lah vin dia kan pinter"doni.
vina tidak menjawab dan melirik sabrina sinis. adi dan sabrina saling tatap dan saling senyum.
"sudah-sudah diam anak-anak"ibu guru.
__ADS_1
semua siswa pun terdiam.
"memurut ibu nilai kalian semua bagus dan lebih baik dari yg dulu"ibu guru.
"iya bu ini semua berkat sabrina dia selalu bantu kami belajar ya gk temen-temen"Renata.
"iya benar "semua siswa kecuali vina.
"sabrina ibu bangga sama kamu "ibu guru.
"terimakasih bu"sabrina sambil tersenyum.
vina masih saja memandang sabrina sinis penuh dengan kebencian.
"baiklah kita mulai saja untuk rangking kelas yg ke 3 adalah ilham"ibu guru. semua pun bertepuk tangan.
"selamat sayang"Renata.
"iyaa makasih"ilham
ilham pun maju ibu guru memeberikan hadiah kepada ilham juga memberikan Raport kepada ilham.
"entar deh ilham kan biasanya juara2 "amel.
"iya karena ada siswa baru yg pintar disini"ibu guru. ilham hanya tersenyum mengahadap ke semua teman-temannya.
"rangking kelas yg ke 2 di raih oleh adi"ibu guru.
seisi kelas sunyi dan memandang adi termasuk sabrina.
"hah gue eh maksudnya saya bu"adi kaget dan memandang semua teman yg memandanginya.
"iya adi nilai mu sangat bagus silahkan maju"ibu guru.
adi pun maju ibu guru memberikan Raport dan juga hadiah pada adi. seisi kelas seakan tak percaya. tepukan tangan dimulai dari sabrina yg tersenyum memandang adi
"prok prok prok"tepuk tangan sabrina sendiri.
akhirnya seiesi kelas pun bertepuk tangan.
"eh kok bisa sih adi dapet juara"amel.
"gue denger nih sabrina yg selalu ngajarin adi setiap malam"bimo.
"iya "bimo.
vina semakin kesal kepada sabrina.
"baiklah yg kita tunggu-tunggu rangking 1diraih oleh sabrina"ibu guru.
seisi kelas bertepuk tangan kecuali vina yg
sangat kesal dengan sabrina.
sabrina maju dan berdiri di samping ilham.
"selamat ya sabrina pertahankan prestasimu"ibu guru.
"baik bu terima kasih"sabrina.
semua teman-teman memberikan tepuk tangannya.
"bu polwan makasih"ucap adi berbisik pada sabrina. sabrina menoleh ke arah adi dan tersenyum.
"bu ini boleh di foto mohon bu"amel.
"silahkan "ibu guru mengizinkan.
"heh amel ngapain sih lo fotoin mereka gk penting banget tau gk"vina.
"biarain aja vin ada sabrina sama adi mereka pantas banget deh"amel.
vina semakin kesal
"baiklah kalian boleh duduk sabrina bantu ibu bagikan Rapot ya"ibu guru.
"oh iya bu"sabrina.
"sini sab aku bawain rapot kamu"adi.
"oh iya makasih"sabrina.
"cie ada yg baru nih"ilham sambil berjalan menuju bangkunya.
__ADS_1
"apaan sih yg baru"sabrina.
adi hanya tersenyum.
bel istirahat berbunyi.
"sab makan yuk"ajak ilham.
"ah enggak gue gk mau gangguin orang pacaran yg ada gue jadi nyamuk"sabrina.
ilham dan Renata saling landang dan tersenyum.
"apaan sih lo sab ayo makan bereng"ajak Renata.
"gk usah kalian makan dulu aja"sabrina.
"bener"Renata.
"iyaaaa"sabrina.
"yaudah daa sab"ilham.
sabrina terduduk sambil memperhatikan kakak kelas yg asyik menyambut kelulusan mereka. adi pun melihat sabrina yg tersenyum melihat kakak kelas yg sangat bersenang-senang.
"temen-temen gue gk jadi ke kantin "adi.
"loh kenapa di"edo .doni pun melihat sabrina.
"oh gue tau bu polwan do"doni.
edo melihat sabrina.
"oh yaudah kita ke kantin "edo.
"iya "adi.
adi pun menghampiri sabrina dan menghalangi pandangan sabrina.
"adi minggir dong "sabrina.
"udah dari pada mandangin mereka mandangin aku aja "adi.
"sok ganteng lo"sabrina sambik tersenyum kecil.
"emang ganteng"adi iapun duduk disamping sabrina.
"kenapa ya kakak kelas itu keliatannya seneng banget padahal mereka kan mau pisah"sabrina.
"ya mereka seneng karena mereka lulus lah"adi.
"iya sih tapi kalok lo kayak mereka lo seneng apa sedih"tanya sabrina sambil memandang wajah adi.
"ya tergantung"adi.
"maksudnya.
"tergantung kalok lo udah jadi pacar aku ya seneng aja kan bisa ketemu kamu setiap hari tapi kalo enggak ya sedih karena akan kehilangan kamu"adi.
"apaan sih terus sama temen-temen kamu eh maksudnya lo"sabrina.
adi tertawa kecil melihat sabrina yg memalingkan wajahnya karena salah bicara.
"mmm kalok temen-temen pasti masih bisa main bareng lah"adi.
"ooo gitu"sabrina.
adi dan sabrina saling berpandangan hingga akhirnya bel pulang sekolah pun berbunyi adi memperhatikan sabrina yg terus berjalan menuju gerbang.
"eh bro bengong aja sabrina gk lo anter"edo.
"enggak nih ya gue tu punya cara jangan sering² nganterin cewek kalok dia belum jadi pacar kita biarin aja sampek dia kangen di anter gue"adi.
"ah lo bisa aja"doni.
"adi adi"edo.
adi pun tersenyum keoada teman²nya.
"yaudah gue berangkat"adi.
"hati ²bro"edo.
"iyaa "adi.
__ADS_1
adi pun pergi pulang begitu juga dengan edo dan doni.