Tidak Dilanjutkan.

Tidak Dilanjutkan.
Bab 15 Duka


__ADS_3

Keesokan harinya ilham masih tertidur dikamarnya walau alarmnya terus berbunyi tetapi ilham seakan tak berdaya. Renata pun datang kerumah ilham karena renata tau ilh pasti masih sangat bersedih. iapun izin untuk kekamar ilham pada pembantu ilham. bik imah pun membolehkan karena ua khawatir pada ilham yg dari semalam tidak keluar kamarnya.


"ilham Renata nih gue masuk ya"Renata lembut. karena ilham tak kunjung keluar iapun membuka pintu ilham


ckreeeeeek.


Renata melihat ilham yg sudah membuka matanya tetapi masih di tempat tidur memandangi foto ia bersama kedua orangtua nya.


"ilham udah dong lo harus semangat "Renata


ilham pun mulai duduk wajah nya sangat pucat sambil menatap renata berkaca-kaca. dengan muka rata. Renata menghampiri ilham dan duduk Disampingnya dengan lembut renata mengelus pundak ilham. seketika ilham bersandar dibahu renata menahan tangisnya.


"sekarang gue gk punya siapa2 ren kenapa tuhan ngambil orangtua begitu cepet .5tahun ren gue gk pernah ngerasain sama2 sama orang tua gue"ilham yg terus bersandar dipundak Renata. Renata yg ingin membuat ilham semakin sedih. memeluk ilham dan mengelus punggung ilham.


"ilham lo harus kuat mungkin ini jalan yg terbaik masih ada gue kok yg akan selalu ada jadi temen lo"Renata.


"makasih Ren "ilham


Renata pun melepas pelukannya dan memegang kedua lengan Renata dengan kedua tangannya.


"mmm mendingan lo sekolah mau ya biar banyak yg ngehibur lo dari pada disini cuman ada bik imah mau ya"Renata.


"yaudah deh gue siap2 dulu ini masih jam6 lo mau kan nungguin gue"ilham.


"pasti yaudah gue nunggu dibawah jangan sedih lagi ok"Renata.


ilhampun tersenyum dan mengangguk.Renata turun dan menunggu ilham di ruang tamu.


beberapa menit kemudian โฐ


ilham turun dengan mengenakan seragam sekolah dan merapikan rambutnya yg ia beri gatsby agar terlihat cool.


Renata memandang lama ilham ia sangat terpesona dengan ketampanan dan kerennya dari seorang ilham.


"Ren gitu amat liatin gue yuk kita berangkat"ilham yg tiba 2 berada dihadapan renata.


"hehe iya ayuk"Renata


"bik ilham berangkat"ilham


"iya den"bik imah


"pamit bik"Renata


"iya non"Renata.


ilhampun mengajak renata kemotornya dan menyuruh nya naik


"duh seneng banget gue ini pertama kalinya gue digonceng ilham"didalam hati


"Ren ayuk malah bengong"ilham


"iya ham"renata iapun naik kemotor ilham


"udah"ilham


"udah"renata.


"ok berangkat"ilham.


Mereka pun berangkat menuju sekolah.


"udah kalok mau peluk peluk aja"ilham


"ishhh gr lo"renata.


sampailah mereka disekolah ilham pun memakirkan motornya.


merekapun turun dan masuk kekelas ilham melihat adi dan sabrina sudah duduk dibangku mereka. ilham hanya menata mereka sebentar dan ke tempat duduknya renata yg masih berdiri.


sabrina menghampiri renata.

__ADS_1


"Ren orang tua ilham meninggal"sabrina yg sudah mengetahui itu dari ayahnya Renata hanya mengangguk dan pergi ke tempat duduknya.sabrina menghampiri ilham


"ilham gue turut berduka atas kepergian orang tua lo, lo yg sabar ya dan tetep semangat"sabrina.


ilham tersenyum kecil"makasih sab"


adi yg mendengar ikut menyemangati ilham


"iya bro lo harus semangat berdoa aja untuk mereka"adi


"makasih "ilham.


tidak lama kemudian ibu guru datang.


semua siswa kembali kebangkunya.


ibu guru memberikan salam selamat pagi dan dijawab oleh muridya serentak.


"ilham ibu guru turut berduka atas meninggalnya kedua orangtua kamu "ibu guru


"terimakasih bu"ilham.


"iya ilham gue pasti akan selau buat lo"amel


"ilham lo gk boleh putus asa"siswa lain.


"kita akan selalu suport lo ham ya kan temen2"sabrina.


semua siswa mengiyakan.


"makasih temen2"


"bagus anak2 ibu bangga atas rasa simpati kalian ya sudah kita mulai pelajaran.


๐Ÿ”” ๐Ÿ””๐Ÿ””bel istirahatpun berbunyi.


semua siswa pun keluar kelas. kecuali sabrina, adi, ilham, dan renata.


"iya ilham biar kamu gk sakit"Renata


"bener bro ayuk biar lo semangat"Adi .


ilham tersenyum melihat temannya


"makasih ya temen2 "ilham


"udah ham ini udah tugas kita ham"Renata


"yaudah ham ayuk ke kantin"sabrina.


ilham pun mulai berdiri.


Mereka semua pun pergi kekantin..


Mereka ber4 makan sambil mengobrol.


tiba 2 datang kakak kelas membawa piala.


"ham ini piala kemarin lo hebat banget orangtua lo pasti bangga"kakak kelas.


seketika ilham tersedak. kakak lelas itu tidak mengetahui bahwa orangtua ilham telah tiada.


sabrina pun berdiri


"sini kak pialanya"sabrina


"kak orangtua ilham sudah meninggal "sabrina berbisik.


"innalillah aduh ham sory banget gue gk tau gue ikut Berduka ham "kakak kelas tersebut menepuk bahu ilham dan pergi.


"yaudah ham gue naruh piala lo ya daripada disini ntar rusak yuk di temenin gue"sabrina mengajak adi.

__ADS_1


"apaan sih bu polwan enak2 kan makan juga "adi.


"ishhh lo ikut aja biarin ilham sama renata berdua ok"sabrina menundukkan badannya berbisik kepada adi. karena wajah mereka sangat dekat adi tersenyum.


"gk usah senyum ayuk ah"sabrina.


"yaudah ham renata gue ikut sabrina gue juga udah kenyang bye "adi.


*Adi dan Sabrina*


Merekapun sampai dikelas dan dikelas itu hanya mereka berdua.


"udah dewa sombong kita disini aja"sabrina


"iyaa"adi ia duduk disamping sabrina.


"bupolwan kasihan banget ya ilham ternyata ada yg lebih parah dari gue"adi.


sabrina menoleh kearah sabrina.


"iya adi yg gue tau dari Smp ilham itu ditinggalin orangtuanya dulu sih masih ada sodara Nya, pas dia sma nih sodaranya pindah keluar kota terus tinggal berdua deh sama pembantunya yg udah dia anggap ibunya sendiri"sabrina.


"Yatuhan gue bersyukur banget deh gk sampek kayak gitu orangtua gue gk pernah ninggalin gue "Adi.


sabrina tersenyum tiba2 air mata jatuh dari wajahnya.


"bu polwan lo kok nangis "Adi.


"enggak siapa yg nangis "sabrina memalingkan wajahnya.


"ah jangan ngelak deh lo "Adi.


"gue jadi inget ibu sama kakak gue yg udah ninggalin gue heh(menghela nafas) tapi yaudahlah "sabrina air matanya terus mengalir. adi yg melihat sabrina memegang wajah sabrina dan menghapuskan air mata sabrina. dengan penuh perhatian.sabrina manatap dalam adi yg terus mengelapi air matanya.


"udah jangan sedih lagi ya bu polwan gue gk suka liat lo nangis "adi.


tiba2 vina, amel, dan edo datang melihat adi dan sabrina.


"ada yg berduaan nih disini "edo.


"sewet lo "adi


"udah adi kita gk usah dengerin mereka gk penting"sabrina.


"hey adi lo suka kan sama sabrina "vina


"iya dari kelihatannya tuh ya lo itu ada perasaan sama sabrina"amel


adi hanya terdiam sambil menatap sabrina yg menghapus air matanya.


"kok diem jawab dong "edo.


"mmmmm"adi bingung.


"udah lo diemin aja"sabrina.


"heh gk guna lo udah kita keluar aja"vina merekapun meninggalkan kelas.


"gue gk tau sab apa mungkin gue mulai suka sama lo"adi didalam hati sambil terus memandang sabrina.


*ilham dan Renata


ilham dan Renata sudah menghabiskan makanan Renata terus menghibur ilham hingga tawa mulai tampak di wajahnya. sampai Renata mulai tersenyum dan menghentikan tawanya.


"makasih ya Ren untung ada lo gue jadi semangat lagi lo ternyata perhatian dan baik banget"ilham.


"iya ilham inikan udah tugas gue"Renata.


๐Ÿ””๐Ÿ””๐Ÿ”” bel masuk kelas sudah berbunyi. i


"yaudah yuk kita masuk"ajak ilham memberi tangannya. merekapun bergandengan tangan.

__ADS_1


"Andai lo tau ham kalok gue cinta sama lo gue seneng banget liat lo bahagia"ujar Renata didalam hati yg terus berjalan dan memandang ilham.


__ADS_2