Tidak Dilanjutkan.

Tidak Dilanjutkan.
BAB 2. ILHAM Menyatakan cinta


__ADS_3

 


Keesokan harinya Sabrina sudah bersiap untuk bersekolah. Sabrina merasa bersemangat iapun ingin cepat² sore agar bisa sekolah polisi lagi.Terlihatlah Ilham yang melambaikan tangannya dan berteriak nemanggil Sabrina. Sabrina menghampiri Ilham yg berpakaian sangat rapi sambil merapikan rambutnya.


"wow, Ilham lo keren banget"Sabrina memandang Ilham yg berada dihadapannya.


"gue dari dulu emang keren lagi"Ilham dengan lagaknya yg sok cool. Sedangkan Sabrina mencari Renata yg biasanya selalu berangkat bersama.


"hey, Ilham Renata mana kok gk bareng lo"Sabrina mencari-cari Renata.


"hmmmm gk tau tuh, tadi gue udah nyamperin rumahnya tapi dia bilang dia dianter nyokabnya gitu"Ilham.


"oww gitu yaudah ''Sabrina.


"yaudah yuk kita berangkat"Ilham lalu ia menarik tangan Sabrina. Dalam hati Ilham ia mengira bahwa Sabrina pasti akan menerima cintanya karena dari kecil mereka selalu bersama sedangkan Renata adalah anak pindahan dari kota yg sangat baik kepada Sabrina, Tetapi Sabrina tidak memiliki perasaan apapun terhadap Ilham dia hanya menggapnya sebagai sahabat baiknya itulah yg dipikirkan Sabrina.


"mmm Sab, nanti lo ikut gua ya habis pulang sekolah "Ilham memberhentikan langkahnya memandang Sabrina penuh cinta.


"emang mau kemana sama Renata juga"Sabrina dengan penuh penasaran karena tumben-tumbenan Ilham mengajak dirinya Ilham biasa sibuk dengan tanding basketnya itu.


"yaudah lo ikut aja gue mau ngomong penting banget sama lo"Ilham sangat berharap Sabrina mau ikut dengannya.


"ok deh gue ikut lo"Sabrina.


"siiiiip"Ilham sangat senang.


sampailah mereka disekolah, merekapun pergi ke kelas. Sabrina memandang semua Teman2nya mencari Renata. Tiba2 terlihatlah Renata masuk kelas dengan penampilan yg berbeda. Semua kelas memandang Renata, ia berharap Ilham akan suka padanya namun apa daya Sabrina masih yg paling cantik dikelasnya.


"Ham liat tu Renata cantik banget"ujar Sabrina menggoda Ilham yg ternyata sedang menulis surat untuk Sabrina.


"apaan sih lo"Ilham akhirnya Ilham melihat Renata.


"hay Ilham, Sabrina gimana gue dah cantik kan"Renata.Ilham tertawa


"ternyata lo lama gara2 ini percuma cantikkan Sabrina kalikkkk"Ilham


"hushhhh ham gk boleh gitu,cantik kok Ren " ujar Sabrina sambil memukul pundak Ilham yg tidak menghargai Renata. Renata merasa kesal dan langsung duduk dibangkunya. Sabrina yg terus menggoda Ilham agar ikut memuji Renata tapi apa daya ilham masih cuek kepada Renata.


"udah Sab, gue sadar diri kok gue gk ada apa²nya dibanding lo"Renata.sedangkan Sabrina mulai mengetahui bahwa Renata melakukan ini untuk Ilham tetapi malah ditertawakan. Selama pelajaran Renata mulai memandang sabrina dengan tatapan sinis ia mulai iri dengan Sabrina dan berpikir apa sih istimewanya Sabrina.


Bel istirahat pun berbunyi Ilham menghampiri Sabrina yg sedang asyik berbincang dengan temannya


"Sab kekantin yuk, gue yg traktir"Ilham .


"wishhh serius lo tumben baik ada maunya yaaa"Sabrina heran menaruh telunjuknya di dagunya.


"ih seudzon lo, serius yuk" Ilham segera menarik tangan Sabrina. Terlihat Renata dibelakang Ilham dengan wajah emosi. Sabrina pun tersadar akan hal itu,Dia menghampiri Renata


"yaudah boleh tapi sama Renata ya"Sabrina sambil merangkul Renata.

__ADS_1


"apaan sih Sab, gk usah mungkin ilhawm mau ngomong 4 mata sama lo"Renata memandang Ilham yang berada di hadapannya.


"gk gue gk mau kalau lo gk ikut lo kan sahabat gue juga, mau yah ditraktir lo ya kan Ilham"sabrina menyenggol Ilham .


"yaudah gk papa Renata lo gue traktir deh"Ilham dengan wajah malas.


"nah gitu dong yuk, "Sabrina menarik kedua tangan sahabat nya itu. Renata memandang Ilham, seketika Ilham memandag Renata.


"kenapa lo liatin gue kayak gitu"ujar Renata


yg masih kesal dengan ilham.


"ih pd banget lo"Ilham dengan wajah malas.


"nah udah dikantin nih ayo ham janji lo"Sabrina sembari duduk dibangkunya dan memilih makanan.


"ok yaudah pesen entar gue bayarin"Ilham.


"ok gue mesen mmmm mie ayam sama jus mangga ok"Sabrina.


"yaudah, lo apa Ren"Ilham .


"mmmm jus apel aja dah"Renata.


"Yaudah tunggu bentarrrr"Ilhampun pergi memesankan makanan.


"kenapa gue? lo aja "Renata terlihat masih marah dengan sabrina.


"lo aja deh duhhh tangan gue sakit entar jatuh makanannya"Sabrina meyakinkan Renata.


"yaudah deh"Renata terpaksa iapun pergi menghampiri Ilham.Sabrina tersenyum melihat Renata yg mau menolong ilham.


"sini gue bantuin"Renata.


"hmmm kebetulan lo dateng tau banget gue perlu bantuan yaudah lo bawa punya lo aja"Ilham.


"ok" Renata membawa minumannya.


"nah ni Sab tumben² gue nraktir lo"ilham.


"iya, iya Ilham yang baik hati"Sabrina.


Merekapun menikmati makanan tersebut,sabrina yg melihat Renata dan ilham yg saling cuek pun menjalankan aktingnya.


"awww perut gue sakit nih Ham gue ketoilet dulu ya"Sabrina berpura -pura.


"yaelah baru makan segitu doang, yaudah jangan lama2 ya"Ilham.


"ok ok"Sabrina ,ia berlari meninggalkan Renata dan ilham.

__ADS_1


Renata yang melihat Ilham makan dengan asyik pun berkata :andai Ilham tau kalau gue suka sama dia.


"hmmm Ham lo suka ya sama Sabrina"Renata.


"kalau iya kenapa lo doain gue ya semoga gue diterima sama Sabrina"Ilham.


Renata tersedak mendengar ucapan Ilham.


"Ren, lo gk papa "Ilham terlihat khawatir.


"nih minum air gue aja"Ilham.Renata menerima minuman dari ilham.


"thanks Ham"Renata


"ok pelan²dong kalau minum"Ilham.


"iya ham"Renata sambil tersipu malu.


"Sabrina lama banget sih "Ilham. terdengarlah suara bel kelas.


"yaudah ham kita masuk"Renata.


"yaudah yuk"Ilham mencari-cari Sabrina.Sesampai dikelas terlihat Sabrina yg sudah duduk rapi dengan buku ditangannya.


"ham sory banget ya tadi perut gue sakit banget"Sabrina meyakinkan ilham.


"iya gk papa"Ilham.


Sepulang sekolah Renata sudah ditungggu oleh sopirnya dan iapun pulang terlebih dahulu. Sabrina menepati janjinya untuk ikut bersama Ilham. Walaupun tidak tau mau diajak kemana tetapi Sabrina tidak memikir apa yg akan dilakukan ilham.


Sampailah di tempat tujuan yaitu ditaman kota yg sangat indah Ilham dan Sabrina duduk disebuah bangku. Sambil menatap Sabrina juga pelan2 menggengggam tangan Sabrina. Sabrina kaget dengan apa yg dilakukan ilham.


"Sab gue mau ngomong hal penting yg udah gue rasa'in sekarang dan gue berharap lo juga merasakan itu"Ilham dengan penuh cinta


"ngomong apa sih Ham"Sabrina .Sambil memandangi Sabrina dengan penuh keyakinan ilhampun mengatakan


"gue cinta sama lo, Sabrina lo mau kan jadi pacar gue untuk yg pertama dan terakhir "ujar Ilham menatap mata sabrina.


Sabrina kaget dan melepas genggaman ilham


"maaf Ham gue gk ada perasaan sama lo"Sabrina.


Ilham kaget ternyata apa yg ia pikirkan kepada Sabrina salah


"tapi sab kenapa?"Ilham.


"ya karena gue cuman nganggap lo sahabat maaf ya Ham gue gk bisa"Sabrina ,ia pergi perlahan meninggalkan Ilham. Ia tidak menyangka bahwa ilham mencintainya. Ilham merasa kecewa perlahan ilham dengan kesedihan.


 

__ADS_1


__ADS_2