Time Travel : The Legend Of Genius Lady

Time Travel : The Legend Of Genius Lady
Mengganggu Sang Serigala Penyendiri


__ADS_3

Banyak orang menatap ragu setelah mendengar pujian Du Min Yi, pada Du Xian bahwa ia memiliki keahlian menari lebih bagus dari pada Du Min Yi.


Orang² banyak yg memandang remeh Du Xian, dan mencemohnya. Disisi lain Selir Rong Yi senang karna dapat menonton pertunjukkan memalukan dari seorang sampah, sedangkan ayahnya Perdana Mentri Du hanya acuh tak acuh pada nasip sial yg akan menimpa putri pertamanya itu.


"Xian'er apakah benar apa yg saudarimu katakan bahwa dirimu hebat dalam menari, zhen benar² ingin melihatnya" menatap lembut Du Xian.


"Oh astaga paman Kaisar, gadis ular itu ingin mempermalukan keponakan imutmu ini, mengapa anda benar² tidak peka" batin Du Xian kesal.


"Yang Mulia Kaisar hamba akan menampilkan sebuah tarian sesuai keinginan anda, akan tetapi mungkin tidak terlalu bagus, dan mungkin akan mengecewakan anda"


"Zhen merasa tak masalah jadi tak perlu takut jika tarianya tidak sesuai dengan keindahan setandar"


"Baiklah dikalau begitu, hamba akan bersiap² dulu"


Du Xian pergi untuk bersiap, banyak yg merasa penasaran dengan penampilan yg akan ditampilkan.


Setelah setengah dupa Du Xian belum menampakkan sosoknya, membuat banyak orang berpikir negatif padanya.


"Huh lihat bahkan sampai sekarang nona tertua Du belum muncul juga"


"Kau benar mungkin ia takut" timpal satunya.


"Bagaimana tidak takut, dia menganggap dirinya lebih hebat dari dewiku huh, benar² memalukan"


"Sampah memang tetap sampah, seekor burung kecil yg berharap menjadi Phoenix sungguh menjijikan"


"Benar² merusak reputasi keluarga kerajaan, klan Liu, dan klan Du"


Mendengar ini wajah keluarga kerajaan, klan Liu, dan klan Du hitam. Ada yg merasa dipermalukan, ada yg tidak terima merasa terhina.


Sedangkan Selir Rong Yi, dan Du Min Yi hanya saling memandang, dan tersenyum simpul yg tidak luput dari pandangan Pangeran Mahkota, dan Pangeran kedua.

__ADS_1


Keduanya sangat jijik dengan sikap sok baik Selir Rong Yi, dan sikap lotus putih Du Min Yi. Mengapa tidak Du Xian adalah anak dari bibi yg sangat disayangi mereka, dan mereka selalu berkepala dingin dengan tidak menyalahkan kematian bibinya Liu Wei Ning dan selalu menjaganya itulah janji yg mereka ucapkan padanya dulu.


Mereka sangat menyayangi adik sepupunya yg lemah lembut itu walau mendapat julukan sampah nomor satu di Kerajaan Nan Su, akan tetapi mereka tidak memikirkannya mereka selalu memanjakannya.


Hingga suatu hari ketika Pangeran Mahkota yg bernama Ling Fu Xian melakukan pelatihan pintu tertutup, dan Pangeran kedua yg bernama Ling Mu Yan yg saat itu harus pergi kesekte untuk bertemu gurunya. Saat itulah Selir Rong Yi, dan putrinya Du Min Yi beraksi untuk menjebak Du Xian agar ia diusir dari manor Du dan diasingkan dihutan malam.


Ketika Keduanya tau, Keduanya sangat murka, dan meminta ayah mereka membawa Du Xian kembali. Akan tetapi karna bukti merujuk pada Du Xian mereka tidak bisa berbuat apa².


Kaisar Ling Zhue yg juga sangat menyayangi Du Xian dari anaknya sendiri, membuat rencana agar Du Xian kembali keibu kota ketika ia sudah berumur 17 tahun agar ia berpikir sedikit dewasa itu menurut Kaisar.


Mendengar keponakan kesayangannya digunjing, Kaisar Ling Zhue sangat murka, dan siap lepas akan tetapi tiba² terdengar suara merdu yg menghipnotis semua yg hadir untuk menatap kearah pintu.


"Maaf jika nona ini membuat anda semua menunggu lama, karna saya harus mengecilkan sedikit hanfu ini"


Duxl Xian melangkah diaula yg semula ramai sekarang menjadi sunyi mereka merasa sesak melihat sosok didepannya, mengapa tidak tampak tampak sesosok gadis yg sangat² cantik dengan hanfu putih kupu² yg menganyam, dilengannya kain putih transparan mengkilap berpola bunga dari emas, lipatannya yg mengalir disulam dengan warna perak haidang diatasnya, dan bertahan dengan sabuk putih tipis dipinggangnya.


Tulang bahunya yg memerah prum yg menarik diberikan jumlah ekposur yg tepat, rambutnya yg sehitam malam sehalus sutra diletakkan dibelakang punggungnya, disatukan pada ujungnya dengan menggunakan 3 jepit rambut yg diisi dengan manik² kristal dengan ringan melingkari rambut indahnya yg gemetar setiap ia mengambil langkah.


Seperti yg diharapkan ia adalah kecantikan surgawi yg tak lekang oleh waktu, aura keagungan kecantikan dewi nirvana yg penyendiri dengan sikap acuh dipancarkan diseluruh tubuhnya, keindahan tak tersentuh oleh alam fana, mata violet sedalam mata air, lengkungan indah yg menggoda dari bibir tipis merah yg sensual, alis hitam tebal bulan terukir indah, dengan kulit putih yg sangat mulus lembut bercahaya, pipi merah merona yg alami hidung mancung kecil.


Fisiknya yg sempurna dengan tubuh seksi menampakkan lukisan terindah yg pernah dilihat orang manapun, karna Du Xian malam itu menampakkan kecantikan sejatinya dengan cadar yg dilepas sebelum dirinya hadir diaula.


Melihat orang yg melongo kagum padanya membuatnya risih, dan membuyarkan lamunan mereka.


"Yang Mulia Kaisar maaf keterlambatan Xian'er"


"(batuk) baiklah dari pada penasaran zhen harap ada akan secepatnya memulai" ucap Kaisar Ling Zhue sadar.


" Baiklah"


Melangkah Du Xian ditengah aula, dan ketika ia memberi kode musik lembut nan syahdu dengan tampilan tarian memukaunya terpampang didepan mereka yg tidak lupa suara merdunya yg menggetar jiwa dengan nyanyian penuh penghayatan, ia menari lembut dan gemulai dengan tampilan tarian yg menarik surga menarik perhatian roh suci alam dengan seluruh macam elemen ikut menari dalam bentuk cahaya kecil terang meneranginya, menambah kesan istimewa yg menghipnotis orang diaula dan tidak mampu mengalihkan pandangan darinya.

__ADS_1



Ketika dirinya selesai dan memberi hormat pada Kaisar, barulah mereka semua sadar, dan tidak percaya dengan penglihatan mereka.


"Yang Mulia Kaisar hamba harap tarian tadi cukup memuaskan"


Dan tiba² cangkir ditangan Kaisar Ling Zhue terlepas dengan dentangan keras begitu pula dengan Pangeran Mahkota Ling Fu Xian, Pangeran kedua Ling Mu Yan, dan Du Jung Min yg terpukau dan keget tak percaya melihat fisik Du Xian yg sangat² cantik tiada tanding.


"Xian'er ini benar² kamu ??" tanya Kaisar Ling Zhue tak percaya.


"Ini benar² Xian'er Yang Mulia, memangnya ada yg salah dengan Xian'er" polos Du Xian


"Haha, zhen tak menyangka kamu benar² cantik seperti ibumu, sudah lama pamanmu ini tidak melihat wajahmu karna dari kecil ibumu selalu memintamu untuk selalu memakai cadar dari umur 5 tahun


zhen benar² bangga memiliki keponakan yg sangat cantik, dan wajah mu mengingatkanku pada jiejie Liu Wei Ning,dan kalian benar² mirip" ucap Kaisar menitikkan air mata.


"Hei² paman Kaisar, bagaimana bisa aku, Shizu Ayame yg berasal dari abad ke21 mirip dengan bibi Liu Wei Ning ibu kandung dari Du Xian Er yg asli benar² aneh" batin Du Xian dengan alis yg mengernyit.


"Terima kasih atas pujian anda Yang Mulia" hormat Du Xian.


"Tidak² jangan panggil aku Yang Mulia mulai sekarang, panggil saja aku paman paham dan ini adalah perintah" balas Kaisar Ling Zhue lembut tanpa formal pada Du Xian.


"Eh" Du Xian


"..." Pangeran Ling Fu Xian


"Apa??" Pangeran Mu Yan


"............" orang² aula


Sekali lagi aula menghening, akibat ulah Kaisar yg begitu memanjakkan Du Xian, dan Kaisar Ling Zhue yg terkenal tirani bisa²nya menjadi lembut, dan itu hanya berlaku pada Du Xian semata.

__ADS_1


Disis lain Selir Rong Yi dan Du Min Yi hanya mampu gigit jari melihat hal ini, yg tidak sesuai persepsi mereka.


__ADS_2