
"Si*l bagaimana bisa j*l*ng itu lebih baik dari saya, bunda saya sangat tidak terima" murka Du Min Yi
"Bunda juga tidak percaya, j*l*ng itu bisa berubah seperti ini, sebenarnya apa yg terjadi padanya sewaktu tinggal dihutan malam, sebaiknya bunda harus mencari informasi dulu kita tidak bisa gegabah karna j*l*ng itu memiliki Kaisar dan klan Liu disisinya, jadi untuk sekarang jangan ganggu dia !!" jawab Selir Rong Yi.
"Baik saya paham bunda" balas Du Min Yi.
Disisi lain orang yg hadir didalam aula banyak yg memandang memuja pada Du Xian, mereka yg awalnya mencemohnya malah menjadi fans bagi Du Xian.
"Xian'er apa hadiah yg kamu minta dari pamanmu ini hen.." manja Kaisar Ling Zhue pada Du Xian.
"Xian'er tidak mau hadiah, Xian'er hanya ingin membuktikan pada orang² bahwa mereka jangan menilai orang secara sepihak, dan hanya mendengar gosip yg tidak mereka lihat dengan mata sehingga mereka tidak tau mana yg benar, dan mana yg salah itu saja"
Mendengar jawaban Du Xian, orang² yg pernah menggosipinya hanya bisa malu karna sembarang menilai orang, dan tidak tahu seperti apa kenyataannya. Keluarga kerajaan, dan klan Liu tersenyum bangga yg sekali lagi membuka mata mereka tentang sifat Du Xian yg menambah kesan suka mereka padanya bertambah.
"Em bagaimana dengan ini paman memberimu token giok Phoenix yg mampu memerintah 4000 pasukan, dan sebelumnya token ini adalah milik ibundamu yg dipercayakannya padaku untuk diberikan padamu ketika kamu sudah berpikir dewasa, dan sepertinya ini saat yg tepat"
Mendengar apa yg dikatakan Kaisar, semua orang yg diaula sekali lagi ricuh, karna hadiah dari Kaisar pada Du Xian bukan hadiah main², meski token giok Phoenix memang seharusnya menjadi milik Du Xian.
Mata mereka sekali lagi terbuka karna ternyata Du Xian mendapat perhatian, dan kasih dari Kaisar yg berlebih jadi mereka tidak berani memandangnya sebelah mata, sementara Du Min Yi hanya bisa geram dengan Du Xian karna bisa begitu beruntung.
"Si*lan kamu Du Xian aku akan membuatmu tersiksa karna mengambil popularitasku, dan seharusnya token giok itu menjadi milikku, semua milikmu harusnya menjadi milikku" batin Du Min Yi.
"Xian'er merasa tak pantas untuk menerimanya" walau dalam hati ia sangat senang.
"Hohoho datanglah pada mama token giok Phoenix hahaha😆😆" batin Du Xian.
"Meimei terima saja, lagi pula itu memang seharusnya milikmu" jawab Ling Fu Xian
"Benar apa kata gege, Xian'er jadi tak perlu sungkan, dan jangan terlalu formal karna kita adalah keluarga" balas Ling Mu Yan
"Hem baiklah terima kasih Yang Mu..." jawan Du Xian dipotong oleh Kaisar Ling Zhue.
"Ingat panggil saya Paman.., jangan panggil saya dengan formal paham" tegas Kaisar Ling Zhue.
Disisi lain klan Liu yg melihat percakapan antara Du Xian, dan Kaisar Ling Zhue tersenyum bahagia, karna Kaisar terlihat sangat menyayangi satu²nya cucu perempuan diklan Liu.
Di keluarga Liu, Liu Syang Ho tetua klan Liu juga kakek dari Du Xian adalah seorang jendral yg sangat dihormati di Negara Nan Su, dan paman pertamanya Liu Xuan Ho yg sama seperti kakeknya, ia juga seorang Jendral kanan dan memiliki 2 orang putra kembar yaitu Liu jing Min 20 tahun dan Liu Jing Wen yg juga 20 tahun, dan paman keduanya Liu Xuan Yu adalah seorang Mentri Kanan yg terkenal jenius dan umurnya baru 29 tahun tetapi masih belum menikah karna ia merasa wanita adalah mahluk yg sangat menyebalkan kecuali kakak tercintanya Liu Wei Ning, lalu paman ketiganya yg satunya adalah Liu Xuan Yun seorang Tabib yg sangat terkenal dan selalu pergi untuk menjelajah dunia, yg memiliki julukan Tabib Dewa Seribu Tangan ( bukan berarti tanganya ada seribu yah, ini cuma julukan karna kemampuan medis dewanya yg bukan isapan jempol belaka😁😁😁).
Liu Xuan Yu maju menghadap Kaisar, yg membuat keduanya berhenti berbicara lalu menatap Mentri Liu Xuan Yu.
__ADS_1
"Apa yg membuatmu berani mengganggu zhen berbicara dengan keponakan tersayang zhen hen..??" tanya Kaisar Ling Zhue dalam mode dingin dan aura agung.
"Maaf jika hamba lancang Yang Mulia, akan tetapi hamba ingin menyampaikan keinginan hamba yg juga menyangkut masa depan Xian'er kecil kami"
"Hem apa itu??"
"Karna Xian'er sudah kembali keibu kota dan umur yg cukup, jadi hamba sarankan agar Xian'er untuk masuk akademi"
"Benar juga apa katamu, jadi Xian'er bagaimana menurutmu??"
"Saya akan menerimanya Paman"
"Benar² gadis pintar" manja Kaisar Ling Zhue.
Du Min Yi jadi gelap mata, dan lupa dengan peringatan ibunya, sehingga ia maju, menyampaikan argumentasinya.
"Saya tidak terima Yang Mulia, bagaimana bisa gadis sampah yg tidak bisa kultivasi untuk masuk akademi ternama, itu benar² tidak pantas" sarkas Du Min Yi
Wajah Keluarga kerajaan dan klan Liu hitam tak terima mendengar ejekan yg keluar dari mulut Du Min Yi.
"Tidak pantas.., jadi menurutmu apa yg pantas, dan tidak pantas itu hah.." geram Liu Xuan Yu.
Klan Du yg mendengar kemarahan Kaisar hanya berlutut dengan wajah pucat pasi.
"Ampun Yang Mulia, Yi'er hanya gadis kecil nan polos harap dimaklumkan" jawab Selir Rong Yi sambil melototkan matanya pada Du Min Yi agar tidak gegabah.
"M maafkan hamba Yang Mulia, Yi'er tidak bermaksud begitu, Yi'er hanya takut jika jiejie masuk ke akademi nanti banyak yg tidak menyukainya, dan ditambah jiejie terlahir tidak dapat berkultivasi, bukankah itu akan merusak nama anda didepan publik nanti" menangis dan berwajah lembut nam polos
Du Xian tertawa dihatinya dan memberi jempol pada akting Du Min Yi yg memukau tak terbantah. Orang yg hadir juga merasa apa yg dikatakan Du Min Yi memang benar, dan merasa kasihan padanya.
Du Min Yi senang karna apa yg dikatakannya tidak dapat dibantah orang lain termasuk Kaisar, tetapi berbeda dengan Du Xian yg berakal licik.
Diwajahnya terpasang senyum devil walau sekilas tetapi sempat dilihat oleh pamanya Liu Xuan Yu.
"Heh ternyata keponakan kecilku, sedang ingin bermain, baiklah kita lihat apa yg akan dilakukannya, aku harap dia tidak mengecewakanku"
"Meimei bagaimana bisa kamu sesumbar bahwa jiejiemu ini adalah sampah, itu bukanlah cara bakti seorang adik pada kakaknya" lembut Du Xian yg memasang aktingnya.
"Tapi itu adalah kenyataan jiejie"
__ADS_1
"Heng kita lihat bagaimana cara kamu lepas sekarang" batin Du Min Yi penuh kemenangan.
"Kalau begitu bagaimana jika kita buktikan tingkat bakat jiejiemu sekali lagi" senyum Du Xian santai
"Tapi jiejie itu akan mempermalukan anda sekali lagi" iba Du Min Yi
"Bukankah dengan cara ini, jiejiemu ini dapat membuktikan bahwa jiejiemu bukanlah seorang sampah"
"Baiklah jika jiejie memaksa" didalam hati tersenyum penuh kemenangan.
Atas perintah Kaisar, batu untuk mengukur bakat dibawa ketengah aula, dan susana menjadi tegang karna menjadi saksi dari fakta apakah Du Xian adalah seorang sampah atau seorang yg memang mampu berkultivasi.
(*sekedar info: orang didunia Wuxia, para kultivator semakin tinggi tingkatanya semakin awet mudalah mereka)
gambar:Kaisar Ling Zhue*
gambar: Pangeran Ling Fu Xian
gambar: Ling Mu Yan
gambar: Liu Syang Ho
gambar: Liu Xuan Ho
gambar: Liu Xuan Yu
gambar: Liu Xuan Yun
__ADS_1