Tidak Dilanjutkan.

Tidak Dilanjutkan.
BAB 36 Naik motor.


__ADS_3

 


jam 05.00 pagi Sabrina sudah bangun .Sabrina membuka jendela kamarnya badannya sudah terasa sehat Sabrina segera mandi dan sholat sehabis sholat Sabrina menyapu halaman rumahnya. Ayah Sabrina keluar dari ruang sholat dan melihat Sabrina yg sangat rajin menyapu halaman.


"Sabrina udah enak kan kamu nak"teriak ayah Sabrina. Sabrina menoleh..


"udah ayah "teriak Sabrina menghentikan menyapu halaman dan tersenyum pada ayahnya. Selesai menyapu Sabrina membuatkan kopi untuk ayahnya.


"ayah, ini Sabrina buatin kopi"Sabrina meletakkan kopi di meja dan duduk berhadapan dengan ayahnya.


"makasih nak "ayah Sabrina.


Sabrina tersenyum. Ayah Sabrina meniup kopi yg ingin ia minum dan perlahan meminumnya dengan sangat menikmati.


"Emmmm enaknya,oh iya kamu udah tau hadiah ulang tahun buat kamu"ayah Sabrina.


"apa yah?"Sabrina dengan ekspresi pura-pura tidak tau.


"tapi bukan ayah yg belikan itu hadiah dari Pak Surya kamu dibelikan motor nak"ayah Sabrina.


"Alhamdulillah tapi yah Sabrina kan gk bisa naik motor "Sabrina.


Ayah Sabrina tertawa....


"kamu nak ,nak mana ada orang langsung bisa naik motor terus ngebut ke jalan raya ya harus belajar,tapi gk susah kok belajar naik motor palingan nanti sore kamu udah bisa"ayah Sabrina.


"emang iya yah"Sabrina.


"iyaa belajar saja sama teman kamu, siapa tuh Ilham yg sering kesini pasti dia mau "ayah Sabrina.


"iya ayah nanti Sabrina bilang ke Ilham"Sabrina.


"ya sudah ayah berangkat dulu kamu baik-baik jaga rumah"ayah Sabrina.


"siap komandan "Sabrina memberikan hormat ,ayah Sabrina tersenyum dan mengelus kepala Sabrina.


"Assalamualaikum "ayah Sabrina.


Sabrina menyalam tangan ayahnya.


"wa'alaikumsalam"Sabrina.


Ayah Sabrina berangkat dan hanya Sabrina sendirian Sabrina termenung memebayangkan Adi.


"duh Sabrina ngapain sih mikirin dia sadar sadar"Sabrina menepuk-nepuk wajahnya.


Sedangkan ayah Sabrina berjalan kerumah Pak Surya hingga sampai .Terlihat Adi duduk di motornya dengan pakaian yg sangat keren.


"Adi mau kemana kamu rapi gini"tanya ayah Sabrina menghampiri Adi.


"eh, Pak Cipto "Adi menyalam tangan ayah Sabrina dan segera mengambil sebungkus nasi yg ia cantolkan di gantungan sepeda motornya.


"ini pak sarapan dulu Adi sengaja beli'in khusus buat bapak kalau nunggu bibik pasti lama keburu bapak lapar silahkan makan pak"Adi.


"tumben kamu ya sudah terimakasih bapak makan dulu"ayah Sabrina.


"eh pak Sabrina adakan dirumahnya"Adi.


"ada kok Sabrina gk kemana-mana tenang"ayah Sabrina memberikan candaannya sembari tersenyum memandang Adi yg menunduk dan tersenyum.

__ADS_1


"bapak bisa aja ya udah Adi boleh kan nemenin Bu.....eh Sabrina boleh kan pak"Adi


"boleh lah "ayah Sabrina.


"makasih pak saya pamit dulu assalamualaikum "Adi segera menyalakan motornya sangat bersemangat ingin bertemu Sabrina.


"wa'alaikumsalam hati-hati"teriak ayah sabrina kepada Adi yg sudah menjalankan motornya.Ayah Sabrina menggelengkan kepalanya dan tersenyum memandang Adi yg terlihat jauh. Ayah Sabrina segera masuk,duduk di tempat ia bekerja menyantap makanannya terlebih dahulu.


 


Sampailah Adi didepan rumah Sabrina ia segera mematikan motornya melangkah menuju rumah Sabrina.


"assalamualaikum bu polwan aku nih buka dong"teriak Adi mengetok ointu Sabrina. Tidak lama Sabrina membuka pintu.


"wa'alaikumsalam"ucap Sabrina memandangi Adi yg sangat keren berada tepat didepannya.


"gimana udah sehat "Adi.


"udah kok nih lihat"Sabrina.


"katanya mau belajar naik motor yuk aku ajarin"Adi.


"ok tapi entar aja ya "Sabrina.


"kenapa? masih sakit ya badannya apa pusing ya kepalanya"Adi dengan wajah khawatir membuat Sabrina terseyum.


"lebay lo gk papa gue cuman entar aja duduk dulu yuk"ajak Sabrina.


"oh ok "Adi.


Sabrina dan Adi duduk di ruang tamu mereka saling tatap.


"emm mau minum gue ambilin ya"Sabrina.


"beneran"Sabrina.


"iyaaa"Adi.


Sabrina kembali duduk.


"rumah kamu sepi banget ya bu polwan setiap hari kamu cuman sama ayah kamu itupun kalau malam iya kan"Adi.


"iyaa kalau masih ada kakak sama ibu gue pasti gk sepi tapi ya mau gimana lagi udah nasib seorang Sabrina mungkin "Sabrina.


"kamu yg kuat ya aku yakin kamu pasti akan jadi polwan yg bisa buat bangga ayah kamu"Adi.


"makasih lo selalu ada buat gue"Sabrina.


"pasti aku akan nemenin kamu selalu"Adi menatap dalam Sabrina memberikan senyum manisnya.


Sabrina membalas senyum Adi dan memalingkan wajahnya.


"yaudah ajarin gue naik motor yah"Sabrina.


"siap bu polwan yuk"Adi.


 


Mereka berjalan menuju teras dimana motor Sabrina di parkir.Adi pelan\-pelan mengeluarkan motor Sabrina hingga keluar pintu gerbang Sabrina.

__ADS_1


 


"ok sebenernya gampang belajar naik motor kayak gini,yg penting kamu harus berani siap"Adi.


"ok "Sabrina mengangguk.


"nah sekarang kamu duduk biar aku yg nuntut kamu duduk dibelakang kamu gimana "Adi


"yaudah yuk"Sabrina.


Sabrina mulai duduk menaiki motornya sedangakan, Adi perlahan duduk dibelakang Sabrina sebagai penuntut agar Sabrina tidak terjatuh.


"Nah sekarang kamu hidupin motornya puter kontaknya kekanan ayo"Adi.


Sabrina memutar kontaknya ke kanan hingga motornya hidup


"terus kamu pelan- pelan gas jangan tegang bismillah cuman perlu seimbang aja kok"Adi.


"ok gue coba"Sabrina perlahan ia menjalankan motornya.


"nah bagus Sab terus aja kamu harus seimbangin jangan tegang"Adi.


Sabrina terus menjalankan motornya hingga jauh dari rumahnya.


Disisi lain Viona yg melihat mereka merasa cemburu dan menelpon pacarnya agar cepat menjemputnya.


"halo sayang ada apa? "pacar Viona.


"sayang kamu cepet ke sink aku serlok pokoknya kamu harus dateng"Viona dengan nada kesal menatap sinis Adi dan Sabrina yg saling tertawa menaiki motor.


"yeay gue bisa akhirnya ternyata gampang gk kayak yg gue pikir"Sabrina.


"iya lah apalagi ini motor matik terus jalan Bu polwan"Adi .


"siappp"Sabrina .


Viona dengan langkah cepat mengikuti Sabrina dan Adi jalanan tidak terlalu ramai katena hanya dikomplek Sabrina.


Pacar Viona datang dengan motor ninjanya menghampiri Viona yg bersembunyi di balik pohon.


"sayang kenapa?"bisik pacar Viona.


Viona kaget dan langsung menoleh.


"huh ngagetin aja ya udah aku minta kamu tabrak Adi Sama Sabrina cepet mumpung masih pagi dan gk ada yg ngeliat"Viona.


"tapi sayang kenapa sih kamu ngurusin dia kan aku udah jadi pacar kamu biarain aja Adi sama Sabrina "pacar Vioana.


"kamu gk usah cemburu deh aku cuman gk suka sama cewek itu sana atau kita putus"ancam Viona.


"iya iya jangan gitu dong ok aku akan tabrak


mereka "pacar Viona.


"cepetan keburu kamu kehilangan mereka"Viona.


"iya tinggal aku ikutin"pacar Viona.


Akhirnya pacar Vioana mengebutkan motornya dan mengikuti Sabrina dari belakang. Sabrina semakin tegang karena diikuti ia melajukan motornya.

__ADS_1


 


 


__ADS_2