Tidak Dilanjutkan.

Tidak Dilanjutkan.
Bab 3. Adi bersekolah bersama Sabrina.


__ADS_3

 


Sesampainya Sabrina dirumah ia masih memikirkan perkataan Ilham tadi sambil termenung di cermin dan teringat masa lalunya bersama Ilham .Memang semenjak mereka smp karena kedekatan mereka berdua mereka sampai dikira pacaran oleh teman smp mereka. Ayah Sabrina yg melihat anaknya melamun pun menghampiri sabrina.


"nak, dari tadi ngelamun terus kenapa? ayah Sabrina sambil mendekati anaknya.


"eh ayah ngagetin aja,Sabrina gk papa kok "Sabrina memalingkan wajahnya.


"bener gk papa"ayah Sabrina sedikit merayu anaknya itu.


"bener ayah"Sabrina meyakinkan ayah nya.


"oh iya ayah dapet kerja nih yaa walau cuman jadi satpam tapi lumayan buat biaya sekolah kamu"ujar ayah Sabrina.


"ayah bener mau kerja gk papa yah"Sabrina.


"iya gk papa ringan kok kerjanya itu juga kerjanya dirumah Surya".ayah Sabrina.


"owww gitu yaudah deh asal ayah gk capek2 banget"Sabrina.


"iya ayah kan polisi, yaudah kamu tidur gih oh iya besok kamu masih sekolah polisi hari apa aja"ayah Sabrina.


"gk yah, Sabrina sekolahnya 3hari hari Rabu, Sabtu sama Minggu"Sabrina.


"yaudah semangat ya anak ayah"ayah Sabrina.


"ok, yah Sabrina tidur dulu yah ngantuk nih"Sabrina.


"ya sudah ayah juga sudah ngantuk"ayah Sabrina. Mereka pun tidur walau Sabrina masih saja memikirkan Ilham.


*Adi:


Sedangkan adi yg baru saja pulang sudah ditunggu ayah dan ibunya dengan muka marah.


 


"Adi dari mana aja kamu nak"ayah Adi mendekati anaknya.


"biasalah yah nongkrong sama temen²


"Adi dengan santai.


"Adi apa yg kamu perbuat sampai kamu dikeluarkan dari sekolah "ibu Adi dengan nada tinggi.


"Adi gk ngelakuin apa2kok cuma ngelawan tuh si anak culun emang tuh kepala sekolah gk bener masak gitu aja dikeluarin"Adi sambil duduk disofa dengan tidak sopan.


"bener² kamu Adi, besok kamu akan ayah pindahkan sekolah dan kalau kamu berbuat seperti itu lagi ayah gk segan2 naruh kamu ke kampung"ayah Adi dengan sedikit amarah.


"ok terserah ayah aja Adi capek mau tidur dulu malam ayah, ibu love you"Adi menuju kekamar tidurnya dan melempar kontak motornya.


"Benar² anak gk punya sopan santunnya"ujar ayah Adi merasa capek dengan perilaku anaknya.


"yaudah biarin aja dulu namanya anak muda"ibu Adi coba menenangkan suaminya.


 


Keesokan harinya sabrinapun mulai berangkat sekolah dan pagi itu tidak seperti biasanya ke²sahabatnya tidak pergi bersamanya terpaksa sabrina berangkat sendiri. Begitu juga dengan Adi yg harus ke sekolah barunya tanpa teman²nya. Adi mengendarai motor ninjanya dengan sangat ngebut dan berlagak seperti pembalap. Sabrina yg sedang berjalan ditabraknya hingga terjatuh.


 


"woii mau nyari gara² lo sama gue turun cepet mau lo gue tilang"Sabrina mencoba berdiri perlahan dan berteriak. Adi yg mendengar perkataan Sabrina menghentikan motornya dan turun sambil membuka helmnya. Dengan tertawa licik ia mendekati Sabrina.


"addduh sory ya gue gk sengaja lagian lo jalan kaki sih makanya kayak gue dong kesekolah naik motor kan gk telat"Adi meledek sabrina.


"isshhhh biarin aja liat aja lo entar kalau gue jadi polwan lo bakal gue penjara"Sabrina.


"aduh gaya lo gk tau gue siapa "Adi


"tau kok tapi yg namanya orang bersalah itu harus dihukum termasuk lo"Sabrina.


"adduh mimpi lo ,yaudah gue duluan ya polwan entar telat lagi"Adi sambil berjalan menuju motornya dan kembali melanjutkan perjalannya. Sabrina sangat kesal dengan Adi iapun kembali berjalan ke sekolahnya.


Sesampainya Sabrina disekolah dia langsung ke kelasnya dan melihat Ilham duduk bersama Renata.


"lo Ham, lo kok pindah bangku kenapa? "tukas Sabrina heran sambil duduk dibangkunya.

__ADS_1


"emang kenapa suka²gue dong mau duduk dimana aja."tukas Ilham. Renata hanya kebingungan karena tidak tau apa².


Sabrina hanya menghela nafas dan duduk dibangkunya. Dan tibalah guru membawa Adi yg merupakan murid baru.


"perkenalkan anak² ini Adi dia akan bersekolah bersama kalian, Adi ini sering sekali membuat ulah dia sekolahnya dulu dan ibu harap kamu bisa mengubah sikapmu"ibu guru.


"iya buk semoga aja ya... "Adi santai.


semua murid menyorak Adi yg sangat tidak punya sopan santun.


"dasar gk beradab banget"Sabrina .


"sudah² baiklah kamu duduk"ibu guru sambil melihat bangku kosong.


"bu bangku Sabrina kosong bu"salah satu siswa.


"ih gk mau gue duduk sama dia ogah banget"Sabrina.


"eee siapa juga yg mau duduk sama lo pd"Adi.


"cukup Adi, kamu duduk sama Sabrina cepat"ibu guru.


"tapi buu"Adi


"Adi cepat"ibu guru dengan galak.


Adi mulai duduk disamping Sabrina .Sabrina yg sangat kesal melihat Adi memalingkan wajahnya dan menjauhkan semua barangnya.


Sedangkan Ilham juga terus memandang Sabrina dan Adi sinis. Selama pelajaran Sabrina mendengarkan ibu guru dengan baik. Sedangkan, Adi dengan seenaknya duduk sangat lebar sehingga Sabrina kesempitan.


"lo bisa gk kesanaaan liat nih gue mau jatuh"Sabrina.


"enggak, lo aja duduk dilantai"Adi .


"issshhhh Adi lo bener2 sanaan"Sabrina.


ia terus mendorong tubuh Adi agar mau membagi tempat duduknya. Tetapi Adi tetap saja bersifat angkuh. Sehingga, saat Adi mulai memberi tempat duduknya. Sabrina yg dari tadi mendorongnya dengan tangannya terjatuh di tubuh Adi. Adi hanya tersenyum dan mendekatkan wajahnya. Ibu guru yg sedang menulis tidak tau dengan kejadian itu.banyak siswa yg menyorak mereka berdua


Sabrina mencoba bangun. Ibu guru pun melihat ke arah muridnya yg berisik.


"bilang aja lo mau modus ya kan"Adi.


"ih pd ,ogah banget"Sabrina.


melihat keributan tersebut ibu guru memarahi


Adi dan sabrina.


"sabrina, Adi cukup mau ibu hukum"ibu guru.


"iya bu, gk mau dia nih bu nyari masalah"Sabrina


"apaan sih kok nyalahin gue"Adi


"emang lo"sabrina.


"lo"Adi.


"cukup"ibu guru berteriak. Sabrina dan Adi mulai terdiam. Mereka melanjutkan pelajaran. Ilham hanya bisa melirik Sabrina.


 


Bel istirahat pun berbunyi Ilham dan Renata makan dikantin bersama. Sedangkan Sabrina duduk dibangku sendiri Melihat mereka berdua. Renata terlihat senang dengan perlakuan Ilham. Adi yg sedang bermain basket tidak sengaja melempar bola itu ke arah Sabrina. tetapi dengan sigap Sabrina bisa menangkap bola itu. Adipun menghampiri sabrina.


 


"sini bolanya"Adi.


"lo emang gk punya sopan santun ya minta maaf apa, untung gue tangkep ni bola kalau gk jendela sekolah bisa pecah "Sabrina


"yaudah maaf bu polwan "Adi meledek


"nah gitu dong nih gue kasih"Sabrina.


"heh dasar alay"Adi yg berbicara menjauh dari Sabrina.

__ADS_1


"liat aja lo ya , Adi gk punya sopan santun tapi sok² an mau jadi polisi"Sabrina sangat emosi. Adi yang mendengar perkataan sabrina menoleh ke arah sabrina.


"apa lo"Sabrina. Sedangkan Adi lanjut bermain bola. Ilham dan Renata melintas kehadapan Sabrina.


"Ilham lo kenapa sih?"Sabrina.Ilham terus menjauh dan Sabrina berlari menyusul Ilham.dan memberhentikan Renata dan juga ilham.


"kenapa sih Sab?"Ilham


"ham ,gue gk nyangka lo kayak gini cuman gara hal kemarin, cuman gara hal itu gk jantan lo Ham, dan inget ya gue nganggap lo udah kayak abang gue sendiri. dan cinta itu gk bisa dipaksain"Sabrina kecewa dan berlari menuju kelas.


"tunggu, lo sama Sabrina kenapa sih? apa yang bikin lo marah sama Sabrina"ujar Renata.


"udahlah gk penting dan lo gk perlu tau"ujar Ilham sambil pergi meninggalkan Renata.


Bel pun berbunyi semua siswa masuk kelas Adi duduk disamping Sabrina dan melihat Sabrina yg menghapus air matanya.


"lo kenapa bu polwan, polwan kok nangis?"Adi.


Sabrina hanya memandang Adi sebentar tanpa menjawab pertanyaannya. Renata yg melihat Sabrina memandang Ilham yg masih cuek.


"yaudah kalau lo gk mau cerita gue juga gk butuh"tukas Adi.


Ibu guru pun datang dan memulai pelajaran. Sabrina mencoba menahan kesedihannya.Adi hanya bisa memandang Sabrina sesekali.


Saat pulang sekolah Sabrina melihat Ilham yg pulang dengan motornya. Sabrina terus berjalan saat ia berjalan tiba² diberhentikan oleh Adi.


"halo bu polwan sendirian aja kasihan berangkat sendiri pulang sendiri"Adi.


"diem ya gue gk mau nyari masalah apalagi sama orang kayak lo"Sabrina.


"entar guys gue mau gangguin bu polwan dulu


ya"Adi yg turun dari motornya.


"Di, lo jangan nyarik gara2 deh sama sabrina"Doni.


"alah cemen banget lo" Adi dan pergi menghampiri


Sabrina. Adi menyusul Sabrina dan berhenti didepannya.


"halo bu polwan, mmm oh iya bapak lo kan jadi satpam dirumah gue gk mau bareng kerumah gue "Adi. sabrina mencoba menahan amarahnya.


"haha kasian ya bapak lo dulu polisi komandan ya, sekarang disuruh-suruh sama ayah gue oh ya dan gue juga"Adi.


mendengar ucapan Adi sabrina mulai marah melihat Adi yg tertawa dan memegang kepala Sabrina. Dengan cepat Sabrina memegang tangan Adi dengan keras memelintir dan seketika Adi terjatuh


"awwww sakit Sab sory, sory"Adi kesakitan.


"hah cuman segitu doang kemampuan lo cemen banget "Sabrina melepas genggamannya .Adi berdiri dan memegang tangannya kesakitan. Seketika Viona pacar Adi datang.


"sayang lo diapain sama dia ,heh cewek kampung lo apain pacar gue"Viona.


"ohhh pacarnya ya ,tanya aja sama pacar lo yg belagu"Sabrina pergi menjauh.


"Adi kamu gk papa kan sayang"Viona.


"gk, lo kok bisa ada disini"Adi sambil memandang sabrina yg sudah menjauh.


"iya dong aku kangen sama kamu"Viona.


"Yaudah kita pulang aja "Adi.


"ok ayuk"Viona.


"gimana di kan udah gue bilangin Sabrina itu jagoan"doni.


"ah diem lo"Adi.


"siapa sih Sabrina ,yang tadi itu awas ya sayang kalok kamu suka sama dia"Viona.


"kamu tenang aja gk bakalan gue suka sama dia"Adi


"ok gitu dong "Viona.


"awas lo bu polwan, liat aja gue bakal balas perlakuan lo sama gue"Adi .Ia menaiki motornya dan pulang bersama pacarnya.

__ADS_1


 


__ADS_2