
disekolah banyak siswa yg senang dan terus menyemangati sabrina kecuali vina dan amel. saat sabrina sedang bersama kak riski dan kak sisi untuk belajar dan mengatur semuanya. vina dan amel sudah merencanakan sesuatu pada sabrina.
"mel kenapa sih harus dia yg jadi osis benci banget gue"vina
"ia banyak yg suka sama dia apa sih hebatnya dia"amel
"kita harus ngelakuin sesuatu"vina
"iya bener "amel vina pun berbisik pada amel.
pekerjaan sabrina sudah selesai.
"makasih ya kak sisi kak riski"sabrina
"iya sab sama2 "kak sisi dan kak riski
"ya udah sabrina mau kekelas"sabrina
"ok sab"kak sisi.
vina dan amel sudah menyiram air agar sabrina terjatuh tapi usaha mereka gagal pak guru yg dikenal galak lewat terlebih dahulu
hingga terjatuh
prak
vina dan amel tertawa mendengar suara jatuh mereka tidak tau bahwa itu pak guru.
"rasain sab"vina tanpa melihat pak guru dibawahnya.
"vin vin liat "amel
"liat sabrina jatuh "amel
pak guru langsung menjewer telinga vina dan amel. sabrina dan siswa yg berada di sekitar situ tertawa.
"eh pak guru maaf pak saya kirain sabrina"vina
"kurang ajar ya kamu sama bapak ayo kalian ikut bapak untuk menjalani hukuman"pak guru terus menjewer telinga vina dan ame
"yah pak jangan dihukum ya kita kan udah minta maaf"amel.
"yg kalian lakukan ini sengaja kalian harus dihukum ayo"pak guru menyeret mereka dengan jeweran.
semua siswa mentertawai vina dan amel mereka menutup wajahnya dengan kedua tangan mereka.
"hmmm pasti mereka mau ngerjain gue tapi keberuntungan datang sama gue "sabrina terus berjalan kekelas.
vina dan amel mendapat hukuman membersihkan halaman. sambil memegang gagang sapu mereka terus ditertawai.
"ishhh ini tuh gara2 sabrina "amel sangat kesal
"liat aja lo sab gue akan bales"vina
sampainya sabrina dikelas ia pun ketempat duduknya dan disampingnya sudah adi yg sedang menulis.
"hai di tumben lo rajin "sabrina
"yah bu polwan gue dari dulu udah rajin kalik"adi
"ooooo yah"sabrina
"yah"adi.
"ishhh apaan sih"sabrina sambil tersenyum kepada adi. adipun membalas senyuman sabrina.
"sab lo sama adi ada mirip2 nya lo kalok diliat-liat jangan2 jodoh"siswa cowok
"hah gk mungkin beda gini kok "sabrina.
sabrina dan adi saling bertatap sebentar.
Renata yg melihat mereka berdua tersenyum
"bener tau sab lo mirip sama adi"Renata.
"apaan sih Ren gk "sabrina kesal.
"iyakan ham mereka cocok kan"ilham yg sedang mendengarkan
__ADS_1
"gk tau sih gue kayaknya iya deh"ilham.
Renata tersenyum menatap ilham
"ya tuhan kayaknya ilham udah gk cemburu sama adi semoga aja dia bisa suka sama gue"Renata sambil tersenyum dan menatap ilham.
tidak lama kemudian vina dan amel masuk kelas. mereka langsung menghampiri sabrina dan menarik tangannya.
"kenapa sih kalian dateng2 marah2"sabrina
"hey vin lo masih cemburu sama sabrina"adi..
"diem lo gue mau ngomong sama nih cewek kampung"vina.
"ok ok lepasin tangan gue dulu dan ayo ngomong"sabrina sambil melepas tangannya dari tangan vina.
"dasar lo gk ada takut2 nya ya sama gue"vina
"eh vin kayaknya sabrina emang gk pernah takut sama kita"amel.
"ishh diem lo pasti lo kan yg tadi buat kita dihukum"vina.
sabrina tertawa
"ishhh sabrina kok ketawa sih"amel.
"hehehe tunggu tunggu bukannya kalian ya yg mau ngerjain gue tapi... malah senjata makan tuan kasihan dihukum ya kan"sabrina sambil melipat kedua tangannya didepan dada dan tersenyum kepada vina.
"udah deh vina, amel kalian gk akan bisa ngerjain sabrina.
"awas lo ya sab ishhhhh kesel gue"vina.
"awas lo sab"amel
vina dan amel kembali ke tempat duduknya
sabrina menggelengkan kepalanya sambil menghela nafas.
adi menatap sabrina sambil tersenyum.
"kenapa lo senyum2 "sabrina.
tidak lama kemudian ibu guru datang untuk memulai pelajaran.
bel istirahat berbunyi ilham, renata, dan sabrina seperti biasa makan dikantina sambil mengobrol.
"eh sab kayaknya adi itu suka deh sama lo ya gk ham"Renata.
"iya sih menurut gue jugak"ilham sambil menyuap makanan.
"ishhh apaan sih kalian mana mungkin itu terjadi "sabrina.
"tapi sab keliatan banget dari mukaknya "Renata.
"gk ah udah jangan ngomongin orang ah "sabrina sambil terus menyantap makananya.
tiba adi datang dengan teman2 nya duduk dibangku sebelahan dengan sabrina.
adi menatap sabrina sambil tersenyum padanya.
Renata tertawa begitu pun dengan ilham yg tertawa kecil.
"Ren, ham gue mau ke toilet dulu ya"sabrina
"ok"Renata.
"mau kemana tuh bu polwan kok gue penasaran ya ah apa gue ikutin aja"adi didalam hati.
"hey bro bengong aja"teman adi.
"gue mau ke toilet dulu ya "adi langsung pergi meninggalkan teman2 nya.
sabrina duduk di dekat taman sekolah yg indah disitu juga ada amel dan edo.
"hey sabrina sendiri ya kasihan gk punya pacar"edo.
"iya lah gk punya pacar mana mungkin ada yg mau sama dia"amel.
sabrina sama sekali tidak mendengarkan dia terus memikirkan perkataan Renata.
__ADS_1
"aduhh gawat gk mungkin gue suka sama adi tapi kok mukaknya selalu ada sih di otak gue. "sabrina didalam hati.
adi terus mencari sabrina ke semua tempat
"mana sih bu polwan "adi.
sampai akhir nya adi melihat sabrina duduk sendiri sambil memainkan jarinya.
"nah tu dia "adi.
adipun langsung menghampiri sabrina.
"ha "adi mengagetkan sabrina.
"ishhh lo gue kirain siapa "sabrina.
"habis bengong aja mikirin apa sih mikirin gue ya"adi sambil tersenyum pada sabrina.
"pd lo gk mungkin gue mikirin lo "sabrina.
"masaaaaa"adi.
"lo ngapain sih kesini lo ngikutin gue kan"sabrina.
"ya elah masa nemenin bu polwan aja gk dikasih "adi.
sabrina hanya terdiam sambil merapikan rambutnya. adi memperhatikan sabrina sambil melakukan hal yg sama seperti sabrina.
"adi berhenti ngikutin gue "sabrina.
"ih pd lo siapa juga yg ngikutin lo"adi.
tiba-tiba dari kejauhan terlihat vina dan bimo yg memperhatikan sabrina dan adi.
"apa sih kelebihan cewek itu kenapa adi selalu deket sama dia jelas cantikan gue"vina dengan nada sangat kesal.
bimo tertawa
"vina, vina masih cantikan sabrina kalik"bimo
"lo jugak belain aja tuh sabrina"vina.
dengan muka kesal pada sabrina sabrina melangkah menuju sabrina
"duh gawat mau ngapain tuh vina"bimo.
"heh sabrina sok kecantikan banget sih lo pakek deket2 sama adi lo suka ya sama adi.
"vina kenapa sih lo gk jelas banget"vina
"heh vin yg ada gue yg ngehampirin sabrina"adi.
"oooo apa jangan2 lo suka ya sama cewek kampung kayak dia "vina sambil menarik tangan sabrina.
"vin cukup ya kita cuman temenan dan gue gk mau cari ribut sama lo"sabrina
"sab bilang aja lo suka sama nih cowok"bimo menambahkan.
"denger ya sab lo itu sampek kapanpun gk pantes sama adi"vina
adi pun berdiri dihadapan vina.
"emang kenapa vin kalok gue suka sama sabrina hah lo cemburu "adi dengan nada tinggi
"adi lo kok belain dia sih "vina iapun pergi meninggalkan tempat itu. bimo juga mengikuti sabrina.
sabrina dan adi saling bertatapan
"maksud lo apa tadi ngomong kayak gitu"sabrina.
"ya gue cuman mau bantuin lo sab "adi
"hah bantuin gue gk butuh bantuan dari lo denger itu "sabrina sambil menunjuk adi lalu pergi meninggalkan adi.
adi memegang kepalanya dengan kedua tangannya dan juga mengusap wajahnya.
"adi kenapa sih lo "adi iapun duduk sambil membungkukan badannya dan memegang kepalanya.
.
__ADS_1