
ilham bersama Renata berniat untuk menjemput sabrina. ilham ingin persahabatan mereka kembali indah seperti dulu mulailah ilham pergi ke rumah Renata yg hanya beberapa langkah dirumahnya.
sambil memanggil satpam yg bertugas menjaga rumah Renata yg sangat indah dan besar itu.
"den ilham silahkan masuk den "satpam yg sudah mengenal ilham dengan baik.
"makasih pak "ilham
satpam pun membukakan pintu besar Renata
"tuan ada den ilham"satpam
"oh ya suruh masuk aja"papa Renata.
pak satpam pun menyuruh ilham masuk. ilham menyapa papa Renata dan mencium tangannya.
"ilham makin ganteng aja kamu "papa Renata
"ah om bisa aja Renata mana om"ilham.
"ada entar lagi juga turun silahkan kamu duduk dulu"papa Renata.
"baik om"ilham iapun duduk di sofa sembari menunggu Renata ilham memainkan hpnya ia langsung melihat kontak ayah dan ibunya.
papa Renata yg meras kasihan menghibur ilham.
"mmmm ham gimana kamu tim basket mu menang lagi"papa Renata.
ilham langsung menutup hp nya
"iya om alhamdulillah "ilham
"wahhh hebat kamu ya pantes Renata kagum sama kamu"papa Renata.
"ah om buat saya gr aja "ilham sambil tersenyum. papa Renata tersenyum ketika melihat ilham senang.
seketika Renata turun dari tangga
"ilham lo udah nunggu lama "Renata
"ah gk kok Ren "ilham
"kamu Ren pasti dandan cantik kan buat ilham"Papa Renata.
"apaan sih papa"Renata tersipu malu.
mama Renata pun menghampiri anaknya
"eh ada ilham sarapan dulu gih sama Renata"mama Renata.
"ilham udah kenyang tante"ilham
"kamu ham2 masih sama aja Ren sana gih sarapan dulu"mama Renata
"iya ma ham tunggu ya bentar doang kok"Renata .ilham tersenyum dan mengangguk.
"yaudah ham Renata kalok sarapan gk pernah lama"papa Renata.
"iya om saya juga tau "ilham
"ham yuk berangkat "Renata
"tuh kan baru diomongin"papa Renata.
ilham tertawa kecil
"yaudah om saya berangkat dulu"ilham mencium tangan papa Renata
"pa Renata pamit ya"Renata sambil mencium tangan papanya.
"iya belajar yg rajin"papa Renata.
__ADS_1
"mah Renata berangkat"Renata kepada mamanya yg sedang merapikan peralatannya.
"iya"jawab mama
"tante berangkat ya"ilham
"iya ham hati2"mama Renata.
ilham dan Renata pun bersiap ke rumah Sabrina.diperjalanan ilham menatap Renata yg asyik merapikan rambutnya.
"Ren gue nau nanyak sama lo"ilham
"yah ,nanya apa "renata sambil menatap ilham
"mmm lo ada perasaan gk sama gue"ilham sambil menatap Renata
"perasaan, perasaan apa"Renata
"ya itu perasaan masak lo gk tau sih...
"eh itu sabrina sab hey disini"Renata yg melihat sabrina .
sabrina menoleh ia sedang memasang tali sepatu.
"aduh cepet banget sih nyampek rumah sabrina. "ilham didalam hati.
renata dan ilham pun menghampuri Renata.
"ilham Renata tumben banget kalian ke rumah gue"sabrina berdiri.
"iya sab kita mau berangkat bareng yuk"Renata
"asikkk ini baru sahabat gue deh"sabrina
"iya sab setelah gue pikir -pikir lebih enak berangkat bareng daripada gue sendiri"ilham
sabrina tersenyum
"yaudah yuk kita jalan "sabrina
diseoanjang jalan Renata dan sabrina bernyanyi sambik tertawa sedangkan ilham jalan di belakang mereka. sabrina dan Renata menoleh kearah ilham dan menghentikan langkah mereka
"ham dari tadi lo diem mulu kenapa sih"sabrina
ilham pun menghentikan langkahnya dan terdiam sambil nenatap Renata.
"ham lo kenapa sih kalok ada masalah cerita aja sama kita ya gk sab"Renata
"iya "sabrina
"hah enggak kok gue gk papa "ilham
"masa sih "sabrina
"iya udah jalan yuk "ilham menyalip sabrina dan Renata dan berjalan didepan mereka.
sabrina dan Renata saling bertatapan dan kembali bernyanyi.
sampailah mereka disekolah disana terlihat sudah banyak siswa. ilham, Renata, dan sabrinapun masuk kekelas mereka. tidak seperti biasanya adi tidak terlihat dibangkunya. Renata dan ilhampun duduk bersama.
"hey lo tau gk adi kemana"tanya sabrina kepada seorang siswa yg sedang duduk
"mana gue tau sab lo kan pacarnya"siswa
sabrina kaget dan menggelengkan kepalanya.
"hah lo pacaran sab sama adi"ilham
"enggak kok kata siapa lo"sabrina
"kata vina sama temen-temennya semua anak udah tau kali sab gosip lo"siswa
__ADS_1
"gk bener nih gue harus ketemu vina"sabrina
"sab gue ikut"ilham
"gue juga sab"Renata
"yaudah ayuk"sabrina
dengan kesal sabrina berjalan semua siswa memperhatikan sabrina.
dan akhirnya sabrina menemukan vina dan teman-temannya yg lagi nongkrong.
"heh vina maksud lo apa nyebarin berita hoaks kayak gitu kurang ajar lo ya"sabrina dengan nada tinggi.
sabrina dan teman2 nya tertawa
"sab sab kasian banget sih lo,suka tapi gk berani bilang iyakan"vina sambil tertawa licik.
"vin lo jadi orang jangan sok tau"ilham
"iya vin jahat amat sih lo"Renata kesal
"cek cek cek vina ini bukan sok tau kalik tapi ini kenyataan "bimo
"udah lah sab lo ngaku aja lo suka kan sama adi"evan
sabrina menggenggam kedua tangannya dan sabrina merasa sangat marah.
"gengs kita pergi aja yuk gk guna ngomong sama cewek kampumg kayak dia "vina
"dasar pengecut lo"ilham meneriaki mereka yg melangkah pergi.
sabrina terduduk sambil mengusap kedua wajahnya.
"udah sab lo gk usah dengerin mereka"Renata coba menenangkan sabrina sambil mengusap punggung sabrina.
"yaudah kita kekelas yuk"ilham.
sabrina mengangguk merekapun berjalan kekelas disepanjang jalan banyak siswa yg berkata
"cie2 sabrina sama adi"
sabrina coba menahan emosinya hingga sampailah dikelas.
dan terlihat adi yg coba menjelaskan kepada teman2 nya bahwa berita itu hoaks.
"permisi gengs di liat pacar lo udah dateng tu"vina.
adi menatap sabrina dan sabrinapun menatap adi. sabrinapun duduk disamping adi.
"adi lo cowok beruntung bisa pacaran sama cewek cantik kayak sabrina soalnya sabrina kan udah nolak cowok berapa kali termasuk ilham"bimo
"gue gk pacaran sama adi kalian itu nerima berita gk bener dari nenek lampir kayak vina dan gue gk akan pernah suka sama cowok kayak dia"sabrina berdiri dengan nada sangat tinggi membuat seisi ruangan terdiam karena suara nyaring dari sabrina.
"iya bener gue sama sabrina cuman temenan dan kita gk akan mungkin pacaran"adi ikut berdiri disamping sabrina
"gue minta sama kalian semua jangan pernah ambil kesimpulan sendiri ok"sabrina menurunkan suaranya.
"uuuu ternyata ini semua gk bener vina lo apaan sih"salah satu siswi. seisi ruangan pun meneriaki vina.
"ishhh kok gue yg disorakin dasar sabrina liat aja lo gue gk akan berhenti buat lo malu bagaimanapun caranya"vina didalam hati sambil menatap sabrina dengan tatapan sinis.
ibu gurupun datang seketika kelas sunyi. sabrina dan adi saling menatap
"duhhh kok gue ngomong gitu sih tadi kasihan adi dia pasti sakit hati"sabrina didalam hati.
"ya ampun kok gue natap sabrina jadi sakit hati ya denger omongan nya tadi apa "adi didalam hati.
saat istirahat adi selalu menghindari sabrina
saat sabrina memanggilnya ataupun saat sabrina menghampirinya.
__ADS_1
sabrina merasa bersalah atas ucapannya tadi.
ilham pun mengajak sabrina yg duduk sendiri untuk makan dikantin tetapi sabrina memilih untuk sendiri. ilham dan Renata pun makan berdua tanpa sabrina.