Tidak Dilanjutkan.

Tidak Dilanjutkan.
Bab 6 sabrina bertamu ke rumah adi..


__ADS_3

 


pagi ini adalah hari minggu Sabrina berencana ke rumah ilham. sabrina melihat ayahnya yg akan berangkat kerja.


"ayah, ayah mau kerja sekarang kan hari minggu"Sabrina


"kamu nak ayah kan jadi satpam ya harus tiap hari jaga rumah majikan ayah"ayah sabrina


"heheh iya ya mmm yaudah nanti sabrina kerumah pak surya ya ngenterin makanan buat ayah"


"gk usah nak, ayah juga nanti pasti dapet makanan"


"gk papa yah emang ayah gk mau makan masakan sabrina"


"yaudah nanti ayah kirim alamatnya"


"ok"


"yaudah ayah berangkat assalamualaikum"


"waalaikumsalam daa ayah"


ayah sabrinapun berangkat.sabrina bersiap untuk kerumah ilham.karena biasanya ilham dan sabrina lari pagi di taman kota.


sabrina pun berjalan menuju rumah ilham.


sesampainya dirumah ilham sabrina memanggil nama ilham namun ilham tak kunjung keluar.tiba² datanglah bik imah dari rumah ilham.


"bik ilham nya ada kan"


"iya non ayo masuk"


sabrinapun masuk kerumah ilham.


"ntar ya non bibik panggilin den ilham"


"baik bik"


"den ada non sabrina "


"hah sabrina ,ngapain"


"bibik gk tau sana samperin kasihan"


"yaudah bik, ilham ganti baju dulu kasih minum aja dia"


"baik den"


"sabrina emang gk pedendam udah gue cuekin masih aja dia ke rumah gue"ilham dalam hati sambil tersenyum kecil dan merapikan rambutnya.


"ini non minum dulu"bik imah memberikan minuman kepada sabrina


"iya bik makasih"sabrina tersenyum.


tidak lama kemudian ilham turun dari kamarnya menghampiri sabrina.


"Ilham akhirnya lo keluar juga kita jalan yuk sama Renata juga mumpung minggu please"sabrina menampakkan wajah manisnya memohon pada Ilham. Ilham yg seketika terdiam akhirnya mau ikut sabrina


"ok yaudah ayuk "


"makasih ilham kita kerumah Renata dulu"


"Bik Ilham keluar dulu ya"Ilham kepada bik imah yg sedang bersih-bersih


"iya den"


menuju kerumah Renata sabrina merasa senang karena ia berhasil mengajak ilham.


"kenapa sih lo senyum2"Ilham yg dari tadi memandang sabrina.


"gk papa emang gk boleh senyum"Sabrina


Ilham hanya diam tidak menjawab.


sampailah dirumah Renata.


"permisi !!!Renata"Sabrina sambil berteriak memanggil nama Renata. datanglah sopir Renata menghampiri Sabrina dan Ilham.


"maaf non, den, non Renatanya baru aja keluar sama tuan pakai mobil satunya"


"oh gitu pak kira² lama gk "sabrina


"kurang tau saya"sopir.


"oh makasih pak"


"sama²"


sabrina pun terdiam dan merapikan rambutnya.


"yaudah kita jalan aja"ilham


"hmmm ok deh yuk"sabrina.


selama perjalanan ilham hanya diam.sabrinapun merasa tidak nyaman.


"heh(menghela nafas) ham lo kenapa"sabrina


"gk papa"ilham.


sampailah mereka di taman terlihat banyak orang ada yg berpasangan, ada yg bersama teman2nya. ilham memilih untuk duduk di sebuah bangku. sabrina pun menghampiri ilham dan duduk disampingnya.


"ham enak banget ya disini gue jadi inget kita waktu kecil"sabrina


"apanya gue gk inget tuh"ilham memalingkan wajahnya. sabrina pun memegang tangan ilham yg sangat dingin. ia membungkus kedua tangan ilham dengan kedua tangannya.


"ilham lo kedinginan ya"sabrina.


ilhampun membalikkan badannya ke arah sabrina. menghela nafasnya yg keluar embun.


"ilham gue sayang banget sama lo tapi sebagai abang gue lo selalu ada saat gue seneng, susah dari kecil ham, sampek kita itu dikira pacaran pas smp, lo tau gk ham kenapa gue nolak lo padahal gue gk mau kehilangan lo ham"sabrina matanya berkaca-kaca sambil terus menatap mata ilham.


"kalau lo gk mau kehilangan gue terus kenapa lo nolak gue "ilham dengan suara yg lembut. sambil memindahkan tangannya ke atas tangan sabrina.


"itu karena gue anggap lo kayak abang gue dan gue gk bisa cinta sama abang gue sendiri tapi lo mau kan selalu ada buat gue sebagai abang"sabrina


"iya sab maafin gue ya udah bersikap bocah gue tau kok kalau cinta itu gk bisa dipaksain"ilham.sabrinapun tersenyum. seketika ilham memeluk sabrina mengelus rambutnya dengan lembut dan penuh kasih sayang.


"maafin gue ya "ilham


"iya lo janji kan gk bakal ninggalin gue dan gk bakal cuekin gue"sabrina.


"iya sab gue janji"ilham.ia terus memeluk sabrina dengan erat sambil mengelus rambutnya ia tak ingin kehilangan sabrina.


dan kebetulan Adi bersama Viona yg juga ada ditaman itu melihat ilham yg memeluk sabrina.


"sayang, kamu kenapa sih ngeliat cewek itu pelukan biarin aja"viona cemburu dan memegang wajah Adi supaya tidak memandang Sabrina


"gk kok aku cuma ngeliat aja"Adi.


"kenapa gue gk suka ilham pelukan sama bu polwan, ahhh tapi ngapain gue mikirin dia Adi lo udah punya viona"Adi didalam hati.

__ADS_1


"yaudah ham kita jalan yuk"sabrina melepas pelukan ilham.


"iyaa.. tapi kamu harus janji gk boleh cemberut lagi ok"ilham sambil mencubit pelan hidung sabrina.


"ok"sabrina.


Merekapun berjalan tepat melewati Adi dan viona. ilham merangkul sabrina sambil tersenyum.


"alay banget sih"Adi


"udah biarin sayang kita jalan yuk"Viona.merekapun pergi dari tempat itu.sepanjang jalan ilham dan sabrina bercanda gurau ilhampun mengantar sabrina sampai kerumahnya. sabrina senang akhirnya ilham bersikap manis lagi kepadanya ya walau sebagai sahabat.


"daa gue pulang dulu ya jangan rindu"ilham


"gk bisa gue pasti bakal rindu"sabrina


"lo tau gk rindu itu berat tapi mana mungkin ya lo rindu sama gue tiap hari juga ketemu"ilham sambil tertawa kecil. Sabrina pun ikut tertawa kecil.


"hehe iya emang gue gk pernah rindu sama lo"sabrina.


"haha yaudah gue pulang dulu ya daaa"ilham sambil mengelus kepala sabrina dan pergi pulang.


"daaa"sabrina.iapun masuk kerumahnya.


dan mulai memasak untuk ayahnya sambil tersenyum bahagia sehabis mandi sabrina langsung bersiap mengantar makanannya.sabrina pun berangkat sambil melihat lokasi yg diberi ayahnya.Adi yg sedang mengendarai motor melihat sabrina ia yg baru dari rumah viona berhenti dihadapan sabrina


"mau kemana bu polwan pakai bawa kotak nasi mau piknik"Adi sambil melepas helmnya mengangkat satu kakinya.


"gue mau ke rumah pak surya"sabrina


"berarti rumah gue yaudah ikut gue"Adi


"gk ah pasti lo mau ngerjain gue"sabrina


"seudzon aja ini tuh udah siang dari pada lo bingung nanti gue kan anaknya"Adi


"mmmm"sabrina ragu


"yaudah kalok gk mau"adi memasang helmnya


"tunggu... iya deh gue ikut"sabrina


"haha butuh gue juga yaudah naik"Adi


"awas lo ya kalok ngerjain gue"sabrina iapun naik ke motor Adi yg sangat keren


"pegangan dong"Adi


"apaan sih modus lo"sabrina kesal


"yaudah "Adi


Adi membawa motornya seperti pembalap yg sangat ngebut


"hey pelan² dong "sabrina


"makanya pegangan"Adi ia lebih ngebut sehingga membuat sabrina ketakutan dan memeluk Adi. Adi tersenyum melihat sabrina yg memeluknya.


"katanya gk mau peluk haha"Adi. sabrina tidak menjawab karena ketakutan.


dan sampailah dirumah Adi yg sangat besar


"udah nyampek turun"Adi.sabrina perlahan turun dengan wajah pucat terlihat ketakutan


"bu polwan lo kenapa pucet amat"Adi memandang wajah sabrina


"lo kenapa ngebut sih lo gk mikir jadi apa nanti kalo ketabrak"sabrina suaranya bergetar matanya berkaca-kaca


ayah sabrinapun keluar dan melihat adi bersama sabrina.


"Adi ada tamu kok gk dibawa masuk"pak surya menghampiri Adi


"ini sabrina yah, pak cipto mana"Adi tanpa merasa bersalah


"oo sabrina itu pak cipto lagi sholat ayuk"pak surya.


sabrina hanya tertunduk dengan tangan didadanya.


"sabrina kamu kenapa, Adi apa yg kamu lakukan "pak surya nada tinggi


"ah lebay banget sih katanya polwan cuman Adi bawa ngebut aja kok yah jalanan juga sepi"Adi.


"Adi keterlaluan kamu yaudah bawa dia masuk ayah mau jemput ibu kamu"pak surya


"iyaa ayuk"Adi .sabrina hanya terdiam dan mengambil kotak nasinya


adipun menarik tangan sabrina


"ayuk"Adi


"mmm lo duduk dulu "Adi


sabrinapun duduk sambil menaruh kotak nasinya


"bik buatin minum buat dia ya Adi mau ganti baju terus panggilin pak cipto ,itu anaknya"


"baik den"


"ini non minum dulu"


"iya bik terimakasih"


Adipun turun dan menemani sabrina.


"mmm maafin gue ya gue gk tau lo sampek kayak gini"Adi sambil memandang sabrina


Sabrina hanya terdiam dan minum minumannya. ayah sabrinapun datang dan duduk disamping anaknya


"den ini kenapa sabrina ?"ayahnya khawatir. sabrina yg melihat Ayahnya langsung memeluk ayahnya sambil menangis


"ayah kak Alvin"sabrina menyebut nama kakaknya yg sudah tiada


"maaf pak tadi saya bawa dia ngebut emang kenapa ya"Adi dengan suara lembut bertanta pada ayah sabrina.


"iya den, emang ada masalah, udah kamu tenang ya"ayah sabrina


Adi mulai menyesali perbuatannya.


"gini den adi, kakak sabrina dulu seorang pembalap ia meninggal saat sedang ngebut dan remnya blong sehingga tubuh kakaknya ya heh (menghela nafas) hancur karena terpental. Adipun terdiam ia sangat menyesal.


"ya sudah kita makan dulu ya nak ayuk"ayah sabrina.


"gk yah sabrina gk mau"


"sabrina lo makan dulu ya biar gk sakit"Adi


"gk gue gk mau"sabrina nada tinggi.


"ya sudah ayah makan dulu ya kamu disini sama den Adi"ayah sabrina


"yaudah pak ,bapak makan aja saya akan menemani sabrina

__ADS_1


"makasih ya den"ayah sabrina


"ia pak"Adi.


ayah sabrina pun pergi untuk makan


"sab, ikut gue yuk"Adi


sabrina menoleh"kemana


"ayuk ikut gue"Adi iapun menarik tangan sabrina yg dingin..


 Adi mengajak sabrina ke kamarnya dan menutup pintu kamarnya.


"lo mau macem² sama gue buka pintunya"sabrina dengan nada tinggj.


"udah lo diem aja duduk aja selowgue gk bakal ngapa-ngapain lo"Adi.


"awas ya kalau sampai lo macem² ,lo mau ngapain sih"sabrina.


"postif thinking aja gue gk bakal ngapa-ngapain lo"Adi sambil mencari sesuatu.


"ngapain sih lo"Sabrina


"nah ni dia"Adi sambil membawa buku. iapun duduk disamping sabrina.


"nah ni bu polwan lo liat ini itu foto2 muridnya ayah"Adi.sabrinapun menoleh ke Adi dan melihat foto itu.


"coba gue liat"sabrina


"oh iya ,nih "Adi memberikan album itu.


"wow kak Bayu ganteng ya, wah gue jadi pengen cepet2 lulus abis itu ditugasin apalagi kalau sama kak Bayu"sabrina tersenyum melihat foto itu.


"apaan sih lebay lo palingan dia gk suka sama lo"Adi


"eee sok tau lo tapi biarin dah jadi temen juga gk papa yg penting gue jadi polwan"sabrina ia membalik kertas lembaran album


"itu "sabrina kaget melihat foto Adi yg kecelakaan saat balapan.


Adipun merebut album itu


"duh maaf ya gue gk tau udah lo doain aja abang lo itu, mmm sekali lagi gue minta maaf ya sab yg tadi lo jadi ketakuan"Adi.


"gk papa kok "sabrina.


terdengar bunyi klakson mobil


"kayaknya ayah udah dateng yaudah kita turun yuk"Adi.sabrinapun mengangguk ia sudah tidak ketakutan lagi.


"nak kamu dari mana"ayah sabrina


"maaf pak tadi saya liatin sesuatu biar bu polwan eh maksudnya sabrina gk sedih lagi"Adi


"oh. gitu"ayah sabrina


"siapa itu Adi pacar baru kamu"ibu adi yg melihat sabrina.


"tante bukan saya sabrina temennya adi"sabrina sambil mencium tangan ibu adi.


"ohhh anaknya pak cipto cantik sekali gk kayak Viona gayanya lebay"ibu adi sambil mengelus kepala sabrina. sabrina hanya tersenyum.


"oh iya yah sekarang kan latihan lagi"Adi mengalihkan pembicaraan.


"iya nak disana sudah ada Bayu bentar ayah nyusul"pak surya


"yaudah kalau gitu Sabrina pamit ayah"sabrina


"ehhh sabrina kamu sama Adi saja bolehkan pak cipto entar kamu telat"pak surya


"emmmm"sabrina ragu


"yaudah yuk sab tenang gue gk bakal ngebut lagi"Adi


"Iya nak kamu pergi saja sama den adi"ayah sabrina


"Adi kamu jagain sabrina ya sayang"ibu adi


"iya bu ayo"Adi


"Sabrina pamit yah,om, tante "sabrina


"iya hati2" ayah sabrina


"ya sudah ntar om kesana"pak surya


"semangat ya adi, sabrina"ibu sabrina.


"yaudah yuk da "Adi menarik tangan adi.


 


Sabrina masih terdiam saat adi menaiki motornya.


"ayo naik bu polwan gue janji gk bakal ngebut"Adi


"yaudah"sabrina perlahan ia naik ke motor adi.


Sesampainya disana bayu memandang sabrina yg bersama adi. bel pun berbunyi mereka pun latihan sesekali adi memandang sabrina yg ada disampingnya. waktu itu viona tidak menengok adi. adipun menemani sabrina sedangkan Bayu hanya bisa melihat karena dia banyak urusa.


sepulang latihan Bayu menghampiri sabrina.


 


"hey sab pulang sama gue yuk"Bayu


"mmmm"sabrina


datanglah adi


"lo pulang sama gue, gue udah janji sama ayah buat jagain lo yok naik"adi


"tapi... "sabrina


"yaudah ayok kak lo pulang aja "Adi.


"kak sabrina sama adi aja"sabrina


"oh ya udah"Bayu.


sabrinapun naik ke motor adi


adipun mengantar sabrina sampai rumahnya


"makasih ya adi"sabrina


"ok bu polwan"adi


"daaa"sabrina


"daaa"adi

__ADS_1


Adi tersenyum melihat sabrina iapun pergi pulang.


__ADS_2